|
a.bad
|
[abad]
n
masa seratus tahun :
tuha nihan ombai sina, umurna kok lobih jak sanga --
|
|
a.bah-a.bah
|
[abah-abah]
n
pakaian atau seluruh perlengkapan yang akan dipakai :
umak lakok ngajumko
ibu sedang menyiapkan pakaian atau seluruh perlengkapan yang akan dipakai
|
|
a.bai
|
[abai]
v
coba :
-- pai lapah posai
coba dulu berjalan sendiri
|
ngabai-abai
v
mencoba-coba :
nyak ~ mak mongan,
saya mencoba-coba tidak makan (nasi); |
|
tiabaiabai
v
dicoba-coba :
haga ~ modogi sapi sina
akan dicoba-coba mendekati sapi itu |
|
a.bai.a.bai.an
v
dicoba-coba :
mak -- rik jolma sina
tidak dapat dicoba-coba orang itu |
|
|
a.bal
|
[abal]
n
lama :
kutina nunggu ia, lokoq -- yona ratong
kamu ini menunggu dia, masih lama dia datang
|
|
a.bas
|
[abas]
n
awan :
bulan mak kaliakan ulahbak --
bulan tidak kelihatan karena ditutupi awan
|
|
a.bui
|
[abui]
usir :
-- sanak sina!
usir anak itu!
|
|
a.car
|
[aca]
acar :
indok angguai – ponti sikam mongan nonti
ibu membuat acar untuk kami makan nanti;
|
1 nga.car
n
membuat acar :
nyaq haga ~ manggo
saya mau membuat acar manga; |
|
2 nga.car
v
lari tak tentu arah: :
sanak sina ~ sikam mak pacak
anak itu lari tak tentu arah, kami tidak tahu |
|
|
a.cat
|
[acat]
v
geser :
--ko cutik langan tanoh kobunmu sina!
geser sedikit patok tanah kebunmu itu!
|
|
a.ci
|
[aci]
n
air cucian beras :
-- pacak nyuburko tanoman
air cucian beras bisa dijadikan penyubur tanaman
|
|
a.cik
|
[aci]
n
anak anjing :
--sikam lamon
anak anjing kami banyak
|
|
a.cung
|
[acu]
n
acung :
|
nga.cung.ko
v
mengacungkan :
ia ~
dia mengacungkan telunjuknya ke mukaku; |
|
ti∙a∙cung∙ko
v
diacungkan :
sinapang sina ~ haguk
senapan itu diacungkannya ke arah musuh |
|
|
a.dat
|
[adat]
n
adat :
sikam kahwin -- kumoring
kami kawin adat komering;
|
bu∙a∙dat
v
beradat :
meranai sina mak ~
pemuda itu tidak beradat; |
|
a∙dat-is∙ti∙a∙dat
n
adat istiadat :
cara sijakok jadi – jolma tiuh
cara yang demikian sudah menjadi adat istiadat orang kampong |
|
|
a.dik
|
[adik]
n
adik :
sikam pak mi--
kami empat beradik
|
|
1
a.dok
|
[ado]
pron
apa :
--sai disopok nilai di bah lombahan
apa yang dicari kakak dibawah rumah;
|
|
2
a.dok
|
gelar :
maranai sai radu kahwin dijuki ~
pemuda yang sudah kawin diberi gelar;
|
|
3
a.dok
|
nama :
sapa ~ sanak sina
siapa nama anak itu
|
|
1
a.du
|
v
lapor :
sanak sai bubalah sina -- ko di polisi
anak yang berkelahi itu laporkan ke polisi;
|
|
2
a.du
|
v
laga :
~ sisu sai ompai diboli sina
adu ayam yang baru dibeli itu
|
|
a.duk
|
[adu]
v
aduk :
--kuah gulai sina
aduk kuah gulai itu;
|
nga∙duk
v
mengaduk :
niyai ~ juadah
ayuk mengaduk dodol; |
|
ti∙a∙duk
v
diaduk :
wai susu sina -- bak adik
air susu itu diaduk oleh adik |
|
|
a.gak
|
[aga]
v
menghilangkan konsentrasi; :
-- pai adikmu onti ya miwang
agak dulu adikmu nanti dia menangis
|
|
a.gas
|
[agas]
n
nyamuk :
di tiuh sikam lamon nihan –
di dusun kami banyak sekali nyamuk
|
|
a.gih
|
[agih]
n
bagian: :
kilu -- iwak dimamamu
minta bagian ikan pada pamanmu;
|
ka.agih.an
n
mendapat bagian: :
nyak mak ~ kanian
saya tidak mendapat bagian makanan; |
|
ti∙agih∙i
v
diberi (bagian): :
jolma sinakok radu -- juadah,
orang itu sudah diberi (bagian) dodol; |
|
ti∙agih∙ko
v
dibagi-bagikan: :
juadah sina ~ di jolma dilom kampung
dodol itu dibagi-bagikan kepada orang di kampung |
|
|
a.gin
|
[agin]
n
agen: :
ia kok jadi – minyak di tiuh sa ia
sudah menjadi agen minyak di dusun ini;
|
nga∙gin
n
menjadi agen: :
ia mak lagi bujual iciran, tapi kok--
ia tidak lagi berjual eceran tetapi menjadi agen |
|
|
a.gom
|
[agom]
n
bangga, gembira: :
kiai --ulahna cakaq kolas
kakak gembira karena naik kelas;
|
ti∙a∙gom∙ko
v
dibanggakan: :
adikku-- ulah ia pacak nasak
adikku dibanggakan karena ia pandai memasak |
|
a∙gom-a∙gom∙an
v
besar hati, bangga : :
niaiku koq -- ulah ia ompai lulus ujian,
ayukku sedang bangga-bangganya karena baru lulus ujian |
|
|
a.gor
|
[ago]
agar: :
niai ngamasak -- panti bubuka
ayuk memasak agar untuk lebaran
|
|
a.gui
|
[agui]
p
wah (seruan): :
--, holau nihan sanak sina
wah, cantik benar anak itu
|
|
a.had
|
[ahad]
n
ahad (nama hari): :
jomoh pagi harani--
besok hari ahad
|
|
a.jak[aja]
|
v
ajak: :
-- kancamina mandi di pangkalan
ajak temanmu itu mandi di sungai;
|
nga∙jak
v
mengajak: :
ia mak haga ~ nyak nonton di bioskop
dia tidak mau mengajak saya nonton dibioskop; |
|
ti∙a∙jak
v
diajak: :
kiai nonti ~ ti huma,
kakak nanti diajak ke sawah; |
|
ka∙a∙jak∙an
v
minta diikut diajak: :
nyak nonti -- di hun kahwin
saya nanti minta diajak ke tempat orang kawin; |
|
si∙a∙jak∙an
v
saling ajak: :
wat lukak --
kalau ada rejeki saling ajak |
|
|
a.jal
|
[ajal]
n
ajal: :
amon -- kok tungguk, sapa ya juga maq pacaq nulaqna
kalau ajal sudah datang, siapa pun tidak dapat menolaknya
|
|
a.jar
|
[aja]
n
ajar :
|
ng.a.jar
v
mengajar: :
ia ~ di pulimbang
dia mengajar di Palembang; |
|
bu∙la∙jar
v
belajar: :
adik ~ bukarito,
adik belajar bersepeda |
|
ti.a.jar
v
diajar: :
sanak sina magkung ~ ngambaca quran
anak itu belum diajar membaca quran; |
|
ku.rang-a.jar
v
kurang ajar: :
dang ditutuk kalakuan sanaq sai – sina
jangan ditiru kelakuan anak yang kurang ajar itu |
|
|
a.jum
|
[aum]
v
menyiapkan: :
umak lakok ko kanian paranti
ibu sedang menyiapkan makan malam
|
|
a.kai
|
[akai]
n
perlente, akai: :
--nihan marannai sina
perlente betul pemuda itu
|
|
a.kal
|
[akal]
n
akal: :
jolma sina kurang --
orang itu kurang akal;
|
bu∙a∙kal
v
berakal: :
sanaq sina makkung --
anak itu belum berakal; |
|
nga∙ka∙li
v
mengakali: :
jugaipa haga -- ubak mari dijukina duit,
bagaimana cara mengakali ayah agar diberinya uang; |
|
di∙a∙ka∙li
v
ditipu: :
polisi sina -- ngamaling sina
polisi itu ditipu pencuri itu; |
|
|
a.kas
|
[akas]
n
kakek: :
-- na kok tulok
kakeknya sudah tuli
|
|
a.kat
|
[akat]
n
anggap: :
kintu duit kita bola bujudi nila, --ko tiak di wai
kalau uang kita habis berjudi ini anggap saja jatuh ke air;
|
a.kat∙da
v
aggaplah; :
-- anak diwik
anggaplah anak sendiri |
|
|
a.ki
|
[aki]
n
aki: :
-- motorku cadang
aki motor saya rusak
|
|
a.kil
|
[akil]
n
akil nama orang; :
tolah sanaksina --
nama anak itu akil
|
|
a.kuk
|
[ak]
v
ambil: :
– da kanian sina!
ambillah makanan itu! (sebetulnya sdh ada)
|
|
a.kuk
|
[aku]
v
ambil: :
-- pai kan di lom pawon
ambil dulu nani di dalam dapur;
|
nga.kuk
v
mengambil: :
sapa sai -- lamasa saibalak sina
siapa yang mengambil nangka yang besar itu; |
|
ti.a.kuk
v
diambil: :
bukuna –kawanna sikola
bukunya diambil temannya sekolah; |
|
ka.a.kuk
v
minta ambilkan: :
nyak lokok wat gawi -- pai rik kiyaimuna
saya masih ada kerja, minta ambilkan dulu sama kakakmu; |
|
si.a.kuk.an
v
saling ambil: :
sikam -- pari nombija
kami saling ambil padi kemarin |
|
|
a.kur
|
[aku]
n
akur: :
tian rua sina mak --
dua orang itu tidak akur
|
|
a.lah
|
[alah]
n
kalah: :
kintu main catur rikniku, nyak ~
kalau main catur denganmu, saya kalah;
|
nga.lah
v
mengalah: :
nyak ~ rik adik
saya mengalah dengan adik; |
|
nga.lah∙ko
v
mengalahkan: :
mak angka jolma sai ~
tidak ada orang yang dapat mengalahkan; |
|
ti∙ka∙lah∙ko
v
dikalahkan: :
Amir ~ Hasan bugurau bulutangkis
Amir dikalahkan Hasan main batminton; |
|
si∙ka∙lah∙an
v
sampai ada yang kalah: :
tian bugurau ~
mereka bermain sampai ada yang kalah |
|
|
a.lai
|
[alai]
n
keladi, talas: :
bulung -- sina gatol
daun keladi itu gatal
|
|
a.las
|
[alas]
n
alas: :
kasut tipakai baka – kukut
sandal dipakai untuk alas kaki;
|
bu∙alas
v
beralas: :
tian turui mak ~
mereka tidur tidak beralas; |
|
nga∙las∙ko
n
mengalaskan; :
tian ~ palastik mari mijah ho dang kutur
mereka mengalaskan plastik agar meja itu tidak kotor |
|
|
a.las.an
|
[alasan]
v
alasan: :
mau ongka -- niku sai mon hoga yot
tidak ada alasan kalau mau ikut
|
|
a.lat
|
[alat]
n
alat: :
nyak mak pandai ngaholawi radio bakna mak ongka --
saya tidak bisa memperbaiki radio itu karena tidak ada alat
|
|
a.lau
|
[alau]
v
kejar: :
-- sisu sina
kejar ayam itu;
|
nga.lau
v
mengejar: :
niku dang ~ mubil sina
kamu jangan mengejar mobil itu; |
|
ti.a.lau
v
dikejar: :
kucing ~ asu
kucing dikejar anjing; |
|
ka.a.lau
v
terkejar: :
ia kok jawoh mak ~
lagi dia sudah jauh tidak terkejar lagi |
|
a.lau-a.lau.an
v
berkejar-kejaran: :
tian ~ di rangraya sa
mereka berkejar-kejaran di jalan itu |
|
|
1
a.li
|
[ali]
n
nama orang: :
kiyaina digolgol--
kakaknya dipukul ali;
|
|
2
a.li
|
[ali]
n
cincin: :
~ na lobon
cincinnya hilang;
|
bu∙ali
v
bercincin; :
morli sina ~ mas
gadis itu bercincin mas; |
|
ti∙ali∙i
v
diberi cincin: :
ranga-rangana punguna ~
jari tangannya diberi bercincin |
|
|
a.lih
|
[alih]
v
pindah: :
-- pai barang sina bakmu
pindahkan barang itu olehmu;
|
ma.lih
v
berpindah tempat: :
nyak ganta ~ tiliba cutik
saya sekarang berpindah ke hilir sedikit; |
|
nga∙lih∙ko
v
memindahkan: :
indok ~ tiung ti duda
ibu memindahkan terong ke sana; |
|
ti∙alih∙ko
v
dipindahkan: :
adikmu kuruk di lom
adikmu dipindahkan masuk ke dalam |
|
a.lih-a.lih∙ko
v
pindah-pindahkan: :
dang --jak dija
jangan dipindahkan dari sini |
|
|
a.lim
|
[alim]
n
taat beragama: :
maranai sina -- nihan,
pemuda itu taat betul
|
|
a.ling
|
[ali]
n
bersembunyi: :
ia – di balik rawang
dia bersembungi di bilik pintu
|
bu.a.ling
n
bersembunyi: :
ia – di balik rawang
dia bersembungi di bilik pintu |
|
|
a.lir
|
[ali],
v
alir :
wai sina ngahaguk uda
alir air itu menuju ke sana;
|
nga∙lir
v
mengalir: :
wai ~ jak unggak ti di bah,
air mengalir dari atas ke bawah; |
|
nga∙lir∙ko
v
mengalirkan: :
ia ~ wai jak dorum
dia mengalirkan air dari drum; |
|
ti∙a∙lir∙ko
v
dialirkan: :
wai jak lom dorum sina ~ di imbir r
air dari dalam drum itu dialirkan ke ember |
|
|
a.lis
|
[alis]
n
alis: :
alangkok kodol -- mata morli sina
alangkah tebal alis mata gadis itu
|
|
a.lit
|
[alit]
n
tali gasing: :
sanak sina mak angka -- ¬
anak itu punya tali gasing
|
|
a.lu
|
[alu]
n
biawak: :
sisu sikam dikanik --
ayam kami dimakan biawak
|
|
a.lu
|
[alu]
n
biawak: :
sikam pahalu -- ronik di pangkalan
kami menemukan biawak kecil di sungai
|
|
a.lus
|
[alus]
n
halus: :
boliko tali sai --
belikan benang yang halus;
|
nga∙ha∙lu∙si
v
menghalusi: :
tukang sina lokok ~ ukiran kursi sina
tukang itu sedang menghalusi ukiran kursi itu; |
|
ti∙alus∙ko
v
dihaluskan: :
lomai sina ~ muloh
menir itu dihaluskan lagi |
|
|
a.man
|
[aman]
n
aman: :
-- nyak ganta bakna radu kubayar
aman saya sekarang sebab sudah saya bayaran
|
a.man∙ko
v
amankan: :
~ onti kanian sija
amankan nanti kue ini; |
|
ti.a.man.ko
v
diamankan: :
jolma sija haga ~ juga
orang ini mau diamankan saja |
|
si∙aman∙an
v
saling aman: :
tungguk duda barang-barang ~
sampai sana barang-barang saling aman |
|
|
a.mit
|
[amit]
v
pamit: :
ia -- di indokna, haga ti huma
ia pamit pada ibunya, mau ke sawah
|
|
a.muh
|
[amuh]
a
lelah: :
alang kok na hatiku
alangkah lelahnya hatiku
|
|
1
a.ngot
|
[at]
n
tipis harapan: :
kok – ga ya ratong kabiyansa
sudah mustahil dia datang hari ini
|
|
2
a.ngot
|
[at]
a
panas: :
nginum kopi –
minum kopi panas
|
|
a.nyang
|
[aa]
n
tawar: :
samakkung bubolian –pai
sebelum berbelanja tawar dahulu;
|
|
a.nyar
|
[aa]
a
baru (khusus untuk barang): :
kawaina lokok
bajunya masih baru
|
|
a.pal
|
[apal]
n
hapal: :
niku kok -- makkung kali-kalian
engkau sudah hapal belum kali-kalian;
|
nga.pal
v
menghapal: :
nyak ~ pelajaran ilmu bumi
saya menghapal ilmu bumi |
|
ti.ha.pal
v
dihapal: :
pelajaran sina payah ~
pelajaran itu sukar dihapal; |
|
ti.ha.pal.ko
v
dihapalkan: :
pelajaran sina ~ bak adik
pelajaran itu dihapalkan oleh adik |
|
|
a.pam
|
[apam] ya
n
kue apem: :
-- sija bangik
rasa kue apem enak rasan
|
|
a.pi
|
[api]
pron
apa: :
-- baka jambu sija
apa wadah jambu ini
|
a.pi.ona
pron
mengapa itu: :
-- kajadianna juk sina
mengapa itu kejadiannya seperti ini |
|
ngapi
pron
mengapa: :
~ niku mak ratong bingi sina
mengapa engkau tidak datang semalam |
|
|
a.pil
|
[apil]
n
apel: :
nyak nganik buah -- sai
saya makan buah apel satu
|
|
a.pit
|
[apit]
n
apit: :
kita -- jolma sina
kita apit orang itu;
|
nga.pit
v
mengapit: :
batu bulat panti ~ tobu mari luah waina
batu bulat untuk mengapit tebu supaya keluar airnya; |
|
pa∙nga∙pit
v
pengapit: :
barang sina tipakai ponti ~
barang itu dipakai untuk pengapit; |
|
ti∙apit
v
diapit: :
sanak ronik sija ~ umakna
anak kecil ini diapit ibunya; |
|
si∙apit∙an
v
saling apit: :
niku ~
kamu saling apit |
|
|
a.pui
|
[apui]
n
api: :
nyak haga ambayako --
saya mau menyalakan api
|
|
a.pui
|
[apuy]
n
api: :
dang galak anggunoko --
jangan suka bermain api
|
|
a.pus
|
[apus]
n
hapus: :
-- papan bur sina borsih borsih
hapus papan tulis itu bersih-bersih
|
nga.pus
v
menghapus: :
sapa sai ~ tulisan sina
siapa yang menghapus tulisan itu; |
|
ti.apus
v
dihapus: :
sai tulisanna salah kok radu ~
yang tulisannya salah sudah dihapus |
|
|
a.put
|
[aput]
n
henyak ttg duduk: :
|
nga.put-a.put
n
terhenyak: :
ia mojong ~ posni na
ia duduk terhenyak sendirian |
|
|
a.rak
|
[aa]
v
mengiring ramai-ramai penganten atau sunatan keliling kampung: :
nyak haga ngaliak kabayan ~ kaliling tiyuh
saya mau melihat penganten diarak keliling kampung
|
|
a.rong.song.an
|
[asan]
n
buah busuk karena ada hewan di dalamnya: :
umbanko juga sina
buang saja buah busuk karena ada hewan di dalamnya itu
|
|
a.ruk
|
[au]
n
kacau: :
ganggu -- tian na, mari tian na mak jadi kahwin
kacau mereka itu, agar mereka tidak kawin;
|
nga∙ruk
v
mengacau: :
sanak sina galak--
anak itu suka mengacau saja |
|
|
a.sang
|
[asa]
n
insang (ikan): :
—wak salaliu diumban waktu diborsihko
insang ikan selalu dibuang saat dibersihkan
|
|
a.su
|
[asu]
n
anjing: :
wat-- halom di bah mija
ada anjing hitam di bawah meja
|
|
a.wot
|
[awt]
n
urat kambing (urat di belakang mata kaki): :
kukutna sakik di
kakinya sakit di urat kambing
|
|
adun
|
[adun]
v
lihat aduk :
|
|
agas
|
[agas]
n
nyamuk :
kobokko rawang marik -- mak kuruk
tutup pintunya agar nyamuk tidak masuk
|
|
ah∙lak
|
[ahla]
n
ahlak: :
mantuna sina maq ongka --
menantunya itu tidak mempunyai ahlak
|
|
ah∙li
|
[ahli]
n
famili: :
sapa -- jolma mati sina
siapa famili orang mati itu
|
|
ai
|
[ai]
p
seruan :
-- niku ja dang ngamuk juk sina
wah kamu ini, jangan marah begitu!
|
|
al.ha.sil
|
[alhasil]
n
kesimpulan: inti dari cerita; intisari: :
-- tian kahwin hoda,
kesimpulan mereka kawin juga
|
|
al∙ma∙nak
|
[almana]
n
almanak: :
tapko -- di sai-sai sina
pasangkan almanak di dinding itu
|
|
am.ba.bai
|
[ambabai]
v
menggendong: :
mak mudah – sanak gomuk sina,
anak itu menendang bola
|
|
am.ba.ca
|
[ambaca]
v
membaca: :
ya lokok – surat jak indokna,
dia masih membaca surat dari ibunya
|
|
am.ba.lang.ut
|
[ambalaut]
a
cemberut: :
adik bakna hagana mak dikabulko
adik cemberut karena keinginannya ditolak
|
|
am.ba.li.ngus
|
[ambalius]
v
melengos karena benci: :
ya – waktu ngaliyak bai sina
dia melengos ketika melihat perempuan itu
|
|
am.ba.rik.bik
|
[ambaribi]
v
menetes sedikit demi sedikit (yang selesai, sesuai sampai penghabisan): :
uai hujan – jak hatok
air hujan menetes sedikit demi sedikit dari atap
|
|
am.ba.rok.bok
|
[ambar]
n
gelembung akibat gigitan hewan (nyamuk)/bentol: :
|
|
1
am.ba.rung.bung
|
[ambaubu]
v
bertingkah laku di luar akal sehat: :
dang galak – !
jangan suka bertingkah aneh!;
|
|
2
am.ba.rung.bung
|
[ambaubu]
v
berlubang (tentang pohon): :
batang sina kok –
pohon itu sudah berlubang
|
|
am.ba.suh ku.kut
|
[ambash kkt]
v
mencuci kaki: :
biasako – semakkung kuruk lambahan,
biasakan mencuci kaki sebelum masuk rumah
|
|
am.ba.suh pu.ngu/pu.dak
|
[ambash p/pda]
v
basuh: :
– semakkung mongan!
basuh tangan sebelum makan!
|
|
am.bi.sok-bi.sok
|
[ambis-bis]
v
menangis tersedu-sedu tanpa air mata: :
sanak sina – disuyai kiyaina
anak itu menangis tersedu-sedu dimarahi kakaknya
|
|
am.bi.yus-bi.yus
|
[mbijus-bijus]
a
angin sepoi-sepoi: :
rasana haga tisilop bakna
rasanya ingin tertidur karena angin sepoi-sepoi
|
|
am.bin
|
[ambin]
n
kamar tidur: :
turuiko nakanmu di – ho
tidurkan keponakanmu di dalam kamar tidur
|
|
am.bo.gak
|
[amb]
v
minum sekali tenggak: :
bakna ga gancang ya--inuman na
karena buru-buru ia sekali tenggak meminumnya
|
|
am.bo.kom
|
[ambkm]
v
menggenggam: :
bakas sina – duit di punguna
laki-laki itu menggemgam duit di tangannya
|
|
am.bo.lop.bo.lop
|
[amblpblp]
a
ekspresi muka yang tidak ramah: :
--pudakna ngaliyak tamu mak tiundang
wajahnya cemberut melihat tamu tak diundang
|
|
am.bo.ni
|
[ambni]
v
menebar bibit: :
kabiyansa sikam haga –
hari ini kami akan menebar bibit
|
|
am.bu.kak
|
[ambuka]
v
membuka: :
nyak ngayonko ya – rawang
saya memintanya membuka pintu
|
|
am.bu.ta.ti.lu
|
[ambutatilu]
adv
pura-pura tidak tau karena tidak mau berpanjang masalah atau tidak mau ikut terlibat, tidak peduli: :
walau kok nomoh dipanggil ya lokok
walaupun dipanggil berkali-kali dia masih tidak peduli
|
|
am.bu.yu
|
[ambuju]
v
mengusir hewan: :
anakna sai kunik lambahan
anaknya mengusir hewan yang masuk rumah
|
|
am.bung
|
[ambu]
n
kain pembungkus: :
-- mu na pohpoh pai, kok kutur
kain pembungkusmu itu cuci dulu, sudah kotor
|
|
am.pai
|
[ampai]
a
baru (datang): :
sikam ratong
kami baru datang
|
|
am.pit
|
[ampit]
n
wadah beras yang terbuat dari tikar purun sejenis karung: :
nalih rik – dipakai paranti baka pari nalih dan ampit
digunakan untuk wadah padi
|
|
am.pun
|
[ampun]
n
ampun; sujud: :
sanak sina kilu -- di jolma tuhana
anak itu ninta ampun kepada orang tuanya;
|
ngam.pu.ni
v
ngampuni: :
nyak ~ kasalahanmu
saya mengampuni kesalahanmu; |
|
ti.am.pu.ni
n
diampuni: :
kasalahanku mak ~
kesalahanku tidak diampuni |
|
|
amon
|
[amon]
n
kalau: :
-- hujan, nyak mak ratong
kalau hari hujan, saya tidak datang
|
|
amuk
|
[amu]
n
amuk: :
|
nga∙muk
v
mengamuk: :
sanak sija ulahna mak tijuk duit
anak ini mengamuk karena tidak diberi uang |
|
|
an.cam
|
[ancam]
n
ancam: :
dang – adikku!
jangan ancam adikku!;
|
ngan.cam
v
mengancam: :
ia – nyak
dia mengancam saya; |
|
ti.an.cam¬
v
diancam: :
jolma sina – pumaling
orang itu diancam pencuri; |
|
si.an.cam.an
v
saling ancam; :
tia–
mereka saling ancam |
|
|
an.cu.kur
|
[anck]
v
mencukur: :
ya – buwokna posai
dia mencukur rambutnya sendiri
|
|
an.do.bah
|
[andbah]
v
berdebar (perasaan tidak nyaman): :
nyak – waktu ngaliyak kecelakaan sina
saya berdebar ketika melihat kecelakaan itu
|
|
an.do.lar do.lar
|
[andlar dlar]
n
mengkilap: :
motorna – ampai jak di basuh
motornya mengkilap setelah dicuci
|
|
an.do.ngi
|
[andi]
v
mendengar sepintas dan tidak sengaja: :
nyak – niku kok uni mulang tiuh
saya tidak sengaja mendengar kamu sudah lama pulang kampung
|
|
an.dok
|
[ando]
v
henti: :
|
man∙dok
v
berhenti: :
-- pai sikam di ja
berhenti dulu kami di sini; |
|
an.dok.ko
v
hentikan: :
-- mubilmuna di san
hentikan mobilnya di sana |
|
|
an.dun.cai
|
[anduncaj]
v
lenggang kangkung; melenggang tanpa membawa oleh-oleh: :
maafko, sikam ti dija mih –
maaf, kami datang ke sini hanya lenggang kangkung
|
|
an.dun1
|
[andun]
v
angkat: :
payu kita --jama-jama barang sina
mari kita angkat bersama-sama barang itu
|
|
an.dun2
|
[andun]
n
asing; sendiri; :
|
ngan∙dun
v
mengasing: :
tian mongan --ti huma
mereka makan mengasing di sawah |
|
|
an.ju.lur
|
[anjl]
v
menjulurkan: :
sanak sina – ko pungu ga kilu
duit anak itu menjulurkan tangan minta uang
|
|
an.ta.ro
|
[antao]
n
antara: :
-- lombahanna rik lombahan kuwat batang nyiwi
antara rumahnya dengan rumahku ada pohon kelapa
|
di.an.ta.ro.na
v
di antaranya: :
sai jolma ~ kok mulang
satu orang diantaranya sudah pulang |
|
|
anai
|
[anai]
n
paman: :
-- prabu lapah tipulimbang
paman prabu pergi ke palembang
|
|
anai-anai
|
[anai-anai]
n
rayap: :
-- sija nganik sai-sai
rayap itu makan dinding
|
|
anak
|
[ana]
n
anak: :
alang nayah -- bayna
alangkah banyak anak perempuannya;
|
anak ba.kas
[anak bakas]
n
anak laki- laki: :
~ na ampai lulus ujian
anak laki-lakinya baru lulus ujian; |
|
anak bai
[anak bay]
n
anak perempuan: :
~ kok jadi dokter
anak perempuannya sudah jadi dokter |
|
a.nak-mi∙a.nak
v
anak beranak: :
tian -- haban-habanan
mereka anak beranak sakit-sakitan; |
|
anak man∙tu
v
menantu: :
~ na botik
hati menantunya baik hati; |
|
ka∙sa∙nak-sa∙nak∙an
v
kekanak- kanakan: :
tingkah lakuna lokok ~
tingkah lakunya masih kekanak kanakan |
|
|
1
anar
|
[ana]
n
baring: :
|
a.nar.ko
v
baringkan: :
-- adikmu di bah
baringkanlah adikmu di bawah; |
|
|
2
anar
|
[ana]
v
tumbur; tabrak: :
-- kayu sina
tumbur kayu itu;
|
nga∙nar
v
menabrak orang banyak: :
jolma sina lapahna ~
orang itu jalannya menabrak orang ramai |
|
|
ang.gi.lang
|
[agila]
n
berkilau sampai menyentak mata: :
cincin sai dipakaina – nihan
cincin yang dipakainya berkilau sekali
|
|
ang.gi.yah gi.yah
|
[agijah gijah]
n
suara bisikan seperti orang ramai: :
nyak andongi – nambija dibingi
saya mendengar anggiyah giyah kemarin malam
|
|
ang.go.man
|
[agoman]
n
istri: :
-- sapa jolma sija
istri siapa orang ini;
|
bu.ang.go.man
v
beristri; :
ngapi niku makkung ~
mengapa kamu belum beristri; |
|
ngang.go.man.ko
v
memperistri: :
ia ~
ia memperistri |
|
|
ang.go.rok
|
[agr]
v
memotong atau membersihkan kuku: :
umak lokok –
ibu sedang memotong kuku
|
|
ang.gop
|
[agop]
n
anggap: :
-- ia juk anakmu posai
anggap ia seperti anakmu sendiri;
|
nga.ng.gop
v
menganggap: :
ia ~ rimih hal sina
ia menganggap remeh hal itu; |
|
bu.ang.gop.an
v
beranggapan: :
nyak mak ~ juk sina
saya tidak beranggapan seperti; |
|
ti.ang.gop
v
dianggap: :
dang ~ ringan perkara sina
jangan ringan perkara itu |
|
|
ang.gor
|
[ago]
n
puas: :
nyak-- lamon ia yot lom gawi sina
aku yakin kalau ia ikut dalam pekerjaan itu;
|
ang∙gor∙da
v
puaslah: :
~ hatiku amon kaunyin gawi kok radu
puaslah hatiku jika semua kerja sudah selesai; |
|
ang.gor-ang.gor.da
v
puas-puaslah; :
amon kok sihaluan ~ ngumung
jika sudah ketemu puas-puaslah ngomong; |
|
|
ang.gu.cuh
|
[agch]
v
meninju: :
bakna marah, ya – batang jambu
karena marah, ia meninju pohon jambu
|
|
ang.guh
|
[aguh]
n
jaring ikan yang memakai bambu panjang: :
Akas nyopok iwak rik –
kakek mencari ikan menggunakan angguh
|
|
ang.kik
|
[aki]
v
mengangkat (sesuatu yang sedang dijemur): :
–ko pai pawaian kopi sina!
tolong angkatkan jemuran kopi itu!
|
|
2
ang.kuh
|
[akh]
a
hebat, kuat, disegani: :
dang jadi jolma –
jangan jadi orang angkuh
|
|
angin
|
[ain]
n
angin: :
pari sikam rubuh bak --
padi kami roboh oleh angin;
|
bu∙angin
v
berangin: :
dang ~ nonti badanmu buhaban
jangan berangin, nanti badan mu sakit; |
|
angin∙ko
v
anginkan: :
~ kukkuk sina mari ngison
anginkan bubur itu agar dingin; |
|
angin--angin∙an
v
angin anginan: :
dang percaya rik yona ia ~
jangan percaya kepadanya karena ia angin-anginan |
|
|
angit
|
[ait]
angit: bau sperti kerak terbakar: :
kan sina kok --
nasi itu sudah angit
|
|
angon
|
[aon]
n
piker: :
-- pai sai mamkung kajadian
pikir dulu sebelum terjadi;
|
bu∙angon
v
berpikir: :
nyak mak pacak ~ lagi
saya tidak dapat berpikir lagi; |
|
nga∙ngon∙ko
v
memikirkan: :
ia makkung pacak ~ gawina sina
ia belum dapat memikirkan pekerjaan itu; |
|
di∙angon-angon∙ko
v
dipikir-pikirkan: :
dang ~ ga hal sina
jangan dipikir-pikirkan hak itu |
|
|
ang∙gur1
|
[agu]
n
anggur (sejenis minuman): :
bangik nginum --
enak minum anggur
|
|
ang∙gur2
|
[agu]
v
penganggur: tidak ada pekerjaan; :
|
nga∙ng∙gur
v
menganggur: :
kok muni ia ~
sudah lama ia menganggur |
|
|
ang∙kak
|
[aka]
n
kue ketan: :
-- sina bangik nihan
kue ketan itu enak betul
|
|
ang∙ko
|
[ako]
n
angka: :
pitu lobih balak jak -- rua
angka tujuh lebih besar dari angka dua
|
|
ang∙kon
|
[akon]
n
anggap seperti saudaramu: :
-- jolma sija
anggap seperti saudaramu orang ini
|
|
1
ang∙kuh
|
[akuh]
n
angkuh, sombong: :
jolma buduit sina --
orang kaya itu angkuh
|
|
ang∙sur
|
v
angsur: :
|
nga∙ng∙sur
v
mengangsur: :
jolma sina ampai mulai ~
hutangna orang itu baru mulai mengangsur hutangnya; |
|
ti∙ang∙sur
v
diangsur: :
hutangna makkung ~
hutangnya belum diangsur; |
|
bu∙ang∙sur-ang∙sur
v
berangsur angsur: :
habanna ~ hodak
sakitnya berangsur-angsur sembuh; |
|
ang∙sur∙an
v
angsuran: :
hutang sina dibayarna rik ~
hutang itu dibayarnya dengan angsuran |
|
|
anti.ng-ant.ing
|
[anti-anti]
n
anting-anting: :
-- na kucil
anting-antingnya lepas
|
|
anyak
|
[aa]
v
regang :
|
anyak.ko
v
regangkan: :
-- dasar ho samakkung tipotong
regangkan kain itu sebelum digunting; |
|
nga.nyak.ko
v
meregangkan: :
nyak anggulik dalih ~
badan saya mengguling sambil meregangkan badan; |
|
ti∙anyak∙ko
v
diregangkan: :
sebidang sina ulah indok ~
kain itu diregangkan oleh ibu |
|
|
an∙jung
|
[anju],
v
anjungkan: :
|
an∙jung∙ko
v
anjungkan: :
--, nyak haga ngakuk barang sina anjungkan,
saya mau mengambil barang |
|
|
an∙jur
|
[anju],
v
anjur; :
|
ngan∙jur∙ko
v
menganjurkan: :
guru~ mari nyak sikola ti palimbang
guru menganjurkan agar saya sekolah di Palembang, |
|
ti∙an∙jur∙ko
v
dianjurkan: :
nyak mak kuat ~ ngakuk huma
saya tidak kuat dianjurkan mengambil sawah |
|
|
ari
|
[ai]
n
tiang: :
-- lombahanna langgar
tiang rumahnya tinggi.
|
|
a∙jang-a∙jang∙an
|
[aja-ajaan]
n
tidak beres-beres: :
anggawiko gawian cutik aina lagi --
mengerjakan pekerjaan sedikit itu tidak beres-beres
|
|
a∙la∙ng
|
[ala]
n
alang (kayu yang dipasang melintang): :
-- lombahan sina kok tipasang
alang rumah itu telah dipasang
|
|
ba.bai
|
[babaj]
v
dukung, gendong di punggung: :
sanak ronik sina kilu – di umakna
anak kecil itu minta digendong ibunya
|
|
ba.ban bi.na.tok
|
[baban binat]
n
barang untuk antar-antaran calon pengantin laki-laki pada saat lamaran: :
ganta sikam kilu tarimana say -- sija
sekarang kami minta diterima yang baban binatok ini
|
|
ba.bar
|
[baba]
v
jampi: mengucapkan dengan khusuk ttg bacaan ilmu gaib: prose memakai ilmu gaib biasanya yg dilakukan paranormal: :
ombai sina pacak babar
nenek itu pacak jampi
|
|
ba.bat
|
[babat]
n
jalan utama: :
-- ganta tiborsihko
jalan utama sekarang dibersihkan
|
|
ba.bu
|
[babu]
n
pembantu rumah tangga: :
jolma kayo wat --
orang kaya itu ada pembantu;
|
bu.ba.bu
n
berpembantu: :
sikam ~
kami berpembantu |
|
|
ba.bui
|
[babuy]
n
babi: :
lokok galak wat -- di kobun
masih sering ada babi di kebun
|
|
ba.da-ba.da
|
[bada-bada]
n
apa-apa: :
mak -- amon niku haga lapah
tidak apa jika kamu mau pergi
|
|
ba.dua
|
[badua]
pesuruh; pelayan; abdi: :
onti say ngantakko barang -- sikam
nanti yang mengantarkan barang pelayan kami
|
|
ba.gol
|
[bagol]
v
pukul: :
ngapi niku -- kucing sija
mengapa kamu pukul kucing ini;
|
am∙ba∙gol
v
memukul :
layon nyak ~ kucing sija
bukan saya memukul kucing ini; |
|
ba∙gol∙da
v
pukullah: :
amon niku dialau asu ~
jika kamu dikejar anjing pukullah; |
|
ka.ba.gol
v
terpukul: :
jolma sina ~ kukutna diwik
orang itu terpukul kakinya sendiri; |
|
si∙ba∙gol∙an
v
saling pukul :
jolma ruwa suda
orang dua itu saling pukul; |
|
ti∙ba∙gol
v
dipukul: :
~ adik kucing sija
dipukul adik kucing ini |
|
|
ba.ha
|
[baha]
n
bagian dari pisang; sisir; sesisir: :
nyak haga -- punti sija
saya mau sesisir pisang ini
|
|
ba.ha.ri
|
[bahai]
n
zaman dahulu; ketinggalan zaman: :
lombahan – holau-holau, mak cadang tungguk ganta
rumah zaman dahulu bagus-bagus, tidak rusak sampai sekarang
|
|
ba.han
|
[bahan]
a
bersin: :
umak galak – pagi sa
ibu sering bersin pagi ini
|
|
ba.hu.ta
|
[bahuta]
n
burung hantu: :
sanak sija rabai ngaliak --
anak ini takut melihat burung hantu
|
|
ba.ka
|
[baka]
n
wadah; tempat sesuatu: :
nyak jona ratong nunda --
saya tadi datang membawa wadah
|
ba.kai
v
wadahi: :
-- ganta onti hulun kok ratong
wadahi sekarang nanti orang sudah datang; |
|
ba.ka.ko
v
wadahkan: :
~ kan adikmu onti
wadahkan nasi adikmu nanti; |
|
nga.ba.kai
v
mewadahi: :
ganta kuti ~ sai-sai
sekarang kerja kalian mewadahi satu-satu; |
|
ti.ba.kai
v
diwadahi: :
unyin piring sa ~ kutak
semua piring ini diwadahi kotak |
|
|
ba.kah
|
[bakah]
adv
rupa kelihatannnya; tampak (jika) menilik keadaannya: (belum ada contohnya) :
|
ba.kah.na
adv
rupanya: :
cakku niku ratong -- makwat
kataku kamu datang rupanya tidak |
|
|
ba.kak
|
[baka]
n
akar: :
-- batang sina mati
akar pohon itu mati
|
|
ba.kal
|
[bakal]
n
jalan: :
-- sina ronik nihan
jalan itu kecil sekali
|
|
ba.kas
|
[bakas]
n
laki-laki: :
alhamdulillah kok lahir anakku --
alhamdulillah sudah lahir anakku laki-laki
|
|
ba.la.lak
|
[balala]
v
jatuh sampai terguling: :
sanak sina – waktu bugurau
anak itu jatuh saat berrmain
|
|
ba.la.nga
|
[balaa]
n
belanga: :
kurukko wai diimbir ti --
masukkan air di ember ke belanga
|
|
ba.lak
|
[bala]
a
besar: :
badan jolma sina – nihan
badan orang itu besar sekali
|
|
ba.lak
|
[bala]
a
besar: :
alang -- iwak mancat sija
alangkah besar ikan gabus ini;
|
ti.ba.lak.ko
v
dibesarkan: :
tulisanmu ~ cutik
tulisanmu dibesarkan sedikit; |
|
nga∙ba∙lak
v
membesar: :
uni-uni ~ haban say di tuwotna
lama-lama membesar penyakit yang dilututnya |
|
|
ba.lang
|
[bala]
n
belalang: :
wat -- di batang sina
ada belalang di pohon itu
|
|
ba.li.kok
|
[balikok] k
n
tulang belikat: :
ngapi -- sanak sija bayoh
mengapa tulang belikat anak ini bengka
|
|
ba.li.yau.pun
|
[balijawpun]
n
kakak ipar: :
bakas sai mojong sina ku
laki-laki yang duduk itu kakak iparku
|
|
ba.long.an
|
[balan]
n
gagang pisau yang terbuat dari kayu: :
ubak lokok angguai – ubak lokok angguai –
ayah sedang buat balongan
|
|
ba.los
|
[balos]
v
balas: :
-- bakmu amon niku haga
balas olehmu jika kamu mau;
|
ka∙ba∙los
v
minta balas: :
maranai sina ~ say umunganna nombija
bujang ini minta balas omongannnya kemarin; |
|
nga∙ba∙los
v
membalas: :
radu nyak ~ suratna
sudah saya membalas suratnya; |
|
si∙ba∙los∙an
v
saling balas: :
sanak ruwa sija -- sms
anak dua ini saling balas sms; |
|
ti∙ba∙los
v
dibalas: :
nyak maknyangko surat sina -- na
saya tidak menyangka surat itu dibalasnya |
|
|
ba.ngik
|
[bai]
a
enak (sudah dimakan): :
nihan kanian sina
enak sekali mananan itu
|
|
ba.ngor
|
[ba]
a
busuk bau kotoran manusia: :
nyak mak tahan mbau di luah
saya tidak tahan bau bangor dari luar
|
|
ba.nguk
|
[bau]
n
mulut: :
dang -- tianga onti kuruk lalar
jangan mulut ternganga nanti masuk lalat
|
|
ba.rau
|
[baaw]
n
guci besar yang terbuat dari tanah yang digunakan untuk menyimpan beras: :
akuk ko pai bias di –
tolong ambilkan beras di dalam guci
|
|
ba.rih
|
[baih]
a
lain: :
nayah -- amon haga
banyak yang lain jika mau
|
|
ba.rob
|
[baob]
n
panggilan untuk adik laki-laki atau perempuan ayah, paman, atau bibi: :
-- jona ti lombahan kita
bibi tadi ke rumah kita
|
|
ba.rong
|
[bao]
v
bersama: :
niku jona lapah – sapa?
kamu tadi pergi bersama siapa?;
|
bu∙ba∙ro∙ng∙an
v
berbarengan; bersamaan: :
niku onti -- rik Siti kamu nati
berbarengan sama Siti |
|
|
2
ba.ruk
|
[bau]
n
pengilap rambut yang terbuat dari daging kelapa busuk: :
– dipakai zaman paija baruk
dipakai pada zaman dahulu
|
|
3
ba.ruk
|
[bau]
n
kulit terluar buah kelapa: :
biasona koras
kulit terluar buah kelapa biasanya keras
|
|
ba.soh
|
[bash]
a
basah sebagian: :
sabidangna – bakna ditungkopi wai kopi
kainnya basah terkena tumpahan air kopi
|
|
ba.tang ari
|
[bataai]
n
sungai: :
sikam ga mandi di --
kami akan mandi di sungai
|
|
ba.tang.ari
|
[bataari]
n
pangkal sungai: :
sikam ga mandi di --
kami akan mandi di sungai
|
|
ba.tok
|
[bato]
v
meletakkan; menempatkan: :
|
ti.ba.tok.ko
v
diletakkan: :
onti -- dipa?
nanti diletakkan dimana? |
|
|
ba.tom
|
[batom]
v
cemberut: :
amon pudakmu -- juk sija sapa say haga podok
jika mukamu cemberut seperti ini siapa yang mau dekat
|
|
ba.wak
|
[bawa]
n
kulit: :
—na lambir bakna kok tuha
kulitnya berkerut karena sudah tua
|
|
ba.wang
|
[bawa]
n
bawang: :
iya galak nganik --
dia suka makan bawang
|
|
ba.wang han.dak
|
[bawang handak]
n
bawang putih: :
-- warna na putih
bawang putih warnanya putih
|
|
ba.wang si.yaw
|
[bawa sijaw]
n
bawang merah: :
-- warnana siyaw
bawang merah warnanya merah
|
|
ba.ya
|
[baya]
n
hidup; menyala ttg api, listrik dll: :
ganta kok -- lampu
sekarang sudah hidup lampu
|
ba.ya.ko
v
hidupkan; :
nyalakan: ~ lampu lilin ganta
nyalakan lampu lilin sekarang |
|
ka.ba.ya
v
minta dinyalakan: :
nyak ~ lampu
saya minta nyala lampu |
|
ti.ba.ya.ko
v
dinyalakan: :
lampu sija dang ~ diharani
lampu ini jangan dinyalakan siang hari |
|
|
ba.yoh
|
[bayoh]
n
bengkak/bisul kecil: :
kukutna -- bakna tihantuk di batu
kakinya bengkak karena tersandung batu
|
|
ba.yoh
|
[bayoh]
n
bengkak: :
ngapi -- tuwotmu
mengapa bengkak lututmu
|
|
ba.yot
|
[bajt]
n
tanaman atau rumput liar yang menjalar di batang-batang besar digunakan untuk mengikat sesuatu: :
ubak sibuk amborsihko di kobun
ayah sibuk membersihkan bayot di kebun
|
|
bah.bing
|
[bahbi]
n
tidak utuh lagi ttg kue, benda: :
amon -- kanianku nyak mak haga nganikna lagi jika kueku
sudah tidak utuh lagi, saya tidak mau makannya lagi
|
|
bak
|
[ba]
p
penghubung pelaku; oleh; sebab: :
-- sapa sanak sija miwang
siapa yang menyebabkan anak ini nangis
|
|
1
bak.bak
|
[baba]
n
rambut rontok: :
lamon nihau – di bah
ranjang banyak sekali rambut rontok di bawah ranjang
|
|
2
bak.bak
|
[baba]
n
ember berlubang: :
-- biasona dipakai paranti nyiram tanoman bakbak
biasanya dipakai untuk menyiram tanaman
|
|
bak.bing.an
|
[babian]
a
bimbang: :
ngapi niku --
mengapa kamu bimbang
|
|
bal.som
|
[balsom]
n
balsem obat gosok: :
ombay kilu boliko --
nenek minta belikan balsem
|
|
ban.cuh
|
[bancuh]
v
siram sambil proses menyikat lantai: :
niku – lantai sina ganta biar onti kok ngoluh
kamu siram lantai itu sekarang agar kering;
|
an∙ban∙cuh
v
menyiram: :
losu badanku ~
kamar mandi lesu badanku menyiram kamar mandi; |
|
ti∙ban∙cuh
v
disiram: :
biar borsih bonor ~ juga
agar benar-benar bersih disiram saja |
|
|
ban.dom
|
[bandm]
a
udara yang dingin (lembab): :
kabiyan sa angin -- hihan
hari ini sangat sejuk udaranya
|
|
ban.du.lan
|
[bandulan]
n
bekal pakaian untuk bepergian: :
dia ambai –
dia menggendong bekal pakaian untuk bepergian
|
|
ban.tal
|
[bantal]
n
bantal: :
bantal ya lokok dipawai
bantalnya masih dijemur
|
|
bang.bang
|
[baba]
v
bawa: membawa dg paksa; seperti kucing mencuri ikan; :
|
am∙bang∙bang
v
membawa; :
kucing sija ~ iwakku jona
kucing ini membawa ikanku tadi; |
|
ti∙bang∙bang
v
dibawa: :
morli sija ~ jak lombahan ombayna
gadis ini dibawa dari rumah neneknya; |
|
|
bang.kang
|
[baka]
a
kosong: :
lambahan sina kok satahun sa '
rumah itu sudah kosong sejak setahun lalu
|
|
bang.king
|
[bak]
n
buah kelapa yang belum ada isi: :
baka balak sina mak kala diisi jadi --
wadah itu belum pernah diisi jadi belum ada isi
|
|
bang.kuk
|
[bau]
n
keranjang terbuat dari bambu: :
ubak amboli -- di kalangan
ayah membeli keranjang di kalangan
|
bu∙bang∙kuk
n
berkeranjang: :
amon niku ngakuk rambutan ~
jika kamu mengambil rambutan berkeranjang |
|
|
bay.bay
|
[baybay]
n
perempuan yg sudah menikah; sdh menjadi ibu-ibu: :
nayah -- ampai di tiyuh sikam
banyak ibu-ibu baru di dusun kami
|
|
ba∙kub
|
[baub]
n
bengkak khusus yg di mata: :
jolma sina gawina miwang torus laju matana --
orang itu kerjanya menangis terus lalu matanya bengkak
|
|
1
ba∙ruk
|
[bau]
n
sabut: :
amon -- nyiwi holau
jika sabut kelapa bagus
|
|
ba∙sing
|
[basi]
n
sembarangan: :
niku ja -- ngumbanko haihai
kamu ini sembarangan membuangkan sampah
|
|
ba∙suh
|
[basuh]
v
cuci: :
niku -- kukut sanak ronik sija
kamu cuci kaki anak kecil ini;
|
ba∙suh∙da
v
cucilah: :
~ biyas say ampai jak tiuh
cucilah beras yang baru dari dusun; |
|
ba∙su∙hi
v
cuci-i: :
onti niku ~ unyin
nanti kamu cuci semua; |
|
ka∙ba∙suh
v
minta cuci: :
~ rik ayuk juga
minta cuci sama saudara perempuan saja; |
|
nga∙ba∙suh
v
mencuci: :
tunggu pay nyak haga ~ lopang
tunggu dulu saya mau mencuci timun; |
|
ti∙ba∙suh
v
dicuci: :
~ sapa kasutku jona?
dicuci siapa sendalku tadi? |
|
|
ba∙tang
|
[bata]
n
pohon: :
nayah -- punti di balakang lombahanna
banyak pohon pisang di belakang rumahnya
|
|
be.rak
|
[ba]
v
buang air besar: :
– samustina idang harani
buang air besar sebaiknya setiap hari
|
|
bi.cak
|
[bica]
a
becek sebagian; :
tanoh di handopan lambahan -- bakna hujan
tanah di depan rumah becek karena hujan
|
|
bi.lau
|
[bila]
a
juling: :
matana –
matanya juling
|
|
bi.na.tok
|
[binat]
n
oleh-oleh: :
sija – jak umakmu
ini oleh-oleh dari ibumu
|
|
bi.su.nuk
|
[bisunu]
n
bisul besar: :
sanak sina tikona --
anak itu terkena bisul besar
|
|
bi.yak
|
[biya]
a
berat: :
badannya – ga togak/minjak
badannya berat untuk berdiri/bangun
|
|
bik.bik
|
[bibi]
n
suatu pekerjaan meneliti sampai dengan hal yg sekecil-kecilnya: :
ganta niku --
sekarang kamu bikbik
|
|
bil.bil.an
|
[bilbilan]
a
nyinyir; nyenyes; bawel: :
amon banguk -- nayah jolma anjawoh
jika mulut nyinyir banyak orang menjauh
|
|
bin.di.ran
|
[bindian]
n
pantun bersahut untuk pernikahan: :
biasona dipakai di pista kahwinan pantun bersahut
untuk pernikahan biasanya digunakan saat pesta pernikahan
|
|
bin.jai
|
[binjai]
n
kemang: buah kemang yg biasanya dibuat sambal buah: :
pira horga -- sija
berapa harga kemang ini
|
|
bin.tor
|
[bintor]
n
betis: :
-- na handak rik borsih
betisnya putih dan bersih
|
|
bin.tor
|
[binto]
n
betis: :
amon lapah jawoh lohloh --
jika pergi jauh pegal betis
|
|
bing.kang
|
[bIka]
bengkok: :
kukut kursi sina – kaki kursi itu bengkok
kaki kursi itu bengkok
|
|
bing∙ka
|
[bia]
n
makanan yg terbuat dari pisang atau ubi dll yg diberi tepung kemudian dimasak beralaskan daun pisang dlm kuali: :
alang bangikna nganik -- guwaian ombay
alangkah enaknya makan bingka buatan nenek
|
|
bir.bir
|
[bir bir]
n
bibir: :
-- anak upi sina siyaw nihan
bibir bayi itu merah sekali
|
|
bo.bok
|
[bobok]
a
jebol; rusak: :
niku ganta -- unyin
kamu sekarang jebol semua
|
ti.bo.bok
v
dijebol; dirusak: :
rawang sija -- juga ampai pandai ambukakna
pintu ini dijebol saja baru bisa membukanya |
|
|
bo.bol
|
[bbol]
a
bebal; sukar mengerti; lamban berpikir: :
saro nyak ngajari sanak say --
susah saya mengajari anak yang bebal
|
|
bo.dah
|
[bdah]
a
sobek besar di beberapa tempat: :
kawaina mak pacak dipakai lagi bakna kok –
pakaiannya tidak bisa dipakai lagi karena sudah bodah
|
|
bo.gig
|
[bogig]
v
cekik: :
dang -- sisu sija onti mati
jangan cekik ayam ini nanti mati
|
|
bo.ji
|
[boji]
a
benci (mudah untuk dimaafkan): :
nyak -- rik niku
aku benci sama kamu
|
|
bo.ji.da
|
v
bencilah: :
amon rodik torus bojida
jika dekat terus bencilah
|
|
bo.kas
|
[bokas]
v
ledak: :
|
bo.kas.ko
v
ledakkan: :
amon niku say barani ~
jika kamu yang berani ledakkan; |
|
nga.bo.kas
v
meledak: :
nyak tikanjot komporna ~
saya terkejut kompornya meledak; |
|
ti∙bo∙kas∙ko
v
diledakkan: :
bum sija haga ~ lom pulan
bom ini mau diledakkan dalam hutan |
|
|
bo.kom
|
[bokom]
n
kepalan tangan: :
ya nganjuk pakan sisu sanga -- biyas
dia memberi makanan ayam sekepalan tangan
|
|
bo.ku
|
[boku]
a
beku: :
agorku gancang –
kue agarku cepat beku
|
|
bo.la
|
[bola]
v
habis: :
bola unyin jualanna
habis semua jualannya;
|
bo.lai
v
habisi: :
amon niku mongan ~
jika kamu makan habisi; |
|
bo.la.ko
v
habiskan: :
~ unyin amon niku haga
habiskan semua jika kamu mau; |
|
ka.bo.la
v
terhabis: :
amon ~ bakmu lajuda
jika terhabis olehmu teruslah; |
|
ti.bo.la.ko
v
dihabiskan: :
amon ~ onti adikmu miwang
jika dihabiskan nanti adikmu menangis; |
|
|
bo.lah
|
[belah]
v
belah: :
~ ganta nyak kilu
belah sekarang saya minta;
|
bo.lah.da
v
belahlah: :
amon niku haga, ~ ganta
jika kamu mau, belahlah sekarang; |
|
ka.bo.lah
v
terbelah; minta belah: :
amon haga ~ buah sina, ti dijada
jika mau minta belah buah itu, ke sinilah; |
|
nga.bo.lah.ko
v
membelahkan: :
nyak haga ~ kanian sija
saya mau membelahkan kue ini; |
|
ti.bo.lah.ko
v
dibelahkan: :
onti ~ dokmu
nanti dibelahkan untukmu |
|
|
bo.lang bo.lang
|
[bola bola]
a
belang: :
bulu kucing sina –
bulu kucing itu belang
|
|
bo.li
|
[boli]
v
beli: :
-- lima ngabungkal buah juga
beli lima buah saja;
|
bo.li.ko
v
belikan: :
~ nyak minyak rua kilo
belikan saya minyak dua kilo; |
|
ka.bo.li
v
minta beli: :
nyak ~ lombahan di ubak
saya minta beli rumah sama ayah; |
|
nga.bo.li
v
membeli: :
pira niku ~ candung sija
berapa kamu membeli parang ini; |
|
ti.bo.li.ko
v
dibelikan: :
~ api ombay onti
dibelikan apa nenek nanti |
|
|
bo.ning
|
[bni]
n
popok bayi: :
umak mohpoh
ibu mencuci popok bayi
|
|
bo.nor
|
[bono]
a
benar: :
amon mak -- yu salah
jika tidak benar ya salah;
|
ti.bo.nor.ko
v
dibenarkan: :
karito adik ~ ganta
sepeda adik dibenarkan sekarang |
|
|
bo.rak
|
[boa]
a
lebar: :
huma sapa say -- suda
sawah siapa yang lebar itu;
|
ti.bo.rak.ko
v
dilebarkan: :
ganta ranggaya sikam ~
sekarang jalanan kami dilebarkan |
|
|
bo.ruk
|
[bor]
n
beruk: :
di lom pulan nayah --
di dalam hutan banyak beruk
|
|
bo.si
|
[bosi]
n
besi: :
ngapi -- sija bingkong
mengapa besi ini bengkok
|
|
bo.sut
|
[bosut]
v
isap: sedot benda cair dg mulut: :
ngapiniku -- way sija
mengapa kamu isap air ini;
|
bo.sut.da
v
isaplah: :
~ gancang ismu ja
isaplah cepat es mu ini; |
|
ti.bo.sut
v
diisap: :
isku ~ sapa
es ku diisap siapa |
|
|
bo.toh
|
[btoh]
a
lapar: :
nyak -- ganta
saya lapar sekarang;
|
ti.bo.toh.ko
v
dilaparkan: :
amon haga pariksa rah, tanihi ~
jika akan melakukan pemeriksaan darah, perut dilaparkan |
|
|
boh.boh
|
[bhbh]
a
tidak cukup-cukup: :
amon ga nutukko nafsu duit pasti --
kalau mengikuti nafsu, uang tidak cukup-cukup
|
|
bok.bok
|
[bokbok]
v
benam; rendam: :
|
nga.bok.bok
v
membenam: :
korbau ~ lom boros
kerbau membenam dalam lumpur; |
|
ti.bok.bok
v
terbenam: :
sisu sija -- lom boros
ayam ini terbenam dalam lumpur |
|
|
bol.bol
|
[bolbol]
n
tahi keras; kotoran manusia yg keras; mising keras: :
-- sapa tihanyuk sija
kotoran siapa yang hanyut ini
|
|
bor.sih
|
[bsIh]
a
bersih: :
kawaina –
bajunya bersih
|
|
bu.an.tak
|
[buanta]
v
(ibu-ibu) membawa beras dan pecah belah untuk persiapan hajatan pernikahan: :
umak haga iyot – minggu handupan
ibu akan ikut buantak minggu depan
|
|
bu.ba.kak
|
n
berakar: :
nyak hanjak tanomanku kok --
saya senang tanamanku sudah berakar
|
|
bu.bik.bik
|
[bubibi]
v
mengerjakan sesuatu dengan teliti: :
bai sina –
perempuan itu mengerjakan sesuatu dengan teliti
|
|
bu.bun
|
[bubun]
n
mata air yang deras: :
mak mudah ga nyopok -- di tiuh sa
tidak mudah mencari mata air yang deras di desa ini
|
|
bu.da.rak
|
[bdaa]
v
berjalan kaki menggunakan alas kaki: :
tian– ti kalangan
mereka berjalan ke pasar
|
|
bu.ga.wi
|
[bgawI]
v
bekerja: :
ubak lokok –
ayah sedang bekerja
|
|
bu.gu.yur
|
[buguju]
adv
berangsur-angsur: :
ya – hondak jak buhaban
dia berangsur-angsur sembuh dari sakit
|
|
bu.ja.wa.rik
|
[buawai]
v
mendongeng atau menceritakan silsilah keturunan: :
jolma tuha paija biasona – semakkung anakna turui
orang tua zaman dulu biasanya menceritakan dongeng silsilah keluarga sebelum anaknya tidur
|
|
bu.kan.tak
|
[bukanta]
v
hantaran; (memberi hantaran): :
joh pagi sikam haga –
besok pagi kami akan memberi hantaran
|
|
bu.kol.pah
|
v
bersaudara: :
-- nyak rik Elda bersaudara
saya bersaudara dengan Elda
|
|
bu.kot
|
[bukot]
a
keruh ttg air: :
alang -- way di pangkalan sa
alangkah keruh air di sungai ini
|
|
bu.ku
|
[buku tulis]
n
buku tulis: :
adik kilu boliko --
adik minta dibelikan buku tulis
|
|
bu.ku.ta
|
[bukuta]
v
berpagar: :
lambahan sikam – hijau
rumah kami berpagar hijau
|
|
bu.kuh
|
[bukuh]
n
ruas: buku tebu, bambu dll: :
-- tobu sija nayah ruas tebu ini banyak
ruas tebu ini banyak
|
|
bu.la.ngui
|
[bulauj]
v
berenang tanpa tujuan: :
lamon sanak galak – di batangari
banyak anak suka berenang di sungai
|
|
bu.lu ko.ning
|
[bulu koni]
n
alis mata: :
-- na halom nihan
alis matanya hitam sekali
|
|
bu.mi.yah
|
[bumijah]
n
pesta besar-besaran yang dilaksanakan semalam suntuk: :
mak ongka tamu sai turui di –
tidak ada tamu yang tidur di pesta
|
|
bu.ngah
|
[buah]
a
senang hati; bangga hati: :
ubak -- ngaliyak anakna buhasi
ayah senang hati melihat anaknya berhasil
|
|
bu.ri
|
[bui]
n
belakang: :
-- lombahan sikam nayah jukuk
belakang rumah kami banyak rumput;
|
ti∙bu∙ri
v
di belakang: :
~ lombahan sapa pokmu?
di belakang rumah siapa tempatmu? |
|
|
bu.roh
|
[buh]
n
mengeluarkan/ menampakkan gelembung air: :
wat lamon – di sungai
ada banyak buih di sungai
|
|
bu.sa.ti.yan
|
[busatijan]
v
berdamai dengan makhluk halus dengan sajen atau korban: :
nyak mak pandai –
saya tidak paham mengenai busatiyan
|
|
bu.si.la
|
[busila]
v
bersila: :
tian – anggawiko gawian sina
mereka bersila mengerjakan tugas itu
|
|
bu.so.pok
|
[busp]
v
mencari nafkah: mencari (tanpa objek): :
ubakna lokok – di kota
ayahnya sedang mencari nafkah di kota
|
|
bu.suk
|
[bs]
a
busuk: :
wat sampah – di pawon
ada sampah busuk di dapur
|
|
bu.to.gun
|
[butgun]
v
mencari nafkah dari satu tempat ke tempat yang lain: :
ubakna jarang mulang bakna –
ayahnya jarang pulang karena mencari nafkah
|
|
bu.wok
|
[buwo]
n
rambut: :
holau -- ikol sanak suda
bagus rambut keriting anak itu;
|
bu.bu.wok
v
berrambut: :
amon niku ~ tojang cindo
jika kamu berrambut panjang cantik |
|
|
bu.yan
|
[buyan]
a
bodoh: :
amon -- culang culu jolma nayah
jika bodoh dimanfaatkan orang banyak;
|
bu.yan.jak ma.nyut.sut
[bujana mautsut]
n
seseorang yang terlalu bodoh sehingga dianggap lebih bodoh dari hewan: :
dang jadi jolma sai –
jangan menjadi orang yang terlalu bodoh |
|
|
1
buk.buk
|
[bukbuk]
a
lunak; lembut; empuk ttg makanan yg direbus; :
amon jagung kok -- angkitda
jika jagung sudah empuk angkatlah;
|
ti.buk.buk.ko
v
dilembutkan: :
amon majak rotak ~ ampai kakanik bak ombay
jika merebus kacang dilembutkan baru termakan oleh nenek |
|
|
2
buk.buk
|
[bubu]
v
pukul: :
-- bantal sina!
Pukul bantal itu!
|
|
buk.la
|
[bula]
v
bujang gadis yang berkumpul dan makan-makan: :
morli maranai di tiuh sikam ga – dibingi nonti
bujang gadis di kampung kami akan berkumpul makan-makan nanti malam
|
|
bul.bul
|
[bulbul]
n
penuh bentol; penuh gigitan nyamuk: :
badanna bakna turui di luwah kalambu
badannya penuh gigitan nyamuk karena tidur di luar kelambu
|
|
bun.tak
|
[bunta]
a
pendek: :
tali sija -- jadi sambungda
tali ini pendek jadi sambunglah;
|
ti.bun.tak.ko
v
dipendekkan: :
buwokmu ~ juga mari holau
rambutmu dipendekkan saja agar bagus |
|
|
bun.tor
|
[bunt]
adv
bulat: :
meja sina –
meja itu bulat
|
|
bung.kang
|
[buka]
a
kekenyangan hingga kembung karena kebanyakan minum: :
bakna lamonga nginum, tanihina –
karena kebanyakan minum, perutnya kembung
|
|
bus.bus
|
[busbus]
a
jebol: :
kursi sina kok –
kursi itu sudah jebol
|
|
buy.buy
|
[bujbuj]
v
meletakkan bahan makanan yang akan dipanggang di atas bara: :
umak lakok sibuk di pawon
ibu sedang sibuk buybuy di dapur
|
|
bu∙bu
|
[bubu]
n
perangkap ikan: :
nyak ngonako -- di lobak
saya memasangkan perangkap ikan di lebak
|
|
bu∙ha
|
[buha]
n
buaya: :
nyak rabai ngaliyak --
saya takut melihat buaya
|
|
bu∙luh
|
[buluh]
n
bambu: :
nyak amboli -- untuk bupawaian
saya membeli bambu untuk berjemuran;
|
bu∙bu∙luh
v
berbambu; memakai bambu: :
amon niku ga ngawik jambu --
jika kamu mau menjolok jambu memakai bambu |
|
|
ca.bi
|
[cabi]
n
cabai: :
sikam lokok panen --
kami sedang panen cabai
|
|
ca.bu.lik
|
[cabuli]
a
nakal: :
amon niku -- mak ku ajak lapah
jika kamu nakal tidak saya ajak pergi
|
|
ca.cah
|
[cacah]
v
cacap: :
membasahi atau memerciki kepala dg air:
-- hulu kabayan sija cacap kepala pengantin ini
|
|
ca.cam
|
[cacam]
a
heran: heran sampai terperangah: :
--, alangkah cindo morli suda
wah, alangkah cantik gadis itu
|
|
ca.cap
|
[cacap]
v
siram: :
niku --kabayan sija
kamu siram pengantin ini:
|
ti.ca.cap
v
disiram: :
mohpagi radu akad nikah kabayan sija -- huluna
besok pagi setelah akad nikah kedua pengantin ini disiram kepalanya |
|
|
ca.dang
|
[cada]
a
rusak: :
-- karitoku laju nyak lapah kukut
rusak sepedaku terus saya jalan kaki
|
|
ca.gar
|
[caga]
a
harap: :
-- niku ratong inti dibi
harap kamu datang nanti sore:
|
ca.gar.ko
a
harapkan: :
sanak sija ~ umakna gancang mulang
anak ini harapkan ibunya cepat pulang |
|
|
2
ca.gil
|
[cagil]
v
mencuri untuk kesenangan: :
dang galak –
jangan suka cagil
|
|
ca.kak
|
[caa]
v
naik: :
-- ijan onti dang mona
naik tangga nanti jangan dululuan
|
|
ca.la.ko.ti
|
[calaoti]
n
gunting untuk membelah pinang: :
ombay nanya dipa -- jona
nenek nanya mana guntuing untuk membelah pinang tadi
|
|
ca.la.na
|
[calana]
n
celana: :
-- na tijang
celananya panjang
|
|
ca.lak
|
[cala]
a
cerdik: culas: :
amon -- mona dapok
jika cerdik duluan dapat
|
|
ca.lang cu.lu
|
[cala culu]
v
memerintahkan seseorang melakukan sesuatu secara beruntun: :
dang galak jolma barih
jangan suka calang culu orang lain
|
|
ca.luk
|
[calu]
n
terasi: :
sambol -- rik iwak panggang
sambal terasi dan ikan panggang
|
|
ca.nang
|
[cana]
n
suatu pengumuman dg cara memukul gong kecil: :
ganta gawi niku -- kaliling tiyuh
sekarang kerja kamu mengumumkan keliling dusun
|
|
ca.ni.lo
|
[canilo]
n
sandal: :
nyak haga amboli --
saya mau membeli sandal
|
|
ca.pit
|
[capit]
n
jepit: :
biar mak saro -- pakai kayu
agar tidak susah jepit pakai kayu
|
|
ca.rah.cah
|
[caahcah]
a
tempat turunnya air hujan dari genting atau atap rumah: :
-- lombahan sikam ampai tiholauko
tempat turunnya air hujan atap rumah kami baru diperbaiki
|
|
ca.ran.cang
|
[caanca]
n
lobang kecil untuk mengintip: :
nyak ngaliak jak -- sija
saya melihat dari lobang kecil itu
|
|
ca.rap.cap
|
[caapcap]
v
menetes (khusus untuk keringat): :
hitingna – ambasohi badan
keringatnya menetes membasahi tubuh
|
|
ca.ri.ta
|
[caita]
n
cerita: :
juk sipa sai – jona?
bagaimana yang cerita tadi?;
|
ca.ri.ta.na
v
ceritanya: :
ampai nyak pandai ~ juk sina
baru aku tahu ceritanya seperti itu; |
|
ca.ri.ta.ko
v
ceritakan: :
~ ganta nyak haga andongina
ceritakan sekarang saya mau mendengarnya; |
|
ti.ca.ri.ta.ko
v
diceritakan: :
~ unyin sai lapahan tidija
diceritakan semua yang perjalanan ke sini |
|
|
ca.rik
|
[cai]
n
koyak: :
mak api amon -- cutik
tidak apa jika koyak sedikit;
|
ca.rik.ko
v
koyakkan: :
amon radu tibaca ~ kortas sija
jika sudah dibaca koyakkan kertas ini; |
|
ti.ca.rik.ko
v
dikoyakkan: :
ngapi ~ kortas sija
mengapa dikoyakkan kertas ini |
|
|
ca.rom
|
[caom]
n
serentak: :
-- sikam ratong pok kuti
serentak kami datang tempat kalian
|
ti.ca.rom.ko
v
diserentakkan: :
amon ganta haga pilih Kapala ~
jika sekarang mau pilih Kepala diserentakkan |
|
|
ca.rup.cup
|
[caupcup]
n
pagar kayu atau bambu di pinggir sungai: :
tambangko tali biduk sina di --
ikatkan tali perahu itu di pagar kayu
|
|
ca.tu
|
[catu]
n
makan untuk kata-kata kasar; dlm keadaan marah: :
-- bakmu amon duit mangsa ngamaling
makan olehmu jika uang hasil dari maling;
|
nya.tu
v
memakan: :
niku angka gawi barih ~ torus
kamu tidak ada kerja lain makan terus |
|
|
ca.tuk
|
[cat]
v
pukul: ketok menggunakan tangan: :
-- pay hulu ngapi poning
pukul dulu kepala mengapa pusing
|
|
ca.tur
|
[catu]
n
catur: :
anak -- sija lobon tolu
anak catur ini hilang tiga
|
|
ca.wa
|
[cawa]
n
kata: :
-- sapa amon nyak haga lapah
kata siapa jika saya mau pergi;
|
ca.wa.ko
v
katakan: :
~ di umak nyak mulang moh pagi
katakan sama ibu saya pulang besok pagi; |
|
ca.wa.na
v
katanya: :
~ nunda biyas sanga canting
katanya membawa beras secanting; |
|
ti.ca.wa.ko
v
dikatakan: :
onti ~ api di sanak sija nanti
dikatakan apa sama anak ini; |
|
ka.ca.wa.an
v
minta katakan: :
amon niku tungguk mona ~ rik anakku gancang nasak
jika kamu sampai duluan minta katakan sama anakku cepat masak; |
|
si.ca.wa.an
v
saling berkata/berbicara: :
nyak radu ~ rik morli sija
saya sudah saling berkata sama gadis ini; |
|
|
ca.wis
|
[caws]
v
siap: :
nyak kung -- lapah
saya belum siap jalan
|
|
ca.wol
|
[cawol]
v
remas: :
-- nyiwi sija nyak haga nasak
remas kelapa ini saya mau masak
|
|
ca.wot
|
[cawot]
n
celana dalam anak kecil: :
ngapi sanak sija mak pakai --
mengapa anak ini tidak memakai celana
|
|
ca.yoh
|
[cah]
a
lihat carik :
|
|
cai cai wai
|
[caj caj waj]
v
bercerai-berai: masing-masing: tidak datang bersamaan: :
dang kuti –
jangan sampai kalian bercerai-berai
|
|
cak
|
[ca]
n
kata: :
-- sapa amon sija bonor
kata siapa kalau ini benar
|
|
cam.bai
|
[cambai]
n
sirih: :
ombay kilu akukko --
nenek minta ambilkan sirih
|
|
cam.cuh
|
[camcuh]
a
suka ganti-ganti barang yg dipakai, misal pakaian, parabotan: :
dang -- niku di pawon
jangan suka ganti-ganti parabotan dapur
|
|
cam.pah
|
[campah]
a
hambar: :
ngapi way kopimu rasana --
mengapa air kopimu rasanya hambar
|
|
cam.pang
|
[campa]
n
simpang: :
-- pira niku tinggal
simpang berapa kamu tinggal
|
|
cam.pang ti.ga
|
n
nama dusun yg ada di Komering OKU Timur :
|
|
cam.pur
|
[campu]
v
campur: kumpul: :
amon angka gawi payu -- dija
jika tidak ada kerja ayo kumpul di sini
|
|
cam∙cam
|
[camcam]
v
cicip: :
niku --da cutik
kamu ciciplah sedikit
|
|
cambur
|
[cambu]
n
cebur: :
-- ti lom way ganta
cebur ke dalam air sekarang
|
|
can.dung
|
[candu]
n
parang: :
-- tajom ampai tiasah akas
parang tajam baru diasah kakek
|
|
can.tik
|
[canti]
a
pungut: :
limau sija -- sai-sai
jeruk ini pungut satu-satu
|
|
can.tung
|
[cantu]
v
tanggung: :
amon -- juk sija nyak mak haga
jika tanggung seperti saya tidak mau
|
|
cang.cang
|
[caca]
a
mengangkat kaki sebelah: :
sanak sina lapah -- jak jona
anak ini jalan mengangkat kaki sebelah dari tadi
|
|
cang.cing
|
[caci]
n
tiruan bunyi gitar: :
-- gitar sija nyak andongina cangcing
gitar ini saya mendengarnya
|
|
cang.cong
|
[cac]
a
lari ke sana ke mari: :
sanak sija -- anak ni
lari ke sana kemari
|
|
cang.cung
|
[cacu]
v
hilir mudik: :
niku ngapi -- mak radu-radu
kamu mengapa hilir mudik tidak sudah-sudah
|
|
cang.gah
|
[cagah]
n
sejenis lampu duduk dari kaleng: :
nyak haga amboli -- di kalangan
saya mau membeli canggah di kalangan
|
|
cang.goh
|
[cah]
n
pantun nasihat digunakan ketika ada keramaian seperti pesta pernikahan: :
rik kisakan canggoh
sama dengan kisakan
|
|
cang.got
|
[cat]
n
pantun sindiran untuk wanita: :
mak lamoh lagi jolma tiuh pahan
tidak banyak orang desa yang mengerti pantun sindiran untuk wanita
|
|
cang.king
|
[caki]
v
tenteng: bawa sesuatu tp dg sebelah tangan: :
-- tas sija onti
tenteng tas ini nanti;
|
cang.king.da
v
tentenglah: :
~ tas sija bakmu
tentenglah tas ini olehmu; |
|
cang∙king∙ko
v
tentengkan: :
amon niku angka gawi ~ tas sija
jika kamu tidak ada kerja tentengkan tas ini; |
|
ti.cang.king.ko
v
ditentengkan: :
tasku sija ~ adik
tasku ini ditentengkan adik |
|
|
cang.kir
|
[caki]
n
cangkir: :
nyak nombija amboli --
saya kemarin membeli cangkir
|
|
cang.ko.lang
|
[cakola]
v
lari: :
amon niku -- gancangda tungguk
jika kamu lari cepatlah sampai
|
|
cang.kom
|
[cakom]
n
cengkam: :
-- bakmu amon niku haga
cengkam olehmu jika kamu mau;
|
|
cang.kuk
|
[caku]
v
mengambil: :
|
Nyang.kuk
[aku]
v
mengambil: :
dang lupa -- kanian semakkung lapah
jangan lupa mengambil makanan sebelum pergi |
|
|
cang.kuk bo.lak
|
[caku bla]
v
lihat cangkuk :
|
|
can∙dak
|
[canda],
v
direbut: :
|
|
cap.cap
|
[capcap]
v
cincang: :
ngapi niku -- batang punti sija
mengapa kamu cincang pohon pisang ini;
|
capcapko
v
cincangkan: :
onti daging sa ~
nanti daging ini cincangkan dulu; |
|
ticapcapko
v
dicincangkan: :
~ lopang cutik suwa cuko
dicincangkan timun sedikit campur cuka |
|
|
cap.cip
|
[capcip]
v
sering mencicipi: :
dang niku -- mak radu-radu
jangan kamu sering mencicipi tidak sudah-sudah
|
|
cap.cup
|
[capcup]
v
kadang ada, kadang menghilang; muncul atau tidak: :
-- niku haguk ja
kadang ada kamu ke sini
|
|
1
car.cir
|
[caci]
n
berlebihan dlm pengeluaran uang namun sedikit-sedikit akhirnya habis: :
-- niku ja, mon juk sijada mak titogak lombahan
kamu ini, jika seperti inilah tidak bisa membangun rumah
|
|
2
car.cir
|
[caci]
n
mencret; buang air besar sedikit-sedikit: :
nyak sakik tanihi laju --
saya sakit perut jadi mencret
|
|
cas.cis
|
[cascis]
n
sebutan mudah dapat: segala apa yg dikerjakan cepat, lancar: :
alang ~ niku ngawil
alangkah cascis kamu mancing
|
|
cat.cit
|
[catcit]
n
mengambil sesuatu sedikit-sedikit dg berulang-ulang: :
dang -- juk sija amon haga
jangan catcit seperti ini jika mau
|
|
ca∙bar
|
[caba]
a
cengeng: :
sanak sija -- nihan
anak ini cengeng sekali
|
|
ca∙bik
|
[cabi]
v
cubit: :
-- juga amon sanak sija nakal
cubit saja jika anak ini nakal
|
|
1
cagil
|
[cagl]
a
jahil: :
sanak sija -- nihan
anak ini jahil sekali
|
|
ci.bak
|
[ciba]
v
habis: ludes tak tersisa sedikit pun: :
amon -- makangka solsolan lagi
jika sudah habis semua tidak ada sesalan lagi
|
|
ci.buk
|
[cibu]
n
mengambil sesuatu memakai gayung, centong dll: :
nyak haga ruwa --
saya mau dua gayung
|
|
ci.cil
|
[cicil]
n
cicil: membayar dengan cicil sedikit demi sedikit: :
onti kuakukko niku mutor tapi -- bakmu diwik
nanti kuambilkan kamu motor tapi cicil olehmu sendiri
|
|
ci.cip
|
[cicip]
n
cicip: :
amon niku haga cicip cutik
jika kamu mau cicip sedikit;
|
ci.cip.ko
v
cicipkan: :
~ cutik kintu ya mirak
cicipkan sedikit mungkin dia kepingin; |
|
ti.ci.cip.ko
v
dicicipkan: :
cuba ~ kanianku sija
coba dicicipkan kueku ini; |
|
ka.ci.cip
v
minta cicip: :
~ rik sapa niku jona
minta cicip sama siapa kamu tadi |
|
|
ci.cir
|
[cici]
n
mencret: :
ngapi niku --
mengapa kamu mencret
|
|
ci.cit
|
[cicit]
n
nama kemaluan anak laki-laki yg masih balita: :
nah amon miyoh bubasuh sai --
jika kencing dibersihkan yang cicit
|
|
ci.kar
|
[cika]
v
cekatan: :
alang -- sanak bakas sija
alangkah cekatan anak laki-laki ini
|
|
ci.la.ka
|
[cilaa]
n
celaka: :
-- amon duit sa lobon
celaka jika uang ini hilang
|
|
ci.lau.bo.lau
|
[cilawbolaw]
a
warna-warni (penuh warna, tapi tidak enak dipandang): :
kawaina – ga
pakaiannya terlalu warna-warni
|
|
ci.pir
|
[cipi]
n
ceper: :
nyak amboli piring -- salusin
saya membeli piring ceper selusin
|
|
ci.ri
|
[cii]
n
patok: :
kuburan sina ampai di juk –
kuburan itu baru diberi patok saja
|
|
ci.rik
|
[ci]
n
teko: :
nyak ampai amboli --
saya baru membeli teko
|
|
ci.rik ci.rik
|
[ciri ciri]
n
jangkrik: :
nyak galak ngahaning sawara --
saya senang mendengar bunyi jangkrik
|
|
ci.tak
|
[cita]
v
cetak: :
-- pira ngalambar gambar sija
cetak berapa lembar gambar ini
|
|
ci.um
|
[cium]
n
cium: :
-- ambauna amon niku mak parcaya
cium baunya jika kamu tidak percaya
|
|
ci.ut
|
[ciut]
n
ciut: :
amon nyak -- andongi kabarna
jika saya ciut mendengar kabarnya
|
|
cim.pat
|
[cimpat]
n
selisih; beda: :
jumlahna -- cutik jak nyak
jumlahnya beda sedikit dari saya
|
|
cin.do
|
[cindo]
n
cantik; bagus: :
-- morli sina
|
|
cing.goh
|
[cigoh]
n
banyak tingkah: :
amon -- hulun mak haga
jika banyak tingkah orang tidak mau
|
|
cing.kang ba.ling.kang
|
[cika balika]
a
tidak teratur atau tidak tersusun dengan rapi: :
tian masang kursi-kursi sina –
mereka memasang kursi-kursi itu cingkang balingkang
|
|
cit
|
[cit]
n
cat: :
nyambuk tujublas agustus sa onti kuta haga ku cit warna siyau rik handak
menyambut tujuh belas agustus ini nanti pagar mau saya cat warna merah putih
|
|
co.gau
|
[cogau]
v
ambil, menjangkau sesuatu yg lebih tinggi dg tangan: :
-- buah jambu sija kok ujung di pangpang
ambil buah jambu ini sudah dekat di ujung rantingnya
|
|
co.kur
|
[cok]
n
kencur: :
akas nanom -- di kobun
kakek menanam kencur di kebun
|
|
co.la
|
[cola]
n
cela: :
alang sampurna sanak sija mak angka -- cutik juga
alangkah sempurna anak ini tidak ada cela sedikit saja;
|
nyo.la
v
menyela: :
dang galak -- hulun
jangan suka menyela orang lain |
|
|
co.lok
|
[colo]
n
celak alis: :
nyak haga amboli --
saya mau membeli celaka alis;
|
bu.co.lok
v
bercelak: :
amon nyak ~ juk sija
jika saya bercelak begini |
|
|
co.luk
|
[colu]
v
mengambil sesuatu dari dalam lubang: :
-- bakmu antah wat isina
ambil oleh kamu mungkin ada isinya;
|
ti.co.luk
v
diambil: :
radu ~ jona
sudah diambil tadi |
|
|
co.lup
|
[colup]
v
celup: :
amon sakali -- makkung borsih
jika sekali celup belum bersih;
|
co.lup.ko
v
celupkan: :
ganta ~ pungumu di lom way
sekarang celupkan tanganmu di dalam air; |
|
ti.co.lup.ko
v
dicelupkan: :
ngapi sanak sija ~ mona
mengapa anak ini dicelupkan duluan |
|
|
co.lur
|
[colo]
v
celor; siram; rendam sejenak: :
bangik nganik mi --
enak makan mi celor
|
|
co.ngul
|
[cul],
v
mengelarkan kepala melalui lubang jendela: :
|
nyo.ngul
[ul]
v
mengelarkan kepala melalui lubang jendela: :
ya mih – sangrobok
dia hanya nyongul |
|
|
co.ni
|
[coni]
n
ada cacat: :
-- cutik kasut sija
ada cacat sedikit sendal ini
|
|
co.pak
|
[copa]
v
buang: :
dang juk sina cutik-cutik --
jangan begitu sedikit-sedikit buang
|
|
co.rok
|
[coo]
v
siram: :
amon way kok runggak --
kopiku jika air sudah mendidih siram kopiku;
|
co.rok.ko
v
siramkan: :
~ kaunyin tanonam suda
siram semua tanaman itu; |
|
ti.co.rok.ko
v
disiramkan: :
amon ~ ruwa kali raduda
jika disiramkan dua kali sudahlah |
|
|
co.rok
|
[c]
v
menyiram dengan air panas: :
umak – kawai handak sina marik borsih
ibu menyiram baju putih itu dengan air panas agar bersih
|
|
co.tok
|
[coto]
n
ingat: :
-- sikam amon kok tungguk onti
ingat kami jika sudah sampai nanti
|
co.tok.ko
v
ingatkan: :
~ umungan sai sinangon
ingatkan omongan yang dahulu |
|
ti.co.tok
v
diingat: :
amon salalu ~ luh mata tiyak torus
jika selalu diingat air mata jatuh terus |
|
|
co.tuk
|
[cotu]
v
patuk: :
-- hangsa tojang
patuk angsa panjang;
|
co.tuk.ko
v
patukkan: :
~ sisu sija di pungu
patukkan ayam ini di tangan; |
|
ti.co.tuk.ko
v
dipatukkan: :
amon niku haga ~ di hangsa
jika kamu mau dipatukkan di angsa |
|
|
coh.coh
|
[cohcoh]
n
rongrong: :
amon niku -- torus nyak mak haga
jika kamu rongrong terus saya tidak mau
|
|
cok.cok
|
[coco]
v
tegak: :
amon -- juk sijada lohloh kukut
jika tegak seperti inlah pegal kaki
|
ti.cok.cok.ko
v
ditegakkan: :
kaunyin kayu sija ~ dija
semua kayu ditegakkan di sini |
|
|
cok.lat
|
[cklat]
n
cokelat: :
sanak galak –
anak-anak suka cokelat
|
|
cong.kih
|
[cokih]
n
cengkeh: :
nyak haga amboli --
saya mau membeli cengkeh
|
|
congki
|
[cok]
a
pasti: :
-- niku jona miwang posai
pasti kamu tadi menangis sendiri
|
|
cor.lang
|
[cola]
n
cemerlang: :
amon hurik kok -- sonang hati
jika hidup sudah cemerlang bahagia
|
|
cor.lung
|
[clu]
n
lekuk yang dalam: :
wat ruwa – di bihngomna
ada dua lekuk yang dalam di pipinya
|
|
cos.cos
|
[coscos]
n
tenang: :
-- onti kubayar unyin
tenang nanti kubayar semua
|
|
congil
|
[coil]
a
bertengkar mulut, saling jawab berkelanjutan tanpa berhenti: :
dang galak --
jangan suka congil
|
|
cu.ba
|
[cuba]
n
coba: :
-- niku ratong nombija
coba kamu datang kemarin;
|
ti.cu.ba
v
dicoba: :
baju sija ~ pay
baju ini dicoba dulu |
|
|
cu.bang
|
[cuba]
n
jarum yang digunakan untuk membuat jaring: :
-- hoda alat sai dipakai paranti angguwai jaring cubang juga
salah satu alat untuk membuat jaring
|
|
cu.bok
|
[cubo]
n
pegang memakai tangan: :
dang -- gulai sija
jangan pegang memakai tangan lauk ini
|
|
cu.cuk
|
[cucu]
v
tusuk: :
amon sai -- pira horgana
jika satu tusuk berapa harganya;
|
cu.cuk.ko
v
tusukkan: :
amon niku ~ di saisai
jika kamu tusukkan di dinding; |
|
ti.cu.cuk.ko
v
ditusukkan: :
amon lidi sija ~ di kuku sakik hoda
jika lidi ini ditusukkan di kuku sakit juga |
|
|
cu.cup
|
[cucup]
n
sedotan es: :
pira horga – sanga bungkus
berapa harga sedotan es sebungkus
|
|
cu.cur
|
[cucu]
n
pancuran air yg menurun: :
-- sija holau
pancuran air ini bagus
|
|
cu.gak
|
[cuga]
a
kecewa: :
nyak -- bonor waktu sina
saya kecewa sekali waktu itu
|
|
cu.il
|
[cwil]
v
colek: :
|
nyu.wil
[wil]
v
mencolek: :
sanak sina – umakna bakna haga mulang
anak itu mencolek ibunya karena ingin pulang |
|
|
cu.kai
|
[cukai]
v
periksa: :
-- amon niku mak parcaya
periksa jika kamu tidak percaya
|
|
cu.ko
|
[cuko]
n
cuko: :
nyak angguwai -- onti dibi
saya membuat cuko nanti sore
|
|
cu.kup
|
[cukup]
n
cukup: :
amon -- raduda
jika cukup sudahlah
|
cu.kup.ko
v
cukupkan: :
-- lima ngabungkal juga
cukupkan lima buah saja; |
|
ti.cu.kup.ko
v
dicukupkan: :
radu ~ puluh
sudah dicukupkan sepuluh |
|
|
cu.lik
|
[culi]
v
colek: :
-- sambol sija bangik
colek sambel ini enak;
|
ti.cu.lik.ko
v
dicolekkan: :
amon -- di siya nyak haga
jika dicolekkan di garam saya mau |
|
|
cu.lingan
|
[culian]
n
celengan; tabungan: :
jamotko -- adik
simpankan celengan adik;
|
ti.cu.ling.ko
v
dicelengkan; ditabungkan: :
amon niku nayah mansa duit ~
jika kamu banyak dapat uang ditabungkan |
|
|
cu.lit
|
[culit]
a
culik: :
awas anakmu, ganta musim --
awas hati-hati anakmu, sekarang musim culik
|
|
cu.long cu.lu
|
[cula cul]
n
ulang alik: :
nyak laju -- hagu uda
saya terus ulang alik ke sana
|
|
cu.luk
|
[culu]
n
telunjuk: :
ngapi -- sanak sija bayoh
mengapa telunjuk anak ini bengkak
|
|
cu.luk
|
[culu]
n
telunjuk: :
-- na ronik
telunjuknya kecil
|
|
cu.o
|
[cuo]
n
kurang setuju: :
nyak -- amon niku haga lapah ganta
saya kurang setuju jika kamu mau pergi sekarang
|
|
cu.ping
|
[cupi]
n
telinga: :
-- ku kakurukan way
telinga saya kemasukan air
|
|
cu.pot
|
[cupot]
n
kikir: :
jolma sina -- nihan
orang itu kikir sekali
|
|
cu.rak
|
[cua]
a
corak: :
-- baju batik sija holau nihan
corak baju batik ini bagus sekali
|
|
cu.ri.ga
|
[cuiga]
n
curiga: :
dang -- rik kolpah diwik
jangan curiga sama saudara sendiri
|
|
cu.ri.ta
|
[cuita]
n
cerita: :
-- jak ombai akas paija kuingokko tungguk ganta
cerita dari kakek nenek dulu kuingatkan sampai sekarang
|
|
cu.ruh
|
[cuuh]
v
tuang: :
-- way sija lom cangkir
tuang air ini dalam cangkir
|
|
cu.rung
|
[cu]
n
corong: :
tuangko minyak sa pakai --
tuangkan minyak ini pakai corong
|
|
cu.tang
|
[cuta]
a
letak benda tidak teratur: :
mengapa -- lombahanmu
mengapa letak benda tidak teratur rumahmu
|
|
cu.tik
|
[cuti]
n
sedikit: :
nyak haga -- juga
saya mau sedikit saja
|
|
cu.wil
|
[cuwil]
v
jawil: :
dang -- sanak sija onti miwang
jangan jawil anak ini nanti menangis;
|
cu.wil.ko
v
jawilkan: :
~ sanak sija haga kukayon
jawilkan anak ini mau saya suruh; |
|
ti.cu.wil.ko
v
dijawilkan: :
sanak sija ~ cutik kok marah
anak ini dijawilkan sedikit sudah marah |
|
|
cuk.cuk1
|
[cucu]
v
merangkai buah/ikan dg cara ditusuk dengan lidi: :
-- jambu sija kaunyin
rangkai jambu ini semua
|
|
cuk.cuk2
|
[cucu]
v
posisi duduk jongkok: :
lohloh nyak --
capek saya duduk jongkok
|
|
cun.cun
|
[cuncun]
v
membawa barang di atas kepala: :
-- amon niku haga imbir sija cuncun
jika kamu mau ember ini
|
|
cun.dang
|
[cunda]
n
wadah kabung terbuat dari bambu: :
tunda -- amon haga ti kobun
bawa cundang jika mau ke kebun
|
|
cung. kediro
|
[cu kdir]
n
tomat ceri: :
di kobunku wat --
di kebunku ada tomat ceri
|
|
cung.gut
|
[cugut]
v
tunduk: :
langsung -- pudakna andongi jolma sina marah
langsung tunduk mukanya mendengar orang itu marah;
|
nyung.gut.da
v
menunduk: :
~ amon niku kona marah ubak
menunduklah jika kamu kena marah ayah; |
|
ti.cung.gut.ko
v
ditundukkan: :
tulung kipas angin sija ~
tolong kipas angin ini ditundukkan |
|
|
cung.kil
|
[cukil]
cungkil: - :
- raklom-raklom tanoh sija
cungkil dalam-dalam tanah ini
|
cung.kil.ko
v
cungkilkan: :
~ kamurak jambu sija
cungkilkan biji jambu ini |
|
|
da.da
|
n
dada: :
ya mak galak nganik -- sisu
dia tidak suka makan dada ayam
|
|
da.gang
|
[daga]
n
dagang, :
|
bu.da.gang
v
berdagang: :
niku ganta ~ dipa?
kamu sekarang berdagang dimana?; |
|
bu.da.gang.da
v
berdaganglah: :
bangik niku ~ jak ngakuk upahan nanom pari enak
kamu berdaganglah dari pada mengambil upahan menanam padi; |
|
di.da.gang.ko
v
didagangkan: :
kaunyin say kutunda ~ umak
semua yang kubawa didagangkan ibu; |
|
ka.da.gang.an
v
minta didagangkan: :
saro nyak bakna niku ~ kaunyin
susah saya sebab kamu minta dagangkan semua; |
|
si.da.gang.an
v
saling dagang: :
amon juk sina kita ~ juga
kalau begitu kita saling dagang saja; |
|
ti.pa.da.gang
v
terdagang, terjual: :
~ disapa kasut jona?
terjual dengan siapa sandal tadi? |
|
|
da.ging
|
[dagi]
n
daging: :
nyak mongan gulai --
saya makan lauk daging
|
|
da.gu
|
[dagu]
n
dagu: :
ngapi -- sanak sina bayoh
mengapa dagu anak itu bengkak
|
|
da.gu
|
[dagu]
n
dagu: :
ngapi -- sanak sina bayoh
mengapa dagu anak itu bengkak
|
|
da.jal
|
[dajal]
n
dajal: orang yg buruk kelakuannya seperti setan: atau dibaratkan seperti setan: :
amon ngaliak bakas sina njuk -- nihan
jika melihat laki-laki itu seperti dajal
|
|
da.kok
|
[da]
n
peluk: :
amon niku sihaluan ~ sanak sina
jika kamu bertemu peluk anak itu;
|
nga.da.kok
v
memeluk: :
tikanjotda, jolma sina asa-asa ~ kenal makwatterkejetlah,
orang itu tiba-tiba memeluk saya kenal tidak; |
|
nga.da.kok.i
v
memeluki: :
umakna ~ anakna biar mak kangisonan
ibunya memeluki anaknya agar tidak kedinginan; |
|
ti.da.kok
v
dipeluk: :
amon cakak motor anakmu ~ kuat-kuat onti tiyak
jika naik motor anakmu dipeluk kuat-kuat nanti jatuh; |
|
ti.da.kok.i
v
terpeluki: :
anakna kilu ~ ngiram bakna kok saka jak sihaluan
anaknya minta terpeluki rindu karena sudah lama tidak bertemu; |
|
ka.da.kok
v
kepeluk: terpeluk: :
nyak ~ cutik bak ombay sina
saya terpeluk sedikit oleh nenek itu; |
|
di.da.kok
v
dipeluk: :
nikuna jona amon mak salah liyak ~ bakas suda
kamu tadi kalau tidak salah lihat dipeluk laki-laki itu; |
|
di.da.kok.i
v
dipeluki: :
amon adikmu miwang ~ biar ya rokob
jika adikmu menangis dipeluki agar dia diam; |
|
si.da.kok.an
v
saling peluk: :
kok uni jak sihaluan rik ombay, laju sikam ~ uni nihan
sudah lama dari ketemu nenek, jadi kami saling peluk lama sekali; |
|
ti.pa.da.kok
v
tidak sengaja terpeluk: :
nyak jona ~ rik kucing
saya tadi tidak sengaja terpeluk di kucing; |
|
da.kok.da
v
peluklah: :
amon yona kok dapok ~ biar mak lobon lagi
jika dia sudah dapat peluklah agar tidak hilang lagi |
|
|
da.li.ma
|
[dalima]
n
delima:buah delima: :
nyak mirak nganik ~
saya ingin makan buah delima
|
da.mai
[damai]
n
damai: :
kuti lom lombahan sa -- unyin
kalian di dalam rumah ini damai semua |
|
da.mai.da
v
damailah: :
kuti ja rik anak anggoman ~ torus
kalian ini sama anak istri damailah selalu; |
|
nga.da.mai.ko
v
mendamaikan: :
nyak jona ~ jolma rua suda bucongil
saya tadi mendamaikan orang dua itu bertengkar; |
|
ti.da.mai.ko
v
didamaikan: :
lambija kok ~ masalah tianna
kemarin sdh didamaikan masalah mereka itu; |
|
bu.da.mai
v
berdamai: :
jolma situmburan mutor nombija radu ~
orang bertabrakan motor kamarin sudah berdamai; |
|
si.da.mai.an
v
saling damai: :
amon haga hurik rik jolma sai rodik lombahan holauna ~
jika mau hidup dengan tetangga bagusnya saling damai; |
|
ka.da.mai
v
minta damai: :
laju nyak ~ rik Pak Kades
jadi saya minta damai sama Pak Kades; |
|
ti.pa.da.mai
v
terdamai: :
tidak sengaja menjadi terdamai:
api pasalna ahirna nikurik ya ~ |
|
ti.da.mai.ko
v
terdamaikan: :
honing hatiku ~ jolma rua suda
senang hatiku terdamaikan orang dua itu |
|
|
da.lih
|
[dalih]
n
sambil: :
amon niku ti pangkalan ~ nyangking way
jika kamu ke sungai sambil membawa air;
|
da.lih.ko
v
sambilkan: :
mulang onti ~ singgah ti lombahan pay
pulang nanti sambilkan ke rumah dulu; |
|
ti.da.lih.ko
v
disambilkan: :
gawian sija mak dapok ~
pekerjaan ini tidak bisa disambilkan |
|
|
da.mar
|
[dama]
n
damar: :
amon niku ti kalangan boliko nyak --
jika kamu ke kalangan belikan dulu saya damar;
|
bu.da.mar
v
berdamar: menghasilkan damar: mengambil damar: :
haga niku yot ~ di tongah pulan mau
kamu ikut mengambil damar di tengah hutan; |
|
ti.da.ma.ri
v
diberi damar: :
amon ga angguwai dompul ~ dang nayahga
jika mau membuat dempul diberi damar jangan terlalu banyak |
|
|
da.nau
|
[dana]
n
danau: :
nyak radu ngaliak – di tiuh kabolah
saya sudah melihat danau di desa sebelah;
|
budanau
v
mempunyai danau: :
alang butuwah niku ~ sai holau njuk sija
alangkah bagus nasib dirimu mempunyai danau yg indah begini; |
|
|
da.pok
|
[dapo]
n
dapat: :
niku jona -- pira iwak mancat
kamu tadi dapat berapa ikan gabus
|
nga.da.pok.ko
v
mendapatkan: :
nyak mona ~ say duit lom punti kayu sina
saya dahulu yg mendapatkan uang dalam pepaya itu |
|
da.pok.da
v
dapatlah: :
-- cutik nyak ngawil jona
dapatlah sedikit saya memancing tadi |
|
ti.da.pok.ko
v
didapatkan: :
~ sapa sai iwak tigantung suda
didapatkan siapa yang ikan tergantung itu; |
|
ka.da.pok
v
kedapat: didapatkan oleh: :
alang holau nasib ~ bakmu
alangkah bagus nasib dapat oleh kamu; |
|
pu.da.pok
v
mudah untuk mendapatkan sesuatu: :
niku ja ~ amon nyak makwat
kamu ini mudah untuk mendapatkan sesuatu kalau saya tidak |
|
|
da.ra.jat
|
[daajat]
n
derajat: tingkatan tempat seseorang: :
amon mak angka -- huriksa mak angka hortina
jika tidak ada derajat hidup ini tidak ada artinya
|
|
1
da.rak
|
[daa]
n
darat; daratan: :
nyak ganta haguk --
saya sekarang menuju ke darat
|
ti.da.rak
v
di darat: pergi ke darat: :
~ jona sikam ngaliak hulun rami ambagiko biyas
di darat tadi kami melihat orang ramai membagikan beras; |
|
da.rak.ko
v
daratkan: :
ganta ~ bidukku nyak haga makaina
sekarang daratkan perahuku saya mau memakainya; |
|
ti.da.rak.da
v
kedaratlah: :
~ ganta nyak nunggu niku yo
kedaratlah sekarang saya menunggu kamu ya; |
|
pa.da.rak
v
mohon ke darat: minta ke darat: :
ombay ~ ompuna bakna ga kilu ayot
nenek minta ke darat salah satu cucungnya sebab mau minta urut |
|
|
2
da.rak
|
[daa]
n
jalan kaki, :
|
bu.da.rak
v
berjalan kaki: :
nyak mak haga yot pokmu amon --
saya tidak mau ikut ke tempatmu jika berjalan kaki |
|
|
1
da.sar
|
[dasa]
n
kain: bahan kain: :
nyak amboli -- pak mitir di pasar nombolas
saya membeli kain empat meter di pasar enam belas
|
|
2
da.sar
|
[dasa]
p
arti: berarti: :
jolma sina mak angka -- amon njuk sinada
orang itu tidak ada arti jika seperti itulah
|
|
da.si
|
[dasi]
n
dasi: :
dipa niku ngotapko -- jona
dimana kamu menaruhkan dasi tadi;
|
bu.da.si
v
berdasi: :
sanak sina mak ~
anak itu tidak berdasi; |
|
di.da.si.ko
v
dipasangkan dasi: :
niku ganta ronong-ronong ga ~
kamu sekarang diam-diam mau dipasangkan dasi; |
|
da.si.na
v
dasinya: :
~ lobon dipa mak karuhan
dasinya hilang dimana tidak tahu |
|
|
da.wa.nang
|
[dawana]
n
tombak mata satu tetapi ada kaitnya: :
mak lamon lagi -- tipakai jaman sa dawanang
tidak banyak lagi digunakan saat ini
|
|
da.wat
|
[dawat]
n
dawet; minuman berupa cendol dicampur santan dan gula merah: :
amon lagi bulan puasa bangik nginum --
jika lagi bulan puasa enak minum dawet
|
|
dah.dah
|
[dahdah]
n
belah: :
iwaksa -- ronik-ronik ampai timasakko
ikan ini belah kecil-kecil baru dimasak
|
nga.dah.dah
v
membelah: :
nyak ganta lagi ~ burung mangsa jona pagi
saya sekarang lagi membelah burung dapat tadi pagi; |
|
nga.dah.dah.ko
v
membelahkan: :
niku juga ~ sisuna
kamu saja memebelahkan ayamnya; |
|
ti.dah.dah
v
terbelah: :
sisumu ~ bak sapa
ayammu terbelah oleh siapa; |
|
ti.dah.dah.ko
v
dibelahkan: :
amon sisu sina kokga timasakko ganta haga ~
jika ayam itu akan dimasakan sekarang mau dibelahkan; |
|
ka.dah.dah
v
minta dibelah: :
adik ~ sisuna jona adik
minta dibelah ayamnya tadi; |
|
si.dah.dah.an
v
saling belah: :
niku haga kita ~ say sisu amboli jona
kamu mau kita saling belah yang ayam beli tadi; |
|
ti.pa.dah.dah
v
tidak sengaja terbelah: :
raduda yona ~ unyin sisumu jona
sudahlah itu tidak sengaja terbelah semua ayammu tadi |
|
dah.dah.ko
v
belahkan: :
amon niku kok katiwor ~ sisuku
jika kamu sudah ada waktu belahkan ayamku; |
|
dah.dah.da
v
belahlah: :
~ ganta sisu sina, onti kuguring
belahlah sekarang ayam itu nanti kugoreng |
|
|
dak.dak
|
[dada]
n
basah kuyup: :
nyak jona lapah asa-asa hujan laju bajuku -- unyin
saya tadi pergi tiba-tiba hujan lalu bajuku basah kuyup semua
|
|
dam.dum
|
[damdum]
n
damdum: tiruan bunyi senjata atau beduk atau anak-anak memukul gendang: :
poning nyak andongi -- sanak bugurau di halaman
pusing saya mendengar damdum anak-anak bermain di halaman
|
|
dan.dan
|
[dandan]
v
perbaiki: :
-- dapai karito sija ampai pakai
perbaiki dahulu sepeda ini baru pakai;
|
nga.dan.dan.i
v
memperbaiki: :
jak jona nyak ~ mutor sija mak holau-holau
dari tadi saya memperbaiki motor ini tidak bagus-bagus; |
|
nga.dan.dan.ko
v
membetulkan: membuat bagus ttg barang yang rusak: :
radu jona nyak ~ lombahan
sudah tadi saya membetulkan rumah; |
|
ti.dan.dan
v
diperbaiki: :
~ ganta yo karitoku bakna ga kupakai
diperbaiki sekarang ya sepedaku sebab mau kupakai sekarang; |
|
ti.dan.dan.i
v
diperbaiki: :
mak pacak liyu bakna rangraya lagi ~
tidak bisa lewat sebab jalan lagi diperbaiki; |
|
ti.dan.dan.ko
v
diperbaikan: :
dibuat menjadi baik, bagus: haga jam sina ~ mau
jam itu diperbaiki lebih bagus lagi; |
|
ti.pa.dan.dan
v
tidak sengaja membuat baik, bagus ttg barang: :
makasih nayah laju niku ~ garang sikam
terimakasih banyak sebab kamu sudah membuat bagus teras kami; |
|
ka.dan.dan
v
minta perbaiki, minta baguskan ttg barang: :
niku ~ radio sai cadang sinangon
kamu minta perbaiki radio yang rusak zaman dahulu; |
|
si.dan.dan.an
v
saling memperbaiki: :
morli rua sina ~ kawaina mak radu-radu
perempuan dua itu saling memperbaiki bajunya tak sudah-sudah |
|
dan.dan.da
v
perbaikilah: :
~ karitomu ganta
perbaikilah sepedamu sekarang |
|
|
dang
|
[da]
p
jangan: :
niku -- tidija ganta onti juga
kamu jangan ke sini sekarang nanti saja;
|
dang.kung
p
jangan dulu: :
~ mulang ganta bakna nyak lokok di ranggaya
jangan dulu pulang sebab saya masih di jalan; |
|
dang.mak
p
jangan tidak: :
~ ingokko ngabari nyak amon kok tungguk
jangan tidak diingatkan mengabari saya jika sudah sampai; |
|
dang.da
p
janganlah: :
~ kuti kuruk onti anakmu miwang
janganlah kalian masuk nanti anakmu menangis; |
|
dang.asa
p
jangan berharap: :
~ nayah rik nyak onti niku cugak
jangan berharap banyak sama saya nanti kamu kecewa |
|
dang.ding
[dadi]
n
tiruan bunyi ttg memukul gendang: :
kadongian jak jawoh bunyi --
kedengaran dari jauh bunyi dangding |
|
dang.dung
[dadu]
n
bunyi beduk: tiruan bunyi memukul beduk: :
sanak sina jona tikojut andongi --
anak itu tadi terkejut mendengar dangdung |
|
|
dar.dar
|
[dada]
n
memasak nasi yg apinya sering mati akhirnya nasi setengah masak: :
liak-liak apuy kan suda onti kanna --
lihat-lihat api nasi itu nanti nasinya setengah masak
|
|
dar.dur
|
[dadu]
n
tiruan bunyi pukulan: bunyi petasan: :
nyak mak turui andongi -- mak radu-radu
saya tidak bisa tidur mendengar bunyi dardur tak sudah-sudah
|
|
dat.dat
|
[datdat]
n
sobek: koyak ttg baju, celana: :
calanana -- cutik tisangkut dipaku
celananya sobek sedikit tersangkut di paku;
|
ti.pa.dat.dat
n
tidak sengaja sobek; koyak: :
jolma sina liom bakna bajuna ~ bak anakna
orang itu malu sebab bajunya tidak sengaja sobek oleh anaknya |
|
|
di.bi
|
[dibi]
n
sore: :
radu nyak ngakuk punti -- jona
sudah saya mengambil pisang sore tadi;
|
di.bi-di.bi
n
sore-sore: :
niku ~ ratongda ti lombahan
kamu sore-sore datanglah ke rumah; |
|
di.bi.sa
n
sore ini: :
alhamdulillah ~ umakku mulang jak rumah sakit
alhamdulillah sore ini ibuku pulang dari rumah sakit; |
|
di.bi.ko
v
sorekan: segaja waktunya agak sore: :
~ cutik kita lapah jadi mak panas ga
sorekan sedikit kita pergi agar tidak terlalu panas; |
|
ka.di.bi.an
v
kesorean: terlalu sore: :
nyak mak haga lagi lapah ganta ~
saya tidak mau lagi pergi sekarang kesorean; |
|
di.bi.da
v
sorelah: :
~ juga kita haguk liba
sorelah saja kita akan ke hilir; |
|
|
di.bi.ngi
|
[dibii]
n
malam hari: :
~ onti kita haga ningkuk iwari
malam hari nanti kita mau musyawarah keluarga;
|
ka.bi.ngi.an
n
terlalu malam: :
nyak mak haga amon ~ lapah
saya tidak mau jika terlalu malam pergi; |
|
ka.bi.ngi-bi.ngi.an
n
semalam-malaman: :
nyak ~ sa mak pacak turui
saya semalam-malaman ini tidak bisa tidur |
|
|
di.ja
|
[dija]
n
sini: :
-- amon niku haga
sini jika kamu mau
|
ti.di.ja
v
ke sini: :
njuk sipa kuti ~ onti
bagaimana kalian ke sini nanti; |
|
di.ja.ko
v
sinikan: :
~ anak sina onti ku inangko
sinikan anak itu nanti saya asuhkan; |
|
ti.di.ja.ko
v
ke sinikan: :
unyin-unyin ~ mak api-api pasti kutarima
semuanya ke sinikan tidak apa-apa pasti kuterima; |
|
di.ja.da
v
sinilah: :
~ ganta nyak jak jona nunggu niku
sinilah sekarang saya dari tadi menunggu kamu; |
|
ti.di.ja.da
v
ke sinilah: :
amon kok radu ~ nyak
nunggu jika sudah ke sinilah saya menunggu; |
|
ti.pa.di.ja
v
tidak sengaja ke sini: :
jolma suda ~
orang itu tidak sengaja ke sini |
|
|
di.pa
|
[dipa]
pron
dimana: :
niku jona mojong -- mak ku liak
kamu tadi duduk dimana tidak saya lihat;
|
ti.di.pa.ko
pron
kemanakan: :
sapu dija jona ~
sapu di sini tadi dikemanakan; |
|
ti.di.pa.da
pron
kemanalah: :
nyak jona nyopok-nyopok duitku ~ mak pahalu-halu
saya tadi mencari-cari uangku kemanalah tidak ketemu-temu |
|
|
di.pan
|
[dipan]
n
tempat tidur: :
idan nyak kaboli -- sai holau
kapan saya terbeli dipan yang bagus;
|
|
di.rik.tur
|
[diriitu]
n
direktur: :
rupana niku kok jadi ~ di PT. Angin Ribut
rupanya kamu sudah jadi direktur di PT. Angin Ribut.
|
bu.di.rik.tur
v
berdirektur: mempunyai direktur: :
di kantor sikam ganta kok ~ jak Jakarta
di kantor kami sekarang sudah mempunyai direktur dari Jakarta |
|
|
di.wa
|
[diwa]
n
dewa: sesuatu yg diagungkan: :
di tiyuh sikam mak pornah nyobut tolah ~
di kampung kami tidak pernah meyebut nama dewa
|
bu.di.wa
v
berdewa: mempunyai dewa: :
kilusaka niku ~
sejak kapan kamu berdewa |
|
|
di.wan n
|
[diwan]
dewan: :
amon niku jadi anggota -- dang lupa rik sikam
jika kamu menjadi anggota dewan jangan lupa sama kami
|
bu.di.wan
v
berdewan: mempunyai dewan: :
ganta ~ pira di dapil OKUT
sekarang berdewan berapa di dapil OKUT |
|
|
dik.dik
|
[didi]
a
perut yg besar karena kekenyangan: :
tanihi sanak sina -- amon kok radu mongan
perut anak itu besar karena kekenyangan sebab sudah makan
|
|
do.bol
|
[dobol]
n
dobel: :
amon niku ku ajak -- tandingan pingpong onti
jika kamu kuajak dobel tandingan pingpong nanti;
|
ka.do.bol
v
kedobel: membuat dobel: :
niku jona ~ rik sapa
kamu tadi kedobel sama siapa; |
|
do.bol.ko
v
dobelkan: :
nyak onti tulung ~ rik jolma jak tiyuh barih
saya nanti tolong dobelkan sama orang dari dusun lain; |
|
ti.do.bol.ko
v
didobelkan: :
haga mak niku ~ rik sanak suda
mau tidak kamu didobelkan dengan anak itu; |
|
ti.pa.do.bol
v
tidak sengaja dibuat menjadi dobel: :
nyak jona ~ lagi rik niku
saya tadi tidak sengaja dibuat menjadi dobel lagi sama kamu; |
|
do.bol.da
v
dobellah: :
~ niku rik jolma suda rasana monang
dobellah kamu sama orang itu rasanya menang; |
|
si.do.bol.an
v
saling dobel: :
haga nyak ~ rik jolma suda
mau saya saling dobel sama orang itu |
|
|
do.mo
|
[dm]
n
sidik jari: :
sanak kolas nom nombija -- kaunyin
anak kelas enam kemarin sidik jari semua;
|
bu.do.mo
v
mencap ibu jari: menyidik jari: :
radu unyin sikam jona ~
sudah semua kami tadi mencap ibu jari; |
|
ti.do.mo
v
dicap dengan ibu jari: disidik jari: :
amon ga angguwai SIM ~ pai
jika mau membuat SIM disidik jari dulu; |
|
do.mo.da
v
sidik jarilah: :
~ ganta guru kok nunggu
sidik jarilah sekarang guru sudah menunggu; |
|
si.do.mo.an
v
saling cap dengan ibu jari: :
haga mak kita ~ radu sina kita gohgohko
mau tidak kita saling cap dengan ibu jari sudah itu kita cocokkan |
|
|
do.ngi
|
[d]
v
dengar: :
amon guru lagi norangko palajaran ¬¬-- dang haga bugurau torus
jika guru menarangkan pelajaran dengar jangan mau bermain terus;
|
do.ngi.da
v
dengarlah: :
~ wat sai manggil niku
dengarlah ada yang memanggil kamu; |
|
do.ngi.ko
v
dengarkan: :
amon ubak lagi ngumung ~ kopai
jika ayah lagi ngomong dengarkan dulu; |
|
ka.do.ngi.an
v
kedengaran: :
niku ngumung jona mak ~ cutik makkawat
kamu ngomong tadi tidak kedengaran sedikitpun; |
|
nga.do.ngi
v
mendengar: :
dang angguwai-guwai umungan mimangna niku ~ api?
jangan membuat omongan memangnya kamu mendengar apa?; |
|
nga.do.ngi.ko
v
mendengarkan: :
raduda pai ~ umungan hulun sai mak bonor
sudahlah dulu mendengarkan omongan orang yang tidak benar; |
|
si.do.ngi.an
v
saling dengar: :
saro amon kitaja mak ~ lagi
susah jika kita ini tidak saling dengar lagi; |
|
ti.do.ngi
v
terdengar: didengar: :
nyak subuh jona ~ hulun anjorit
saya subuh tadi terdengar orang menjerit; |
|
ti.do.ngi.ko
v
terdengarkan: didengarkan: :
api-api sai diumungkona pasti ~ hulun
apa-apa yang diomongkannya pasti didengarkan orang; |
|
ti.pa.do.ngi
v
tidak sengaja terdengar: :
nyak jona liyu ~ kuti ngumungko akas
saya tadi lewat tidak sengaja terdengar kalian membicarakan kakek |
|
|
do.ros
|
[ds]
n
deras: :
alang -- way di pangkalan nombija
alangkah deras air di sungai kemarin;
|
do.ros.da
v
deraslah: :
jak kabiyansa ~ hujan nombija dibanding hari ini
deraslah hujan kemarin; |
|
do.ros.ko
v
deraskan: :
~ cutik aliran way suda
deraskan sedikit aliran air itu; |
|
nga.do.ros
v
menderas: :
menjadi deras:
ganti aliran way di topi ~ |
|
nga.do.ros.ko
v
menderaskan: semakin deras lagi: :
nyak rabai bubiduk bakna ngaliak way ~
saya takut berperahu sebab melihat air semakin deras lagi; |
|
ti.pa.do.ros
v
tidak sengaja dibuat menjadi deras: :
way ~ laju ngahanyukko batang punti
air tidak sengaja dibuat menjadi deras terus menghanyutkan batang pisang |
|
|
doh.doh
|
[dohdoh]
n
lamban: :
alang -- sanak sija
alang lamban anak ini;
|
nga.doh.doh
v
melamban: :
uni-uni katinggalan amon ~ njuk sija
lama-lama ketinggalan jika melamban begini; |
|
ti.doh.doh
v
dilamban: :
nyak mak haga amon gawi ~ ko kuti
saya tidak mau jika kerja dilamban kalian; |
|
ti.doh.doh.ko
v
dilambankan: sengaja dilambankan: :
amon ga bugawi dangda ~ onti kona marah
jika mau bekerja janganlah dilambankan nanti kena marah; |
|
ti.pa.doh.doh
v
tidak sengaja dilambankan: :
layon nyak ~ sijaja mosinna sai cadang
bukan saya sengaja dilambankan ini mesinnya rusak |
|
|
1
dok.dok
|
[dd]
n
rendam, :
|
nga.dok.dok
v
merendam: :
honi suda ~ di bah way
pasir itu merendam di bawah air; |
|
nga.dok.dok.ko
v
merendamkan: :
nyak lagi ~ biyas kotan haga angguwai kanian
saya lagi merendamkan ketan mau membuat kue; |
|
ti.dok.dok
v
direndam: :
amon ga angguwai tumpi mari lombut kotanna ~ kopai
jika mau membuat (pepes dari ketan) agar lembut ketannya direndam dulu; |
|
ti.dok.dok.ko
v
direndamkan: :
kawai ku sai siyau sa ~ sangrobok juga
bajuku yang merah ini direndamkan sebentar saja; |
|
ti.pa.dok.dok
v
tak sengaja terendam: :
nyak ~ biyas di lom guci
saya tak sengaja terendam terendam beras ddalam guci |
|
|
2
dok.dok
|
[dokdok]
v
pungut: :
-- ganta jambu sai ku kawik jona onti diakuk hulun
pungut sekarang jambu yang ku jolok tadi nanti diambil orang;
|
nga.dok.dok
v
memungut: :
alang mak liomna niku ~ kanian tiyak jona
alangkah tidak malunya kamu memungut kue jatuh tadi; |
|
nga.dok.dok.ko
v
memungutkan: :
nyak jona ~ kawaimu sai tiyak jona
saya tadi memungutkan bajumu yang jatuh tadi; |
|
ti.dok.dok
v
dipungut: :
amon ga gancang borsih, haihai sina ~ juga
jika mau cepat bersih, sampah itu dipungut saja; |
|
ti.dok.dok.i
v
dipunguti: :
ngapi makkung ~ sai nyiwi tiyak jona
mengapa belum dipunguti yang kelapa jatuh tadi; |
|
ti.dok.dok.ko
v
dipungutkan: :
karupuk sanak sina tiyak kasian nihan laju ~
kerupuk anak itu jatuh kasihan sekali jadi dipungutkan; |
|
ti.pa.dok.dok
v
tidak sengaja terpungut: :
nyak jona ~ buah langsakmu
saya tadi tidak sengaja terpungut buah dukumu |
|
|
dom.dom
|
[dmdm]
a
turun panas (demam): :
inumko lobas marik – sanak sina
minumkan obat agar turun panas anak itu
|
|
dom.pul
|
[dmpul]
n
dempul: :
bidukku bucur tapi jualan -- bola unyin
perahuku bocor tapi jualan dempul habis semua
|
nga.dom.pul
v
mendempul: :
radu niku ~ bidukmu jona
sudah kamu mendempul perahumu tadi; |
|
dom.pul.ko
v
dempulkan: :
tulung pai ~ bidukku ganta
tolong dulu dempulkan perahuku sekarang; |
|
nga.dom.pul.ko
v
mendempulkan: :
amon niku haga ~ bidukku lajuda
jika kamu mau mendempulkan perahuku silakanlah; |
|
dom.pul.da
v
dempullah: :
~ pagi sada, amon dibi cutik harani
hujan dempalah pagi ini sebab sore sedikit hari hujan |
|
ka.dom.pul
v
minta dempul: :
niku jona ~ rik sapa?
kau tadi minta dempul sama siapa; |
|
ti.pa.dom.pul
v
tidak sengaja terdempul: :
kamaapan bidukmu sai ~
mohon maaf perahumu yang tidak sengaja terdempul; |
|
si.dom.pul.an
v
saling dempul: :
payu kita ~ biduk jomoh pagi
mari kita saling dempul perahu besok pagi; |
|
|
don.da
|
[dnda]
n
denda: :
mak karasayan harani tungguk sai bulan, dang liyu jak tanggal ruangapuluh bayarda listrik onti kona ~
tidak terasa hari sampai satu bulan, jangan lewat dari tanggal dua puluh bayarlah listrik nanti kena denda;
|
bu.don.da
v
berdenda: mempunyai denda: :
amon kok tolu bulan mak bayar arisan ~
jika sudah tiga bulan tidak bayar arisan mempunyai denda; |
|
nga.don.da
v
mendenda: :
nyak ~ sai jolma ngaku haga amboli asa-asa mak
jadi saya mendenda orang yang mengaku mau membeli tahu-tahu tidak jadi; |
|
ti.don.da
v
didenda: :
mamang jona numbur sanak laju ya ~ saratus ribu
paman tadi menabrak anak kecil terus dia didenda seratus ribu; |
|
ka.don.da
v
terdenda: :
~ pira niku jona
terdenda berapa kamu tadi; |
|
ti.pa.don.da
v
terdenda: tidak sengaja terdenda: :
polisi suda ~ rik jolma diwik
polisi itu tidak sengaja terdenda sama saudara sendiri; |
|
don.da.da
v
dendalah: :
amon niku ku kiyukko ~ nyak jiku
kamu saya bohongi dendalah saya |
|
|
don.ti
|
[dnt]
n
nanti: :
ratongda ganta -- nyak kok lapah
datanglah sekarang nanti saya sudah pergi;
|
don.ti.da
v
nantilah: :
~ nyak kok tungguk, niku dang lijung-lijunng jak sannantilah
saya sampai kamu jangan berlari-lari dari situ; |
|
don.ti.ko
v
nantikan: :
amon niku sabar cutik ~ pai
jika kamu sabar sedikit nantikan dulu; |
|
don.ti.pai
v
nanti dulu: :
~ dangkung lapah tunggu nyak
nanti dulu jangan pergi tunggu saya; |
|
|
dong.ki
|
[dk]
a
dengki: :
mak radu-radu saro huriksa amon -- torus
tidak sudah-sudah susah hidup ini jika selalu dengki;
|
dong.ki.da
v
dengkilah: :
amon gawimu ga ngambah torus ~ sanak barih
jika kerjamu mau pamer terus dengkilah anak yang lain; |
|
si.do.ng.ki.an
v
saling dengki: :
sanak rua miyadik suda bingi harani ~
anak dua beradik itu siang malam saling dengki; |
|
ti.do.ng.ki.i
v
didengkii: :
adok sai ~ hulun rik sanak sina
apa yang didengkii orang ke anak itu; |
|
ti.dong.ki.ko
v
didengkikan: :
mak ongka sai haga ~ di hurikku ja
tidak ada yang mau didengkikan di hidupku ini; |
|
ti.pa.do.ng.ki
v
tidak sengaja mendengki: :
ulah bak ya ngaliak kuti akor torus laju yona ~
karena melihat kalian rukun terus akhirnya dia tidak sengaja menjadi dengki; |
|
|
dor.dor
|
[dd]
n
dordor: tiruan bunyi tembakan: bunyi pistol: :
polisi suda nimbak bunyi -- laku nyak karabayan
polisi itu nembak bunyi dordor terus saya ketakitan
|
|
du.da
|
[dda]
v
sana: :
-- dija niku ja mak ronong-ronong
sana sini kamu ini tidak diam-diam;
|
du.da.da
v
sanalah: :
nyak boji ngaliak niku gancang ~ ganta
saya benci melihat kamu cepat cepat sanalah sekarang; |
|
ti.du.da
v
di sana: ke sana: :
nyak ~ niku mak angka
saya ke sana kamu tidak ada; |
|
ti.du.da.ko
v
disanakan: kesanakan: ttg sesuatu ditempatkan di sana atau ke sana: :
~ unyin kutak sa ganta biar pacak muhongas
kesanakan semua kotak ini agar bisa bernapas; |
|
ti.pa.du.da
v
tidak sengaja ditaruh di sana: :
kaunyin bungamu ~
semua bungamu tidak sengaja ditaruh di sana |
|
|
du.do
|
[dd]
v
lihat duda :
|
|
du.du
|
[dudu]
n
panggil: :
-- sanak suda onti ya tiliyu
panggil anak itu nanti dia terlewat;
|
du.du.da
v
panggillah: :
~ ganta onti ya kung radu bukawai
panggillah sekarang nanti dia belum sudah berbaju; |
|
du.du.ko
v
panggilkan: :
amon niku ngaliak sanak jualan tiyung tulung ~
jika kamu melihat anak jualan terong tolong panggilkan; |
|
ka.du.du
v
minta panggil: :
niku jona ~ rik sapa
kamu tadi minta panggil sama siapa; |
|
nga.du.du
v
memanggil: :
niku ja jak jona dija mimangna ~
sapa kamu ini dari tadi di sini memangnya memanggil siapa; |
|
nga.du.du.ko
v
memanggilkan: :
niku juga ~ sanak suda
kamu saja memanggilkan anak itu; |
|
si.du.du.an
v
saling panggil: :
amon ga lapah nonti ~ yo?
jika mau pergi nanti saling panggil ya?; |
|
ti.du.du
v
dipanggil: :
niku jona ~ ombay
kamu tadi dipanggil nenek; |
|
ti.pa.du.du
v
terpanggil: tidak sengaja memanggil: :
niku jona ~ akas
kamu tadi tidak sengaja memanggil kakek; |
|
|
du.ga
|
[dga]
n
duga: kira: :
-- pai kok bakmu kok pas mak takaran wai sija
duga dulu olehmu sdh tepatkah ukuran air ini;
|
ka.du.ga
v
minta duga: :
~ rik jolma suda
minta duga sama orang itu; |
|
nga.du.ga
v
menduga: :
dang juk sina ~ jolma suda mak haga bugawi
jangan begitu menduga orang itu tidak mau bekerja; |
|
si.du.ga.an
v
saling duga: :
jolma rua suda mak radu-radu ~
orang dua itu tidak sudah-sudah saling duga; |
|
ti.du.ga
v
diduga: :
mak ~ jolma sina sai ngakuk kawaiku
tidak diduga orang itu yang mengambil bajuku; |
|
ti.pa.du.ga
v
salah duga: tidak sengaja menduga: :
nyak ~ rik niku
saya salah duga sama kamu |
|
|
du.gan
|
[dgan]
n
kelapa muda: :
mama bay mirak nginum –
bibi kepingin minum kelapa muda
|
bu.du.gan
v
berkelapa muda: telah menjadi kelapa muda: :
ganta nyiwi sikam ~
sekarang kelapa kami sudah berkelapa muda |
|
ti.du.ga.ni
v
diambil kelapa mudanya: :
jadi idan ~ onti nyak kilu
jadi kapan diambil kelapa mudanya nanti saya minta |
|
ti.pa.dug.an
v
tidak sengaja mengambil kelapa mudanya: :
nyak nyolsol jona ~ dok akas
saya menyesal tadi tidak sengaja mengambil kelapa muda punya kakek |
|
|
du.kat
|
[dkat]
n
sejenis rantai atau kalung yang terbuat dari perak: :
pira niku amboli -- sina
berapa kamu membeli rantai perak itu;
|
bu.du.kat
v
berdukat: mempunyai rantai: :
nyak ganta ~ amboli jak Pulimbang
saya sekarang mempunyai rantai membeli dari Palembang |
|
|
du.kun
|
[dkun]
n
dukun: paranormal: :
amon -- sina ngalobasi kakurukan
jika dukun itu menobati kemasukan;
|
bu.du.kun
v
berdukun: mengobati ttg penyakit di dukun: :
habanmu hodak ~ dipa?
penyakit kamu sembuh berdukun dimana?; |
|
ti.pa.du.kun
v
tidak sengaja diobati di dukun: :
anak jolma sina ~
anak orang itu tidak sengaja diobati di dukun; |
|
du.kun.ko
v
dukunkan: :
antah nikuna disarati hulun jadi holauna ~
mungkin kamunya diguna-guna orang jadi bagusnya dukunkan; |
|
ti.du.kun.ko
v
didukunkan: :
morli suda ~ maranai biar haga
gadis itu didukunkan bujang agar mau; |
|
si.du.kun.an
v
saling dukun antara orang yang satu dengan yang lain: :
raduda kutina ~ mak ongka hasilna
sudahlah kalian itu saling dukun tak ada gunanya |
|
|
du.lang
|
[dla]
n
dulang: :
amon niku haga akukda -- sija
jika kamu mau ambillah dulang ini
|
|
du.pi
|
[dp]
p
apabila, jika, kalau: :
~ hujan nyak mak ratong ti lombahanmu
apabila hujan saya tidak datang ke rumahmu
|
|
du.ri.an
|
[dian]
n
durian: :
amon haga nganik -- ganta nayah
jika mau makan durian sekarang banyak;
|
bu.du.ri.an
v
berdurian: makan durian ramai-ramai ke kebunnya: :
sikam onti haga ~ akas
kami nanti mau makan durian di kebun kakek |
|
|
du.ruk-du.ruk
|
[d-d]
n
sebangsa tumbuhan perdu seperti buah karomunting: :
niku haga nganik --
kamu mau makan duruk-duruk
|
|
du.sa
|
[dsa]
n
dosa: :
-- tahun sinangon kok nayah, nambah munih ganta dosa
tahun dulu sudah banyak, nambah lagi sekarang;
|
bu.du.sa
v
berdosa: :
~ amon niku mak anjalan ko solat lima waktu
berdosa jika kamu tidak menjalankan sholat lima waktu |
|
|
duit
|
[dwit]
n
duit: uang: :
mun nyak wat -- onti haga amboli inton
jika saya ada uang nanti akam membeli intan;
|
bu.du.it
v
berduit: beruang: :
alang ~ jolma sina
alangkah berduit orang itu; |
|
ka.du.it.an
v
minta dikatakan banyak uang: :
dang haga ~
jangan mau minta dikatakan banyak uang; |
|
ti.du.iti
v
diadakan uang: :
diberikan uang untuk seseorang:
pira niku haga onti ~ |
|
ti.pa.du.it
v
tidak sengaja memberi uang: karena kesalahan sesuatu jadi mengganti dengan uang: :
sial nyak kabiansa laju ~
sial saya hari ini terus tidak sengaja memberi uang; |
|
nga.du.it.ko
v
menjadikan uang: :
sapada pacak -- tanahku di tiuh
siapalah yg bisa menjadikan uang tanahku di desa; |
|
si.du.it.an
v
saling membayarkan dengan uang: :
onti kita mak ~
nanti kita tidak saling membayarkan dengan uang |
|
|
dum
|
[dm]
n
domino: :
sikam onti bingi haga main --
kami nanti malam mau main domino;
|
bu.dum
v
berdomino: mempunyai domino: :
amon lokok ronik dang main ~
jika masih kecil jangan main domino |
|
|
dung.gak
|
[dga]
n
atas: :
tapko tas sija ~
taruhkan tas ini di atas;
|
dung.gak.ko
v
diataskan, tempatkan di atas: :
kanian sija lombut jadi ngotapkona onti ~
kue ini lembut jadi tempatkan di atas; |
|
ti.dung.gak
v
di atas: :
waktu nyak ~ jona kuliak mak ongka jolma
waktu saya di atas tadi kulihat tidak ada orang; |
|
ti.dung.gak.ko
v
diataskan: :
usung torus ~ lom lombahan unyin buah say ompai ratong
bawa lalu letakkan di atas rumah semua buah yg baru datang |
|
|
dur.dur
|
[dd]
n
kendor: kendor ttg kulit manusia: :
umur ombay suda tuju puluh lobih, jadi uyakna kok -- unyin
umur nenek itu tujuh puluh lebih, jadi kulitnya sudah kendur semua
|
|
dur.ha.ka
|
[dhaka]
n
durhaka: :
amon -- rik jolma tuha makka kacium surga
jika durhaka sama orang tua tidak tercium surga
|
|
dus
|
[ds]
n
dos; kotak: :
amon kok bangkang -- sina nyak kiluna
jika sudah kosong kotak itu saya memintanya;
|
bu.dus
v
berdos; berkotak: :
barangmu haga ~ api makwat
barangmu mau memakai kotak atau tidak; |
|
ti.dus
v
di dos: :
onti susun unyin ~ sija
nanti susun semua di kotak ini |
|
|
ga.dai
|
[gaday]
v
gadai :
|
ang.ga.dai.ko
v
menggadaikan: :
iya ~ masna bakna haga kahwin
dia menggadaika emasnya karena mau nikah; |
|
ga.dai.ko
v
gadaikan: :
~ juga tanohmu di tuan tanoh sina
gadaikan saja tanahmu pada tuan tanah itu; |
|
ti.ga.dai
v
tergadai: :
lombahan ~
rumahnya tergadai; |
|
di.ga.dai.ko
v
digadaikan: :
mak api-api mas rik huma ~ tapi dang lombahan
tak apa-apa digadaikan emas dan kebun tapi jangan rumah |
|
|
ga.ding
|
[gadi]
n
gading: :
-- gajah sina mahal nihan
gading gajah itu mahal sekali
|
|
ga.do-ga.do
|
[gado-gado]
n
gado-gado: :
nyak haga nganik --
saya mau makan gado-gado
|
|
ga.dung
|
[gadu]
n
umbi yang beracun: :
dang kanik -- sina!
jangan dimakan gadung itu!
|
|
ga.gah
|
[gagah]
a
gagah: :
alangko -- maranai sina
alangkah gagah pemuda itu
|
|
ga.gang
|
[gaga]
n
tangkai, hulu: :
-- penyapu sina tiguwai jak sumambu
gagang sapu itu terbuat dari rotan
|
|
ga.lah
|
[galah]
n
leher: :
-- hangsa sina tijang
leher angsa itu panjang
|
|
ga.lah
|
[alah]
n
leher: :
kintu -- sanak sija sakik
mungkin leher anak itu sakit
|
|
ga.lak
|
[galak]
a
suka: :
niku -- rik hampolom sija?
kamu suka dengan buah pelam ini?;
|
ka.ga.lak.an
n
kesenangan: :
limau sina buah ~ku
jeruk itu buah kesenanganku |
|
|
ga.lang
|
[gala]
n
balok kayu untuk menghalangi sesuatu: :
-- rawang sina patoh
galang pintu itu patah;
|
ang.ga.lang
v
menggalang: :
Ahmad ~ rawang rik kayu
Ahmad menggalang pintu dengan kayu; |
|
di.ga.lang
v
digalang :
kursi patoh sina -- rik kayu
kursi patah itu digalang dengan kayu |
|
|
ga.li.dah
|
[galidah]
v
geledah, periksa: :
-- pay kamarna kintu wat jolma bujamot
geledah dulu kamarnya mungkin ada orang bersembunyi;
|
ang.ga.li.dah
v
menggeledah: :
polisi ~ maling sina
polisi menggeledah pencuti itu |
|
|
ga.li.gi.an
|
[galigijan]
v
merinding karena makan makanan yang terlalu manis: :
nyak – nganik kanian sina
saya galigian makan makanan itu
|
|
1
ga.li.gih
|
[galigih]
n
bambu kecil: :
nyak haga nanam -- dudo
saya akan menanam galigih di sana
|
|
2
ga.li.gih
|
n
bambu kecil: :
nyak haga nanam -- dudo
saya akan menanam galigih di sana
|
|
ga.ling
|
[gali]
a
oleng: :
biduk sina --
perahu itu oleng
|
|
ga.ling.ging
|
[galigi]
a
alur permukaan yg timbul: :
-- hurung rik paria tikolis juga
alur oyon dan pare dikelis saja
|
|
ga.lo.dag
|
[galdag]
n
lantai yang terbuat dari papan: :
lambahanna makkung radu bakna lokok angguwai --
rumahnya belum selesai karena masih membuat galodag
|
|
ga.lo.gah
|
[galgih]
lihat galigih :
|
|
ga.los.gos.an
|
[galosgosan]
a
gemetar karena demam: :
ombaiku maring badanna --
nenekku sakit badannya gemetar
|
|
ga.lu
|
[galu]
v
aduk :
|
ang.ga.lu
v
mengaduk: :
bibik ~ juwadah
bibik mengaduk kue; |
|
ti.ga.lu
v
diaduk: :
kotan -- rik punti
ketan diaduk dengan pisang; |
|
ga.lu.an
n
adukan: :
~ wajik ditungku sina kok mutung
adukan wajik di panci itu sudah hangus |
|
|
ga.lu.pah
|
[galupah]
n
ketiak: :
umbor -- sapa say torbang sa?
bau ketiak siapa yg terbang ini?
|
|
ga.lu.pah
|
[alupah]
n
ketiak: :
ambau -- na mak bangik nihan
bau ketiaknya sangat tidak enak
|
|
ga.luk.a.nik
|
[galu anI]
n
makian: :
-- na mak bangik nihan didongi,
makiannya sangat tak enak didengar
|
|
ga.lung
|
[galu]
n
bulat: :
bawang --
bawang tunggal
|
|
ga.na
|
[gana]
a
ribut: :
ngapi jolma di rangraya sina laju –
mengapa orang di jalan itu jadi ribut
|
|
ga.nas
|
[ganas]
a
ganas: :
halimawong sina -- nihan
harimau itu sangat ganas;
|
ang.ga.nas
v
mengganas: :
asu sina katun-katun ~
anjing itu tiba-tiba mengganas |
|
|
ga.rak
|
[gaak]
n
kepiting: :
-- sina anggampit iwak
kepiting itu menjepit ikan
|
|
ga.rang
|
[gaa]
n
ruang depan: :
-- di lombahanku borak
ruang depan rumahku luas
|
|
ga.ring
|
[gaing]
a
garing, kering dan keras: :
kampolang sina --
kemplang itu garing
|
|
ga.ring.sing
|
[gaisi]
n
panci yang terbuat dari besi untuk digunakan menanak nasi: :
kurukkoda bias sina di --
masukkanlah beras itu di garingsing
|
|
ga.ring.sing
|
[aings]
n
lihat dakdak: :
|
|
ga.rong
|
[gao]
n
rampok: :
yona --
dia itu rampok
|
ang.ga.rong
v
merampok: :
bakas sina tikuruk say ~
lelaki itu termasuk yang merampok; |
|
di.ga.rong
v
dirampok: :
tiyan ~ jolma lima
mereka dirampok lima orang |
|
|
ga.ru.bak
|
[gaubak]
n
gerobak: :
-- sina ompay tiboli
gerobak itu baru dibeli
|
|
ga.ru.buk
|
[gaubuk]
n
lemari: :
di lom -- ombay lamon goluk ngisi kanian
di dalam lemari nenek banyak stoples berisi makanan
|
ga.sing
n
[gasi?] :
gasing
sanak sina main -- |
|
|
ga.tol
|
[gatol]
a
gatal: :
badanna --
badannya gatal
|
|
ga.wat
|
[gawat]
a
gawat: keadaan genting: :
habanna kok --
penyakitnya sudah gawat
|
|
ga.wi
|
[gawi]
v
kerja: :
-- mak say radu-radu sapa sija?
pekerjaan siapa yg tidak sudah-sudah ini?;
|
ga.wi.an
n
pekerjaan: :
adok ~mu ganta?
apa pekerjaanmu sekarang; |
|
bu.ga.wi
v
bekerja: :
~ dipa niku?
bekerja di mana kamu?; |
|
ang.ga.wi.ko
v
mengerjakan: :
sapa~ sija
siapa yang mengerjakan ini?; |
|
di.ga.wi.ko
v
dikerjakan: :
rumah sina ~ Amir
rumah itu dikerjakan Amir; |
|
ga.wi.an
n
pekerjaan: :
adog ~ ganta
apa pekerjaanmu sekarang |
|
|
ga.yah
|
[gayah]
a
merasa: :
ganta niku -- posay mak ongka hulun barih dija
sekarang engkau merasa sendirian tak ada orang di sini
|
|
gai.gai
|
[gaigai]
v
sisir: :
buwokku haga ku -- pay
rambutku akan kusisir dulu
|
|
gam.bar
|
[gamba]
n
gambar: :
-- bunga sina juk aslina
gambar bunga itu seperti aslinya;
|
ang.gam.bar
v
menggambar: :
sanak sina ~ pemandangan
anak itu mengambar pemandangan; |
|
di.gam.bar
v
digambar: :
papan tulis ~ sanak sina
papan tulis digambar anak itu |
|
|
gam.pit
|
[gampit]
v
jepit: :
-- kortas sina mari mak torbang
jepit kertas itu supaya tidak terbang;
|
ang.gam.pit
v
menjepit: :
niay ~ kaway say dibasuhna jona
kakak pr menjepit pakaian yg dicucinya tadi; |
|
ti.gam.pit
v
dijepit: :
tanaman sija ~ rik kawak mari rapi
tanaman ini dijepit dengan kawat supaya rapi |
|
|
gam.pol
|
[gampl]
v
berkumpul: :
anakna kok -- rik sanak barih
anaknya sudah berkumpul dengan anak lain
|
|
gan.cang
|
[ganca]
a
cepat: :
nikuna -- cutik mongan, kan haga lapah ti sikolah,
kamu itu cepatlah makan, kan akan pergi ke sekolah;
|
gan.cang.da
v
cepatlah: :
~, dang uni ga manjau pok hulun
cepatlah, jangan terlalu lama bertamu di tempat orang; |
|
bu.gan.cang
v
bergegas: :
payu ~ onti hujan
ayo bergegas, nanti hujan |
|
|
gan.ta
|
[ganta]
v
sekarang: :
-- nyak haga ti masigit
sekarang saya akan ke masjid;
|
gan.ta.da
v
sekaranglah: :
amon haga lapah ~ mari mak kamawasan
kalau mau pergi sekaranglah supaya tidak kesiangan |
|
|
gan.tung
|
[gantu]
v
gantung, :
|
bu.gan.tung
v
bergantung: :
adik ~ di rawang
adik bergantung di pintu; |
|
di.gan.tung.ko
v
digantungkan: :
dipa pok kawai sina ~
dimana baju itu digantungkan; |
|
gan.tung.ko
v
gantungkan: :
~ kawai sina di kamar
gantungkan pakaian itu di kamar |
|
|
gang.gu
|
[gagu]
v
banggu: :
dang --, adik lagi turuy
jangan ganggu, adik
|
ang.gang.gu
v
mengganggu: :
sanak sina ~ kolpahna bulajar
anak itu mengganggu saudaranya belajar: |
|
di.gang.gu
v
diganggu: :
rampai di huma ~ kambing
sayur di kebun diganggu kambing; |
|
ti.gang.gu
v
terganggu: :
nyak ~ bak suara bincau sina
saya terganggu dengan suara ribut itu |
|
|
gap.gup
|
[]
berdebar-debar (jantung): :
-- jantungku waktu ya ratong
berdebar-debar hatiku saat ia datang
|
|
gar.ga.ran
|
[gagaan]
n
gemetar: :
jolma sina -- bakna karabaian api kabotohan?
orang itu gemetaran karena ketakutan atau kelaparana?
|
|
gi.bing
|
[gibi]
n
kain gebeng: :
sapa makai -- ?
siapa yang memakai
|
|
gi.luh
|
[giluh]
v
goyang: :
pocakna – tiang sina
nampaknya tiang itu goyang
|
|
gi.mir
|
[gimi]
a
khawatir: :
nyak -- ngaliyak jolma tuha sina
saya khawatir melihat orang tua itu
|
|
gi.pak
|
[gipak]
v
senggol, :
|
ang.gi.pak
v
menyenggol: :
mobil sina ~ motor
mobil itu menyenggol motor; |
|
ti.gi.pak
v
disenggol: :
mobil ~ motor
mobil disenggol motor; |
|
kagipak
v
tersenggol: :
jolma sina ~ bak mobil
orang itu tersenggol mobil; |
|
si.gi.pa.kan
v
saling senggol: :
mobil ~ rik motor
mobil saling senggol dengan motor |
|
|
gi.ring
|
[gii]
a
lihat gincing :
|
|
gi.sai
|
[gisai]
v
banyak gerak, lincah: :
alangko -- sanak rua sina
alangkah lincah dua anak itu
|
|
gi.sik
|
[gisik]
v
gesek: :
-- pay bosi sija alangko lamon karatna
gesek dulu besi ini alangkah banyak karatnya;
|
di.gi.sik
v
digesek: :
say-say ~ kambing
dinding digesek kambing; |
|
gi.sik.ko
v
gesekkan: :
ladingmu ~ di kayu sina
pisaumu gesekkan pada kayu itu |
|
|
gi.sir
|
[gisi]
v
geser: :
pacak mak -- cutik bangku sija
bisakah geser sedikit kursi ini
|
|
gi.toh
|
[gith]
n
getah kayu: :
hati-hati onti kona --
hati-hati nanti kena getah kayu
|
|
gi.tuh
|
[gituh]
n
getah: :
alangkok lamon -- lamasa sija
alangkah banyak getah nangka ini?
|
|
gik.gik
|
[gigi]
v
menawar barang, tetapi dengan cara memaksa hingga keinginannya terpenuhi: :
dang – ga amon bubolian
jangan terlalu gikgik kalau berbelanja
|
|
gin.cing
|
[ginci]
a
miring, :
|
gin.cing.ko
v
miringkan: :
~ gudu sina?
miringkan botol itu! |
|
ti.gin.cing
v
menjadi miring: :
lombahan sina ~ bak angin
rumah itu menjadi miring karena angin; |
|
ang.gin.cing.ko
v
memiringkan: :
sapa say ~ gudu sina
siapa yang memiringkan botol itu?; |
|
di.gin.cing.ko
v
dimiringkan: :
gudu ~ adik
botol dimiringkan adik; |
|
|
gin.dung
|
[gindu]
v
gendong: :
konaikoda ku -- juga abah-abah biak sina
biarkanlah kugendong saja barang berat itu
|
|
go.dok ko.pi
|
[gd kpi]
n
ampas kopi: :
~ mak pacak lagi diinum
ampas kopi tidak bisa diminum
|
|
go.gah
|
[gogah]
a
sehat: :
akasku lokok --
kakekku masih sehat
|
|
go.gor
|
[gg]
a
guruh: gemuruh: bunyi petir: :
sanak sina bujamot andongi --
anak itu ketakutan mendengar bunyi petir
|
|
go.lar
|
[gla]
n
gelar: :
apiya -- mu?
apa gelarmu
|
|
go.li
|
[goli]
v
geli: :
sanak sina maha bakna --
anak itu tertawa karena geli
|
|
go.long
|
[gl]
n
cacing: :
lamon -- dibah batang punti sina
banyak cacing di bawah pohon pisang itu
|
|
go.long
|
[gl]
n
cacing: :
biji lamasa pacak tijadiko lobas --
biji pepaya bisa dijadikan obat cacing
|
|
go.muk
|
[gm]
a
gemuk: :
bai sina mak – ga
wanita itu tidak terlalu gemuk
|
|
go.nok
|
[gnk]
n
cukup: :
kok --, radu kuhitung kardus di gudang
sudah cukup, selesai kuhitung kotak di gudang
|
|
go.nyik
|
[gik]
v
basah: :
halaman lombahanmu --
halaman rumahmu basah
|
|
go.ping
|
[gpi]
a
gepeng sebagian: :
hulu sanak sina – kepala
anak itu gepeng sebagian
|
|
go.rah
|
[goah]
a
gaduh: :
dang angguay -- gantasa kok bingi
jangan membuat gaduh sekarang sudah malam
|
|
go.rah
|
[gah]
v
tidak nyaman akhirnya pergi: :
ngawil mak mongsa, iwakna -- bak jolma mandi
mancing tidak dapat, ikannya gorah karena ada orang mandi
|
|
go.rai
|
[ga]
v
pegang: :
-- kuat-kuat di ijan sija
pegang kuat-kuat di tangga ini
|
|
go.rak
|
[goak]
n
fase kelapa sebelum menjadi dogan: bakal dogan: :
alangkok lamon -- batang nyiwi sija
alangkah banyaknya bakal dogan pohon kelapa ini
|
|
go.ring
|
[goi]
a
senang: :
sanak sija -- nihan nganik lamasa
anak ini senang sekali makan buah nangka
|
|
go.ring
|
[gi]
a
suka: :
nyak -- rik sanak morli
saya suka dengan gadis itu
|
|
go.rut
|
[gt]
n
kaya: :
yona jolma -- di tiuh sa
dia itu orang yang kaya di desa ini
|
|
go.sit
|
[gsit]
v
gesit: :
sapa say --, kiaymu api niaymu siapa yg gesit,
saudara perempuanmu atau saudara laki-lakimu
|
|
go.tong
|
[gt]
n
ikat pinggang: :
akukko pay -- dilom tas
ambilkan dulu ikat pinggangku dalam tas
|
|
go.tot
|
[gtt]
n
batas, sekat: :
jukpay -- untuk kawai holau rik kowai busuk
beri dulu batas antara baju bersih dan baju busuk
|
|
goh.goh
|
[ghgh]
a
sama, serupa: :
kawaimu rik kawaiku --
bajumu dan bajuku sama
|
|
1
gok.gok
|
[gokgok]
n
kuat dan besar: :
jolma sai ompai ratong sina --
orang yg baru datang itu kuat dan besar
|
|
2
gok.gok
|
[gg]
a
tidak plin-plan: :
ya goring rik jolma sai --
dia menyenangi orang yang tidak plin-plan
|
|
gol.gol
|
[gl-gl]
v
hajar, pukul: :
cuba niku -- pay bakas say ngakuk duit adikmu jona
coba engkau pukul dulu lelaki yg mengambil uang adimu tadi;
|
ang.gol.gol
v
memukul: :
ngapi niku haga ~ kamincak sina?
mengapa engkau akan memukul katak itu?; |
|
gol.gol.ko
v
pukulkan: :
tulung pay ~ iwak sija haga kumasak pindang
tolong pukulkan ikan ini akan kumasak pindang; |
|
ti.gol.gol
v
dipukul: :
ulay balak sina mati ~ jolma sanga kampung
ular besar itu mati dipukul orang sekampung |
|
|
gol.pung
|
[glpu]
v
tepung beras: :
juk -- cutik-cutik dibaka sija
beri tepung sedikit-sedikit di wadah ini
|
|
gom.pol
|
[gmpl]
v
gabung, :
|
ang.gom.pol.ko
v
menggabungkan: :
tian kok ~ diri rik tamu sai ompay ratong
mereka telah menggabungkan diri dengan tamu yang baru datang; |
|
bu.gom.pol
v
bergabung: :
sanak kelas pak ~ rik sanak kelas nom
anak kelas empat bergabung dengan anak kelas enam; |
|
ti.gom.pol
v
tergabung: :
barangna tigompol rik barang-barangku
barangnya tergabung dengan barang-barangku; |
|
ti.gom.pol.ko
v
digabungkan: :
buah langsak rik rambutan ~ di lom sai kutak
buah duku dan rambutan digabungkan dalam satu kardus; |
|
gom.pol.ko
v
gabungkan: :
~ buah buahan sina dilom sai kardus
gabungkan buah-buahan itu dalam satu kardus |
|
|
gor.pu
|
[grpu]
n
lihat bosi :
|
|
gor.pu
|
[gop]
n
pisau: senjata tajam: :
dipa -- say di pawon jona
dimana pisau yang di dapur tadi
|
|
gu.cuh
|
[gucuh]
v
pukul, tinju: :
-- pay kukutku
pukul dulu kakiku
|
|
gu.dik
|
[udi]
n
jambang: :
sapa jolma sai pudakna ponuh bak --
siapoa orang yang wajahnya penuh oleh jambang
|
|
gu.du
|
[gd]
n
botol: :
wat mak jualan -- balak di kalangan
adakah jualan botol besar di pasar pekanan
|
|
gu.gup
|
[ggp]
a
gugup: :
nyak – waktu tian ratong,
saya gugup saat mereka datang
|
|
gu.hud
|
[ghd]
v
menggosok unt membersihkan: :
|
gu.hud.ko
v
membersihkan dari kotoran: :
tulung -- punguku sa jona tiak laju tikasaliu
tolong bersihkan tanganku dari kotoran karena keseleo |
|
ti.gu.hud.ko
v
dibersihkan dari kotoran: :
kok cindo karito sina bakna -- jak
hai-hai sudah bersih sepeda itu karena sudah dibersihkan dari kotoran |
|
|
gu.lat
|
[gulat]
v
gulat :
|
bu.gu.lat
v
bergulat: :
sanak ronik sonang --
anak kecil suka bergulat |
|
|
gu.ma.lam.pa.ran
|
[gumalampaan]
adv
bertebaran di mana-mana: :
abah-abahna –
barang-barangnya bertebaran di mana-mana
|
|
gu.ma.lim.pa.ngan
|
[gmalimpaan]
v
bergeletakan: :
lamon jolma -- di lombahan karia
banyak orang bergelimpangan di rumah pak RT
|
|
gu.ma.ra.nang
|
[gumaana]
n
benda yang relatif kecil yang jatuh secara susul menyusul: :
kaleng sina – tiyak jak ijan
kaleng itu gumaranang jatuh dari tangga
|
|
gu.ma.ran.tang
|
[gumaanta]
n
benda yang relatif besar yang jatuh secara susul menyusul: :
kursi sina – tiyak jak ijan
kursi itu gumarantang jatuh dari tangga
|
|
gu.ma.ran.tungan
|
[gmaantan]
v
benda bergelantungan: :
sakik hulu ngaliak -- pokmu ja
pusing melihat barang bergelantungan di tempatmu ini
|
|
gu.ma.ri.lik
|
[gumaili]
v
benda yang berbentuk bulat dan panjang yang lebih dari satu jatuh: :
limau rik potai -- tiak jak mija
jeruk dan petai gumarilik jatuh dari meja
|
|
gu.ma.ri.ling
|
[gmarili]
v
benda bulat jatuh: :
jona nyak andongi -- dija
tadi saya mendengar suara benda bulat jatuh di sini
|
|
gu.ma.rok.gok
|
[gumag]
n
gemuruh yang susul menyusul: :
semakkung hujan biasona sawara –
sebelum hujan biasanya suara gemuruh
|
|
gu.mak
|
[guma]
n
makanan yang terbuat dari ketan dan disiram gula: :
nyak nganik rua –
saya makan dua gumak
|
|
gu.may.gay
|
[gmaygay]
v
gemetar kelaparan: :
bakas sina kok -- bakna makkung mongan
lelaki itu gemetar kelaparan krena belum makan
|
|
gu.mo.tor
|
[gmt]
v
gemetar: :
ya -- ngaliak wat halimawong
dia gemetar melihat harimau
|
|
gu.si
|
[usi]
n
gusi: :
-- na bayoh
gusinya bengkak
|
|
gu.way
|
[guway]
v
buat: :
cuba -- pay bakmu kanian sai paling bangik
coba kamu buat dahulu makanan yg paling enak;
|
ang.gu.way
v
membuat: :
gawimu onti ~ jolma maha yo
tugasmu nanti membuat orang tertawa ya; |
|
gu.way.ko
v
buatkan: :
~ nyak way kopi sina
buatkan saya kopi; |
|
gu.wa.yan
v
buatan: :
kukkuk ~ jolma sina bangik
enak bubur buatan orang itu |
|
|
gu.yun
|
[guyun]
v
rumput kecil: :
kok bola -- di humaku
sudah habis rumput kecil di kebunku
|
|
guh.guh
|
[ghgh]
a
sangat jorok: :
warung sina -- nyak mak haga mongan dudo
warung itu sangat jorok, saya tak mau makan di sana
|
|
gum.lak
|
[gumla]
a
banyak sekali: :
wat – jolma di handopan lambahan
ada banyak sekali orang di depan rumah
|
|
gun.dang
|
[gnda]
n
ekor: :
holau nihan -- kucing sina
bagus sekali ekor kucing itu
|
|
gun.dul
|
[gndl]
adv
botak: :
huluna say -- angkilap kona mataharani,
kepalanya yang gundul mengkip kena sinar matahari
|
|
gun.jur
|
[gunju]
v
tidak pantas: :
-- ngumung rik banguk nyamiut
tidak pantas bicara dengan mulut mencibir
|
|
gus.ti
|
[gsti]
pron
saudara: :
sikandua haga ngamidko anak --
kami mau meminta (menyunting) anak saudara;
|
gus.ti.poh.ngun
pron
saudara sekalian, para hadirin: :
api kabar -- ?
apa kabar para hadirin? |
|
|
ha.ga
|
[haga]
adv
mau; akan: suka: :
nyak – nginum
saya mau minum
|
|
ha.la.man
|
[halaman]
n
halaman: :
-- lambahanna borak
halaman rumahnya luas
|
|
ha.lo.tok
|
[haloto]
n
air ludah :
|
|
ha.lom
|
[halm]
a
hitam: :
buwokna robu rik –
rambutnya lebat dan hitam
|
|
ha.lu.pan
|
[halupan]
n
lipan: :
-- hoda binatang sai baha
lipan juga binatang yang berbahaya
|
|
ha.na.ha.na
|
[hana-hana]
adv
satu-satunya: :
sija – kanianku
ini satu-satunya makananku
|
|
ha.nau
|
[hanau]
n
buah aren: :
saro ga nyopok -- dija
buah aren susah dicari di sini
|
|
ha.pa
|
[hapa]
a
kosong atau tidak ada isi seperti telur kutu atau bulir padi: :
lamom pari panen tahun sa
banyak padi hapa pada panen tahun ini
|
|
ha.pok
|
[hapo]
a
busuk seperti bau binatang atau bangkai: :
kamar sina
kamar itu busuk seperti bau bangkai
|
|
1
ha.ru
|
[hau]
n
wadah sendok yang terbuat dari bambu: :
tulung tap ko pai sinduk sa dilom –
tolong taruh sendok ini ke dalam haru
|
|
2
ha.ru
|
[hau]
centong sayur: :
udokpai gulai sina rik –
tolong aduk gulai itu dengan centong sayur
|
|
ha.ru.ha.ru.an
|
[hauhauwan]
a
kekenyangan (sakit karena kebanyakan makan): :
ya jadi bakik tahini bakna
dia jadi sakit perut karena kekenyangan
|
|
ha.ti ba.ruk
|
[hati bau]
n
sabut kelapa: :
pacak dijadiko sapu
sabut kelapa bisa dijadikan sapu
|
|
ha.tok
|
[hato]
n
atap: :
-- lambahanna warna handak
atap rumahnya berwarna putih
|
|
han.cau
|
[hancaw]
v
terkena tumpahan seperti kopi: :
kawaina mak bosih lagi bakna kok
bajunya tidak bersih lagi karena sudah terkena tumpahan seperti kopi
|
|
han.cing
|
[hanci]
a
pesing: :
juk ambau kawai say niku pakai
seperti bau pesing baju yang kau pakai
|
|
han.dak
|
[handa]
n
putih: :
buwokna kok lamon sai
rambutnya sudah banyak yang putih
|
|
han.dop
|
[handp]
a
hangat: :
kopi itu –
kopi itu hangat
|
|
1
hi.nik
|
[hini]
n
putih bersih: :
kawai handak sina disahsahna tungguk
baju putih itu disikatnya sampai putih bersih
|
|
2
hi.nik
|
[hini]
a
rata tidak berlubang seperti jalan raya: :
rangraya di handopan lambahanku kok
jalan di depan rumahku sudah hinik
|
|
him.pun tu.ha
|
[himpun tuha]
n
rasan tua (kesepakatan antar orang tua): :
ya nyopok jodoh makai
dia mencari jodoh melalui rasan tua
|
|
hing.an hing.an.an
|
[hian hianan]
n
jadi-jadian (siluman): :
api binatang sina ?
apakah hewan itu jadi-jadian?
|
|
hiring-hiring
|
[hii- hii]
n
lihat canggoh :
|
|
ho.jong
|
[h]
duduk :
|
1 ti.ho.jong
[tih]
v
1 terduduk: :
nyak kok -- rua jam dija
saya sudah terduduk dua jam di sini: |
|
ho.jong.ko
[hk]
v
dudukkan: :
dang -- sanak ronik di pok sai langar
jangan dudukkan anak kecil di tempat tinggi |
|
|
ho.lau
|
[hlau]
a
bagus: :
lambahanmu – nihan,
rumahmu bagus sekali
|
|
ho.nguk
|
[hu]
a
sayang: :
nyak rik niku
aku sayang padamu
|
|
ho.ning
|
[hni]
a
diam tidak bergerak atau tidak melakukan apapun: :
anaknya – waktu nuntun filem
anaknya diam saat menonton film
|
|
ho.rum
|
[hrm]
a
harum; wangi: :
– horum nihan kawaimu!
Harum sekali bajumu!
|
|
ho.wok
|
[hw]
n
sampah kulit padi: :
--dapat dijadiko pakan itik
sampah kulit padi dapat dijadikan makanan itik
|
|
ho.wong
|
[hw]
n
bau kurang enak: :
dipa umbor – sa?
dari mana bau tidak enak ini?
|
|
ho.yas
|
[hjas]
v
ada isinya atau berisi seperti telur kutu: :
ngapi da pari tahun sa lamon sai
mengapa padi tahun ini banyak yang hoyas
|
|
hong.kak hong.kik
|
[hka hki]
v
kekenyangan karena kebanyakan makan: :
dang lamon ga mongan, nonti –
jangan kebanyakan makan, nanti kekenyangan
|
|
hu.jan ko.duk
|
[huan kd]
n
hujan deras: :
di luah lokok
di luar masih hujan deras
|
|
hu.lor
|
[hul]
n
ulat: :
wat – di rampai sina
ada ulat di sayuran itu
|
|
hu.lu
|
[hulu]
n
kepala: :
ya sakik --
ia sakit kepala
|
|
hu.ma
|
[huma]
n
sawah: :
akas makkung mulang jak --
kakek belum pulang dari sawah
|
|
hu.yam
|
[hujam]
n
sampah tangkai padi: :
wat lamon– amon radu panin
ada banyak huyam setelah panen
|
|
hul.pang
|
[hulpa]
n
alat yang digunakan sebagai pola untuk menukar besaran lubang jaring yang akan dibuat. Alat ini terbuat dari bambu: :
-- dipakai paranti angguwai jaring
hulpang digunakan untuk membuat jaring
|
|
i.ba.rat
|
[ibaat]
n
umpama: :
-- niku haga lapah, kunci lombahan tapko dunggak suda
umpama kamu mau pergi, kunci rumah taruhkan atas sana;
|
i.ba.rat.ko
p
umpamakan: :
~ niku jadi kabayan bakasna
umpamakan kamu jadi pengantin laki-lakinya; |
|
iba.rat.na
p
umpamanya: :
~ nyak cakak kapal torbang niku haga iyot?
umpamanya saya naik kapal terbang kamu mau ikut; |
|
nga.i.ba.rat.ko
p
mengumpamakan: :
ombay sina ~ nyak jadi ompuna
nenek itu mengumpamakan saya jadi cucungnya; |
|
ti.i.ba.rat.ko
p
diumpamakan: :
haga niku ~ jadi halimawong
kamu mau diumpamakan jadi harimau; |
|
|
i.bot
|
[ibot]
n
bekal; sesuatu yg dibawa berupa makanan; bontot: :
nyak nunda -- lapah sakolah onti kabotohan
saya membawa bekal pergi sekolah nanti kelaparan;
|
bu.i.bot
v
berbekal: :
niku ~ api?
kamu berbekal apa?; |
|
i.bot.i
v
bekali: :
onti niku nyak ~ sisu guring rik sambol
nanti kamu saya bekali ayam goreng sama sambal; |
|
ti.i.bot.i
v
dibekali: :
nyak jona ~ ombay punti timajak
saya tadi dibekali nenek pisang direbus |
|
|
i.bu.ng
|
[ibu]
n
rebung: :
nyak ga amboli --di bay-bay sina
saya mau membeli rebung di ibu-ibu itu
|
bu.i.bung
v
berebung: mempunyai rebung: :
nyak ~ nayah haga ku masak onti
saya mempunyai rebung banyak mau kumasak nanti; |
|
|
i.cak
|
[ica]
a
bohong: :
-- nyak bugawoh sai ratong jona
bohong saya saja yang datang tadi;
|
i.cak.i
v
bohongi: :
nyak jona ~ anakku bakna ga iyot
saya tadi bohongi anakku sebab mau ikut; |
|
i.cak.ko
v
bohongkan: :
tuwon nihan ~ juga pocakna niku mak pandai api-api
benar sekali kamu bohongkan saja seolah kamu tidak tahu apa-apa; |
|
ngi.cak.i
v
membohongi; berbohong: :
ya galak ~ padahal hulun pandai yona pabudi
dia suka berbohong padahal org tahu dia pembohong; |
|
ngi.cak.ko
v
membohongkan; meniadakkan: :
dang galak ~ api sai kita wat
jangan suka meniadakkan apa yang kita miliki |
|
|
i.dam
|
[idam]
n
ingin: :
nyak -- kawai hujau sa
saya ingin baju hijau ini;
|
i.dam.i
v
ingini: :
rupana niku ~ maranai suda
rupanya kamu ingini bujang itu; |
|
i.dam-i.dam
v
ingin-ingin: :
~ nyak ga lapah jawoh nihan
ingin-ingin saya mau pergi jauh sekali; |
|
ngi.dam.i
v
mengingini: :
waktu nyak hamil anakku sai ronik ~ sate padang
waktu saya hamil anakku yang kecil mengingini sate padang; |
|
i.dam.ko
v
inginkan: :
sabonorna nyak ~ sapatu handak jona
sebenarnya saya inginkan sepatu putih tadi; |
|
ti.i.dam.i
v
diingini: :
ngapi niku miwang jona adok sai ~
mengapa kamu nangis tadi apa yang diingini; |
|
ti.i.dam-i.dam.ko
v
diingin-inginkan: sesuatu keinginan yang sudah lama belum terpenuhi: :
sai ~ bakahna kok diakuk hulun
yang diingin-inginkan rupanya sudah diambil orang; |
|
ti.pa.i.dam
v
kepingin: :
nyak lapah ti kalangan ~ limus
saya jalan ke pasar mingguan kepingin mangga bacang; |
|
|
i.dan
|
[idan]
pron
kapan: kata tanya untuk menanyakan waktu: bilamana: :
-- niku mingi di lombahanku
kapan kamu menginap di rumahku
|
|
i.dor
|
[ido]
v
keliling: :
nombija tian -- unyin mak ongka sai tinggal
kemarin keliling semua tidak ada yang tinggal;
|
bu.i.dor
v
berkeliling: :
alang uni nyak jona ~ haguk lombahanmu alang
lama saya tadi berkeliling menuju rumahmu; |
|
i.dor.i
v
kelilingi: :
amon niku jago onti bingi ~ unyin lombahan
jika kamu jaga nanti malam kelilingi semua rumah; |
|
i.dor.ko
v
kelilingkan: :
jak pagi tungguk dibi ~ jualan sija
dari pagi sampai sore kelilingkan jualan ini; |
|
ngi.dor
v
mengeliling: :
angka gawi barih niku ja ~ tiyuh bingi harani
tidak ada kerja lain kamu ini mengeliling dusun siang malam; |
|
ngi.dor.i
v
mengelilingi: :
niku haga ~ lapangan sija pin pitu
kamu mau mengelilingi lapangan ini sebanyak tujuh kali; |
|
ngi.dor.ko
v
mengelilingkan: :
amon kok dibi nyak ~ jualan rampai
jika sudah sore saya mengelilingkan jualan sayur; |
|
ti.i.dor
v
terkeliling: sanggup keliling: :
~ hoda lapangan suda pin pitu walaupun umurku kok pitu ngapuluh
terkelilng juga lapangan itu sebanyak tujuh kali walaupun umurku sudah tujuh puluh; |
|
ti.i.dor.i
v
terkelilingi: :
mak karasayan kok ~ sanak piwari
tak terasa sudah terkelilingi semua sanak famili; |
|
ti.i.dor.ko
v
dikelilingkan: :
amon niku ganta makangka gawi ~ juga kanian sina
jika kamu tidak ada kerja dikelilingkan saja kue itu; |
|
ti.pa.i.dor
v
tidak sengaja terkeliling: :
niku jona ~ di tiuh Minanga
kamu tadi tak sengaja terkeliling di desa Minanga; |
|
|
i.ga.ma
|
[igama]
n
agama: :
-- kok titanomko jak ronik
agama sudah ditanamkan sejak kecil;
|
bu.i.ga.ma
v
beragama: :
kaunyin kita dija ~ Islam
seluruh kita di sini beragama Islam; |
|
|
i.kar
|
[ka]
n
kelereng: :
nyak amboli -- nombija
saya membeli kelereng kemarin
|
|
i.kol
|
[kol]
n
keriting: :
alang holau sanak sina buwokna --
alang bagus anak itu rambutnya keriting;
|
bu.i.kol
v
berkeriting: :
niku ~ dipa, holau nihan
kamu berkeriting dimana, bagus sekali; |
|
i.kol.ko
v
keritingkan: :
liyak buwokku ~ jona
lihat rambutku keritingkan; |
|
ngi.kol
v
mengeriting: :
musim kumarau sa laju tanonaman cabiku ~ unyin
musim kemarau ini jadi tanaman cabeku mengeriting semua; |
|
ngi.kol.ko
v
mengeritingkan: :
nyak jona ~ sanak ronik sija
saya tadi mengeritingkan anak kecil ini; |
|
ti.i.kol
v
dikeriting: :
niku haga ~ jolma sina
kamu mau dikeriting orang itu; |
|
ti.i.kol.ko
v
dikeritingkan: :
buwokku amon ~ cutik holau makwat yo?
rambutku jika dikertingkan sedikit bagus tidak ya?; |
|
ti.pa.i.kol
v
terkeriting: tidak sengaja menjadi keriting: :
buwok sa cakku ga rulus juga ngapi ~
rambut ini kata saya mau lurus saja mengapa terkeriting?; |
|
|
i.lik
|
[ili]
v
injak: :
alang loh-loh kukutku tulung -- pai
alangkah pegal kaki saya tolong injak dulu;
|
i.lik.ko
v
injakkan: :
niku ~ kukutmu di honi jadi kutur unyin galadak sa
kamu injakkan kakimu di pasir jadi kotor semua lantai ini; |
|
ngi.lik
v
menginjak: :
amon musim anggotas nayah jolma ~ pari
jika musim panen banyak orang menginjak padi; |
|
ngi.lik.ko
v
menginjakkan: :
dang niku ~ somayan pari onti mati unyin
jangan kamu mengijakkan semaian padi nanti mati semua; |
|
ti.i.lik
v
diinjak: :
ngayung-ngayung anak kucing sina ~ kukut kursi
meong-meong anak kucing itu diinjak kaki kursi; |
|
ti.ilik.ko
v
diinjakkan: :
cak hulun guwai lobas rah kambing ~ cutik
kata orang untuk obat darah kambing diinjakkan sedikit; |
|
ti.pa.i.lik
v
terinjak:tidak sengaja terinjak: :
niku minggir cutik onti ~ jolma liyu limbar
kamu minggir sedikit nanti terinjak orang lalu lalang |
|
|
1
i.ling
|
[ili]
n
lihat: :
-- juga amon ya lapah mona
lihat saja kalau dia pergi duluan;
|
i.li.ng.ko
v
lihatkan: :
amon niku lapah rik adikmu ~ juga
jika kamu pergi sama adikmu lihatkan saja; |
|
ngi.ling
v
melihat: :
nyak sompat ~ niku liyu jona
saya sempat melihat kamu lewat tadi; |
|
ngi.ling.ko
v
melihatkan: :
~ niku mak cakak-cakak
melihatkan kamu tidak naik-naik; |
|
ti.i.ling
v
terlihat: :
nyak ~ niku jona ti pasar
saya terlihat kamu tadi ke pasar; |
|
ti.pa.i.li.ng
v
terlihat tidak sengaja: :
niku jona ~ rik sanak ronik
kamu tadi terlihat tidak sengaja sama anak kecil |
|
|
2
i.ling-i.ling
|
[l-l]
n
hati-hati: :
-- ranggaya sa licak onti tipalisut
hati-hati jalan ini becek nanti terpeleset;
|
i.li.ng-i.li.ng.da
v
hati-hatilah: :
amon di ranggaya ~ liyak kiri kanan ampai nyuborang
jika di jalan hati-hatilah lihat kiri kanan baru menyeberang |
|
|
i.lui
|
[ilui]
n
liur; :
ya turuy tapi luwah --
dia tidur tapi keluar liur;
|
i.lui.an
v
liuran: keluar liur: :
sanak ronik sina ~
anak kecil itu liuran; |
|
bu.i.lui
v
berliur: :
ngapida bangukku salalu ~
mengapalah mulutku selalu berliur; |
|
bu.li.ur.da
v
berliurlah: meludahlah: :
~ dija amon mak katahan lagi
meludahlah di sini jika tidak tahan lagi |
|
|
i.nang
|
[ina]
v
asuh: :
-- pai adikmu ja nyak haga nasak
asuh dulu adikmu ini saya mau masak;
|
bu.ina.ng
v
berpengasuh: mempunyai seorang pengasuh: :
hanjak hatiku kok ~
senang hatiku sudah mempunyai seorang pengasuh; |
|
i.nang.ko
v
asuhkan: :
amon nyak nyuci onti tulung ~ anakku
jika saya mencuci nanti tolong asuhkan anakku; |
|
ngi.nang
v
mengasuh: :
nyak ganta ~ anak niayku
saya sekarang mengasuh anak kakak perempuanku; |
|
ngi.nang.ko
v
mengasuhkan: :
ombay jona ~ ompu bakasna
nenek tadi mengasuhkan cucung laki-lakinya; |
|
ti.i.nang
v
diasuh: :
nyak pacak bugawi anakku ~ ombayna
saya bisa berkerja anak saya diasuh neneknya; |
|
ti.i.nang.ko
v
diasuhkan: :
lajuda amon niku haga lapah onti anakmu ~
lajulah jika kamu mau pergi nanti anakmu diasuhkan; |
|
ti.pa.i.nang
v
terasuh: tidak sengaja terasuh: :
nyak ~ anak jolma suda
saya tidak sengaja terasuh anak orang itu |
|
|
i.ngok
|
[io]
v
ingat: :
-- bubuka kok rodik anak-anak makkung tiboliko baju
ingat lebaran sudah dekat anak-anak belum dibelikan baju;
|
i.ngok.ko
v
ingatkan: :
~ nyak onti tinggal kanian sa
ingatkan saya nanti tinggal kue ini; |
|
ngi.ngok
v
mengingat: :
~ harani kok dibi payu unyinna mulang
mengingat hari sudah sore ayo semuanya pulang; |
|
ngi.ngok.ko
v
mengingatkan: :
nyak meh ~ bugawoh kaunyinna tisorahda di kuti
saya cuma mengingatkan saja semuanya terserahlah sama kalian; |
|
ti.i.ngok
v
teringat: diingat: :
nyak bingsina ~ di niku
saya semalam teringat sama kamu; |
|
ti.i.ngok.ko
v
teringatkan: diingatkan: :
amon ~ torus laju nyak miwang
jika diingatkan terus terus saya menangis; |
|
ti.pa.i.ngok
v
tidak sengaja teringat: terlintas ingatan: :
amon ~ cutik rik ompu sai jawoh ombay pasti miwang
jika teringat sedikit sama cucung yang jauh nenek pasti menangis; |
|
si.i.ngo.tan
v
saling ingat: :
amon kita mulang onti ~ nyinggahko biyas sa di akas
jika kita pulang nanti saling ingat mampirkan beras ini sama kakek; |
|
|
i.ngun
|
[in]
n
pelihara: peliharaan khusus untuk hewan: :
nyak ganta -- sapi unyinna lima
saya sekarang ingun sapi semuanya lima;
|
bu.i.ngun.an
v
mempunyai peliharaan: :
niku ganta ~ api?
kamu sekarang mempunyai peliharaan apa?; |
|
i.ngun.an
v
peliharaan: :
~ iwak jolma sina mati unyin diputas hulun
peliharaan ikan orang itu mati semua diputas orang; |
|
i.ngun.ko
v
peliharakan: :
amon nyak lapah mohpagi ~ itik sai di balakang lombahan
jika saya pergi besok pagi peliharakan bebek yang di belakang rumah; |
|
ngi.ngun
v
memelihara: :
nyak mirak ~ lindung
saya ingin memelihara belut; |
|
ti.pa.i.ngun
v
terpelihara: tidak sengaja terpelihara: :
nyak ~ kucing anggora cak hulun holau
saya terpelihara kucing anggora kata orang bagus |
|
|
i.ngus
|
[i]
n
ingus: :
nyak ngaliak -- sanak ronik sina ga tikajaluawak
saya melihat ingus anak kecil itu mau muntah;
|
i.ngu.san
n
ingusan: mempunyai ingus terus-menerus: :
amon niku ~ dang mojong rodik nyak
jika kamu ingusan jangan duduk dekat saya |
|
|
i.ni.pi
|
[inpi]
n
mimpi: :
nyak -- rik niku lapah-lapah
saya mimpi sama kamu jalan-jalan;
|
bu.i.ni.pi
v
bermimpi: :
nyak ~ dialau asu
saya bermimpi dikejar anjing; |
|
i.ni.pi.ko
v
mimpikan: :
nyak konjak ~ niku
saya pernah mimpikan kamu; |
|
ng.i.ni.pi
v
memimpi: :
~ pangasaku nyak lapah-lapah ti Mokah
memimpi perasaanku saya jalan-jalan ke Mekkah; |
|
ngi.ni.pi.ko
v
memimpikan: :
nyak ~ kuti rua bukalanguy
saya memimpikan kalian berdua berenang; |
|
ti.pa.i.ni.pi
v
termimpi tidak sengaja termimpi: :
nyak bingsina ~ rik niku
saya semalam tidak sengaja termimpi sama kamu; |
|
|
i.nih
|
[inih]
n
kenang: :
dang -- lagi amon nyak kok jawoh onti
jangan kenang lagi jika saya sudah jauh nanti;
|
i.nih.da
v
kenanglah: :
amon niku ngiramko ~ nyak
jika kamu merindukan kenanglah aku; |
|
i.nih.ko
v
kenangkan: :
amon kok boji dang ~ lagi
jika sudah benci jangan kenangkan lagi; |
|
ngi.nih
v
mengenang: :
sikam rua ~ niku lapah nombija
kami berdua mengenang kamu pergi kemarin; |
|
ti.i.nih
v
terkenang: :
kiyai ~ rik ubak sai tinggal di tiyuh posai
kakak terkekang sama ayah yang tinggal di dusun sendiri; |
|
ti.i.nih.ko
v
terkenangkan: :
amon nyak moguk pasti ~ rik niku
jika saya melamun pasti terkenang sama kamu; |
|
ti.pa.i.nih
v
tidak sengaja terkenang: :
dibi-dibi ~ rik ombay
sore-sore tidak sengaja terkenang sama nenek; |
|
|
i.num
|
[inm]
n
minum: :
kucing suda -- way lom imbir
kucing itu minum air dalam ember;
|
bu.i.num.an
v
berminuman; mempunyai minuman (berupa penganan untuk sarapan): :
nyak mikirko ~ adok kita mohpagi
saya memikirkan berminuman apa kita besok pagi; |
|
i.num.an
v
minuman: :
nyak ga nyotarko ~ tan
sabai saya mau menyajikan minuman rombongan besan; |
|
i.num.da
v
minumlah: :
amon jomoh sawai lapah haji ~ way jam-jam
jika besok lusa pergi haji minumlah air zam-zam; |
|
i.num.i
v
minumi: beri minum: :
sanak ronik sina kahawosan gancang ~
anak kecil itu kehausan cepat beri minum; |
|
i.num.ko
v
minumkan: :
~ lobas sija amon tanihimu lokok sakik
minumkan obat ini jika perutmu masih sakit; |
|
ng.i.num
v
meminum: :
sapa ~ wayku dunggak mijah
siapa meminum airku di atas meja; |
|
ng.i.num.ko
v
meminumkan: :
amon nyak radu ~ anakku ampai kita lapah
jika saya sudah meminumkan anakku baru kita pergi; |
|
ti.pa.i.num
v
terminum: tidak sengaja terminum: :
nyak ~ lobas ombay
saya tidak sengaja terminum obat nenek |
|
|
i.pon
|
[ipon]
n
gigi: :
~ na mak rata
giginya tidak rata;
|
i.pon.na
n
giginya: :
~ bulubang laju sakik
giginya berlobang lalu sakit |
|
|
i.pos
|
[ipos]
n
lipas; kecoak: serangga bersayap: :
sanak sina rabai amon paliyak --
anak itu takut jika terlihat kecoak
|
|
i.puk
|
[p]
n
bujuk; rayu: :
-- adikmu sai miwang jona bujuk
adikmu yang menangis tadi;
|
i.puk.da
v
bujuklah: rayulah: :
~ bakmu biar ya haga lapah
rayulah oleh kamu agar dia mau pergi; |
|
i.puk.ko
v
bujukkan: rayukan: :
amon adikmu mak haga mongan ~ cutik
jika adikmu tidak mau makan rayukan sedikit; |
|
ngi.puk
v
membujuk: merayu: :
amon juk sija nyak mak haga ~ sanak miwang
jika seperti ini saya tidak mau membujuk anak menangis; |
|
ng.i.puk.ko
v
membujukkan: rayukan: :
hortina niku ~ morli sija
artinya kamu merayukan gadis ini; |
|
ti.i.puk
v
dibujuk: dirayu: :
~ amon ngaliyak sanak ronik tisingut
dibujuk jika melihat anak kecil merajuk; |
|
ti.pa.i.puk
v
terbujuk: terayu tidak sengaja: :
nyak ~ di piwari diwik
saya terbujuk tidak sengaja sama sanak saudara sendiri |
|
|
i.ram
|
[iam]
n
kangen: rindu: :
nyak -- nihan rik anakku sai jawoh
saya rindu sekali sama anakku yang jauh;
|
i.ram.ko
v
rindukan: :
amon kok jawoh untuk api ~ niku
jika sudah jauh untuk apa rindukan kamu; |
|
ngi.ram
v
merindu: :
nyak amon kok dibingi mak hodak-hodak ~ di niku
saya jika sudah malam tidak sembuh-sembuh merindu sama kamu; |
|
ng.i.ram.ko
v
merindukan: :
anakku sai tuha ~ ombayna
anakku yang tua merindukan neneknya; |
|
ti.i.ram.ko
v
dirindukan: :
bingi harani ~ amon kok saka jak tiliyak
siang malam dirindukan jika sudah lama tidak terlihat; |
|
ti.pa.i.ram
v
terindu: tidak sengaja rindu: terlintas rindu: :
nyak ~ rik niku sai jawoh
saya tidak sengaja rindu sama kamu yang jauh |
|
|
i.ring
|
[i]
v
iring: :
niku lapah posai nyak mak pacak ~ ganta
kamu pergi sendiri saya tidak bisa iring sekarang;
|
i.ri.ngi
v
iringi: :
amon ombay onti tidija ~ bakmu
jika nenek nanti ke sini iringi olehmu; |
|
i.ring.ko
v
iringkan: :
dang kotong sanak ronik sija cukup ~ juga
jangan pegang anak kecil ini cukup iringkan saja; |
|
si.i.ring.an
v
seiringan: saling iring: :
ngaliyak jolma rua suda lapah tidipa-dipa ~
melihat orang dua itu jalan kemana-mana seiringan; |
|
ti.i.ri.ngi
v
diiringi: :
pambukaan acara sija ~ lagu Indonesia Raya
pembukaan acara ini diiringi lagu Indonesia Raya; |
|
ti.i.ring.ko
v
diiringkan: :
amon akas ga ti pangkalan onti ~ ompuna
jika kakek mau ke sengai nanti diringkan cucungnya; |
|
ti.pa.i.ring
v
tidak sengaja teriring: :
nyak ratong jona ~ dikuti sai mona
saya datang tadi tidak sengaja teriring sama kalian yang duluan |
|
|
i.rung
|
[iu]
n
hidung: :
~ jolma sina bayoh dikoroh panyingok
hidung orang itu bengkak digigit tawon;
|
bu.i.ru.ng
n
mempunyai hidung: :
kaambawanda bakna ~ kebauanlah
sebab mempunyai hidung |
|
|
i.sang
|
[ isa]
n
insang: :
-- iwak sija siyau tanda kok holau dagingna
ingsang ikan ini merah tanda msaih bagus dagingnya;
|
bu.i.sang
n
beringsang: mempunyai ingsang: :
iwak muhongas bakna ~
ikan bernapas sebab mempunyai ingsang |
|
|
i.sau
|
[isau]
n
usus: :
-- iwak sija mak holau lagi
usus ikan ini tidak bagus lagi;
|
bu.i.sau
v
berusus: :
mak ~ lagi iwak sija laju nyak haga ambolina
tidak berusus lagi ikan ini lalu saya mau membelinya |
|
|
i.sin
|
[isin]
n
segan: :
nyak -- nihan rik kamaman amon ya ratong
saya segan sekali sama paman jika dia datang;
|
ti.i.sin.i
v
disegani: :
akasku paija ~ kaunyin jolma di tiyuh
kakekku dulu disegani semua orang di dusun; |
|
ti.i.sin.ko
v
disegankan: :
amon jadi kapala kampung ~ cutik
jika jadi kepala kampung disegankan sedikit; |
|
ng.i.sin.ko
v
menyegankan: :
jolma suda pas lagi anjabat ~ nihan
orang itu waktu lagi menjabat menyegankan sekali; |
|
|
i.tik
|
[it]
n
itik: :
lamon -- nohlui di huma
banyak itik bertelur di sawah
|
|
i.tut
|
[tt]
n
lambat: :
niku ku tinggalko amon lapah --
kamu kutinggalkan jika jalan lambat
|
|
i.wak
|
[iwa]
n
ikan: :
nyak mak haga nganik -- bakna rabai kahlin
saya tidak mau makan ikan sebab takut ketulangan;
|
bu.i.wak
v
berikan: mempunyai ikan: mencari ikan: :
nyak ~ nayah
saya mempunyai ikan banyak |
|
|
i.yu
|
[iyu]
n
iya: :
-- nyak radu ngakuk biyas jona
iya saya sudah mengambil beras tadi;
|
i.yu.da
n
iyalah: :
~ niku onti posai sai ngakuk gonting sa
iyalah kamu nanti sendiri yang mengambil genteng itu |
|
|
ijan
|
[ijan]
n
tangga: :
-- sikam kok burak haga tigonti pai
tangga kami sudah buruk mau diganti dulu;
|
ti.i.jan
v
di tangga: :
sikam mojong ~ pagi jona
kami duduk di tangga pagi tadi; |
|
|
im.bir
|
[imb]
n
ember: :
horga -- sija pira?
harga ember ini berapa?;
|
bu.im.bir
v
berember: memakai ember: :
amon niku ngakuk way ~ sija juga
jika kamu mengambil air memakai ember ini saja; |
|
bu.im.bir.da
v
beremberlah: :
~ ngakuk honi mari dang saro
beremberlah mengambil pasir agar tidak susah; |
|
ti.im.bir
v
di ember: :
niku ngotapko basuhan jona ~ dipa
kamu menaruhkan cucian tadi di ember mana; |
|
sa.nga.im.bir
num
satu ember: :
amon niku haga akukda kadungdung ~
jika kamu mau ambillah satu ember kedondong; |
|
|
im.bun
|
[imbun]
n
embun: :
nyak goring ngusap --
waktu pagi bersih embun pagi jika di dusun;
|
bu.im.bun
v
berembun: :
pagi harani ~ rasana ngison nihan
pagi hari berembun rasanya dingin sekali; |
|
ti.im.bun
v
diembun: :
~ cirik sija netes amon jak tipajakko
di embun cerek ini menetes jika dari direbuskan; |
|
ti.im.bun.ko
v
diembunkan: :
kaunyin rampai sa holauna ~
semua sayur ini bagusnya diembunkan; |
|
tipa.im.bun
v
tak sengaja diembunkan; terimbun: :
way sija ~ air ini
tidak sengaja diembunkan |
|
|
im.ping
|
[mp]
n
emping: :
nyak haga angguring --
saya mau menggoreng emping
|
|
in.cang
|
[inca]
n
pantun: :
-- jona nyindirko kabayan
pantun tadi menyindirkan penganten perempuan;
|
incang-incang
n
pantun-pantun: :
~ di Kumoring sa nayah tapi jolma ganta mak nayah sai
pandai pantun-pantun di Komering ini banyak tapi orang sekarng tidak banyak yang bisa |
|
|
in.cir
|
[IncI]
a
cair: :
kicap hasin biasona -- ,
kecap asin biasanya cair
|
|
in.dok
|
[ind]
n
ibu: :
-- jona jak haguk pa?
ibu tadi dari mana?;
|
bu.in.dok
n
beribu: mempunyai ibu: :
jolma sina mak ~ lagi
orang itu tidak mempunyai ibu lagi |
|
|
in.dom
|
[indom]
n
teduh: :
amon -- harani sa angkitida kaunyin pawayan
jika teduh hari ini angkatlah seluruh jemuran;
|
bu.in.dom
v
berteduh: :
amon kalosuan kita ~ di bah kayu
jika sudah terlalu capek kita berteduh di bawah pohon; |
|
in.dom.i
v
teduhi: :
~ cutik adikmu yona kapanasan
teduhi sedikit adikmu dia kepanasan; |
|
in.dom.ko
v
teduhkan: :
amon kok ngoluh ~ di bah mijah
jika sudah kering teduhkan di bawah meja; |
|
ng.in.dom.ko
v
meneduhkan: :
amon unyin kok radu ~ harani ga hujan
jika semua suda meneduhkan hari mau hujan; |
|
si.in.do.man
v
saling teduh: :
sikam baris jona ~
kami baris tadi saling teduh; |
|
ti.pa.in.dom
v
tidak sengaja terteduh: :
cakku kok ngoluh pawaiyan sija ~
kata saya sudah kering jemuran ini tidak sengaja terteduh |
|
|
in.jak
|
[inja]
v
angkat: :
karupukmu -- langgar-langgar onti dicotuk sisu
kerupukmu angkat tinggi-tinggi nanti dipatok ayam;
|
in.jak.ko
v
angkatkan: :
amon adikmu miwang ~ juga
jika adikmu menangis angkatkan saja; |
|
ng.in.jak
v
mengangkat: :
nyak mak pacak ~ pungu sai
saya tidak bisa mengangkat tangan satu; |
|
ngin.jak.ko
v
mengangkatkan: amon niku onti tiliyu singgah sangrobok kilu tulung ~ garubuk jika kamu lewat nanti mampir sebentar minta tolong mengangkatkan lemari; :
amon niku onti tiliyu singgah sangrobok kilu tulung ~ garubuk
jika kamu lewat nanti mampir sebentar minta tolong mengangkatkan lemari; |
|
si.in.jak
v
saling angkat: :
~ amon nunda biyas onti bakna biyak
saling angkat jika membawa beras nanti sebab berat; |
|
si.in.jak.an
v
saling angkatkan: :
amon kita onti tiholpak ~
jika kita nanti terjerembab saling angkatkan; |
|
ti.in.jak
v
diangkat: :
~ sapada batu nayah dija
diangkat siapalah batu banyak di sini; |
|
ti.in.jak.ko
v
diangkatkan: :
amon haga ~ gantada
jika mau diangkatkan sekaranglah; |
|
ti.pa.in.jak
v
terangkat: tidak sengaja terangkat: :
nyak ~ kutak jolma sina
saya tidak sengaja terangkat kotak orang itu |
|
|
in.jing
|
[in]
v
jinjit: berjalan atau berjalan dgn ujung kaki: :
nyak lapak -- bakna ngilikko aspal sai panas nihan
saya jalan jinjit sebab menginjakkan aspal yang panas sekali;
|
ngin.jing
v
menjinjit: :
nyak ngaliak wat rah di ja laju nyak lapah ~
saya melihat banyak darah di sini terus saya jalan menjinjit; |
|
ngin.jing.ko
v
menjinjitkan: :
alang kutur galadak sa laju jolma suda ~ kukutna
alangkah kotor lantai ini lalu orang itu menjinjitkan kakiknya; |
|
si.in.ji.ng.an
v
saling jinjit: saling tinggi-tinggian: :
sapa sai langgar payu kita ~
siapa yang tinggi ayo kita saling jinjit; |
|
ti.in.jing
v
dijinjit: :
~ cutik kukutku biar mak kona
dijinjit sedikit kakiku agar tidak kena; |
|
ti.in.jing.ko
v
dijinjitkan: :
kukutmu ~ cutik amon liyu di ja
kakimu dijinjitkan sedikit jika lewat di sini; |
|
ti.pa.in.jing
v
dijinjit tidak sengaja: :
~ kukutku jona dijinjit
tidak sengaja kakiku tadi |
|
|
in.ta.r
|
[inta]
v
berangkat: :
nyak miwang ya -- lapah jawoh
saya menangis dia berangkat pergi jauh;
|
ng.in.tar.ko
v
memberangkatkan: :
nyak sodih ~ tian ubak jona lapah haji
saya sedih memberangkatkan (mereka) ayah tadi pergi haji; |
|
si.in.tar.an
v
saling berangkatkan: :
amon juk sina kita onti ~
kalau begitu kita nanti saling berangkatkan; |
|
ti.in.tar.ko
v
diberangkatkan: :
jona sikam ~ jak tiyuh jam sabolas dibingi
tadi kami diberangkatkan dari dusun jam sebelas malam; |
|
ti.pa.in.tar
v
terberangkat: tidak sengaja diberangkatkan: :
nyak ~ di kiyai jona
saya tidak sengaja diberangkatkan sama kakak laki-laki tadi |
|
|
in.tik
|
[int]
v
intip: :
amon niku haga liyu onti -- cutik api sai gawina
jika kamu mau lewat nanti intip sedikit apa yang dikerjakannya;
|
in.tik.da
v
intiplah: :
~ amon niku mak parcaya iya wat
intiplah jika kamu tidak percaya dia ada; |
|
in.tik.ko
v
intipkan: :
amon bunyina anakku miwang tulung ~
jika bunyinya anakku menangis tolong intipkan; |
|
ng.in.tik
v
mengintip: :
dang galak ~ hulun onti kona marah
jangan suka mengintip nanti kena marah; |
|
ng.in.tik.ko
v
mengintipkan: :
~ jolma luwangan laju iyot luwangan
mengintipkan orang gila lalu ikut gila; |
|
si.in.tik.an
v
seintipan: saling intip: :
nyak laju ~
saya lalu saling intip; |
|
ti.pa.in.tik
v
terintip: tidak sengaja mengintip: :
dang marah nyak ~ di niku
jangan marah saya tidak sengaja mengintip kamu |
|
|
in.ton
|
[inton]
n
intan: :
nyak dijuk golar kumala --
saya diberi gelar kemala intan;
|
in.ton.na
n
intannya: :
~ lobon dilom way i
ntannya hilang dalam air |
|
|
ing.guk
|
[g]
n
goyang: :
amon kukuk nombija lombahan sikam -- cutik
jika gempa kemarin rumah kami goyang sedikit;
|
bu.ing.guk
v
bergoyang: :
kaunyin bulung ~ bakna angin ribut
semua daun bergoyang sebab angin kencang; |
|
ing.guk.da
v
goyanglah: :
amon niku angka gawi ~ ayun adikmu
jika kamu tidak ada kerja goyanglah ayun adikmu; |
|
ing.guk.ko
v
goyangkan: :
~ cutik-cutik iponmu ampai cabut diwik
goyangkan sedikit-sedikit gigimu baru cabut sendiri; |
|
nging.guk
v
menggoyang: :
nayah sanak ronik ~ ayunan di mukak sakola TK
banyak anak kecil menggoyang ayunan di halaman sekolah TK; |
|
nging.guk.ko
v
menggoyangkan: :
nyak kok radu ganta giliranmu ~ ayunan sa saya lah
sudah sekarang giliranmu menggoyangkan ayunan ini; |
|
ti.pa.ing.guk
v
tergoyang: tidak sengaja tergoyang: :
nyak kilu maap ~ ayunanmu jona
saya mohon maaf tergoyang ayunanmu tadi |
|
|
ing.ku
|
[iu]
v
kerja sama: :
niku haga -- rik nyak
kamu mau kerja sama sama saya;
|
bu.ing.ku
v
berkerja sama: :
nyak haga ~ rik jolma suda
saya mau berkerja sama dengan orang itu; |
|
si.ing.ku
v
saling kerja sama: :
niku bakahna ~ rik jolma suda
kamu rupanya saling kerja sama dengan orang itu; |
|
ti.pa.ing.ku
v
tidak sengaja saling kerja sama: :
~ nyak rik niku jona
tidak sengaja saling kerja sama saya dengan kamu tadi; |
|
|
ing.kuk
|
[]
n
kue yang terbuat dari ketan dibentuk angka delapan lalu digoreng setelah itu diberi gula merah atau gula putih: :
nyak galak nganik --
saya suka makan ingkuk
|
|
ing.kul
|
[ikl]
v
engkol: :
~ mutor sija ngapi mak haga hurik
engkol motor ini mengapa tidak mau hidup;
|
bu.ing.kul
v
berengkol: mempunyai engkol: :
bakahna ~ ruwangabungkal mosin sija
rupanya mempunyai engkol dua buah mesin ini; |
|
ing.kul.da
v
engkollah: :
~ ganta mutor sina onti kita langsung lapah enggkollah
motor ini nanti kita langsung pergi; |
|
ing.kul.ko
v
engkolkan: :
~ mutor bay suda
engkolkan motor wanita itu; |
|
nging.kul
v
mengengkol: :
nyak mak sanggup ~ mutormu sija
saya tidak sanggup mengengkol motormu ini; |
|
ngi.ng.kul.ko
v
mengengkolkan: :
nyak jona ~ mosin parutan nyiwi
saya tadi mengengkolkan mesin parutan kelapa; |
|
ti.pa.ing.kul
v
terengkol: tidak sengaja terengkol: :
sanak sina ~ mutorna laju ngojut lapah
anak itu tidak sengaja terengkol motornya lalu terkejut pergi |
|
|
ing.sil
|
[isl]
n
engsel: :
-- rawang suda kucil
engsel pintu itu lepas;
|
bu.ing.sil
v
berengsel: :
nyak porlu~ lima ngabungkal
saya butuh berengsel lima buah |
|
|
is
|
[is]
n
es: :
nyak jona haga amboli --
saya tadi mau membeli es
|
|
is.kan
|
[iskan]
n
teko: cerek: :
pira niku amboli ~ sija
berapa kamu membeli teko ini;
|
bu.is.kan
v
berteko: mempunyai teko: :
nyak mirak ~ jak Turki
saya ingin mempunyai teko dari Turki |
|
|
ja.bal.kap
|
n
negeri yg sangat jauh: negeri antah brantah: :
poning nyak ngaliakmu, lapahda ti --
pusing saya melihatmu, pergilah ke jabalkap
|
|
ja.di
|
[jadi]
n
jadi: :
-- pira sai ga kubayar onti
jadi berapa yang akan kubayar nanti
|
an.ja.di
v
menjadi: :
liyak dokku uni-uni ~ nayah
lihat punya saya lama-lama menjadi banyak; |
|
an.ja.di.ko
v
menjadikan: :
niku sai ~ kaunyin gawian sija
kamu yang menjadikan semua pekerjaan ini |
|
ja.di.da
v
jadilah: :
nyak jona ngawil~ dapok cutik
saya tadi mancing jadilah dapat sedikit; |
|
ja.di.ko
v
jadikan: :
mak mahalga horgana, amon cakku ~ juga
tidak terlalu mahal harganya, kalau menurut saya jadikan saja; |
|
ti.ja.di
v
terjadi: :
amon kok ~ mak angka gunana
jika sudah terjadi tidak ada gunanya lagi; |
|
ti.ja.di.ko
v
dijadikan: :
onti garubuk sija ga ~ nutupi ruang tongah
nanti lemari ini akan dijadikan menutupi ruang tengah; |
|
ti.pa.ja.di
v
tidak sengaja terjadi: :
nyak mak bangik rik jolma sina laju ~ ambolina
saya tidak enak sama orang itu lalu tidak sengaja terjadi membelinya |
|
|
ja.go
|
[jag]
n
jaga: :
niku ganta -- ombay onti saro ga ti kamar mandi
kamu sekarang jaga nenek nanti susah ke kamar mandi;
|
an.ja.go
v
menjaga: :
bingija giliranku ~ ubak sai buhaban
malam ini giliran saya menjaga ayah yang sakit; |
|
an.ja.go.ko
v
menjagakan: :
niku juga ~ barang sija onti lobon
kamu saja menjagakan barang ini nanti hilang |
|
ja.go.da
v
jagalah: :
indok haga nasak pai ~ adikmu
ibu mau masak dulu,jagalah adikmu; |
|
ja.go.ko
v
jagakan: :
nyak ga mulang pai tulung ~ warungku
saya mau pulang dulu tolong jagakan warungku; |
|
tipajago
v
terjaga: tidak sengaja menjaga: :
batang baka sija ~ tanaman ronik di bahna
pohon besar ini tak sengaja menjaga tanaman kecil di bawahnya |
|
|
ja.guk
|
[jag]
n
ayam jago: ayam jantan: :
nyak amboli -- di kalangan
saya membeli ayam jago di pasar mingguan;
|
bu.ja.guk
n
mempunyai ayam jago: :
ganta nyak ~ tolu sekarang
saya mempunyai ayam jago tiga |
|
|
ja.gung
|
[ja]
n
jagung: :
jadi api mak niku nanom --
jadi atau tidak kamu menanam jagung?
|
|
ja.hat
|
[jahat]
n
jahat: buruk rupa: jahat hati: jahat ttg rupa, sikap: :
mak holau -- rik sapa juga
tak baik jahat kepada siapapun;
|
an.ja.hat
v
menjahat: :
nyak makai bodak sija tambah ~ layonda cindo
saya memakai bedak ini malah jadi jahat bukan jadi cantik; |
|
an.ja.hat.ko
v
menjahatkan: :
dang galak ~ mantuha nayah akibatna onti
jangan suka menjahatkan mertua banyak akibatnya nanti; |
|
ja.hat.da
v
jahatlah: :
~ niku rik nyak pasti nyolsol ontina
jahatlah kamu sama saya pasti menyesal nantinya; |
|
ja.ha.ti
v
jahati: :
amon niku sai mona ~ nyak mak api-apda
jika kamu yang duluan jahati saya tidak apa-apalah; |
|
ja.hat.ko
v
jahatkan: :
mun mak pernah tibayar, ~ juga gawi sija
jika tidak pernah dibayar, jahatkan saja pekerjaan ini; |
|
ti.ja.hat.ko
v
dijahatkan: :
nyak ~ mak radu-radu kutahan juga
saya selalu dijahatkan tak sudah-sudah kutahan saja; |
|
ti.pa.ja.hat
v
tidak sengaja dibuat jahat: :
ulahna haga bugancang laju ~ bolu sija
karena terburu-buru tidak sengaja dibuat jahat bolu ini |
|
|
ja.ja
|
[jaja]
v
jaja: :
-- kaunyin jambu sija, kintu hulun haga
jaja semua jambu ini mungkin orang mau;
|
an.ja.ja
v
menjaja: :
lohloh punguku ~ jagung sija
pegal tanganku menjaja jagung ini; |
|
an.ja.ja.ko
v
menjajakan: :
liba hulu nyak ~ humbuk, nayah sai laku hulu hilir
saya menjajakan umbut rotan, banyak yang laku; |
|
bu.ja.ja
v
berjaja: :
nyak ja ~ impik-impik sa biar gancang bola
saya ini berjaja pempek ini agar cepat habis; |
|
ja.ja.da
v
jajalah: :
~ mona onti nyak nutul hoda
jajalah duluan nanti saya ikut juga; |
|
ja.ja.ko
v
jajakan: :
nyak nombija ~ gulai masak
saya kemarin jajakan lauk masak; |
|
ka.ja.ja
v
minta jaja:a; :
jualan sa lokok cutik nyak ga mulang jadi nyak ~
jualan ini masih sedikit saya mau pulang jadi say |
|
ti.ja.ja
v
dijaja: :
api sai ~ sanak jona
apa yang dijaja anak kecil tadi; |
|
ti.ja.ja.ko
v
dijajakan: :
~ kaunyinna bola diboli hulun
dijajakan semuanya habis dibeli orang; |
|
ti.pa.ja.ja
v
terjaja: tidak sengaja terjaja: :
nyak ~ lamasa sija
saya tidak sengaja terjaja nangka ini |
|
|
ja.jak
|
[jaja]
n
jajak: mengukur kedalaman air: :
kilu nayah way kan sa -- pai rik ranga-ranga
berapa banyak air nasi ini jajak dulu sama jari;
|
an.ja.jak
v
menjajak: :
nyak radu mona ~ way sina roklom nihan
saya sudah duluan menjajak air itu dalam sekali; |
|
bu.ja.jak
v
berjajak: :
nyak haga ~ kukutku ampai nyak ga nyambur
saya mau berjajak kakiku baru saya nyebur; |
|
ja.jak.da
v
jajaklah: :
niku ~ wai sija kiluraklom
kamu jajaklah air ini seberapa dalam; |
|
ja.ja.ki
v
jajaki: :
ganta gawimu ~ pai jolma sina nonti nyolsol
sekarang kerjamu jajaki dulu orang itu nanti menyesal; |
|
ja.jak.ko
v
jajakan: minta jajak: :
sanak sina ~ di pangkalan jona
anak ini minta jajak di sungai tadi; |
|
ka.ja.jak
v
terjajak: :
nyak ~ di way doros sija
saya terjajak di air deras ini; |
|
si.ja.ja.kan
v
saling jajak: :
sanak rua sija ~ di way ampai tian nyambur
anak dua ini saling jajak di air baru mereka nyebur; |
|
ti.ja.jak
v
dijajak: :
kaunyinna dangkung nyambur ~ bakdu katua pai
semuanya jangan nyebur dijajak oleh ketua dulu; |
|
ti.ja.ja.ko
v
dijajakkan: :
nyak mona~ di way sija
saya duluan dijajakkan di air ini; |
|
ti.pa.ja.jak
v
terjajak: tidak sengaja terjajak: :
nyak jona ~ di lubuk raklom
saya tadi terjajak di lubuk dalam |
|
|
ja.jal
|
n
uji: :
-- amon niku barani nihan
uji jika kamu berani sekali;
|
an.ja.jal
v
menguji: :
nyak jona ~ niku bugawoh
saya tadi menguji kamu saja; |
|
bu.ja.jal
v
beruji: memberi ujian: :
gawiku haga ~ sai ga kuruk sakola
kerjaku mau memberi uji yang mau masuk sekolah; |
|
ka.ja.jal
v
minta uji: :
amon nyak ~ rik guruku sinangon
jika saya minta uji sama guruku yang dahulu; |
|
si.ja.ja.lan
v
saling uji: :
amon haga kita ganta ~
jika mau kita sekarang saling uji; |
|
ti.ja.jal
v
diuji: :
amon ga kuruk sakola tiap sanak ~ pai
jika mau masuk sekolah tiap anak diuji dulu; |
|
ti.ja.jal.ko
v
diujikan: :
kaunyin sai ~ nyak pacak unyin anjawabna
semua yang diujikan saya bisa semua menjawabnya; |
|
ti.pa.ja.jal
v
teruji: tidak sengaja teruji: :
~ di jolma lima
tidak sengaja teruji sama orang lima |
|
|
ja.ju.luk
|
[jajul]
n
jajuluk: gelar: nama panggilan setelah menikah: pemberian gelar kepada seseorang yang sudah menikah di daerah Komering: misal gelar pengantin laki-lakinya Mangku Alam maka gelar pengantin perempuannya Nai Mangku Alam: :
-- jolma sina Satria Bangsawan
gelar orang itu Satria Bangsawan;
|
bu.ja.ju.luk
v
berjajuluk: bergelar: :
diberi gelar:
amon niku kahwin rik jolma kumoring ~ |
|
ja.ju.luk.na
v
gelarnya: :
nyak andongi ~ kimbang gohgoh rik sikam
saya mendengar gelarnya mirip sedikit dengan kami |
|
|
ja.ko
|
[ja]
pron
kesinian: :
-- dang jawoh-jawoh jakku
kesinian jangan jauh-jauh dari saya
|
|
ja.kun
|
[jan]
n
jakun: :
rupana sanak sina kok wat --
rupanya anak itu sudah ada jakun
|
|
ja.la
|
[jala]
n
jala: :
ubak amboli -- di kalangan nombija
ayah membeli jala di kalangan kemarin;
|
an.ja.la
v
menjala: :
niku ganta ~ dipa?
kamu sekarang menjala dimana?; |
|
an.ja.la.ko
v
menjalakan: :
sapa haga ~ dok sanak ronik sija?
Siapa yang akan menjalakan punya anak kecil ini?; |
|
bu.ja.la
v
berjala: mempunyai jala: :
honing hati kiyai ganta ~
sanang hati kakak sekarang sudah mempunyai jala; |
|
ja.la.da
v
menjalalah: :
gancang liyak nayah iwakna ~ ganta
cepat lihat banyak ikannya menjalalah sekarang; |
|
ja.la.ko
v
jalakan: :
onti nyak ga lapah ti huma ~ ganta juga
nanti saya mau pergi ke sawah jalakan sekarang saja; |
|
ti.ja.la
v
dijala: :
~ sapa iwakku di lom kambang
dijala siapa ikanku di dalam tambak; |
|
ti.ja.la.ko
v
dijalakan: :
nyak nayah mangsa iwak bakna ~ kiyai
saya banyak dapat ikan sebab dijalakan kakak; |
|
ti.pa.ja.la
v
terjala: tidak sengaja terjala: :
nyak ~ ulai
saya tidak sengaja terjala ular |
|
|
ja.lak
|
[jalak]
n
nama kemaluan perempuan: :
liom mun kaliakan -- kita rik jolma barih malu
jika terlihat kemaluan kita oleh orang lain
|
|
ja.lang
|
[jala]
n
jalang: :
alangko -- kora sija
alangkah jalang kera ini
|
|
ja.lir ja.lir
|
[alir alir]
n
capung: :
sanak-sanak galak ninjuk --
anak-anak suka menangkap capung
|
|
ja.lir.ja.lir
|
[jal-jal]
n
capung: :
jona nyak dapok rua --
tadi saya mendapatkan dua capung
|
|
ja.ma.ja.ma
|
[jama-jama]
n
sama-sama: :
niku mongan -- rik adikmu
kamu makan sama-sama dengan adikmu
|
|
ja.man
|
[jaman]
n
zaman: :
-- ganta sumang rik sikam paija
zaman sekarang beda dengan kami dahulu
|
|
ja.mi
|
[ami]
n
sampah batang dan daun padi: :
ubak lokok nyuwah --
ayah sedang membakar jami
|
|
ja.mot
|
[jamot]
n
simpan: :
-- di lom kulkas iwak sa onti busuk
simpan dalam kulkas ikan ini nanti busuk;
|
an.ja.mot
v
menyimpan: :
sapa ~ sabidang ompayku nombija
siapa menyimpan kain baruku kemarin; |
|
bu.ja.mot
v
bersimpan: :
dang galak ~ di bingi onti lobon
jangan suka bersimpan di malam hari nanti hilang; |
|
bu.ja.mo.tan
v
bersimpanan: :
ombay ganta ~ piring kas sadokah bingsina
nenek bersimpanan piring bekas sedekah kemarin; |
|
ja.mot.ko
v
simpankan: :
tulung ~ duitku sija
tolong simpankan uangku ini; |
|
ka.ja.mot
v
minta simpan: :
ombay ~ duitna rabai lobon
nenek minta simpan uangnya takut hilang; |
|
si.ja.mo.tan
v
saling simpan: :
sikam ~ kasut sai ampai tiboli
kami saling simpan sendal yang baru dibeli; |
|
ti.ja.mot
v
disimpan: :
ganta ~ ombay kuncina
sekarang disimpan nenek kuncinya; |
|
ti.ja.mot.ko
v
disimpankan: :
~ cutik dagingsa untuk bubuka
disimpankan sedikit daging ini untuk berbuka; |
|
ti.pa.ja.mot
v
tersimpan: tidak sengaja disimpan: :
~ dipa duit sai dijuk ubak jona
tersimpan dimana uang yang diberi ayah tadi |
|
|
ja.mu
|
[jamu]
n
jamu: :
nyak haga nginum --
saya mau minum jamu
|
|
ja.rak
|
[jaa]
v
jarak: :
~ jak lombahan ti huma paknga puluh mitir
jarak dari rumah ke sawah empat puluh meter;
|
bu.ja.rak
v
berjarak: :
~ pira jak lombahan tungguk pangkalan
berjarak berapa dari rumah sampai sungai |
|
|
ja.rang
|
[jaa]
n
jarang: :
niku ganta -- kuliyak
kamu sekarang jarang kulihat
|
an.ja.rang
v
menjarang: :
ganta ~ hulun tiliba bakna horga karit murah
sekarang menjarang orang ke ilir (Palembang) sebab harga karet murah; |
|
an.ja.rang.ko
v
menjarangkan: :
niku ~ tiyan ruwa suda ratong
kamu menjarangkan mereka berdua itu datang; |
|
ja.rang.ko
v
jarangkan: :
amon mawaiko kampolang ~ cutik
jika menjemurkan kemplang jarangkan sedikit; |
|
ti.ja.rang.ko
v
dijarangkan: :
ganta sikam ~ amon nganik mi
sekarang kami dijarangkan jika makan mie; |
|
ti.pa.ja.rang
v
terjarang: tidak sengaja jarang: :
nyak ~ mawaiko iwak balur sa
saya tidak sengaja jarang menjemurkan ikan asin ini |
|
|
ja.ri ma.nis
|
[jari mans]
n
jari manis: :
wat rua cincin di -- na
ada dua cincin di jari manisnya
|
|
ja.ring
|
[ja]
n
jaring: alat untuk menangkap ikan: :
mamang amboli -- nombija
paman membeli jaring kemarin
|
an.ja.ring
v
menjaring: :
nyak ~ iwak di pangkalan
saya menjaring ikan di sungai; |
|
bu.ja.ring
v
berjaring: mempunyai jaring: ampai :
~ sanga bungkal niku mak ngarilong lagi
baru mempunyai jaring satu buah kamu sudah tidak menoleh lagi; |
|
ka.ja.ring
v
minta jaring: :
akas ~ rik ompuna
kakek minta jaring sama cucungnya |
|
si.ja.ri.ngan
v
saling jaring: :
amon niku haga kita ~
jika kamu mau kita saling jaring; |
|
ti.ja.ring
v
dijaring: :
gancangda onti ~ jolma sina mona
cepatlah nanti dijaring orang itu duluan; |
|
ti.ja.ring.ko
v
dijaringkan :
~ pai kintu onti mangsa iwak balak
dijaringkan dulu mungkin nanti dapat ikan besar; |
|
ti.pa.ja.ring
v
terjaring: :
tidak sengaja terjaring:
liyakda nyak ~ iwak balida |
|
|
ja.ru.mus
|
[jams]
v
jerumus: :
|
ti.ja.ru.mus
v
terjerumus: jatuh ke depan: :
hati-hati naitay jurambah sina onti niku --
hati-hati meniti jembatan itu nanti kamu terjatuh ke depan |
|
|
ja.rung.ku.ngan
|
[aukuan]
v
duduk dengan posisi kaki satu dilipat sila dan satu dilipat tegak :
ubak mongan sambil --
bapak makan sambil jarungkungan
|
|
ja.sa
|
[jasa]
n
jasa: :
mak kabalos -- rik jolma tuha kita
tak terbalas jasa pada orang tua kita;
|
bu.ja.sa
v
berjasa: :
umak rik ubak ~ nihan ambalakko nyakja
ibu dan ayah sangat berjasa membesarkan saya |
|
|
ja.wab
|
[jawab]
n
jawab: :
-- cutik mak api-api
jawab sedikit tidak apa-apa
|
an.ja.wab
v
menjawab: :
nyak pandai unyin ~ soal sija
saya bisa semua menjawab soal ini; |
|
bu.ja.wab
v
berjawab: mempunyai jawaban: :
nyak haga ~ api onti
saya mau berjawab apa nanti; |
|
ka.ja.wab
v
minta jawab: :
niku ~ api amon ditanya ombay
kamu minta jawab apa jika ditanya nenek; |
|
si.ja.wa.ban
v
saling jawab: :
kutija ~ mak radu-radu
kalian ini saling jawab tidak sudah-sudah.; |
|
ti.ja.wab
v
dijawab: :
radu ~ sanak suda cakna makkung mulang ubakna
sudah dijawab anak itu katanya belum pulang ayahnya; |
|
ti.ja.wab.ko
v
dijawabkan: :
api sai ~ amon mak bulajar
apa yang dijawabkan jika tidak belajar; |
|
ti.pa.ja.wab
v
terjawab: tidak sengaja terjawab: :
nyak ~ bakna huluku poning
saya tidak sengaja terjawab sebab kepalaku pusing; |
|
|
ja.woh
|
[jawh]
n
jauh: :
niku ronongda nyak haga lapah --
kamu tinggallah saya mau pergi jauh
|
an.ja.woh
v
menjauh: :
sumang nihan ganta niku ~ torus
beda sekali sekarang kamu menjauh terus; |
|
bu.ja.wo.han
v
berjauhan: :
lombahan sikam ganta ~
rumah kami sekarang berjauhan; |
|
ja.woh.da
v
jauhlah: :
nyak ja ~ cutik
saya ini panas jauhlah sedikit; |
|
ja.woh.ko
v
jauhkan: :
~ golas sija onti pocoh
jauhkan gelas ini nanti pecah; |
|
si.ja.wo.han
v
saling jauh: :
amon kok ~ saling inih
jika sudah saling jauh saling sebut; |
|
ti.ja.woh.ko
v
dijauhkan: :
sangajo ~ onti kona marah umak
sengaja dijauhkan nanti marah ibu; |
|
ti.pa.ja.woh
v
terjauh: tidak sengaja jauh: :
nyak ~ mawaiko sabidang ombay
saya tidak sengaja jauh menjemurkan kain nenek |
|
|
jah.jah
|
[jahjah]
v
siram: :
haga mak niku onti dibi -- tanoman sai di buri
maukah kamu nanti sore siram tanaman yang di belakang;
|
an.jah.jah
v
menyiram: :
ganta sa gawi sikam ~ tanoman rampai
sekarang ini kerja kami menyiram sayur; |
|
an.jah.jah.ko
v
menyiramkan: :
onti niku sai ~ sanak ga wisuda
nanti ku yang menyiramkan anak mau wisuda; |
|
jah.jah.da
v
siramlah: :
~ huluna pai ampai badanna
siramlah kepalanya dulu baru badannya; |
|
jah.jah.ko
v
siramkan: :
kanku ja ~ kuah sop cutik
nasiku ini siramkan kuah sop sedikit; |
|
ka.jah.jah
v
minta siram: :
nyak ~ rik niku
saya minta siram sama kamu; |
|
ti.jah.jah
v
disiram: :
~ sai-sai bunga sija mari holau
disiram satu-satu kembang ini agar bagus; |
|
ti.jah.jah.ko
v
disiramkan :
nyak ga lapah jadi tulung kaunyin tanoman ~
saya mau pergi jadi tolong semua tanaman disiramkan; |
|
tipajahjah
v
tersiram: tidak sengaja tersiram: :
nyak ~ di sisu sina
saya tidak sengaja tersiram di ayam ini |
|
|
jak.pa
|
[japa]
pron
dari mana: :
-- niku, bingi-bingi ompai mulang?
dari mana kamu, malam-malam baru pulang?
|
|
jak.so
|
[jas]
n
jaksa: :
niku jadi -- bakahna
kamu jadi jaksa rupanya;
|
bu.jak.so
v
berjaksa: memakai jaksa: :
nyak ~ Riduan tolahna
saya memakai jaksa Riduan namanya |
|
|
jam.bak
|
[amba]
n
daun bawang: :
wat lamon -- di dapur
ada banyak daun bawang di dapur
|
|
jam.ban
|
[jamban]
n
jembatan kecil: :
amon niku haga ti kamar mandi naitay --
jika kamu akan ke kamar mandi meniti jembatan
|
bu.jam.ban
v
berjamban: mempunyai jamban: :
bangik ganta amon ga ti kamar mandi --
enak sekarang jika mau ke kamar mandi berjamban |
|
ti.jam.ban
v
dijamban: :
sanak-sanak ronik dang bugurau -- onti hulun ga liyu
anak-anak kecil jangan main di jamban nanti orang mau lewat |
|
|
jam.bang
|
[jamba]
n
semai: :
-- pai mulan tiyung sa ampai tanomko
samai dulu bibit terong ini baru tanamkan
|
an.jam.bang
v
menyemai: :
ganta kok ~ pari
sekarang sudah menyemai padi |
|
bu.jam.bang
v
bersemai: :
rami-rami hulun ~ pari
ramai-ramai orang bersemai pari |
|
ka.jam.bang
v
minta semai: :
ombay ~ kamurak cabi
nenek minta semai biji cabe |
|
ti.jam.bang
v
disemai: :
tanoman sija ~ dibi-dibi biar holau jadina
tanaman ini disemai sore-sore agar bagus jadinya |
|
ti.jam.bang.ko
v
disemaikan: :
~ akas kaunyin pari dija
disemaikan kakek semua padi di sini |
|
ti.pa.jam.bang
v
tersemai: tidak sengaja disemai: :
kamaapan nyak ~ di cabaimu
maaf saya tersemai cabaimu |
|
|
jam.bu
|
[jambu]
n
jambu: :
alangko mamisna -- sija
alangkah manisnya jambu ini
|
bu.jambu
v
berjambu: mempunyai jambu: :
sikam onti mak kilu lagi di kuti bakna sikam kok -- diwik
saya nanti tidak minta lagi sama kalian sebab kami sudah mempunyai jambu sendiri |
|
|
jam.bul
|
[jambul]
n
jambul: :
liyak -- sanak sija holau
lihat jambul anak ini bagus;
|
an.jam.bul
v
menjambul: :
jukuk jopang sija ~ cutik
rumput jepang ini menjambul sedikit; |
|
bu.jam.bul
v
berjambul: :
~ cutik mak api-api
berjambul sedikit tidak apa-apa; |
|
ti.jam.bul.ko
v
dijambulkan: :
buwokku onti ~ juga biar holau
rambutku nanti dijambulkan saja supaya bagus |
|
|
jam.bur
|
n
beranda: teras depan: :
ganta borsihko --
sekarang bersihkan teras depan
|
bu.jam.bur
v
mempunyai teras depan: :
holau lombahan suda ~
bagus rumah itu mempunyai teras depan; |
|
ti.jam.bur
v
di teras depan: :
~ sikam mojong
di teras depan kami duduk |
|
|
jam.pi
|
[jampi]
n
jampi: :
nyak kilu -- anakku sai buhaban
saya minta jampi anakku yang sakit
|
an.jam.pi
v
menjampi: :
dukun sina ~ ombay
dukun itu menjampi nenek; |
|
bu.jam.pi
v
berjampi: :
bakas sina ~ tapi bangukna haga maha
lelaki itu berjampi tapi mulutnya mau tertawa; |
|
jam.pi.ko
v
jampikan: :
~ sanak sija ngapi nakalga
jampikan anak ini mengapa terlalu nakal; |
|
ka.jam.pi
v
minta jampi: :
nyak radu ~ rik akas jona
saya sudah minta jampi sama kakek tadi; |
|
si.jam.pi.an
v
saling jampi: :
nyak rik adik buhaban laju sikam ~
saya sama adik sakit lalu kami saling jampi; |
|
ti.jam.pi
v
dijampi: :
nyak ~ bakas tuha jona
saya dijampi laki-laki tua tadi; |
|
ti.jam.pi.ko
v
dijampikan: :
amon sanak ronik sija miwang torus cuba ~
jika anak kecil ini menangis terus coba dijampikan |
|
|
jan.ji
|
[janji]
n
janji: :
niku -- haga ti lombahan dibi onti
kamu janji mau ke rumah sore nanti
|
an.jan.ji
v
menjanji: :
dangda ~ ga ngonjuk duit rik sanak onti diingokkona
janganlah menjanji mau memberi duit dengan anak nanti diingatkannya; |
|
an.jan.ji.ko
v
menjanjikan: :
niku sai ~ haga ratong
kamu yang menjanjikan mau datang; |
|
bu.jan.ji
v
berjanji: :
kita radu ~ ga sihaluan di mukak toko Sehati
kita sudah berjanji mau ketemu di depan toko Sehati; |
|
ti.jan.ji.ko
v
dijanjikan: :
amon nyak juara kolas ~ umak ga amboli karito
jika saya juara kelasa dijanjikan ibu mau membeli sepeda; |
|
ti.pa.jan.ji
v
terjanji: tidak sengaja berjanji: :
nyak radu ~ rik sanak ruwa sija
saya sudah terjanji sama dua anak ini |
|
|
jan.tung
|
[jant]
n
jantung: :
nyak haga pariksa -- kilu kawan rik niku
saya mau periksa jantung minta kawan sama kamu
|
bu.jan.tung
v
berjantung: mempunyai jantung: :
sisu sija mak ~ lagi
ayam ini tidak berjantung lagi |
|
|
jan.tung
|
[jant]
n
jantung: :
-- na gap gup
jantungnya berdebar
|
|
jang.gal
|
[jagal]
n
janggal: tidak seperti biasanya: tidak sesuai: :
rasana -- nyak ngaliyak niku kabiansa
rasanya janggal saya melihat kamu hari ini
|
|
jang.guk
|
[a]
n
janggut: :
-- bakas sina tijang
janggut laki-laki itu panjang
|
|
1
jang.guk
|
[jagu]
n
jenggot: :
-- akas mak kaluhun lagi
jenggot kakek tidak beraturan lagi
|
|
2
jang.guk
|
[jagu]
n
syukur dlm keadaan marah: rasakan: :
-- anada cakku lapah lambat-lambat onti tihumbak
rasakan itulah kata saya jalan lambat-lambat nanti jatuh
|
|
jang.kau
|
[jaa]
n
jangkau: :
-- bakmu bakna niku sai langgar
jangkau olehmu sebab kamu yang tinggi
|
an.jang.kau
v
menjangkau: :
langgar kiluan hulun ~ sapa sai barani
tinggi pintaan orang menjangkau siapa yang berani; |
|
an.jang.kau.ko
v
menjangkaukan: :
niku ~ jambu suda langgar nihan
kamu menjangkaukan jambu ini tinggi sekali; |
|
jang.kau.ko
v
jangkaukan: :
tulung ~ kalopitku dunggak garubuk
tolong jangkaukan dompetku di atas lemari; |
|
si.jangkauan
v
saling jangkau: :
sikam nombija ~ ngakuk jambu
kami kemarin saling jangkau mengambil jambu; |
|
ti.jang.kau
v
dijangkau: :
kira-kira ~ sapa laju mubil sina
kira-kira dijangkau siapa mobil itu; |
|
ti.pa.jang.kau
v
terjangkau: tidak sengaja dijangkau: :
nyak ~ kobun jambu jolma kabolah
saya terjangkau kebun jambu tetangga |
|
|
jang.kung
|
[ja]
a
jangkung: postur tubuh yg tinggi: :
anak miyanak tiansa -- kaunyin
anak beranak mereka ini jangkung semua
|
|
ji.dur
|
[jidu]
n
jidur: alat musik seperti gendang: :
nayah sanak nabuh --
banyak anak menabuh jidur;
|
bu.ji.dur
n
berjidur: mempunyai jidur: memakai jidur: :
nyak busunat onti ~ juga
saya berkhitan nanti memakai jidur saja |
|
|
ji.kit
|
[jit]
n
jaket: :
alang holau -- sija
alangkah bagus jaket ini;
|
bu.ji.kit
v
berjaket: :
niku amon haga lapah dibingi pakai ~ onti kangisonan
kamu jika mau pergi malam hari pakai jaket nanti kedinginan |
|
|
ji.mat
|
[jimat]
n
jimat: :
-- sija kutinggalko rik niku
jimat ini kutinggalkan sama kamu
|
bu.ji.mat
n
berjimat: memakai jimat: :
jak ronik nyak ~ ganta mak haga lagi
dari kecil saya memakai jimat sekarang tidak mau lagi |
|
|
ji.wa
|
[jiwa]
n
jiwa: :
layon -- sanak sija haga kuruk plisi
bukan jiwa anak ini mau masuk polisi
|
bu.ji.wa
n
berjiwa: :
amon niku ~ nihan haga jadi plisi lajuda
jika kamu berjiwa sekali mau menjadi polisi lajulah |
|
|
jik.jik
|
[jiji]
n
tanpa sengaja keluar tinja karena tidak tahan lagi: menceret: :
amon kok -- sanipa pangkalan jawoh
jika sudah jikjik bagaimana sungai jauh
|
tikajik.jik
v
menjadi mencret: :
nyak sakik tanihi laju ~
saya sakit perut akhirnya tikajikjik |
|
|
jin
|
[jin]
n
jin: :
nyak mak haga ngaliyak --
saya tidak mau melihat jin
|
bu.jin
n
berjin: menggunakan kekuatan jin: :
dukun sina -- amon ngalobasi
dukun ini menggunakan kekuatan jin jika mengobati |
|
|
jo.da
|
[joda]
n
benar: :
-- nihan cakmu jona
benar sekali katamu tadi
|
|
jo.gil
|
[jogl]
senyum sedikit: :
|
|
jo.gol
|
[jogl]
a
merasa aneh: :
di hotel onti dang -- ngaliak jolma lamon yo
di hotel nanti jangan merasa aneh melihat orang bayak ya
|
|
jo.las
|
[jlas]
n
jelas: :
-- jolma sina mak haga ratong
jelas orang itu tidak mau datang
|
an.jo.las.ko
v
menjelaskan: :
nyak radu ~ kaunyinna di sabai
saya sudah menjelaskan semuanya di besan laki-laki; |
|
jo.las.da
v
jelaslah: :
amon juk sina ~ sikam kaunyin
kalau begitu jelaslah kami semua; |
|
si.jo.la.san
v
saling jelas: :
niku amon mak puas ~ dunggak
kamu jika belum puas saling jelas di atas; |
|
ti.jo.las.ko
v
dijelaskan: :
kok ~ unyin tapi mak noduh
sudah dijelaskan semua tapi tidak mengerti; |
|
ti.pa.jo.las
v
diperjelas: diperjelas: :
tulung ~ rik rumpoksa apiya cakmu jona
tolong diperjelas dengan penduduk apa maksudmu tadi |
|
|
jo.lit
|
[jlit]
v
delik: jelit: membelalakkan mata :
|
an.jo.lit
v
menjelit: :
indokna ~ ngaliak anakna juk kumaruk di lombahan hulun
ibunya menjelit melihat anaknya seperti kelaparan di rumah orang; |
|
jo.lit.jo.lit.an
v
saling menjelit: :
bakna nihan kuti ~ jak jona
ada apakah kalian berdua saling menjelit dari tadi; |
|
ti.jo.lit
v
terjelit :
bay-bay sina ~ ngaliak lakina bunyanyi rik biduan
perempuan itu terjelit melihat suaminya bernyanyi dengan penyanyi wanita |
|
|
jo.moh
|
[jmh]
adv
waktu yang akan datang: suatu saat: hari-hari esok: :
amon -- hurikmu bangik dang lupa rik nyak
jika suatu saat nanti hidupmu berhasil jangan lupa sama saya
|
|
jo.moh.sa.wai
|
[jmh sawai]
adv
:
nyak haga ti kota --
saya mau ke kota besok lusa
|
|
jo.na
|
[jna]
adv
tadi: :
jakpa niku --
dari mana kamu tadi;
|
|
jo.na.da
|
[jnada]
adv
baru tadi: :
~ yona liwat dija
baru tadi dia lewat di sini;
|
|
jo.nga.nan
|
[janan]
n
rumah (bhs halus): :
manjau pay ti ~ sikam
mampir dulu ke rumah kami
|
|
jo.nguk
|
[j]
n
jenguk: :
-- pai ombaymu sai di hulu ngapi mak ratong-ratong
jenguk dulu nenekmu yang di hulu mengapa tidak datang-datang
|
an.jo.nguk
v
menjenguk: :
amon haga ~ kiyai onti barong-barong
jika mau menjenguk kakak laki-laki nanti sama-sama; |
|
an.jo.nguk.ko
v
menjengukkan: :
nyak juga ~ akas amon niku mak sompat
saya saja menjengukkan kakek jika kamu belum sempat; |
|
jo.nguk.da
v
jenguklah: :
~ bakmu nyak kok boji
jenguklah olehmu saya sudah benci ; |
|
ka.jo.nguk
v
minta jenguk: :
sanak sija ~ ganta
anak ini minta jenguk sekarang; |
|
si.jo.nguk.an
v
saling jenguk: :
ganta mak ~
lagi sekarang tidak saling jenguk lagi; |
|
ti.jo.nguk.ko
v
dijengukkan: :
amon niku haga onti ~ ombay
jika kamu mau nanti dijengukkan nenek; |
|
ti.pa.jo.nguk
v
terjenguk: tidak sengaja jenguk: :
nyak jona liyu di lombahanna laju ~ akas
saya tadi lewat di rumahnya lalu tidak sengaja jenguk kakek |
|
|
jo.pit
|
[jpit]
v
jepit: :
-- harong sija kok cadang
jepit arang ini sudah rusak;
|
an.jo.pit
v
menjepit: :
nyak haga ~ iwak panggang sa
saya mau menjepit ikan panggang ini; |
|
an.jo.pit.ko
v
menjepitkan: :
amon niku ~ kuat-kuat iwaksa mak tiyak
jika kamu menjepitkan kuat-kuat ikan ini tidak jatuh; |
|
jo.pi.tan
v
jepitan: :
~ baju sina bola tiyak
jepitan baju itu jatuh semua; |
|
ka.jo.pit
v
minta jepit: kejepit: :
nyak ~ jagung sija haga kupanggang
saya minta jepit jagung ini mau kupanggang; |
|
pan.jo.pit
v
penjepit: alat untuk menjepit: :
~ sija cadang kaunyinna
penjepit ini rusak semuanya; |
|
si.jo.pi.tan
v
saling jepit: berdesakan: :
amon haga cakakda mubilku tapi ~
jika mau naiklah mobilku tapi berdesakan; |
|
ti.jo.pit
v
terjepit: dijepit: :
~ kiri kanan mari mak tiyak
dijepit kiri kanan agar tidak jatuh; |
|
ti.jo.pit.ko
v
dijepitkan: :
holau buwok sanak ronik sija ~ sapa?
bagus rambut anak kecil ini dijepitkan siapa?; |
|
ti.pa.jo.pit
v
terjepit: tidak sengaja dijepit: :
nyak laju ~ di hulun rami
saya lalu terjepit di tempat banyak orang |
|
|
jo.ra
|
[ja]
n
jera: :
-- sanak sija yot rik nyak
jera anak ini ikut sama saya
|
jo.ra.da
v
jeralah: :
amon juk sina ~ niku mak haga ratong lagi
jika begitu jeralah kamu tidak mau datang lagi; |
|
jo.ra.ko
v
jerakan: :
~ jak ganta jadi mak tiuloh lagi
jerakan dari sekarang jadi tidak terulang lagi; |
|
ti.jo.rako
v
dijerakan: :
amon kok ~ jak sanak ronik
jika sudah dijerakan dari anak kecil; |
|
ti.pa.jo.ra
v
terjera: tidak sengaja dijerakan: :
nyak ~ rik sanak sija
saya tidak sengaja dijerakan anak ini; |
|
|
jo.rih
|
[jh]
n
jerih payah: capek: :
nyak kok -- nyusunkona niku angguyatakko
saya sudah capek menyusunnya kamu tukang berantakannya
|
|
jo.ring
|
[j]
n
jengkol: :
nyak amboli -- sakilo
saya membeli jengkol sekilo
|
|
jok.jok
|
[joj]
n
sambal berupa pecel ikan: :
amon niku haga mongan -- onti kuguwaiko
jika kamu mau makan pecel ikan nanti saya buatkan;
|
bu.jok.jok
n
berjokjok: makan sama pecelan ikan: :
alang bangik ~ amon mongan dunggak sapu di huma
alangkah enak makan berjokjok jika makan di atas pondok di sawah |
|
|
jol.jol
|
[jljl]
n
sumbat: :
amon wayna lokok luwah -- rik burak-buraksa
jika airnya masih keluar sumbat sama kain perca ini
|
an.jol.jol
v
menyumbat: :
nyak ~ gudu baka minyak
saya menyumbat botol wadah minya; |
|
an.jol.jol.ko
v
menyumbatkan: :
amon niku mak angka gawi tulung nyak haga ~ pipa aliran way di kamar mandi
jika kamu tidak ada kerja tolong saya mau menyumbatkan pipa aliran air di kamar mandi; |
|
ka.jol.jol
v
minta sumbat: :
ombay ~ minyak sai di lom gudu onti tungkop
nenek minta sumbat minyak yang dalam botol nanti tumpah; |
|
ti.jol.jol
v
disumbat: :
liyakda nayah haiha i~ di lom galumbang
lihatlah banyak sampah disumbat di dalam parit; |
|
ti.jol.jol.ko
v
disumbatkan: :
biar mak tungkop isi gudu sija ~ gabus
agar tidak tumpah isi botol ini disumbatkan gabus; |
|
ti.pa.jol.jol
v
tersumbat tidak sengaja: :
sanak sina cupingna ~ abak
itu telinganya tersumbat tidak sengaja; |
|
jol.jol.hum.bol
adv
keadaan barang yg berantakan: :
payu kita bonori pay say ~ di lombahansa
mari kita benahi yang berantakan di rumah ini |
|
|
jol.ma
|
[jlma]
n
orang: nayah :
-- bukumpul di sosat
banyak orang berkumpul di balai desa
|
|
jom.bar
|
[jmba]
n
luas: :
amon haga akukda tanoh sina --
jika mau ambillah tanah itu luas
|
an.jom.bar
v
meluas: :
jadi lombahanmu ~ ti buri
jadi rumahmu meluas ke belakang; |
|
jom.bar.da
v
meluaslah: :
ganta ruangan sikam ~ cutik
sekarang ruangan kami meluaslah sedikit |
|
jom.bar.ko
v
luaskan: :
-- cutik ruang tamu sija
luaskan sedikit ruang tamu ini; |
|
ka.jom.bar
v
minta luas: :
jolma sina -- ruangan kamarna
orang itu minta luas kamarnya |
|
si.jom.ba.ran
v
saling luas: :
amon haga kita ~ huma
jika mau kita saling luas sawah |
|
ti.jom.bar.ko
v
diluaskan: :
~ humaku mari nayah tanoman parina
diluaskan sawahku agar banyak tanaman padinya |
|
ti.pa.jom.bar
v
terluas tidak sengaja: :
niku salah ngapi ~ huma du akas
kamu salah mengapa tidak sengaja diperluas sawah kepunyaan kakek |
|
|
jom.lah
|
[jmlah]
n
jumlah: :
makka -- lagi pira kaunyinna bakna huluku poning
tidak bisa jumlah lagi berapa semuanya sebab kepalaku pusing
|
an.jom.lah
v
menjumlah: :
radu niku~ kaunyin barang sija
sudah kamu menjumlah semua barang ini; |
|
an.jom.lah.ko
v
menjumlahkan: :
rokop pai nyak haga ~ barang sanak sija
diam dulu saya mau menjumlahkan barang anak ini; |
|
bu.jom.lahan
v
berjumlahan: :
amon lokok ngura mudah ~
jika masih muda mudah berjumlahan/berhitung; |
|
jom.lah.ko.da
v
jumlahkanlah: ; :
ganta ~ kaunyin pira hutangku
sekarang jumlahkanlah berapa hutangku |
|
ka.jom.lah
v
minta jumlah: :
niku ~ rik jolma sina juga
kamu minta jumlah sama orang itu saja; |
|
si.jom.la.han
v
saling jumlah: :
bakna nyak bingung laju ~ rik niku
sebab saya bingung terus saling jumlah sama kamu; |
|
ti.jom.lah.ko
v
dijumlahkan: :
~ ganta nyak haga mulang tiyuh
dijumlahkan sekarang saya mau pulang ke dusun |
|
ti.pa.jom.lah
v
terjumlah: tidak sengaja terjumlah: :
nyak ~ barang jolma suda
saya terjumlah barang orang itu |
|
|
ju.a.dah
|
[juadah]
n
juadah: dodol: :
nyak nombija anggalu -- di lombahan niauku
saya kemarin mengaduk dodol di rumah saudara perempuanku
|
|
ju.a.jal
|
[juajal]
n
nakal luar biasa: nakal yg sudah berlebihan: :
ngapi sanak sija jadi -- juk sija
mengapa anak ini jadi nakal seperti ini
|
an.ju.a.jal
v
menjuajal: :
jak ronik niku ja kok --
dari kecil kamu ini sudah menjuajal |
|
|
ju.a.ra
|
[jaa]
n
juara: :
sanak ronik sina -- nganik karupuk
anak kecil itu juara makan kerupuk;
|
ju.a.ra.da
v
juaralah: :
niku ~ onti kuboliko karito
kamu juararalah nanti kubelikan sepeda |
|
|
ju.a.rah
|
[jaah]
n
seandainya: bilamana: jika: :
-- niku mak ratong sapa haga ngakuk lopang sa
seandainya kamu tidak datang siapa mau mengambil timun ini
|
|
ju.ang
|
[jua]
n
juang: :
|
bu.ju.ang
v
berjuang: :
amon ingok akas carita waktu sinangon ~
jika ingat kakek dulu cerita waktu dahulu berjuang; |
|
ju.ang.ko
v
juangkan: :
~ bakmu amon niku barani
juangkan oleh kamu jika kamu berani; |
|
ka.ju.ang
v
minta juang: :
amon niku~ rik nyak onti kulapahani
jika kamu minta juang sama saya nanti saya jalani; |
|
ti.ju.ang.ko
v
dijuangkan: :
~ kaunyin ompu-ompu sa
dijuangkan semua cucu-cucu ini; |
|
ti.pa.ju.ang
v
terjuang: tidak sengaja diperjuangkan: :
nyak ~ rik sai jolma mak haga bugawi
saya tidak sengaja memperjuangkan sama orang yang tidak mau bekerja; |
|
|
ju.bur
|
[jub]
n
dubur: lubang pada ujung bawah usus: :
-- sanak sija buhaban
dubur anak ini sakit;
|
bu.ju.bur
n
berdubur: :
sanak sija ~ mak gohgoh rik rumpok
anak ini berdubur tidak sama dengan banyak orang |
|
|
ju.bur
|
[ubu]
n
lubang pantat, anus: :
jolma lula sina mun tikanjat mokik --
orang pikun itu kalau terkejut menjerit anus
|
|
ju.duh
|
[judh]
n
jodoh: :
amon kok -- mak dipa
jika sudah jodoh tidak kemana;
|
an.ju.duh.ko
v
menjodohkan: :
lanyakda nyak sai ~ jolma ruwa suda
bukannya saya yang menjodohkan dua orang dua; |
|
bu.ju.duh
v
berjodoh: :
amon niku ~ rik jolma sija hurikmu sonang
jika kamu berjodoh dengan orang itu hidupmu senang; |
|
ju.duh.da
v
jodohlah: :
~ niku rik jolma sina
jodohlah kamu sama orang itu; |
|
ka.ju.duh
v
minta jodoh: :
amon niku ~ rik ombay lajuda
jika kamu minta jodoh sama nenek lajulah; |
|
si.ju.du.han
v
saling jodoh: :
amon kita sihaluan ~ da tiyan umak
jika kita bertemu saling jodohlah mereka para ibu; |
|
ti.ju.duh.ko
v
dijodohkan: :
jaman ganta nyopok posai mak ~ lagi
zaman sekarang cari sendiri tidak dijodohkan lagi; |
|
ti.pa.ju.duh
v
terjodoh: tidak sengaja berjodoh: :
kintu nihan kita ~
mungkin saja kita terjodoh |
|
|
ju.kuk
|
[ju]
n
rumput: :
-- mukak lombahan kok tojang
rumput depan rumah sudah panjang
|
an.ju.kuk
v
merumput: :
akas lagi ~ di huma
kakek lagi merumput di sawah; |
|
an.ju.kuk.ko
v
merumputkan: :
nyak ganta ~ huma kiyai
saya sekarang merumputkan sawah kakak laki-laki |
|
ju.kuk.da
v
merumputlah: :
~ ganta onti panas
merumputlah sekarang nanti pana;s |
|
ju.kuk.ko
v
rumputkan: :
amon niku mak angka gawi tulung ~ di buri lombahanku
jika kamu tidak ada kerja tolong rumputkan di belakang rumahku; |
|
ti.pa.ju.kuk
v
terumput tidak sengaja: :
nyak ~ bungasa
saya tidak sengaja terumput bunga ini |
|
|
ju.lak
|
[jla]
v
dorong: :
|
ju.lak.ko
v
dorongkan: :
-- pay garubak sina ti dija
dorongkan dulu gerobak itu ke sini |
|
si.ju.lak.an
v
saling dorong: :
puluh miyadik sina ~ burobut haga tidokop indokna
sepuluh bersaudara itu saling dorong ingin dipeluk ibunya; |
|
ti.ju.lak
v
terdorong: :
bakna niku ~
mengapa engkau terdorong |
|
|
ju.lung ju.lung
|
[jl-jl]
n
nama jenis ikan: :
nyak haga nyopok --
saya ingin mencari ikan julung-julung
|
|
ju.ra.yak
|
[jaya]
n
jerawat: :
nyak haga amboli lobas --
saya mau membeli obat jerawat
|
|
ju.rai
|
[jai]
n
keturunan: :
niku -- jak sapana
kamu keturunan dari siapanya
|
bu.ju.rai
v
berketurunan: :
amon ~ jak akas nayah
jika berketurunan dari kakek banyak |
|
|
ju.rak
|
[ja]
n
balik: :
|
ju.rak.ko
[ja]
n
balikkan: :
-- kampolang marih gancang ngoluh
balikkan kempelang itu supaya cepat kering; |
|
ti.ju.rak
[tija]
n
terbalik: :
~ bangku sina
terbalik bangku itu |
|
|
ju.ram.bah
|
[jambah]
n
jembatan: :
-- sai rodik topi wai rubuh
jembatan yang dekat tepi sungai roboh;
|
bu.ju.ram.bah
v
berjembatan: :
ganta sikam nyuborang ~
sekarang kami menyeberang berjembatan |
|
|
ju.rang
|
[ja]
n
jurang: :
alang roklom -- sija
alangkah dalam jurang ini
|
bu.ju.rang
v
berjurang: mempunyai jurang: :
di tiyuh Jemaring nayah ~
di dusun Jemaring banyak berjurang; |
|
ti.ju.rang
v
di jurang: :
nyak ngori amon tiyak ~ sija
saya takut jika jatuh di jurang ini |
|
|
ju.rus
|
[js]
n
mantap: pikiran sudah mantap: tidak goyah lagi: :
amon niku -- haga rik nyak
jika kamu sudah mantap mau sama saya;
|
ti.ju.rus.ko
v
dimantapkan: :
~ bonor dangda nyolsol di huri dimantapkan lagi
janganlah menyesal di kemudian hari |
|
|
1
juk
|
[j]
n
seperti: :
dang -- sina amon lokok wat haga
jangan seperti itu jika masih ada kemauan
|
2 juk
v
beri: : :
-- lima pai onti nambah lagi
beri lima dulu nanti menambah lagi |
|
bu.ju.kan
v
berikan: :
~ cutik nonti mak bola
berikan sedikit nanti tidak habis; |
|
juk.da
v
berilah: :
amon niku kasian ~ sanak sija duit
jika kamu kasihan berilah anak ini uang; |
|
juk.ko
v
berikan: :
~ juadah sija rik ombay
berikan dodol ini sama nenek |
|
ka.juk
v
terberi: minta beri: :
niku mak ~ di akas
kamu tidak terberi sama kakek; |
|
ngon.juk
v
memberi: :
sapa saihaga ~ juk sija
siapa yang mau memberi seperti ini; |
|
si.ju.kan
v
saling beri: :
amon bulan puasa sikam ~ untuk pambukaan puasa
jika bulan puasa kami saling beri untuk buka puasa; |
|
ti.juk.ko
v
diberikan: :
punti jona ~ di sapa?
pisang tadi diberikan sama siapa?; |
|
ti.pa.juk
v
tidak sengaja diberikan: :
amon nyak jona ~ rik akas
jika saya tadi tidak sengaja diberikan sama kakek |
|
|
juk.juk
|
[juju]
n
lubangi: melubangi suatu dg alat: seperti mau melubangi karung beras dengan alat untuk melubangi dengan tujuan apakah beras itu bagus atau tidaknya: :
-- ganta karung biyas sija
lubangi sekarang karung beras ini
|
juk.juk.da
v
lubangilah: :
~ bakmu karung sija
lubangilah oleh kamu karung ini |
|
ka.juk.juk
v
minta lubangi: :
akas ~ tanoh sina
kakek minta dilubangi tanah itu; |
|
ti.juk.juk
v
dilubangi: :
cuba ~ kuat-kuat karung sija
coba dilubangi kuat-kuat karung ini; |
|
ti.pa.juk.juk
v
terlubangi: tidak sengaja terlubangi: :
nyak ~ di karung kabolahna
saya tidak sengaja terlubangi karung sebelahnya |
|
|
juk.sa
|
[jusa]
pron
begini: :
mun cakku -- juga nuntasko masalah kutisa
kalau menurut saya begini saja menyelesaikan masalah kalian ini
|
|
juk.si.ja
|
[jusa]
pron
seperti ini: :
-- cara ngalipat kawai sai bonor
begini cara melipat baju yang benar
|
|
juk.si.na
|
[jusina]
pron
begitu: :
-- amon haga jadi say dihonguk jolma tuha
begitu kalau ingin menjadi anak yang disayang orang tua
|
|
juk.si.pa
|
[jusipa]
pron
bagaimana: :
-- cakmu jona
bagaimana menurutmu tadi?
|
|
jun.tai
|
[juntai]
n
juntai: :
bergantung terayun-ayun: -- juk sina juga buwokmu holau
jadina juntai seperti itu saja rambutmu bagus jadinya
|
an.jun.tai
v
menjuntai: :
kukutna ~ diunggak ijan
kakinya menjuntai di atas tangga; |
|
jun.tai.ko
v
juntaikan: :
~ kukutna di bah ijan
juntaikan kakinya di bawah tangga; |
|
bu.jun.tai
v
berjuntai: :
toduhku hantu ~ di unggak batang nyiwi sangaka
saya hantu berjuntai di atas pohon kelapa; |
|
ti.jun.tai
v
dijuntai: :
~ tungguk wai kukutku jona
dijuntai sampai air kakiku tadi; |
|
ti.jun.tai.ko
v
dijuntaikan: :
amon niku haga kukutmu ~ ganta
jika kamu mau dijuntaikan kakimu sekarang |
|
ti.pa.jun.tai
v
terjuntai: tidak sengaja terjuntai: :
buwokku ~ diunggak batang punti
rambutku terjuntai di atas pohon pisang |
|
|
jung.gut
|
[uut]
n
burung bangau: :
nyak mak kala ngali yak --
saya belum pernah melihat burung bangau
|
|
jung.jung
|
[jj]
v
junjung: :
amon pagurauan sina niku -- langgar-langgar makka akuk bak sanak ronik sija
jika mainan itu kamu junjung tinggi-tinggi tidak akan terambil oleh anak kecil ini;
|
an.jung.jung
v
menjunjung: :
~ jolma sina angka sai haga
menjunjung orang itu tidak ada yang mau; |
|
si.jung.ju.ngan
v
saling junjung: :
niku haga kita ~
kamu mau kita saling junjung; |
|
ti.jung.jung
v
dijunjung: :
baka sija ~ di hulu
wadah ini dijunjung di kepala; |
|
ti.pa.jung.jung
v
terjunjung: tidak sengaja dijunjung: :
nyak kilu maap ~ di bakamu
saya minta maaf terjunjung di wadahmu |
|
|
jung.ka.lak
|
[jukala]
v
jatuh ke belakang: :
|
ti.jung.ka.lak
v
terjatuh ke belakang: :
hati-hati bukarito onti ~
hati-hati bersepeda nanti terjatuh ke belakang; |
|
ti.jung.ka.lak.ko
v
dijatuhkan ke belakang: :
barahbah di lom truk sina ~
barang-barang dari dalam truk itu dijatuhkan dari belakang |
|
|
jung.ka.lak
|
[ukala],
v
terjungkal: :
|
ti.jung.ka.lak
[tiukala]
v
terjungkal: :
mak tahan ngaliyak sanak sina --
tak tega melihat anak itu terjungkal |
|
|
jung.kak jung.kik
|
[uka uki]
v
duduk di atas kaki orang lain yang ditekuk lalu kaki yang ditekuk tersebut diarahkan ke atas dan ke bawah: :
sanak ronik biasana galak --
anak kecil biasanya suka jungkak jungkik
|
|
jung.kak pa.ra.ngak
|
[uka paaa]
v
jungkir balik: :
ya nangkop bola sina tungguk --
dia menangkap bola itu sampai jungkir balik
|
|
ka.ba.la
|
[kabala]
n
pelihara: :
amon niku haga -- sisu handak sa
jika kamu mau peliharalah ayam putih ini;
|
bu.ka.ba.la
v
berpelihara: mempunyai peliharaan: :
nyak mak pacak ratong di lombahan kuti lagi bakna ganta ~
saya tidak bisa datang ke rumah kalian lagi sebab mempunyai peliharaan; |
|
ka.ba.la.da
v
peliharalah: :
~ sapi nayah ngahasilko duit
peliharalah sapi karena bisa menghasilkan banyak uang; |
|
ka.ba.la.ko
v
peliharakan: :
nyak kilu ~ kambing lima juga
saya minta peliharakan kambing lima ekor saja; |
|
ti.ka.ba.la
v
dipelihara: :
nyak haga ti Pulimbang sisuku ~
adik saya mau ke Palembang ayamku dipelihara adik |
|
ti.ka.ba.la.ko
v
dipeliharakan: :
nyak kilu tulung ~ sapi-sapi sija
saya minta tolong dipeliharakan sapi-sapi ini |
|
|
ka.bi.an
|
[kabian]
n
sehari: :
nyak mih -- di lombahanmu
saya cuma sehari di rumahmu
|
nga.bi.an
v
sehari-hari; seharian: :
lohloh kukutku -- lapah
pegal kakiku karena seharian jalan |
|
|
ka.bo.lot
|
[kablt]
n
menyangkutnya makanan di tenggorokan saat kita makan: :
rasa -- nyak tulung akukko way nginum
makanan menyangkut di tenggorokan tolong ambilkan air minum
|
|
ka.bung
|
[kabu]
n
air nira: :
nyak galak nginum --
saya suka minum air nira
|
|
ka.dim.pa
|
[kadimpa]
n
ibu jari: :
-- na katan
ibu jarinya terluka
|
|
ka.ham.pu.ra.an
|
[kahampaan]
n
mohon maaf: :
nyak -- haga cawa
mohon maaf saya mau bicara
|
|
ka.ja.la
|
[kaala]
n
hitam yg lengket pada kuali atau wajan untuk memasak: :
awas -- di kotuk kuali
awas kajala di pantat kuali
|
|
ka.ja.ng ang.kap
|
[aa aap]
n
plafon: langit-langit rumah: :
amon hujan wat way turuh rupana -- sikam bucur
jika hujan ada air netes rupanya plafon kami bocor
|
bu.ka.jang ang.kap
v
berplafon: :
sonang nyak ngaliyak lombahan sikam ~
senang saya melihat rumah kami berplafon |
|
|
ka.ka
|
[aa]
n
panggilan kepada istri kakak laki-laki kita: :
-- jona jak dipa?
kaka tadi dari mana?
|
bu.ka.ka
v
berkakak: mempunyai kakak: :
ganta nyak -- jadi wat sai nulung nasak
saya sekarang mempunyai kakak jadi ada yang menolong masak |
|
|
ka.kur.kur
|
v
minta kukur: :
nyak ~ nyiwi sija kabolah
saya minta kukur kelapa ini sebelah
|
si.kur.kur.an
v
saling kukur: :
amon niku haga kita ~ nyangapusimbang
jika kamu mau kita saling kukur bergantian |
|
ti.kur.kur
v
dikukur: :
~ sapa nyiwi sija
dikukur siapa kelapa ini |
|
ti.kur.kur.ko
v
dikukurkan: :
amon niku mak kawawa onti nyiwimu ~
jika kamu tidak kuat nanti kelapamu dikukurkan |
|
ti.pa.kur.kur
v
terkukur tidak sengaja: :
nyak ~ nyiwi dok ayuk
saya terkukur kelapa milik kakak perempuan |
|
|
ka.la.ma
|
[kalama]
n
istilah hubungan kekerabatan kita dengan saudara laki-laki ibu yg muda dan tua dengan sapaan mama: :
Ahmad Bidin -- sai haga lapah haji
Ahmad Bidin kalama yang mau pergi haji
|
|
ka.li.lu.wa.ng
|
[kaliluwa]
n
kelelawar: :
nyak rabai amon -- nganik jambu dibingi
saya takut jika kelelawar makan jambu malam hari
|
|
ka.li.man.pun
|
[kalimanpun]
v
mohon maaf: :
sikam digusti pohngun
kami mohon maaf pada para hadirin
|
|
ka.li.mun
|
[kalimun]
v
kelilipan: :
awas matamu !
awas matamu kelilipan!
|
|
ka.li.ng
|
[kal]
n
kaleng: :
karupuk sija kurukko di lom --
kerupuk ini masukkan di dalam kaleng;
|
ka.li.ng.ko
v
kalengkan: :
kaunyin roti sija onti ~
semua roti ini nanti kalengkan; |
|
ka.li.ng.an
v
kalengan: dijual satu kaleng tidak boleh eceran: :
nyak anjual minyak sija ~
saya menjual minyak ini kalengan |
|
|
ka.lim.pu
|
[kalimp]
n
ibu jari tangan dan kaki: :
~ sakik ngonyut konyut bayoh
ibu jari sakit menyut bengkak;
|
bu.ka.lim.pu
v
beribu jari: :
sanak ampai lahir sina mak ~ kukut
anak yang baru lahir itu tidak beribu jari kaki |
|
|
ka.ling.kang pi.nang
|
[kalika pina]
n
bayi yang lahir terbelit usus: :
anakna lahir –
anaknya lahir terbelit usus
|
|
ka.ma.loman
|
[kamalman]
v
kemalaman: :
laju nyak ~ di tiuh sija
akhirnya saya kemalaman di desa ini
|
|
ka.ma.man
|
[kamaman]
n
istilah hubungan kekerabatan saudara laki-laki bapak yg tua, dengan sapaan pak tuha: :
nyak wat ruwa --
saya ada dua kamaman
|
|
ka.ma.nak.an
|
[kamanakan]
n
anak saudara (adik atau kakak): :
nyak wat -- unyinna lima bolas
saya punya kemenakan semuanya lima belas orang;
|
|
ka.mi.li.ng
|
[kaml]
n
kemiri: :
nyak makai minyak -- jadi buwokku halom
saya memakai minyak kemiri jadi rambutku hitam;
|
bu.ka.mi.li.ng
v
berkemiri: memakai kemiri: :
nyak mayos iwak ~
saya mepes ikan memakai kemiri |
|
|
ka.min.cak
|
[kaminca]
n
katak: :
wat -- hujau di kamarmu
ada katak di kamarmu
|
|
ka.min.cak
|
[kamnca]
n
katak: kodok: :
amon musim hujan nayah -- di bah lombahan
jika musin hujan banyak katak di bawah rumah
|
|
ka.na.han
|
[kanahan]
n
kelihatan: :
amon mak tipakai bobor -- jak luwah
jika tidak dipasang gorden kelihatan dari luar;
|
ka.na.han.da
v
kelihatanlah: :
~ cutik amon kita liyak jak jawoh
kelihatanlah sedikit jika kita lihat dari jauh; |
|
ka.na.han.ko
v
kelihatankan: :
niku amon sihaluan ~ icak-icak haga
kamu jika bertemu kelihatankan pura-pura mau; |
|
ti.ka.na.han.ko
v
dikelihatankan: :
dang ~ jak ganta onti burubah mak haga
jangan dikelihatankan sekarang nanti berubah tidak mau; |
|
ti.pa.ka.na.han
v
terlihat: tidak sengaja terlihat: :
nyak laju ~ niku tiliyu saya lalu
tidak sengaja terlihat kamu lewat |
|
|
ka.ni.an
|
[kanian]
n
kue: kue-kue kecil untuk penganan: :
dibi onti kita nganik -- api?
sore nanti kita makan kue apa?;
|
bu.ka.ni.an
v
berkue: dengan kue: sama kue: :
kita onti ~ tumpi juga bakna sadaku haga ratong
kita nanti berkue pepes pisang saja sebab besanku mau datang |
|
|
ka.nik
|
[kani]
n
makan-makanan khusus kue-kue kecil atau penganan waktu sore: :
-- cutik juga amon jolma sina nyotarko kanian
makan sedikit saja jika orang itu menyajikan makanan;
|
ka.ka.nik
v
termakan: :
kampolang ~ bakdu sanak ronik sija
kemplang termakan oleh anak kecil ini; |
|
ka.nik.da
v
makanlah: :
amon niku kok minjak ~ kanian sija
jika kamu sudah bangun makanlah kue ini; |
|
ka.nik.ko
v
makankan: :
~ punti godah amon rasa pahik
makankan pisang gedah jika rasa pahit; |
|
ti.ka.nik
v
dimakan: :
impik-impik sa ~ rik cuko
pempek ini dimakan sama cuka; |
|
ti.ka.nik.ko
v
dimakankan: :
sanak ronik sa ~ hurang ronik mari pacak bukalanguy
anak kecil ini dimakankan udang kecil agar bisa berenang; |
|
ti.pa.ka.nik
v
termakan: tidak sengaja termakan: :
nyak ~ kanian kok bayu
saya tidak sengaja termakan kue sudah basi |
|
|
ka.pak
|
[kapa]
n
kapak: :
ubak ambolah kayu makai –
ayah membelah kayu menggunakan kapak
|
|
ka.ra
|
[kaa]
n
terlalu: :
amon niku -- juk sija mak angka sai haga lagi
jika kamu terlalu begini tidak ada yang mau lagi
|
|
ka.ri
|
[kai]
n
hampir: :
-- dapok nyak ninjuk jalir-jalir suda
saya hampir dapat menangkap capung itu
|
|
ka.ri.lang
|
[kala]
n
kadal: :
hati --pacak jadi obat
hati kadal bisa jadi obat
|
|
ka.ri.to
|
[kat]
n
sepeda: :
cawako di ubak boliko nyak -- paranti sakola
katakan pada ayah belikan saya sepeda untuk sekolah;
|
bu.ka.ri.to
v
bersepeda: memakai sepeda: :
nyak ti lombahanmu ~ juga
saya ke rumahmu bersepeda saja |
|
|
ka.rit
|
[kat]
n
karet: :
nyak losu nampas bakna horga -- murah bonor ganta
saya malas menyadap karena harga karet murah sekali sekarang
|
bu.ka.rit
n
mata pencarian menyadap getah karet: :
nyak rik kiyai -- dilom pulan
saya dan kakak menyadap karet di dalam hutan |
|
|
ka.ru.ng
|
[ka]
n
karung: :
kurukko biyas sa dilom --
masukkan beras ini dalam karung;
|
bu.ka.ru.ng
v
berkarung: :
onti nunda lomasa sija ~ juga
nanti membawa nangka ini berkarung saja; |
|
ka.ru.ng.an
v
karungan; sekarung: :
ubak ga amboli biyas ~
ayah mau membeli beras karungan; |
|
1 ka.ru.ng.ko
v
1 karungkan; masukkan dalam karung: :
tulung kaunyin potai sija
tolong semua petai ini masukkan dalam karung; |
|
2 ka.rung.ko
v
2 karungkan; ambilkan bagian untuk kami: :
amon niku ngakuk rampai ~ sikam
jika kamu mengambil sayur karungkan kami |
|
|
ka.ru.suk
|
[kas]
n
bagian pohon pisang yang sudah kering: :
nyak haga ngakuk -- punti
saya mau mengambil karusuk pisang
|
|
ka.ru.wak
|
[kauwa]
n
orang-orangan sawah: :
-- biasona ditapko di tongah sawah
orang-orangan sawah biasanya diletakkan di tengah sawah
|
|
ka.ruk
|
[ka]
v
ikat: :
-- ganta onti sisu sina lucuk ikat
sekarang nanti ayam itu lepas;
|
bu.ka.ruk.an
v
berikatan: :
nyak radu ~ karung sija tinggal burangkat
saya sudah berikatan karung ini tinggal berangkat; |
|
ka.ka.ruk
v
minta ikat: :
liyakda karung sija nyak ~ ganta
lihatlah karung ini saya minta ikat sekarang; |
|
ka.ruk.da
v
ikatlah: :
~ kuat-kuat dang onti tikucil
ikatlah kuat-kuat agar tidak terlepas; |
|
ka.ruk.ko
v
ikatkan: :
~ karung biyas sija ganta
ikatkan karung beras ini sekarang; |
|
si.ka.ru.kan
v
saling ikat: :
onti kita ~ panyapu lihai sija
nanti kita saling ikat sapu lidi ini; |
|
ti.ka.ruk
v
diikat: :
rambutan sija ~ rua-rua
rambutan ini diikat dua-dua; |
|
ti.ka.ruk.ko
v
diikatkan: :
sisu sija ~ di karito
ayam ini diikatkan di sepeda; |
|
ti.pa.ka.ruk
v
terikat: :
kukut sanak sija ~ bakna diwik
kaki anak ini terikat olehnya sendiri |
|
|
1
ka.sab
|
[kasab]
n
1 kasar ttg telapak tangan: :
alang -- jolma suda
alangkah kasar telapak tangan orang itu;
|
|
2
ka.sab
|
[kasab]
n
2 kotor lantai dengan pasir atau debuan: :
lombahan --
rumah kotor
|
|
ka.si.pong
|
[kasip]
a
marah secara tiba-tiba: :
guruku – di kolas
guruku marah secara tiba-tiba di kelas
|
|
ka.so.na
|
[kasna]
n
kaca bayang: :
nyak nombija amboli --
saya kemarin membeli kaca;
|
bu.ka.so.na
v
berkaca: :
nyak ~ makkung bayoh bihngomku
saya berkaca sebelum pipiku bengkak; |
|
ka.so.na.i
v
kacai: :
ngapi bihngommu halom ~ pai
mengapa pipimu hitam kacai dulu; |
|
ka.so.na.ko
v
kacakan: :
~ bakmu amon adik sija saro ngotongna
kacakan olehmu jika adik ini susah memegangnya |
|
|
ka.so.pik
|
[kaspi]
a
sakit karena kebanyakan makan jengkol: :
ia musti nganik lobas bakna –
dia harus makan obat karena kasopik
|
|
ka.som.pok
|
[kasmp]
v
tersedak air saat minum: :
dang ngomong waktu nginum marik mak –!
jangan minum sambil bicara agar tidak kasompok!
|
|
ka.sur
|
[kas]
n
kasur: :
-- sikam basoh kona hujan jona
kasur kami basah kena hujan tadi;
|
bu.ka.sur
v
berkasur: :
nyak turuy mak ~
saya tidur tidak berkasur |
|
|
ka.sut
|
[kast]
v
sendal: :
-- sanak sija lobon kabolah
sendal anak itu hilang satu
|
bu.ka.sut
v
bersendal: :
nyak mak -- lapah ti huma
saya tidak bersendal pergi ke sawah |
|
|
ka.tan
|
[katan]
n
luka: :
-- dipunguna kok hodak
luka ditangannya sudah sembuh;
|
|
ka.tang.go.ran
|
[kataan]
a
terlalu lapar atau kelaparan: :
ya bakna mak mongan sikabiyanan
dia kelaparan karena tidak makan seharian
|
|
ka.ti.la
|
[katila]
n
ubi jalar: :
sikam ampaida panin --
kami baru saja panen ubi jalar
|
|
ka.ting
|
[ka.ti]
v
memegang: :
|
|
ka.to.dan
|
[katdan]
v
membagi nasi dan lauk pauk kepada tetangga: :
sikam biasona – kimis dibingi
kami biasanya membagi katodan pada kamis malam
|
|
ka.u.nyin
|
[kaun]
n
semua: seluruh: :
-- sai wat di ja moh pagi ratong ti lombahanku
semua yang ada di sini besok pagi datang ke rumahku;
|
ka.u.nyin.na
v
semuanya: seluruhnya: :
-- tisorahko di kuti sai wat di ja
semuanya diserahkan pada kalian yang ada di sini |
|
|
ka.wa.li
|
[]
n
kuali: :
umak angguring iwak makai –
ibu menggoreng ikan menggunakan kuali
|
|
ka.wa.ning
|
[kawani]
a
bengis atau mudah marah: :
nihan bai sina
bengis sekali perempuan itu
|
|
ka.wa.ri
|
[]
n
sanak saudara: :
-- lakiku ga ratong joh pagi
sanak saudara suamiku akan datang besok pagi
|
|
ka.wai
|
[kawaj]
n
baju: :
-- na carik bak paku
bajunya robek terkena paku
|
|
ka.wai
|
[kawai]
n
baju: :
--mu handak
baju putih;
|
bu.ka.wai
v
berbaju: :
iya ~ handak jona
kamu dia berbaju putih tadi |
|
|
ka.wan
|
[kawan]
n
teman: :
ya lapah rik -- na
ia pergi dengan temannya
|
|
ka.wik
|
[kawi]
n
jolok: :
-- bakmu jambu suda
jolok olehmu jambu itu;
|
ka.ka.wik
v
minta jolok: :
sanak sija ~ jambu komang sai kok masak
anak ini minta jolok jambu bol yang sudah masak; |
|
ka.wik.da
v
joloklah: :
amon niku haga ~ bakmu diwik
jika kamu mau joloklah olehmu sendiri; |
|
ka.wik.ko
v
jolokkan: :
~ buah manggo suda langgar-langgar
jolokkan mangga itu tinggi-tinggi; |
|
nga.wik
v
menjolok: :
nyak nayah gawi niku ~ diwik juga
saya banyak kerjaan kamu menjolok sendiri saja; |
|
nga.wik.ko
v
menjolokkan: :
alang saro nyak ~ lomasa jona
alangkah susah saya menjolokkan nangka tadi; |
|
ti.pa.ka.wik
v
terjolok: :
jambu sija ~ lima ngabungkal
jambu ini terjolok lima buah |
|
|
ka.wil
|
[kawil]
n
pancing: :
ubak anjamotko – di pawon
ayah menyimpan pancing di dapur;
|
nga.wil
[awil]
v
memancing: :
akas galak -- iwak dibingi
kakek sering memancing ikan di malam hari |
|
|
ka.yo
|
[kay]
a
kaya: :
bangik nihan jadi jolma –
enak sekali menjadi orang kaya
|
|
ka.yon
|
[kayn]
n
suruh: :
-- sanak sija juga amboli siya
suruh anak ini saja membeli garam;
|
ka.yon.an
v
suruhan: :
amon ~ ubak langsung niku lapah
jika suruhan ayah langsung kamu pergi; |
|
ka.yon.da
v
suruhlah: :
~ lapah ganta onti jolmana mak angka lagi
suruhlah pergi sekarang nanti orangnya sudah tidak ada lagi; |
|
nga.yon
v
menyuruh: :
nyak mak haga lagi ~ niku
saya tidak mau lagi menyuruh kamu; |
|
si.ka.yon.an
v
saling suruh: :
gawian sija mak radu amun kuti ~
Pekerjaan ini tidak akan selesai jika kalian saling suruh; |
|
ti.ka.yon
v
disuruh: :
niku ~ kiyai nungguko kambingna
kamu disuruh kakak menunggu kambingnya; |
|
ti.pa.ka.yon
v
tersuruh: tidak sengaja disuruh: :
nyak ~ sanak sija ngakuk rampai
saya tidak sengaja menyuruh anak ini mengambil sayur |
|
|
kabau
|
[kaba]
n
buah yg berbau tidak sedap, sama dengan aroma jengkol, petai tetapi dimakan orang untuk lalapan: :
niku haga nganik -- jak Lampung?
kamu mau makan kabau dari Lampung?
|
|
kah.lin
|
[kahlin]
v
tersedak tulang saat makan :
ati-ati nganik iwak, kantu –
hati-hati makan ikan, jangan sampai kahlin
|
|
kak.kak
|
[kaka]
n
burung gagak: :
amon -- bubunyi biasona tanda mak holaw
kalau burung gagak berbunyi biasanya pertanda buruk
|
|
kam.bi.tuk
|
[kambit]
n
istilah nama buah timun yg tumbuh tidak sempurna: :
amon cak hulun ~ lopang
jika kata orang kambituk timun;
|
bu.kam.bi.tuk
v
mempunyai kambituk: semua timun tidak tumbuh sempurna: :
tahun sija lopangku -- unyin
tahun ini timunku berkambituk semua |
|
|
kam.bo.lo.nan
|
[kamblnan]
adv
tersedak makanan: :
sanak sina – bakna mongan gancang ga,
anak itu tersedak makanan karena makan terlalu cepat
|
|
kam.bo.lo.nan
|
[kamblnan]
v
tersedak makanan saat makan: :
dang gancang ga amon mongan, nonti –!
jangan terlalu cepat kalau makan, nanti tersedak!
|
|
kam.po.la.ng
|
[kampla]
n
kemplang: kerupuk terbuat dari sagu dan ikan bentuknya pipih lonjong: :
nyak ampai radu angguwai --
saya baru selesai membuat kemplang;
|
bu.kam.po.la.ng
v
berkemplang: memakai kemplang: :
anakku haga mongan ~
anakku mau makan berkemplang |
|
|
kamolonan
|
kabolot :
|
|
kan
|
[kan]
n
nasi: beras yang dimasak menjadi nasi: :
liyak pai -- kita kok masak api makkung
lihat dulu nasi kita sudah masak apa belum;
|
bu.kan
v
bernasi: sama nasi: :
dang nganik mi bugawoh ~
jangan makan mi saja sama nasi |
|
|
kan.tu
|
[kantu]
p
kalau (belum terjadi): :
niku ga lapaj nyak ga iyot
kalau kau ingin pergi saya akan ikut
|
|
kas
|
[kas]
n
bekas; mantan: :
nyak mak haga kaniyan -- sija
saya tidak mau makanan bekas ini
|
|
ke.tek
|
[kt]
n
perahu bermotor: :
ya ti dija makai –
dia datang ke sini menggunakan perahu bermotor
|
|
ki.an
|
[kian]
n
nanah: :
wat -- dikukutna
ada nanah di kakinya
|
|
ki.bol
|
[kibl]
n
kolang-kaling: :
-- bangik diguwai inuman
kulang-kaling enak dibuat minuman
|
|
ki.cak
|
[]
n
cicak: :
wat lamon – di lambahana
ada banyak cicak di rumahnya
|
|
ki.cap
|
[kicap]
n
kecap: :
umak kilu boli -- asin
ibu minta dibelikan kecap asin
|
|
ki.kil
|
[kikl]
n
mata kaki: :
nyak tipakuhkuh -- sanak sija
saya memukul tidak sengaja mata kaki anak ini;
|
bu.ki.kil
v
bermata kaki: :
tiap jolma ~ rua
tiap orang bermata kaki dua |
|
|
ki.kim
|
[kikim]
n
ubi: :
wat lalum -- di handopan lambahan
ada banyak ubi di depan rumah
|
|
ki.kis
|
[kikis]
n
ruangan atau kurungan ayam, bebek, kambing dll di bawah rumah yang dindingnya dibuat dari bambu: :
-- sikam ponuh ingunan kikis ganta
kendang kami penuh peliharaan sekarang;
|
bu.ki.kis
v
berkikis: mempunyai kikis: :
nyak mirak ~ mari ngingun sisu
saya ingin mempunyai kikis agar memelihara ayam |
|
|
ki.lar
|
[kila]
n
jelas: penglihatan yg mata: :
-- upi sija kok jolas
penglihatan bayi ini sudah jelas
|
|
ki.lat
|
[kilat]
n
kilat: :
mak selalu wat – timpu
hujan tidak selalu ada kilat saat hujan
|
|
ki.lu
|
[kilu]
n
minta: :
nyak -- lobas sakik ipon
saya minta obat sakit gigi;
|
ka.ki.lu
v
orang yg memohon; meminta: :
nyak ~ sisu guring say panas
saya meminta ayam guring yang masih panas; |
|
ki.lu.da
v
mintalah: :
~ duit rik ubakmu
mintalah uang sama ayahmu; |
|
ki.lu.ya
v
memohon dengan hati yg paling dlm: :
nyak -- niku dang lapah
saya mohon kamu jangan pergi; |
|
ngi.lu
v
meminta: :
nyak haga ~ sai ronik juga
saya mau meminta yang kecil saja; |
|
ngi.lu.ko
v
memintakan: :
niku juga say ~ kawai sa di ayuk
kamu saja yang memintakan baju itu pada kakak perempuan; |
|
pu.ki.lu
v
peminta: tukang minta: :
~ diboji hulun
peminta akan dibenci orang; |
|
ti.ki.lu
v
diminta: :
~ sapa nyiwi sai kutapko dija
diminta siapa kelapa yang kutaruhkan di sini; |
|
ti.ki.lu.ko
v
dimintakan: :
nyak haga ~ ruwa punti juk niku
saya akan mintakan dua pisang untuk kamu; |
|
ti.pa.ki.lu
v
terminta: tidak sengaja minta: :
nyak ~ rik jolma sai ampai ratong sina
saya tidak sengaja minta sama orang yang baru datang itu |
|
|
ki.mang
|
[kima]
n
agak: :
badanna -- panas
badannya agak panas
|
|
ki.sa.kan
|
[kisakan]
lihat canggoh :
|
|
ki.yai
|
[kaka]
n
kakak: panggilan untuk saudara laki-laki yg lebih tua: :
-- ampai mulang dibi Komis
kakak baru pulang sore Kamis
|
|
kin.tu
|
[kintu]
n
jika, apabila, andai kata,: :
-- jolma sina ratong cawako nyak lagi mandi
jika orang itu datang beritahu saya lagi mandi
|
|
kip.kip
|
[kipkip]
n
insang (ikan) di luar: :
sikam mak kala nyanik – iwak
kami tak pernah makan kipkip ikan
|
|
ko.bok
|
[kb]
n
tutup: :
dang –ko matamu
jangan tutup matamu;
|
ti.ko.bok
[tikb]
v
tertutup: :
lambahanna ~
rumahnya tertutup |
|
|
ko.bol
|
[kbl]
a
kebal: :
badanna –
badannya kebal
|
|
ko.buk
|
[kb]
n
kendi wadah air minum yang terbuat dari tanah liat: :
mak lamon lagi jolma makai –
tidak banyak lagi orang yang menggunakan kobuk
|
|
ko.cik
|
[koc]
n
kelingking: :
ngapi -- jolma sina bayoh
mengapa kelingking orang itu bengkak
|
|
ko.dak
|
[koda]
n
dahi: :
-- sanak sina tihandos di rawang
dahi anak itu tersantuk di jendela
|
|
ko.dok
|
[kod]
n
deras: hujan sangat deras: hujan lebat: :
nombija hujan -- laju sikam mak jadi lapah
kemarin hujan deras sehingga kami tidak jadi pergi
|
|
ko.dol
|
[kdl]
a
tebal: :
bukuna –
bukunya tebal
|
|
ko.jol
|
[kl]
a
alot: :
kanian sai diguwaina –
makanan yang dibuatnya alot
|
|
ko.lai
|
[klaj]
v
terbiasa: :
ya kok -- bugawi
dia sudah terbiasa bekerja
|
|
ko.las
|
[kolas]
n
kelas: :
amon nyak mak naik -- pasti kona marah kiyai
jika saya tidak naik kelas pasti kena marah kakak
|
|
ko.ling
|
[koli]
n
keling: warna kulit yg hitam: :
amon kok -- juk sina hulun mak haga lagi modok
jika sudah keling seperti itu orang tidak mau lagi mendekat
|
|
ko.lir
|
[kli]
n
warna: :
-- kawaina siyaw
warna bajunya merah
|
|
ko.lor
|
[kolor]
n
celana dalam: :
-- na lokok dipawai
kolornya sedang dijemur
|
|
ko.mis
|
[koms]
n
Kamis: nama hari: :
-- onti nyak ampai mulang
Kamis nanti saya baru pulang
|
|
ko.mul
|
[komul]
n
lihat salinggom: :
|
|
ko.na
|
[kona]
n
kena: menyentuh: :
amon niku mak mulang -- marah ubak
jika kamu tidak pulang akan kena marah ayah;
|
ti.pa.ko.na
v
terkena: tidak sengaja dikenakan: :
amon ~ pungumu cutik dang haga marah
jika terkena tanganmu sedikit jangan marah |
|
|
ko.nui
|
[konuj]
n
burung elang: :
-- kok jarang dihalu burung
elang sudah jarang ditemukan
|
|
ko.pi
|
[kpi]
n
kopi: :
-- rasanya pahit
kopi terasa pahit
|
|
ko.ra
|
[koa]
n
kera: :
sanak sija ngaliyak -- rabai
anak ini melihat kera takut
|
|
ko.rang
|
[ka]
n
kerang air tawar: :
mak kaunyin jolma galak nganik – tidak
semua orang suka makan kerang air tawar
|
|
ko.ras
|
[koas]
n
keras: :
kanian sina –
ga makanan itu terlalu keras;
|
ko.ras.ko
v
keraskan: :
~ pai agor sija ampai tihiris
keraskan dulu agar ini baru diiris; |
|
ngo.ras
v
mengeras: :
amon kok ~ sominna ampai jadi tiilikko
jika sudah mengeras semennya baru boleh diinjakkan; |
|
ti.ko.ras.ko
v
dikeraskan: :
amon kok ~ kanian sija ampai jadi tikanik
jika sudah dikeraskan makanan ini baru bisa dimakan; |
|
ti.pa.ko.ras
v
terkeras: tidak sengaja keras: :
nyak jona nasak kan -- bakna kurang way
saya tadi masak nasi tidak sengaja keras sebab kurang air |
|
|
ko.rik
|
[ko]
v
kerik: :
amon kuruk juga
jika masuk angin kerik saja;
|
bu.ko.rik
v
berkerik: :
nyak jona ~ di ombay Diwa
saya tadi berkerik dengan nenek Diwa; |
|
ka.ko.rik
v
minta kerik: :
niku ~ rik sapa?
kamu minta kerik sama siapa; |
|
ko.rik.ko
v
kerikkan; :
rasana nyak kuruk angin tulung ~ ganta
rasanya saya masuk angin tolong kerikkan sekarang; |
|
|
1
ko.ris
|
[kos]
n
keris: :
nyak wat -- paninggalan tuyuk paija
saya punya keris peninggalan buyut dahulu
|
|
2
ko.ris
|
[ks]
n
jagung muda untuk dijadikan sayur; keris jagung: :
nyak mirak nganik --
saya kepingin makan jagung muda;
|
|
ko.roh
|
[kh]
v
menggigit: :
|
ngo.roh
[h]
v
menggigit: :
anak itu -- jambu
anak itu menggigit buah jambu |
|
|
ko.ruh
|
[kh]
ribut; cekcok: :
amon kuti haga -- torus nyak mak ratong lagi ti lombahan sija
jika kalian mau ribut terus saya tidak mau datang lagi di rumah ini;
|
ti.ko.ruh.ko
v
diributkan: :
duit cutik ~
uang sedikit diributkan; |
|
|
ko.ruk mi.yuk
|
[k miy]
keriput; :
badan akas kok – ,
badan kakek sudah keriput
|
|
ko.sih
|
[ksih]
n
debu yg berasal dari padi: :
rasana -- unyin badan ku jak huma jona
rasanya debu semua badanku dari sawah tadi
|
|
ko.sol
|
[ksol]
n
kesal; jenuh; bosan: :
nyak mak -- nganik iwak saluwang
saya tidak bosan makan ikan seluwang
|
ngo.sol.ko
v
membosankan :
gawi juk sa --
kerja seperti ini membosankan |
|
|
1
ko.til
|
[kotil]
n
kutil: :
haban -- jolma sina mak hodak-hodak
sakit kutil orang itu tidak sembuh-sembuh
|
|
2
ko.til
|
[kotil]
n
orang kecil pendek: orang kate: :
jolma sija -- tapi pintor nihan
orang ini kecil tapi pintar
|
|
ko.tuk
|
[kotu]
n
pantat: :
awas nyak haga liyu onti nyinggul --
awas saya mau lewat nanti nyenggol pantat
|
|
kok
|
[k]
n
sudah: :
amon -- lapah unyin nyak ampai buringkos
jika sudah pergi semua saya baru beres-beres
|
|
kok.kok
|
[kk]
n
habis sama sekali tidak ada sisa: :
nyak mak pacak ngonjuk niku bakna duitku kok --
saya tidak bisa memberimu kamu sebab uangku sudah habis tidak ada sisa lagi
|
|
kol.pah
|
[klpah]
n
saudara (baik yg tua atau yg kecil): :
mak bangik hurik mak angka --
tidak enak hidup tidak ada saudara
|
|
kolkol
|
[klkl]
n
kental: :
galuda agor sija tungguk --
aduklah agar ini sampai kental
|
|
kom.bih
|
[kombh]
n
mungkin: :
mak -- niku haga ratong pokku
tidak mungkin kamu mau datang ke tempat saya;
|
kom.bih.da
v
mungkinlah: :
mak ~ tingkahna juk sina rik niku
tidak mungkinlah tingkahnya seperti itu sama kamu |
|
|
kom.pis
|
[]
v
kempis: :
ban mubilna –
ban mobilnya kempis
|
|
kom.pit
|
[kompt]
n
kempis: :
dang lapahko karoto sija bakna banna --
jangan jalankan sepeda ini sebab bannya kempis;
|
ka.kom.pit
v
minta kempis: :
koncongga ban karito sija nyak ~ cutik
terlalu kencang ban sepeda ini saya minta kempis sedikit; |
|
kom.pit.ko
v
kempiskan: :
kalombungan adik koncong nihan ~ cutik biar mak pocoh
balon adik kencang sekali kempiskan sedikit agar tidak pecah; |
|
ngom.pit
v
ngempis: :
ban karito ku ~ jona laju dikumpo kiyai
ban sepeda saya ngempis lalu dipompa kakak; |
|
ti.kom.pit.ko
v
dikempiskan: :
ngapi kalombungan manmu ~
mengapa balon punya kamu dikempiskan; |
|
ti.pa.kom.pit
v
terkempis: tidak sengaja dikempiskan: :
ban karito sanak suda~
ban sepeda anak itu terkempis; |
|
|
kon.co.ng
|
[konc]
n
kencang: :
amon niku ngumpo ban sija dang --
jika kamu memompa ban ini jangan kencang;
|
ka.kon.co.ng
v
minta kencang: :
nyak tulung ~ ban karito sija
saya minta tolong kencangkan ban sepeda ini; |
|
kon.cong.ko
v
kencangkan: :
ban karito sija ku~
ban sepeda ini saya kencangkan; |
|
ngon.cong
v
mengencang: :
ban sija kona panas laju ~
ban ini kena panas lalu mengencang; |
|
ti.kon.cong.ko
v
dikencangkan: :
ban karito ~ sija tikoncongko adikku
ban sepeda ini dikencangkan adikku; |
|
|
kon.jak
|
[kona]
n
pernah: :
nyak-- lapah-lapah ti Singapura amboli tas
saya pernah jalan-jalan ke Singapura membeli tas
|
|
kor.ci.ng
|
[koc]
n
nyaring: suara nyaring: :
alang -- suara sanak sija bunyanyi
alangkah nyaring suara anak ini bernyanyi;
|
kor.cing.ko
v
nyaringkan: :
~ cutik suaramu
nyaringkan sedikit suaramu; |
|
|
ku.ali
|
[kual]
n
kuali: wajan untuk menggoreng: :
-- jona mak angka sai ronik
kuali tadi tidak ada yang kecil;
|
bu.ku.ali
v
berkuali: memakai kuali: :
nyak ~ sai balak amon haga masak rondang
saya memakai kuali besar jika mau memasak rendang |
|
|
ku.bu
|
[kub]
n
pondok kecil di tengah sawah atau kebun: :
nyak ngaliyak -- kamutungan
saya melihat pondok kebakaran
|
ku.bu-ku.bu
n
pondok-pondok: :
nyak angguwai di mukak lombahan ~
saya membuat pondok-pondok di depan rumah |
|
|
ku.buk
|
[kubu]
n
dedaunan yang digunakan sebagai bahan pembuatan sampo: :
wat lamon tanoman– di hutan
terdapat banyak tanaman kubuk di hutan
|
|
ku.cil
|
[kucl]
n
lepas: :
amon niku kapanasan -- kawaimu
jika kamu kepanasan lepas bajumu;
|
ku.cil.ko
v
lepaskan: :
~ ganta kawai kabayanmu bakna haga tigonti kawai barih
lepaskan baju pengantinmu sekarang mau diganti baju lain; |
|
ti.ku.cil.ko
v
dilepaskan: :
-- juga amon saro juk sa
dilepaskan saja jika susah seperti ini; |
|
ti.pa.ku.cil
v
terlepas: tidak sengaja dilepas: :
aliku ~ diwik di kamar mandi jona
cincinku saya terlepas sendiri di kamar mandi tadi; |
|
ka.ku.cil
v
minta lepas: :
nyak ~ ganta dang haga nunggu jomoh pagi
saya minta lepas sekarang jangan nunggu besok pagi |
|
|
ku.du
|
[kud]
n
kuncup: :
bunga sija amon dibi --
kembang ini jika sore kuncup;
|
bu.ku.du
v
mempunyai kuncup: berkuncup: :
nyak goring ngaliyak bunga sikam kok ~
saya senang melihat kembang kami sudah berkuncup; |
|
ngu.du
v
menguncup: :
amon bunga sija kok ~ nyak haga motikna
jika bung aitu sudah menguncup saya mau memetiknya |
|
|
ku.ku
|
[kuku]
n
kuku: :
-- na tinjang nihan
kukunya panjang sekali
|
|
ku.kuk
|
[kuku]
n
gempa bumi: :
rasana wat -- nanbija dibingi
sepertinya ada gempa bumi semalam
|
|
ku.kut
|
[kukut]
n
kaki: :
-- sanak sija bayoh-bayoh disorot sorom gatol
kaki anak ini bengkak-bengkak disengat semut merah
|
|
ku.lak
|
[kula]
n
jamur: :
nyak amboli -- di sanak sai nandangko buhur jona
saya membeli jamur sama anak yang menjajakan siang tadi
|
|
ku.lang
|
[kula]
n
lepas dari kulit: :
-- unyin amon kok tolu harani
lepas semua jika sudah tiga hari
|
|
ku.luk
|
[kulu]
a
kusut (untuk pakaian): :
kawaina
pakaiannya kusut
|
|
ku.ma.lang
|
[kumala]
n
terkelupas dari bijinya, misalnya daging buah rambutan yg mudah lepas dr bijinya: :
-- rambutan
rambutan kumalang
|
|
ku.ma.ngi
|
[kumai]
n
kemangi: :
-- bangik dikurokko dilam pindang
kemangi enak dimasukkan dalam pindang
|
|
ku.mis
|
[kumis]
n
kumis: :
-- na halom
kumisnya hitam
|
|
ku.ning
|
[kuni]
n
kuning: :
kawaina kuning
bajunya kuning
|
|
ku.nyir
|
[kuir]
n
kunyit: :
kona -- dipungu biasona saro ga lobon
terkena kunyit di tangan biasanya sulit hilang
|
|
ku.rang
|
[kua]
kurang: :
amon nasimu --, onti kutambah
jika nasimu kurang, nanti kutambah
|
ku.rang.ko
v
kurangkan: :
~ cutik horgana
kurangkan sedikit harganya |
|
bu.ku.rang
v
berkurang: :
amon kok -- sai nyak mak haga lagi ambolina
jika sudah berkurang satu saya tidak mau lagi membelinya |
|
ka.ku.rang.an
v
kekurangan: :
sikam kaundangan dipok kiyai nombija -- pok mojong
kami keundangan tempat kakak kemarin kekurangan tempat duduk |
|
|
ku.ri.das
|
[kudas]
koreng: :
sanak sijak nayah --
anak ini banyak koreng
|
|
ku.ring
|
[ku]
n
loreng: :
kucing sikam --
kucing kami loreng
|
|
ku.ruk
|
[ku]
v
masuk: :
kabiansa sanak sakola kok --
hari ini anak sekolah sudah masuk;
|
ka.ku.ruk.an
v
kemasukan: :
nyak ngaliyak bay-bay sija ~
saya melihat ibu ini kemasukan; |
|
ku.ruk.ko
v
masukkan: :
~ karito sija di lom lombahan
masukkan sepeda ke dalam rumah; |
|
ti.ku.ruk
v
termasuk: :
amon mak salah niku ~ di sakola sai holau
kalau tidak salah kamu termasuk di sekolah yang bagus |
|
ti.pa.ku.ruk
v
termasuk tidak sengaja: :
nyak jona ~ limau lima ngabungkal
saya tadi termasuk jeruk lima buah |
|
|
ku.si.tan
|
[kustan]
n
korek api: :
nyak haga amboli ~ pai
saya mau membeli korek api dulu
|
|
ku.ta
|
[kuta]
n
pagar: :
tukang kok radu angguwai
tukang sudah selesai membuat pagar
|
|
ku.tang
|
[kuta]
n
pakaian dalam wanita: :
-- biasona dipakai bai
kutang biasanya dipakai oleh wanita
|
|
ku.ti
|
[kut]
pron
mereka; kalian: :
-- kuantak mulang onti
kalian kuantar pulang nanti
|
|
ku.tu
|
[kut]
n
serangga yg merayap, baik yg ada di dalam beras atau terdapat di kepala manusia: :
sanak ronik sija nayah --
anak kecil ini banyak kutu
|
|
ku.yuk
|
[kuju]
n
anak anjing: :
-- na ampai lahir
anak anjingnya baru lahir
|
|
kuh.kuh
|
[kuhkh]
v
memukul seseorang khusus pada bagian kepala: :
dang -- adikmu
jangan pukul adikmu
|
kuh.kuh.ko
v
pukulkan: :
-- uncing sina
pukulkan lonceng itu |
|
|
kui.kui
|
[kiki]
v
menggaruk: :
|
ngui.kui
[iki]
v
menggaruk: :
sanak sina – kukutna sai dikoroh sorom,
anak itu menggaruk kakinya yang digigit semut |
|
|
kuk.kuk
|
[kuk]
n
bubur: :
dinyak nganik -- jona
pagi saya makan bubur tadi pagi
|
|
kum.ba.hang
|
[kumbaha]
n
sejenis pohon keladi yg gatal: :
nyak haga nanom batang --
saya mau menanam pohon kumbahang
|
|
kun.ku.nan
|
[kunknan]
n
utusan yg diutus sebelum penjemputan pengantin wanita: :
nyak jona kok ngayonko -- jak kabayan bakas
saya tadi sudah menyerukan kunkunan dari pihak pengantin laki-laki
|
|
kun.tak ra.yak
|
[kunta aja]
a
kondisi seseorang yang berantakan baik rambut maupun pakaiannya: :
ya lokok waktu sikan ti lambahanna
dia masih kuntak rayak saat kami ke rumahnya
|
|
kur.kur
|
[ku]
n
kukur: :
amon niku angka gawi, -- nyiwi sija
jika kamu tidak ada kerja, kukur kelapa ini
|
|
la.bah
|
[labah]
a
banyak menggunakan: :
gulai sa -- minyak
lauk ini banyak menggunakan minyak
|
|
la.buh
|
[labuh]
v
henti: :
|
la.bu.han
v
perhentian: :
-- sikam di tiuh Campang
Tiga perhentian kami terakhir di desa Campang Tiga; |
|
la.buh.ko
v
hentikan: :
nyak onti ~ di pokon ijan
saya nanti hentikan di pangkal tangga; |
|
ti.la.buh.ko
v
dihentikan: :
~ dipa usungan akas sija onti
dihentikan dimana bawaan kakek ini nanti |
|
|
la.ci
|
[laci]
a
laci; tempat menyimpan sesuatu: :
amon angguawai garubuk, dang lupa guwaiko --
jika membuat lemari, jangan lupa buatkan laci
|
|
la.cut
|
[lacut]
a
kulit yg keriput karena basah: :
ranga-ranga sanak sina -- unyin
jari-jari anak ini lacut semua
|
|
la.dang
|
[lada]
n
ladang: :
-- umak lamon nihan
ladang ibu banyak sekali;
|
bu.la.dang
v
berladang :
tahun sa kita mak ~
tahun ini kita tidak berladang. |
|
|
la.das
|
[ladas]
a
senang, senang yg tak terhingga: :
dang -- onti miwang
jangan senang nanti menangis;
|
bu.la.das
a
bersenang: :
sanak ruwa sija gawi ~
anak dua ini kerja bersenang |
|
|
la.din
|
[ladin]
v
layani: :
-- pai adik mu na
layani dulu adikmu itu
|
nga.la.di.ni
v
melayani :
indok ~ adik mongan
ibu melayani adik makan |
|
di.la.di.ni
v
dilayani :
adik lokok ~ mongan
adik sedang dilayani makan. |
|
|
la.ding
|
[ladi]
n
pisau: :
-- tiasah ubak
pisau diasah oleh ayah
|
|
la.duk
|
[lad]
terlanjur: :
|
ti.la.duk
v
terlanjur: :
~ niku kok lapah,laju nyak tinggal posai
terlanjur kamusudah pergi, terus saya tinggal sendiri |
|
|
la.ga
|
[laga]
v
laga, :
adu -- sisuku rik sisumu
ayamku laga dengan ayammu
|
bu.la.ga
v
berlaga :
sapimu mak haga ~
sapimu tidak mau berlaga; |
|
nga.la.ga.ko
v
mengadu: :
payu kita ~ sisu
mari kita mengadu ayam; |
|
di.la.ga.ko
v
diadu: :
sisumu ~ adik
ayammu diadu oleh adik |
|
|
la.gak
|
[laga]
n
bagus: :
-- na makka
tanggung bagusnya tidak kepalang;
|
bu.la.gak
v
tampan: :
maranai sina ~ nihan
pemuda itu tampan sekali |
|
|
la.gik
|
[lagi]
v
ledek: :
dang ~ adikmu onti miwang
jangan ledek adikmu nanti menangis;
|
di.la.gik.i
v
diledek: :
amon sanak sija ~ pasti iya miwang
jika anak ini diledek pasti dia menangis |
|
nga.la.gik-la.gik
v
meledek-ledek; mengganggu: :
niyaina galak ~ adikna say puhiwang
kakak perempuannya suka meledek-ledek adiknya yang cengeng |
|
|
la.gu
|
[lagu]
n
lagu: :
-- na holau-holau
lagunya bagus-bagus;
|
bu.la.gu
v
berlagu: :
ia ngumung ~
ia berbicara berlagu; |
|
nga.la.gu.ko
v
melagukan: :
biduan sina ~ lagu kagoringanku
biduan itu melagukan lagu kesenanganku; |
|
ti.la.gu.ko
v
dilagukan: :
lagu Indonesia Raya ~ idang tanggal pitubolas
lagu Indonesia raya dilagukan tiap tanggal tujuh belas; |
|
|
la.hap
|
[lahap]
a
rakus: :
-- sanak sina monganna
anakitu makannya rakus;
|
nga.la.hap
v
makan dg rakus: :
sanak sina ~ kanian tungguk bola
anak itu memakan makanan dg rakus sampai habis; |
|
pu.la.hap
n
makan dg rakus: :
sapa sai ~ dija
siapa yg makannya dg rakus di sini?; |
|
|
la.hir
|
[lahi]
v
lahir: :
adik -- bingsina
adik lahir semalam;
|
nga.la.hir.ko
v
melahirkan: :
baibai sina ~ bakas
perempuan itu melahirkan anak laki-laki; |
|
di.la.hir.ko
v
dilahirkan: :
nyak ~ indok di tiuh
saya dilahirkan ibu di dusun ; |
|
ke.la.hi.ran
n
kelahiran: :
harani sija harani ~ ku
hari ini hari kelahiranku |
|
|
1
la.ju
|
[laju]
a
terus: :
ulah dimarahi indokna iya -- lijung
karena dimarahi ibunya, ia terus pergi
|
di.la.ju.ko
n
diteruskan: :
gawianna kok ~ na
pekerjaannya sudah diteruskan; |
|
la.ju.ko
n
teruskan: :
~ gawianmu
teruskan pekerjaanmu; |
|
nga.la.ju.ko
n
meneruskan: :
kiay ~ gawianna tungguk bingi
kakak meneruskan pekerjaannya hingga malam hari |
|
|
2
la.ju
|
v
meninggal dunia: :
ya kok -- jam rua bolas jona
dia sudah meninggal pukul dua belas tadi
|
|
la.kar
|
[laka]
a
kayu untuk ramuan rumah :
ubak ngaholauko -- sikam
ayah memperbaiki kayu ramuan rumah kami;
|
bu.la.kar
a
mengumpulkan kayu ramuan: :
kiai lagi ~ di talang
kakak mengumpulkan kayu ramuan di talang |
|
|
la.kau
|
[lakau]
n
ipar: :
jolma sina -- na lamon nihan
orang itu iparnya banyak sekali;
|
bu.la.kau
v
hubungan ipar: :
nyak lokok ~ rik yudo
saya masih ada hubungan ipar dengan dia; |
|
si.la.kau.an
v
beriparan: :
tian rua udo lokok ~
mereka berdua masih beriparan |
|
pa.la.ki
v
mendapat suami :
niai ~ rangda:
kakak pr ku mendapat suami duda |
|
|
la.ki
|
[laki]
n
suami: :
-- na balak
langgar suaminya besar tinggi;
|
bu.la.ki
v
bersuami: :
bai-bai sina mak ~ lagi
perempuan itu tidak bersuami lagi; |
|
bu.la.lak
v
berpedas: :
nyak mak tahan mongan ~
saya tak tahan makan berpedas; |
|
ka.la.la.kan
n
kepedasan: :
adikku -
adikku kepedesan; |
|
ti.pa.la.lak
n
tidak sengaja menjadi pedas: :
gulai ubak ~ bak indok gulai
ayah tak sengaja menjadi pedas oleh ibu |
|
|
la.lak
|
[lala]
n
pedas: :
sambal sina -- nihan
sambal itu pedas sekali;
|
la.la.ran
n
lalatan: :
kanian sa ~
makanan ini lalatan |
|
|
la.lar
|
[lala]
n
lalat: :
-- asal panyakik
lalat sumber
|
|
la.las
|
[lalas]
n
botak: :
huluna—
kepalanya botak
|
bu.la.lik
v
berdaki: :
badan
adikku ~ |
|
|
la.lik
|
[lali]
n
daki: :
-- sanak sina kodol nihan daki
anak itu tebal sekali;
|
nga.la.mar
v
melamar: :
sapa sai ~ morli sina
siapa yang melamar gadis itu; |
|
di.la.mar
n
dilamar: :
adikku ja haga -- maranai
adik saya mau dilamar bujang |
|
|
la.ma-la.ma ko.pi
|
[lama-lama kpi]
n
kopi giling kasar: :
ubak anggiling ~
ayah menggiling kopi giling kasar
|
|
la.mar
|
[lama]
v
lamar :
|
nga.lam.bat.ko
v
melambatkan: :
ia ~ lapahna
ia melambatkan jalannya; |
|
di.lam.bat.ko
v
dilambatkan: :
lapahna sangajo ~ na
jalannya sengaja dilambatkannya; |
|
ka.lam.ba.tan
n
kelambatan: :
niku ~ ratong
engkau kelambatan datang; |
|
pu.lam.bat
v
pelambat: :
~ nihan niku ja
pelambat betul engkau ini; |
|
ti.lam.bat
v
terlambat: :
niku salalu ~
engkau selalu terlambat; |
|
lam.bat.ko
v
lambatkan: :
~ lapahmu
lambatkan jalanmu; |
|
lam.bat-lam.bat
a
lambat-lambat: :
ia lapah
ia berjalan lambat-lambat |
|
|
la.mon
|
[lamn]
a
banyak: :
-- kanian sikam
makanan kami banyak;
|
|
la.ngai
|
[laa]
v
mengambil atau melihat hasil tangkapan ikan: :
-- da pay di bubu jona wat apiya
lihat lah dulu di bubu tadi ada apa saja
|
|
la.ngik
|
[lai]
n
langit: :
liak pay -- kok haga hujan makwat
lihat dulu langit sudah akan hujan belum
|
bu.lan.gir
v
berlangir: :
kabayan sina --
pengantin itu berlangir; |
|
nga.lan.giri
v
melangiri: :
ombai ~ adik
nenek melangiri adik; |
|
ti.lan.giri
v
dilangiri: :
sanak sai buhaban sina
anak yang sakit itu dilangiri |
|
la.ngir.ko
v
langirkan: :
~ wai sija di badanna
langirkan air ini ke tubuhnya |
|
|
la.pang
|
[lapa]
a
lapang: :
~ nihan lombahanmu
besar sekali rumahmu
|
bu.la.pa.ngan
n
mempunyai lapangan: :
lombahanna ~ badminton
rumahnya mempunyai lapangan bulu tangkis |
|
nga.la.pa.ngi
v
melapangi: :
ia ~ kamarna
ia melapangi kamarnya |
|
ka.la.pa.ngan
adv
terlalu besar: :
tian angguai pok mongan ~
mereka membuat tempat makan terlalu besar |
|
si.la.pa.ngan
adv
saling lapang: :
tian ~ dada
mereka saling lapang dada |
|
ti.pa.la.pang
adv
tak sengaja jadi lapang: :
bus sija ~ bakna jolma lamon mak lapah
bus ini menjadi lapang karena banyak orang tidak pergi |
|
|
la.pis
|
[lapis]
n
lapis: :
~ sabidang sija kodol
lapis kain ini tebal;
|
bu.la.pis
v
berlapis: :
bajunya ~ rua
bajunya berlapis dua; |
|
nga.la.pis.ko
v
melapiskan: :
ia ~ palastik ti mijah
dia melapiskan plastik ke meja; |
|
ti.la.pis.ko
n
dilapiskan: :
bukuku ~ rik bukuna
bukuku dilapiskannya dengan bukunya; |
|
ka.la.pi.san
n
minta dilapiskan: :
nyak ~ rik indok sabidang anyarku
saya minta dilapiskan dengan ibu kain baruku; |
|
pe.la.pis
n
terlapis: :
~ sabidang tiguai boning adik
pelapis kain dibuat menjadi popok adik; |
|
si.la.pi.san
adv
saling lapiskan: :
sikam ~ waktu angguay bolu lapis
kami saling lapiskan saat membuat bolu lapis |
|
|
la.por
|
[lap]
n
lapor: :
-- pai rik satpam, ompai pacak kuruk
lapor dahulu kepada satpam baru boleh masuk;
|
nga.la.por
n
melapor: :
nyak haga ~ kajadian sija rik pulisi
saya mau melaporkan kejadian ini kepada polisi; |
|
ti.la.por.ko
n
dilaporkan: :
kajadian sudo kok ~
kejadian itu sudah di laporkan; |
|
pu.la.por
n
pelapor (orang yang melaporkan): :
~ kajadian sina haga tijuk
hadiah pelapor kejadian itu akan diberi hadiah; |
|
la.po.ran
n
laporan: :
~ kuti kok titarima
laporankalian sudah diterima |
|
la.por.ko
v
laporkan: :
~ hal sina rik gurumu
laporkan hal itu kepada gurumu |
|
|
la.puk
|
[lapu]
adv
lapuk; rusak; buruk: :
tambaku akas kok --
tembakau kakek sudah rusak
|
|
la.puk.an
|
adv
jamuran: :
kanian sina mak tikanik kok ~
makanan itu tidak dimakan karena sudah jamuran
|
|
la.tih
|
[latih]
v
latih; :
|
bu.la.tih
v
berlatih: :
ia ~ main badminton
ia berlatih main bulu tangkis; |
|
nga.la.tih
v
melatih: :
guru sina ~ senam di sikola sikam
guru itu melatih senam di sekolah kami; |
|
ti.la.tih
v
dilatih: sanak-sanak di sikola ~ :
bubaris anak-anak di sekolah dilatih berbaris
|
|
|
la.tik
|
[lati]
v
ganggu: :
dang -- adikmuna
jangan ganggu adikmu itu;
|
nga.la.tik
v
mengganggu: :
ia ~ sanak bugurau di pokon
ia mengganggu anak yang bermain di halaman; |
|
di.la.tik
v
diganggu: :
~ sapa niku laju miwangsa?
kamu diganggu siapa sehingga jadi menangis?; |
|
si.la.ti.kan
v
saling ganggu: :
sanak-sanak sina ~
anak-anak itu saling ganggu |
|
|
la.wan
|
[lawan]
n
lawan musuh: :
dipa ~ kita main bol
mana lawan kita main bola?;
|
nga.la.wan
v
melawan: :
sanak sina ~ nihan
anak itu melawan benar; |
|
di.la.wan.ko
n
dilawankan: :
adik bubalah ~ kiai
adik berkelahi dilawankan kakak; |
|
ka.la.wan
v
terlawan: :
sanak sina mak ~ bak adik
anak itu tidak terlawan oleh adik; |
|
si.la.wa.nan
n
saling beradu: :
sisu-sisu sina ~
ayam-ayam itu saling beradu |
|
|
la.was
|
[lawas ]
n
laos: :
ombai nanom --
nenek menanam laos
|
|
la.wok
|
[law]
n
laut: :
-- sina mak roklom
laut itu tidak dalam
|
|
la.yok
|
[ lay]
v
lempem: :
karupuk sa --
kerupuk ini lempem;
|
|
la.yon
|
[layon]
adv
bukan: :
-- nyak ngakukna
bukan saya mengambilnya
|
|
lai.lai.an
|
[lailayan]
n
jemuran: :
pok -- patoh
tempat jemuran patah;
|
bu.lai-lai.an
v
berjemuran: :
tian ~ pinggir pangkalan
mereka berjemuran di pinggir sungai; |
|
nga.lai-lai.ko
n
menjemurkan: :
yona da sai ~ kawaimu
dialah yang menjemurkan pakaianmu; |
|
di.lai-lai
n
dijemur: :
kawaiku ko ~
bajuku sudah di jemur |
|
lai-lai.ko
n
jemurkan: :
~ andukku disan
jemurkan andukku disana |
|
|
lam.bat
|
[lambat]
a
lambat: :
-- lapahna
jalannya lambat;
|
nga.lam.bir
n
bertambah keriput: :
bawakna ~ jak sai radu
kulitnya bertambah keriput dari yang sudah |
|
|
lam.bir
|
[lambi]
n
kulit yang sudah berkeriput: :
kok -- bawak badan akas
sudah berkeriput kulit badan kakek;
|
|
1
lam.bung
|
[lambu]
n
puncak: :
ia mojong di -- ijan
ia duduk di puncak tangga
|
|
2
lam.bung
|
v
tinggi: :
-- nihan bol sina disipakna
tinggi sekali bola itu disepaknya
|
nga.la.mon
v
bertambah banyak: :
sisu tian ayam
mereka bertambah banyak; |
|
ka.la.mo.nan
a
kebanyakan: :
indok ~ ngonjuk adik kan
ibu kebanyakan memberi adik nasi |
|
|
lam.pam
|
[lampam]
n
sejenis ikan air tawar: :
iwak -- kujamotko dilom garubuk
ikan lampam kusimpan di dalam lemari
|
bu.lam.pu
v
berlampu: :
pawonna manom bakna mak ~
dapurnya gelap karena tidak berlampu; |
|
nga.lam.pu.ko
n
melampukan: :
tian ~ lilin
mereka memakai lampu lilin |
|
ka.lam.pu.an
n
berlampukan: :
sabalak godung sina ~ bak lampu sangabungkal
sebesar gedung itu berlampukan oleh sebuah lampu; |
|
ti.lam.pui
n
dilampui: :
sikam ~ adikmu kami
dilampui oleh adikmu; |
|
ti.pa.lam.pu
n
terlampukan: :
untungda wat niku, jadi sikam ~ bolor
syukurlah ada kamu, jadi kami terlampukan senter |
|
|
lam.pu
|
[lampu]
n
lampu: :
-- makkung dibayako
lampu belum dihidupkan
|
|
lam.sir
|
[lamsi]
n
pulang pergi: :
tian -- ti pulimbang
mereka pulang pergi ke Palembang
|
nga.lan.car.ko
v
melancarkan: :
musuh ~ sorangan
musuh melancarkan serangan; |
|
ke.lan.ca.ran
n
kecepatan: :
bidukmu lapahna ~
perahumu jalannya kecepatan; |
|
lan.car.ko
v
lancarkan: :
~ bidukmu
lancarkan perahumu |
|
|
lan.car
|
[lanca]
a
lancar: :
biduk sina -- lapahna
perahu itu lancar jalannya;
|
|
lan.dai
|
[landai]
n
pisau untuk merumput: :
indok nganjukuk rik --
ibu merumput dengan landai
|
nga.lan.dop.ko
v
menajamkan: :
ubak ~ bosi baka nyambolih sisu
ayah menajamkan pisau untuk menyembelih ayam ; |
|
ti.lan.dop.ko
v
ditajamkan: :
bosi sai kudul sina kok
pisau yang tumpul itu sudah ditajamkan; |
|
ka.lan.do.pan
v
terlalu tajam: :
bosi sai diasah ubak sina
pisau yang diasah ayah itu terlalu tajam |
|
|
lan.dok
|
[land]
a
nyeyak: :
turuina --
tidurnya nyeyak;
|
nga.lan.dungko
v
menjadikan panjang: :
niai ~ kabayakna
kakak pr menambahkan panjang kebayanya; |
|
ka.lan.dun.gan
v
kepanjangan: :
baju sina ~ di nyak
baju itu kepanjangan untuk saya |
|
|
lan.dop
|
[landp]
a
tajam: :
-- parang sina
parang itu tajam;
|
ka.lan.do.kan
a
terlalu nyenyak: :
turuina tidurnya
terlalu nyenyak |
|
lan.dok-lan.dok
a
nyenyak-nyenyak: :
turuida ~ mari jomoh pagi mak kamawasan
tidurlah nyeyak-nyeyak agar besok pagi tidak kesiangan |
|
|
lan.dung
|
[landu]
a
panjang menjulur ke bawah: :
kawaina ~
bajunya menjulur kebawah;
|
bu.lan.gan
v
berbatasan: :
tanoh kobunmu ~ rik tanoh sikam
tanah kebunmu berbatas dengan tanah kami; |
|
nga.lan.gan
v
membatasi: :
ubak ~ tanohna
ayah membatasi tanahnya; |
|
ti.lan.ga.ni
n
dibatasi: :
tanoh sina ~ rik kayu balak
tanah itu dibatasi dengan kayu besar |
|
|
lan.gan
|
[laan]
n
batas: :
-- tanohmu rik tanohku mak jolas
batas tanahmu dan tanahku tidak jelas;
|
bu.lan.gas
v
berlangas :
palita sikam ~
lampu kami berlangas |
|
|
lan.gas
|
[laas]
n
langas: :
kajang angkap lombahan sikamhirom kona --
loteng rumah kami hitam kena langas;
|
bu.lang.ga.nan
v
berlangganan: :
sikam ~surat kabar
kami berlangganan koran; |
|
lang.ga.nan
n
langganan: :
~ surat kabar sikam mak ratong
langganan koran kami tidak datang |
|
|
1
lan.gir
|
[lai]
n
langir: :
|
|
2
lan.gir
|
n
jeruk purut: :
limau ~ mahal horgana dikalangan
jeruk purut mahal harganya di pasar
|
nga.lang.kah
v
melangkah: :
adik bulajar ~
adik belajar melangkah |
|
di.lang.ka.hi
n
dilangkahi: :
kuburan sina ~ korbau
kuburan itu dilangkahi kerbau; |
|
lang.ka.hi
n
langkahi: :
dang ~ kanian sina
jangan langkahi makanan itu |
|
|
lan.tak
|
[lanta]
v
hantam: :
-- pai bakmu bakas sina
hantam dulu oleh kamu laki-laki itu;
|
|
lan.tang
|
[lanta]
a
terang, bersih, cerah: :
-- nihan harani sija
cerah sekali hari ini;
|
nga.lan.tak
v
menghantam: :
ia ~ jolma sai balak jak ya ia
menghantam orang yang lebih besar dari dia |
|
|
lan.tar
|
[lanta]
n
lantar: :
|
ti.lan.tar
v
terlantar: :
anak anggoman ~ bak lakina
anak istrinya terlantar oleh suaminya |
|
|
lan.tih
|
[lantih]
a
ganjen: :
jadi bay dang galak ~
jadi perempuan jangan suka ganjen
|
|
lan.ting
|
[lanti]
n
rakit: :
-- na hanyuk
rakitnya hanyut
|
bu.lan.ting
v
berakit: :
tian ~ ti pulimbang
mereka berakit ke palembang; |
|
nga.lan.ting.ko
v
merakitkan: :
jolma sina ~ puntina
orang itu merakitkan pisangnya |
|
|
lang.gan
|
[lagan]
v
langgan :
|
nga.lang.gar
v
melanggar: :
ia selalu ~ janji
ia selalu melanggar janji; |
|
ti.lang.gar
v
dilanggar: :
dang ~ umunganna
jangan dilanggar pembicaraannya |
|
|
1
lang.gar
|
[laga]
v
langgar: :
dang -- janjimu ambija
jangan langgar janjimu kemaren;
|
|
2
lang.gar
|
[laga]
a
tinggi: :
bol sina ~ nihan,
bola itu tinggi sekali
|
|
3
lang.gar
|
[laga]
n
surau: :
lamon sanak-sanak ngaji di ~
banyak anak-anak mengaji di surau
|
|
lang.kah
|
[lakah]
n
langkah: :
-- jolma sina jarang nihan
langkah orang itu jarang sekali;
|
ti.lang.kaui
v
dilangkaui: :
baris sina ~ mak dibaca
baris itu dilangkaui, tidak di baca; |
|
ka.lang.kau.an
v
terlangkau: :
kalimat sina ~
kalimat itu terlangkau |
|
lang.kau.i
v
langkaui: :
~ jodaya kalimat sina
langkaui saja kalimat itu |
|
|
lang.kau
|
[lakau]
v
langkau, melewati: :
|
bu.lang.sak
n
kegiatan (memanen buah langsat): :
ubak ambija ~
ayah kemaren memanen buah langsat |
|
|
lang.lang
|
[la-la]
v
orang suruhan: :
-- kiyai sija alangko holauna
orang suruhan kakak ini alangkah bagusnya
|
nga.lan.gik
v
melangit; meninggi: :
umunganna ~
pembicaraannya melangit |
|
lan.gik-lan.gik
n
loteng: :
~ lombahan sikam kutur
loteng rumah kami kotor |
|
|
lang.sak
|
[lasa]
n
duku: :
buah -- manis
buah duku manis;
|
bu.lang.sung
v
berlangsung: :
pista lokok – tungguk bingi
pesta masih berlangsunghingga malam; |
|
nga.lang.sung.ko
v
melangsungkan: :
kapan kuti haga ~ sadokahan?
kapan kalian akan melangsungkan kenduri?; |
|
|
lang.sung
|
[lasu]
adv
langsung: :
satunggukna dilombahanna -- ya turui
setiba di rumahnya langsung ia tidur;
|
nga.lan.tang.ko
v
menjadikan bersih: :
nyak ~ huma
saya membuat kebun menjadi bersih; |
|
ti.lan.tang.ko
v
dibersihkan: :
kobunku kok ~
kebunku telah dibersihkan; |
|
lan.tang.ko
n
bersihkan: :
~ pai guci sija
bersihkan dulu guci ini |
|
|
lap
|
[lap]
n
lap: :
-- mijah sina
lap meja itu
|
nga.lap
v
mengelap; menepel: :
sapa sai ~ lantai
siapa yang mengepel lantai; |
|
ti.lap
v
dilap: :
mijah kokradu ~
meja sudah dilap; |
|
ka.la.pan
v
sanggup mengelap: :
sapa da say ~ kaco sina
siapakah yg sanggup mengelap kaca itu; |
|
si.la.pan
adv
saling lap: :
tian ~ karuyung
mereka saling lap punggung |
|
ti.pa.lap
v
terlap (tidak sengaja): :
kursi sai cindo sina ~ adik
kursi yang bagus terlap (oleh) adik |
|
|
lap-lup
|
[lalp]
a
cepat (makan): :
-- tian nganik pimpik sina
cepat mereka makan pempek itu
|
|
lap.ah
|
[lapah]
n
jalan: :
nyak -- ti huma
saya jalan ke sawah;
|
nga.la.pah.ko
v
menjalankan :
ya ~ karito
ia menjalankan sepeda |
|
la.pah-la.pah
n
jalan-jalan: :
payuda kita ~
marilah kita jalan-jalan |
|
|
li.ak
|
[liya]
v
lihat: :
-- pai adikmu mandi
lihat dulu adikmu mandi;
|
nga.li.ak
v
melihat: :
nyak ~ jolma sina ngamaling
saya melihat orang itu mencuri; |
|
di.li.ak
v
dilihat: :
mak kombihna jolma sabalak sina mak ~
tak mungkin orang sebesar itu tidak dilihat; |
|
ka.liak.an
v
kelihatan: :
lombahanku ~ jak ja
rumah saya kelihatan dari sini; |
|
si.li.ak.an
v
saling lihat: :
tian ~ pawaian
mereka saling lihat jemuran |
|
ti.pa.li.ak
v
terlihat (tidak sengaja): :
adik ~ sanak balah
adik tidak sengaja terlihat anak berkelahi |
|
|
li.ar
|
[liya]
a
liar, nakal: :
sanak sina -- nihan mak mantop dilombahan
anak itu nakal sekali tidak betah di rumah;
|
nga.liar
a
menjadi liar: :
sisuku ~ ulahna mak kujuk pakan ayam
saya menjadi liar karena tidak saya beri makan; |
|
di.liar.ko
a
diliarkan: :
asu sai luangan sina ~ ongkana
anjing yang gila itu diliarkan oleh pemiliknya |
|
|
li.ba
|
[liba]
v
hilir: :
|
ti.li.ba.ko
v
dihilirkan: :
kayu sija ~ onti dibi
kayu ini dihilirkan nanti sore; |
|
nga.li.ba.ko
v
menghilirkan: :
idan niku haga ~ punti sija
kapan kamu akan menghilirkan pisang ini |
|
|
li.cit
|
[licit]
a
lecet: :
kukutku ~
kaki saya lecet
|
|
li.gok
|
[lig]
v
putar: :
-- kopai ban karitona
putar dulu roda sepedanya;
|
bu.li.gok
v
berputar: :
gasing sina ~
gasing itu berputar; |
|
nga.li.gok
v
memutar: :
sapa sai ~ mosin sina
siapa yang memutar mesin itu; |
|
|
li.jung
|
[liju]
v
pergi: :
tian kok -- jak ja
mereka sudah pergi dari sini
|
nga.li.jung.ko
v
menjauhkan: :
sapa sai ~ sapatuku jakja
siapa yg menjaukan sepatuku dari sini?; |
|
ti.li.jung.ko
v
di jauhkan: :
iwak sina ~ jak ja marik dikanik kucing
ikan itu dijauhkan dari sini supaya tidak dimakan kucing; |
|
ka.li.jung
v
jauhkan: :
ya haga ~ asu sina
ia minta jauhkan anjing itu; |
|
ti.pa.li.jung
v
tidak sengaja terjauhkan: :
uni-uni sapatu sina ~
lama-lama sepatu itu tidak sengaja terjauhkan |
|
|
li.lir
|
[lili]
n
telinga berair: :
sanak sina kupingna wat --
anak itu telinganya berair
|
li.li.ran
n
telinga yang berair: :
cuping sanak sina ~
telinga anak itu keluar air |
|
|
li.om
|
[liym]
a
malu: :
nyak -- sihaluan rik ya
saya malu bertemu dia
|
nga.liom.ko
v
memalukan :
jolma sina ~ sikam
orang itu memalukan kami; |
|
ka.liom.an
v
menjadi malu: :
nyak ~ di hulun rami jona
saya kemaluan ditempat orang ramai tadi; |
|
si.liom.an
v
sama-sama malu : :
maranai rik morli sina ~ pas sipodokan
bujang dan gadis itu sama-sama malu pada saat berdekatan; |
|
ti.pa.liom
v
dipermalukan: :
ia ~ di tongah jolma rami
dia dipermalukan ditengah orang banyak |
|
|
li.tok
|
[lit]
adv
tidak berdiam diri: :
jolma sina -- ulah bak adikna sai haga kahwin
orang itu tidak pernah diam karena adiknya yg mau nikah
|
|
li.u
|
[liyu]
v
lewat: :
jolma sina -- mak parmisi
orang itu lewat tidak permisi;
|
nga.li.u.ko
v
melewatkan: :
tian ~ batang di pangkalan
mereka melewatkan kayu balok disungai; |
|
ti.li.u.ni
v
dilewati: :
rangraya sikam ~ bak bica
jalan kami di lewati oleh beca |
|
|
li.ut
|
[liyut]
a
licin: :
-- ijanna
licin tangganya;
|
ti.li.ut.ko
v
dilicinkan: :
batang urai sina ~ guai takat urai
batang pinang itu dilicinkan untuk panjat pinang; |
|
ka.liut.an
n
kelicinan: :
indok ngalap lantai rik minyak solar ~
ibu mengepel lantai dengan minyak solar kelicinan |
|
|
lim.par
|
[limpa]
adv
meluap: :
wai balak -- tungguk ti tobing
air pasang meluap sampai ke tebing
|
|
lin.gus
|
[lius]
v
paling: :
|
di.li.ngus.ko
adv
dipalingkan: :
pudakna ~ kona ti kiri
mukanya dipalingkanya kekiri; |
|
si.li.ngus.an
adv
saling: :
sanak sina ~ pudak
anak itu saling paling muka |
|
|
ling.gur
|
[ligu]
n
lumbung: :
~ pari sikam balak nihan
lumbung padi kami besar sekali
|
nga.ling.gur.ko
v
melumbungkan: :
ubak ~ pari sikam sai ompai mongsa
ayah melumbungkan padi kami yang baru dapat |
|
|
ling.kor
|
[lik]
n
lingkar: :
pira -- tali jona?
berapa lingkar tali tadi?;
|
bu.ling.ko.ran
v
berlingkaran: :
golong-golong sina ~
cacing-cacing itu berlingkaran; |
|
nga.ling.kor
a
melingkar: :
adikku turui ~
adikku tidur melingkar; |
|
di.ling.kor.ko
v
dilingkarkan: :
kawak sina ~ ubak
kawat itu dilingkarkan ayah; |
|
ling.kor.ko
n
lingkarkan: :
~ pai kabol sina di ari
lingkarkan dulu kabel itu ditiang |
|
ling.kor.an
n
lingkaran: :
sikam sihaluan di ~
kami bertemu dilingkaran |
|
bu.li.ngus
v
berpaling: :
mun ngaliak sai mak holau niku – juga
kalau melihat hal yg tidak baik kamu melengos saja; |
|
|
lo.bar
|
[lba]
v
bubar: :
partomuan sina kok ~
pertemuan itu sudah bubar
|
nga.lo.bar.ko
v
membubarkan: :
sapa sai ~ barisan sina
siapa yang membubarkan barisan itu |
|
ti.lo.bar.ko
v
dibubarkan: :
parsatuan sina kok ~
persatuan itu sudah dibubarkan; |
|
pa.lo.ba.ran
n
pembubaran: :
~ panitia jomoh pagi bingi dilombahan
sikam malam di rumah kami |
|
lo.bar.ko
v
bubarkan: :
~ sanak-sanak sai bukumpul di mukak lombahan, angganggu nyak turui
bubarkan anak-anak yang berkumpul didepan rumah mengganggu saya tidur |
|
|
lo.bas
|
[lbas]
n
obat: :
wat mak niku lobas sakik tanihi
ada tidak engkau obat sakit perut
|
nga.lo.ba.si
v
mengobati: :
sapa sai ~ payakikmu
siapa yang mengobati penyakitmu; |
|
ti.lo.ba.si
v
diobati: :
habanna makkung ~
sakitnya belum diobati; |
|
si.lo.ba.san
v
saling mengobati: :
tian ~ payakitna
mereka saling mengobati penyakitnya; |
|
ti.pa.lo.bas
v
terobat (tidak sengaja): :
indok ratong jadi ~ rik adik
ibu datang menjadi obat untuk adik |
|
|
lo.bih
|
[lbih]
a
lebih: :
kayu sina -- tijang
kayu itu lebh panjang;
|
nga.lo.bi.hi
v
melebihi: :
kapintoranna ~ niku
kepintarannya melebihi engkau; |
|
di.lo.bi.hi
a
dilebihi: :
umak jona ngonjuk bias ~ na cutik
ibu tadi ngasih beras dilebihinya sedikit |
|
ka.lo.bi.han
n
kelebihan: :
bai-bai jualan rotak jona ~ nimbang
ibu-ibu jualan kacang tadi kelebihan nimbang |
|
ti.pa.lo.bih
adv
terlebih (tidak sengaja) :
nyak ngonjuk bias ~
saya memberi beras terlebih |
|
|
lo.bon
|
[lbn]
v
hilang: :
aliku -- di rangraya
cincinku hilang di jalan;
|
nga.lo.bon.ko
v
menghilangkan: :
saro ~ lalik sai lokok ngalokok di badan
sukar menghilangkan daki yang sudah melekat di badan; |
|
di.lo.bon.ko
v
dihilangkan: :
pin sai ompai kuboli ~ nakanku penak
yang baru kubeli dihilangkan keponakanku; |
|
ka.lo.bo.nan
n
kehilangan: :
ompai sa yona jak ~ duit
baru saja dia dari kehilangan uang; |
|
pu.lo.bon
n
sering kehilangan: :
bakna nikuja ~ mantolut
mengapa kamu ini sering kehilangan pensil? |
|
|
lo.bu
|
[lbu]
adv
memanggil obu (paman): :
sanak ronik sina andudu -- na
anak kecil itu memanggil pamannya;
|
bu.lo.bu
adv
memanggil obu (paman): :
nikuna lokok ~ rik nyak
engkau memanggil paman kepada saya |
|
|
lo.bung
|
[lbu]
n
tambak: :
-- na lamon iwak mancat
tambaknya banyak ikan gabus;
|
nga.lo.bun.gi
v
mencari ikan di tambak: :
tian ~ tambak iwak
mereka mencari ikan di tambak; |
|
ti.lo.bun.gi
v
dilebungi: :
tambak sina kok radu ~ tian ambija
tambak itu sudah dilebungi mereka kemarin; |
|
lo.bu.ngi
v
ambil ikannya: :
~ pai di tambak sina pocakna nomon iwak
ambil ikannya dulu di tambak itu sepertinya banyak ikan |
|
|
lo.bur
|
[lbu]
a
lebur: :
-- juga mas sija rik pirak
mas ini lebur saja dengan perak;
|
nga.lo.bur
v
melebur: :
gawina ~ mas
kerjanya melebur emas; |
|
ti.lo.bur
v
dilebur: :
ali sija ~ rik mas
cincin ini dilebur dengan emas |
|
|
lo.ga
|
[lga]
a
puas: :
nyak -- kok radu ti masigit
saya lega sudah ke masjid;
|
nga.lo.ga.ko
v
memuaskan: :
gawina ~ hati
pekerjaannya memuaskan hati; |
|
ka.lo.ga.an
n
kepuasan: :
adikku ~ miwang
adikku kepuasan menangis; |
|
si.lo.ga.an
n
sepuasan: :
sikam nginum wai handak ~
kami minum air putih sepuasan; |
|
ti.pa.lo.ga
adv
sepuas-puasnya: :
~ niyaiku bulangui di pangkalan
sepuas-puasnya kk perempuanku berenang di sungai |
|
|
lo.hot
|
[lht]
n
pesan: :
nyak haga nunggukko -- jolma tuhamu
saya akan menyampaikan pesan orang tuamu ;
|
bu.lo.hot
v
berpesan: :
ia ~ di indok kaboli tohlui
ia berpesan kepada ibu, minta belikan telur; |
|
nga.lo.hot.ko
v
memesankan: :
ya ~ kampolang sanga bungkus
dia memesankan kempelang satu bungkus; |
|
ti.lo.hot.ko
v
dipesankan: :
kiaimu kok radu ~ tiket
kakakmu sudah dipesankan tiket; |
|
ka.lo.hot
v
dipesankan: :
ia ~ di ubak mohpagi mulang pai
ia dipesankan bapak besok pulang dulu |
|
|
lo.kok
|
[lk]
adv
masih: :
kan sikam -- lamon
nasi kami masih banyak
|
|
lo.kor
|
[lk]
n
alas panci: :
dipa -- kita ja
dimana alas panci kita ini
|
|
lo.pak
|
[lpa]
n
letak: :
-- kopai bukuku disan
letakkan dulu bukuku di sana;
|
nga.lo.pak.ko
v
meletakkan: :
ya ~ adikna di san
ia meletakkan adiknya disana; |
|
ti.lo.pak
v
terletak; terkapar: :
ia buhaban ~
ia sakit terkapar |
|
ti.pa.lo.pak
v
terletak (tidak sengaja): :
barang buhorga sina ~ di sana
barang yang berharga itu tak sengaja terletak disana |
|
|
lo.pang
|
[lpa]
n
timun: :
-- tibukbuk bangik tikanik
timun direbus enak dimakan
|
|
lo.pih
|
[lpih]
v
lipat: :
-- pai sabidang ubakna
lipat dulu kain ayah itu;
|
nga.lo.pih.ko
v
melipatkan: :
adik mak haga ~ kawai kiai
adik tidak mau melipatkan baju kakak; |
|
di.lo.pih.ko
v
dilipatkan: :
sabidangku kok radu ~ adik
kainku sudah dilipatkan adik; |
|
si.lo.pi.han
v
saling lipat :
tian ~ kawai
mereka saling lipat baju; |
|
ti.pa.lo.pih
adv
terlipat (tidak sengaja): :
sabidang bibik mak sangajo -- bak adik
kain bibi tidak sengaja terlipat oleh adik |
|
|
lo.pus
|
[lopus]
a
menyelam sampai tenggelam; menunjukkan dalam air: :
sanak sija nyolom tungguk --
anak ini menyelam sampai tenggelam kepalanya
|
|
lo.sa
|
[lsa]
n
telur kutu: :
di hulu sanak sina lamon --
di kepala anak itu banyak telur kutu;
|
bu.lo.sa
n
mencari kutu: :
ombai ~ dunggak ijan
nenek mencari kutu di atas tangga |
|
|
lo.sai
|
[lsay]
v
selesai: :
sikam ompaida -- ngalihko lombahan
kami baru saja selesai memindahkan rumah;
|
bu.lo.sai
v
membereskankan: :
ya ~ dilom kamarna
ia membersihkan kamarnya; |
|
nga.lo.sai.ko
v
merapikankan: :
indok ~ pari sai titabur
ibu merapikankan padi yang berantakan |
|
|
lo.su
|
[lsu]
a
lesu: :
badanna -- mak mongan
badannya lesu karena tidak makan;
|
nga.lo.su.ko
v
membuat jadi lesu: :
gawian sina ~ badan
pekerjaan itu membuat badan jadi lesu; |
|
ti.lo.su.ko
adv
dilesukan: :
badanmuna dang ~ samangatda cutik biar gawianmu gancang radu
badanmu itu jangan dilesukan semangatlah sedikit biar pekerjaanmu cepat selesai; |
|
ka.lo.su.an
n
kelesuan: :
tian ~ jak lapah-lapah
mereka kelesuan dari jalan-jalan |
|
|
lo.sung
|
[lsu]
n
lesung: :
-- sina tingguai jak kayu
lesung itu terbuat dari kayu
|
|
lo.tup
|
[ltup]
a
lecet: :
kukutna -- bak sapatu
kakinya lecet oleh sepatu
|
|
lom.ba.han
|
[lmbahan]
n
rumah: :
-- sina balak nihan
rumah itu besar sekali
|
di.lom.bah.an
n
dirumah: :
adik jona bugurau ~
adik tadi bermain dirumah; |
|
sanga.lom.bah.an
n
serumah: :
bibikku ganta kok radu kahwin jadi ya ~ rik lakina
bibiku sekarng sudah nikah jadi dia serumah dengan suaminya |
|
ti.lom.bah.an
n
kerumah: :
jomoh pagi ~ yo
besok pagi ke rumah ya |
|
|
lom.bik
|
[lmbi]
a
lembek: :
punti sina kok --
pisang itu sudah lembek;
|
nga.lom.bik
v
melembek: :
sawo sai tiporom sina kok ~
buah sawo yang diperam itu sudah melembek; |
|
di.lom.bik.ko
v
dilembekkan: :
nasak kan onti ~ juga
masak nasi nanti dilembekkan saja; |
|
ka.lom.bi.kan
adv
terlalu lembek: :
sapa sai nasak kanas ~
siapa yg masak nasi ini terlalu lembek; |
|
|
lom.bok
|
[lmb]
a
kempot: :
iskanmu --
tekomu kempot;
|
ti.lom.bok.ko
a
dikempotkan: :
rayoh sina ~ bak adik
panci itu dikempotkan oleh adik |
|
|
lom.bur
|
[lmbu]
n
lembur: :
sakabianan kiyai ambija --
seharian kakak kemaren lembur;
|
nga.lom.bur
v
melembur: :
kok pira harani sija tian ~
sudah berapa hari ini mereka melembur di kantor; |
|
ti.lom.bur.ko
adv
dilemburkan :
kabian sa kauyin pegawai ~
hari ini seluruh pegawai dilemburkan |
|
|
lom.but
|
[lmbut]
a
lembut : :
punti kayu sija kok --
pepaya ini sudah lembut;
|
nga.lom.but
v
melembut: :
sawo sija kok ~
sawo ini sudah melembut; |
|
ti.lom.but.ko
v
dilembutkan: :
kan sina sangajo ~
nasi itu sengaja dilembutkan; |
|
ka.lom.bu.tan
n
kelembutan: :
agor sija nasakna ~
agar-agar ini masaknya kelembutan |
|
|
lom.por
|
[lmp]
n
lemper: :
indok angguai --
ibu membuat lemper
|
|
lom.pur
|
[lmpu]
a
gembur: :
tanoh sija -- holau untuk nanom rotak
tanah ini gembur bagus untuk menanam kacang
|
|
lon.tik
|
[lnti]
a
ramping: :
morli sina tongahna -- nihan
gadis itu pinggangnya ramping sekali;
|
nga.lon.tik
v
meramping: :
tongah sanak sina ~
pinggang anak itu meramping |
|
ka.lon.ti.kan
a
kerampingan: :
morli sina rasah nihan taka tongahna ~
gadis itu kurus sekali sampai pinggangnya kerampingan; |
|
|
lon.yap
|
[lnyap]
a
lenyap: :
ngapi way kopi dija jona --
mengapa minuman kopi di sini tadi menghilang?;
|
nga.lo.nyap
a
menghilang :
sanak sina ~ di pasar
anak itu menghilang di pasar |
|
|
long.kap
|
[lngkap]
a
lengkap: :
kok -- makkung bumbu pindangsa
sudah lengkap belum bumbu pindang ini;
|
nga.long.kap.ko
v
melengkapkan :
tian ~ urauan pai mari acara timulai
mereka melengkapkan undangan dulu, setelah itu acara dimula |
|
di.long.kap.ko
v
dilengkapkan: :
buku-bukuku kok ~ ubak
buku-bukuku sudah dilengkapkan ayah |
|
ka.long.ka.pan
n
kelengkapan: :
~ bahan haga sidokah kok ratong
kelengkapan bahan untuk sedekah sudah datang |
|
|
lu.ah
|
[luah]
v
keluar: :
adikku -- jak rawang ronik
adikku keluar dari jendela;
|
nga.luah.ko
v
mengeluarkan: :
tian ~ jakat fitorah di bulan puasa
mereka mengeluarkan zakat fitrah di bulan puasa |
|
di.lu.ah.ko
v
dikeluarkan: :
sanak sina ~ guru ulahna nakal
anak itu dikeluarkan guru karena nakal; |
|
ka.lu.ah.ko
v
keluarkan: :
tulung ~ kapiah jak garubuk
tolong keluarkan peci dari lemari; |
|
si.luah.an
adv
saling mengeluarkan: :
tian bucurita sampai ~ rusio
mereka bercerita sampai saling mengeluarkan rahasia; |
|
ti.pa.luah
v
terkeluarkan (tidak sengaja): :
indok ~ cawa sai mak holau
ibu tidak sengaja mengeluarkan perkataan yg tak baik |
|
|
lu.ang
|
[lua]
adv
kurang: :
wai -- sikam sanga imbir
air kami kurang satu ember;
|
bu.lu.ang
v
berkurang: :
iwak tingguring bibik ~ dikanik kucing
ikan gorengan bibi berkurang dimakan kucing; |
|
nga.luang.ko
v
mengurangkan: :
yona ~ pangonjukna
dia mengurangkan pemberiannya; |
|
di.luang.ko
v
dikurangi: :
duit saidijuk akas ambija ~ ombai
uang yang dikasih kakek kemaren dikurangi nenek |
|
ka.lu.a.ngan
v
minta dikurangi: :
yona ~ usunganna ulahna kabiakan
dia minta dikurangi bawaannya karena keberatan |
|
lu.a.ngan
[luangan]
a
gila: :
jolma sina --
orang itu gila; |
|
nga.lu.a.ngan
v
menjadi gila: :
ia ~ bak bai
ia menjadi gila oleh perempuan; |
|
lu.a.ngan bang.kai
a
gila anjing: :
jolma sina ~ padahal lokok ngura
orang itu gila anjing padahal masih muda |
|
|
lu.bang
|
[luba]
n
lobang: :
-- sina balak nihan
lobang itu besar sekali;
|
bu.lu.bang
v
berlobang: :
iponna ~
giginya berlobang |
|
nga.lu.ba.ngi
v
melobangi: :
ubak ~ sai-sai
ayah melobangi dinding |
|
ti.pa.lu.bang
n
terlobang (tidak sengaja) :
dorum sikam ~ bak ubak
drum kami terlobang oleh ayah |
|
lu.ba.ngi
n
lobangi: :
~ papan sa
lobangi papan ini |
|
|
lu.cuk
|
[lucu]
a
lepas: :
iwak sina --
ikan itu lepas;
|
nga.lu.cuk.ko
v
melepaskan: :
mamang ~ sisuna dipok jolma rami
paman melepaskan ayamnya ditempat orang ramai; |
|
di.lu.cuk.ko
v
dilepaskan: :
manuk ~ kiai
burung dilepaskan kakak; |
|
ku.lu.cuk.ko
v
minta dilepaskan: :
umak ~ sisu sai dikalilingan
ibu minta lepaskan ayam di sangkar; |
|
|
lu.mut ko.pi
|
[lumut kpi]
n
daging buah kopi dalam bentuk lendir: :
nyak ampai pandai --
saya tidak mau minum lumut kopi
|
|
lun.tak-lan.tung
|
[lunta lantu]
a
menganggur :
walaupun kok bola sikola, ia lokok ~
walaupun sudah tamat sekolah, ia masih menganggur.
|
|
ma
|
[ma]
n
lidah: :
-- sanak sija sakik
lidah anak ini sakit
|
|
ma.ap
|
[maap]
n
maaf: :
niku kilu -- amon salah
kamu minta maaf kalau salah
|
ka.ma.a.pan
n
mohon dimaafkan: :
~ nyak haga ngumung pay
mohon maaf saya akan berbicara dulu; |
|
ti.ma.ap.ko
n
dimaafkan: :
radu ~ kaunyin salahmu
sudah dimaafkan semua kesalahanmu |
|
|
ma.buk
|
[mab]
v
mabuk: muntah: :
nyak jona -- di ranggaya
saya tadi muntah di jalan
|
|
ma.cit
|
[mact]
v
macet: :
-- amon haga pok lombahan
ku macet jika mau ke rumah saya
|
|
ma.com
|
[macam]
n
macam: :
-- sija niku haga ti usung onti iya mak haga
macam begini kamu mau dibawa nanti dia tidak mau
|
|
ma.ha
|
[maha]
v
tertawa: :
dang galak -- posai onti cak jolma sija luwangan
jangan tertawa sendiri nanti kata orang ini gila;
|
|
ma.ha ma.ha
|
[maha-maha]
v
tertawa-tawa: :
rua miyanak sina ~ jak jona
dua orang saudara itu tertawa-tawa dari tadi
|
|
ma.hal
|
[mahal]
n
mahal: :
amon horgana -- nyak mak haga ambolina
jika harganya mahal saya tidak mau membelinya;
|
ma.hal.ga
n
mahal sekali: :
~ niku anjualko lombahan sina
mahal sekali engkau menjual rumah itu; |
|
kama.halan
a
cak kemahalan: :
ai, ~ harga langsak sija ah,
kemahalan harga duku ini |
|
|
ma.jal
|
[maal]
a
nakal: berkelakuan buruk: :
polik hati jolma tuha ngaliak sanak lamon say --
susah hati org tua melihat banyak anak yg nakal
|
|
ma.ju
|
[mau]
n
saudara ipar: :
nambija -- ratong ti dija
kemarin saudara ipar datang ke sini
|
|
ma.juh
|
[mah]
n
makan tapi maknanya kasar: :
niku ja gawi haga --
kamu ini kerja mau makan
|
|
ma.la.rat
|
[malaat]
n
melarat: :
payja ya -- tapi ganta kok gorut
dia dulu melarat tapi sekarang dia sudah berada
|
|
ma.la.wot
|
[malawot]
n
kutu kasur, kepinding: :
badan na gatol dikoroh --
badannya gatal digigit kutu kasur
|
|
ma.lok
|
[mal]
n
bosan: :
nyak mak haga nganik tohluy --
saya tidak mau makan telor bosan
|
|
ma.ma
|
[mama]
n
panggilan untuk adik atau kakak dari ibu, baik yang laki-laki mapupun perempuan: :
-- haga amboli mubil
mama mau membeli mobil
|
|
ma.mis
|
[mams]
a
manis: :
-- rasa kuwah pindang sija
manis rasa kuah pindang ini
|
|
1
ma.ngah
|
[maah]
v
melirik: :
kuliak ya -- dinyak
kulihat dia melirik padaku
|
|
2
ma.ngah
|
[maah]
v
melihat dengan teliti: :
haga ku -- pai kanian say ga tijukkona di hulun
akan saya lihat dengan teliti makanan yg akan diberikannya kpd org
|
|
ma.ngian
|
[maan]
n
suami: :
ombay butanya, -- sapa sija
ombay bertanya suami siapa ini
|
|
ma.ngu-ma.ngu
|
[ma-ma]
v
manggut-manggut: :
nyak -- ngaliyak sanak sija
saya manggut-manggut melihat anak ini
|
|
ma.nom
|
[manm]
a
gelap: :
amon kok -- nyak mak haga lagi luah
jika sudah gelap saya tidak mau lagi keluar;
|
|
ma.nuk
|
[manu]
n
burung: :
lamon -- torbang dunggak lambahan
banyak burung terbang di atas rumah
|
|
ma.nuk
|
[man]
n
burung: :
-- sina nganik pari
burung itu makan nasi
|
|
ma.nuk
|
[man]
n
kelamin laki-laki: :
-- sanak sija bayoh kabolah
kelamin anak ini bengkak sebelah
|
|
ma.nyai.sai
|
[maaisai]
a
satu persatu: :
tian kuruk lambahan --
mereka masuk rumah satu persatu
|
|
ma.nyang
|
[maa]
a
genit: :
dang -- jadi jolma
jangan genit jadi orang
|
|
ma.ra.mis
|
[maams]
n
kerang; binatang lunak yang hidup di air: :
nyak mirak nganik --
saya ingin makan kerang
|
|
ma.ra.ni ra.tus
|
[maani atus]
n
lelaki yang sudah berumur: :
walau ya -- tapi lakok hoda lincah
walaupun dia lelaki yang sudah berumur tetapi tetap lincah
|
|
ma.rah
|
[maah]
v
memarahi: :
guruna --,
gurunya marah-marah
|
|
ma.rah
|
[maah]
v
memarahi: :
guruna --,
gurunya marah-marah
|
|
ma.ring
|
[ma]
n
demam: :
dang ribut ombay --
jangan ribut nenek sedang demam
|
|
ma.ro.sot
|
[mast]
n
penghasilan merosot: :
panyopokan ku ganta -- nihan
pencarian saya sekarang merosot sekali
|
|
ma.ros.pos
|
[masps]
a
sudah keropos: :
batang sina kok tuha nihan jadi --
pohon itu sudah tua jadi sudah keropos
|
|
ma.sa.ti
|
[masati]
v
melihat dengan teliti: :
ombay sina -- anakna sai kok uni mak sihaluan
nenek itu melihat dengan teliti anaknya yang sudah lama tak berjumpa
|
|
ma.si.git
|
[masgt]
n
mesjid: :
-- say di ujung suda nayah jolma
mesjid yang diujung itu banyak orang
|
|
ma.ta.ha.ra.ni
|
[matahaan]
n
matahari: :
-- pagi sija alang torangna
matahari pagi ini alangkah terangnya
|
|
ma.tah
|
[matah]
n
mentah: :
buah jambu sija lokok --
buah jambu ini masih mentah
|
|
ma.tuh
|
[math]
v
tetap: :
mak -- nyak bugawi di ja
tidak tetap saya bekerja di sini
|
|
ma.was
|
[mawas]
n
siang: :
amon kok -- nyak haga lapah
jika sudah siang saya mau pergi;
|
ma.was ma.lom
[mawas malom]
n
siang malam: :
~ nyak angguwai sija
siang malam saya mengerjakan ini |
|
kama.wasan
a
kesiangan: :
nyak turui ~
saya tidur kesiangan; |
|
|
mak.i.lui.ilui
|
[ma iluj iluj]
v
berbicara dengan air ludah yang menyembur: :
nyak mak haga rik jolma sai --
saya tidak suka berbicara dengan orang yang air ludah menyembur
|
|
mak.ka.hang.sa hang.sa
|
a
tidak sabaran: :
sanak sina juk -- ga mongan
anak itu seperti tidak sabaran ingin makan nasi
|
|
mak.kung
|
[ma]
adv
belum :
ganta -- haga lapah
belum mau pergi sekarang
|
|
mak.wat
|
[mawat]
adv
tidak: :
nyak -- haga ratong nonti
saya tidak mau datang nanti
|
|
mam.pam
|
[mampam]
v
membawa (sesuatu) di depan dada: :
sanak bai sina -- bandira ati-ati nihan
anak perempuan itu mampam bendera dengan hati-hati
|
|
man
|
[man]
n
punya: :
-- sapa lombahan sija
punya siapa rumah ini
|
|
man.cik
|
[manci]
n
perkenalan orang tua calon mempelai (tahap pertama dalam tahap pernikahan adat komering): :
dang lupa onti -- pay semakkung kahwin
jgn lupa mancik dahulu sebelum menikah
|
|
man.jau
|
[mana]
v
kunjung: datang: menengok: :
nyak haga -- di morli sija
saya mau kunjungi tempat gadis ini
|
|
man.ti.ga
|
[mantga]
n
mentega: margarin: :
punti sija culikko di --
pisang ini colekkan sama mentega
|
|
man.to.lut
|
[mantlt]
n
pensil: :
-- sanak sija tiyak di ranggaya
pensil anak ini jatuh di jalan
|
|
man.top
|
[mantp]
a
mantap: :
-- rasa hatiku amon ngaliyak niku buhasil
mantap rasa hatiku jika melihat kamu berhasil;
|
timan.top
a
dimantapkan: :
~ pay hatimu ompay pastiko haga juksipa
mantapkan dulu hatimu baru pastikan mau bagaimana |
|
|
man.tu.ha
|
[mantha]
n
mertua: :
-- sapa suda lapah-lapah
mertua siapa itu jalan-jalan
|
|
mang.go
|
[mago]
n
mangga: :
-- na kok masak
mangganya sudah masak
|
|
mang.gor
|
[mag]
n
ngorok: :
sapa say turui -- ?
siapa yang tidur ngorok?
|
|
mang.kuk
|
[ma]
n
mangkok: :
nyak haga ngakuk -- di pawon
saya mau mengambil mangkok di dapur
|
|
mang.sa
|
[masa]
n
dapat: :
nyak ngawil -- iwak mancat
saya mancing dapat ikan gabus
|
|
mi.dang
|
[mda]
v
diarak jalan keliling kampung: :
sanak sija radu busunat --
anak ini sudah disunat diarak keliling kampung
|
|
mi.dor
|
[md]
v
keliling: :
niku jona tiajak ~ dipa
kamu kemarin diajak keliling kemana
|
|
mi.ho.ngas
|
[mihas]
v
bernafas: :
ya -- loga waktu tasna dihalu,
dia bisa bernafas lega saat tasnya ditemukan
|
|
mi.jah
|
[miah]
n
meja: :
-- sija tiguwai jak batu
meja ini dibuat dari batu
|
|
mi.lur
|
[ml]
pron
saudara perempuan: :
-- ku nayah
saudara perempuan saya banyak
|
|
mi.mang
|
[mma]
adv
memang: :
-- jak jona nyak haguk
uda memang saya tadi ke sana
|
|
mi.mik
|
[mimi]
n
buah dada: :
bai sina nutupi -- na rik jilbab tojang
wanita itu menutupi buah dadanya dengan jilbab panjang
|
|
mi.ngut
|
[mt]
a
tidak lurus: :
ngapida pangliakanku kortas sija --
mengapa penglihatanku kertas ini mengot
|
|
mi.num
|
[minum]
minum: :
ya mih – wai handak,
dia hanya minum air tawar
|
ngi.num
[inum]
v
minum: :
ya mih – wai handak,
dia hanya minum air tawar |
|
|
mi.rak
|
[ma]
n
ingin, ngidam: :
nyak -- nganik jambu
saya ingin makan jambu
|
|
mi.ro.tok
|
[mt]
adv
ingin, mau: :
sanak sija -- nganik burung guring
anak ini ingin makan burung goreng
|
|
mi.ru.a.wai
|
[mwai]
n
madu, istri muda: :
-- jolma sija marah torus
madu orang ini marah terus
|
|
mi.sing
|
[misi]
v
buang air besar: :
kucing sina nyopok pok ga --
kucing itu mencari tempat buang air besar
|
|
mi.wah
|
[mwah]
n
mewah: :
-- nihan mijah sija
mewah sekali meja ini
|
|
mi.wang
|
[mwa]
v
menangis: :
sanak ronik sini -- jak pagi
anak kecil itu menangis sejak pagi
|
|
mi.yah
|
[miyah]
v
bangun dari tidur: :
nyak ampai --
saya baru bangun dari tidur
|
|
mi.yoh
|
[mijoh]
v
buang air: :
sanak sina -- di bah batang punti
anak itu buang air di bawah pohon pisang
|
|
mi.yoh
|
[myh]
v
kencing: buang air kecil: :
mun -- mojong yo
kalau buang air kecil duduk ya
|
|
mi.yot
|
[miyot]
v
ikut: :
nyak haga -- amon kuti lapah
saya mau ikut jika kalian pergi
|
|
mih
|
[mih]
adv
hanya: :
ya -- ngakuk sorok sabungkal
dia hanya mengambil jarum sebuah
|
|
min.jak
|
[minja]
v
bangun: :
anakna kok -- ,
anaknya sudah bangun
|
|
min.jak
|
[mna]
v
bangun: :
-- jak turuy langsung mandi
bangun dari tidur langsung mandi
|
|
mis.mis
|
[ms ms]
n
manis: :
weh alangko -- hampolom sija wah,
alangkah manisnya mangga ini
|
|
1
mit.mit
|
[mitmit]
a
cerewet: :
-- nihan bai sina
cerewet sekali wanita itu
|
|
2
mit.mit
|
[mitmit]
v
suka menggunjing: :
dang galak -- gawi jolma barih!
jangan suka menggunjing urusan orang lain!
|
|
mo.guk
|
[mg]
v
melamun: :
ngapi niku --
mengapa kamu melamun
|
|
mo.jong
|
[m]
v
duduk: :
nyak -- dunggak ijan
saya duduk di atas tangga
|
|
mo.lur
|
[ml]
n
melati: :
nyak haga ngakuk -- saya mau mengambil bunga melati
saya mau mengambil bunga melati
|
|
mo.mok
|
[mm]
n
luka besar dan dalam: :
ngori ngaliak -- di kukutna
ngeri melihat luka besar di kakinya
|
|
mo.mos
|
[mms]
v
menyelam dlm waktu yg lama: :
alangko uni bakas sina --
alangkah lamanya pria itu menyelam
|
|
mo.nang
|
[mna]
n
menang: :
nyak -- butanding nombija
saya menang bertanding kemarin
|
|
mo.ngah
|
[mah]
v
ngos-ngosan: :
jadida lapah sanyak kok -- nyak
sudahlah berjalan ini saya sudah ngos-ngosan
|
|
mo.ngan
|
[man]
v
makan: :
nyak -- gulai iwak
saya makan lauk ikan
|
|
mo.ngian
|
[man]
v
menantu laki-laki: :
sina -- siapa?
itu menantu laki-laki siapa?
|
|
mo.nit
|
[mnit]
n
menit: :
pira -- amon jak lombahan sikam
berapa menit jika dari rumah kami
|
|
mo.sin
|
[msn]
n
mesin: :
-- mutor sija mak haga hurik
mesin motor ini tidak mau hidup
|
|
mo.tuk
|
[mt]
n
kentut: :
sanak sija sakik tanihi mak haga --
anak ini sakit perut tidak mau kentut
|
|
mo.yos
|
[mys]
a
dingin: :
bakna gudu sija --
mengapa botol ini dingin?
|
|
moh.poh
|
[mhph]
v
mencuci pakaian: :
umak -- kawai di pangkalan,
ibu mencuci baju di sungai
|
|
mok.mon
|
[mmn]
v
menyimpan rapat-rapat: :
jamotko -- dang diliak hulun mas sija
simpan rapat-rapat jangan dilihat orang mas ini
|
|
mom.pur
|
[mmpu]
a
lembut seperti roti (tentang umbi): :
nyak haga hubi kayu --
aku suka ubi kayu yang lembut
|
|
mong.sa
|
[msa]
adv
dapat: :
niku jona -- pira
kamu tadi dapat berapa
|
|
mor.li
|
[ml]
n
gadis: :
-- suda haga mandi
gadis itu mau mandi
|
|
mor.li ra.tus
|
[moli atus]
n
perempuan yang sudah berumur: :
nyak mak nyangko amon ya ~
saya tidak menyangka kalau dia perempuan yang sudah berumur
|
|
mor.tok
|
[mt]
adv
mau: ingin: :
cuba cawako niku --
api coba katakana kamu mau apa;
|
|
mu.dim
|
[mudim]
n
petugas atau orang yang mengurus jenazah, mulai dari memandikan sampai mengafani: :
Pak Jai jadi –
Pak Jai jadi mudim
|
|
mu.hoyok
|
[mhy]
n
batuk: :
yona -- jak bingi jona
dia batuk sejak semalam
|
|
mu.jur
|
[mj]
a
mujur, beruntung: :
Alhamdulillah -- nihan kabiansa
alhamdulillah beruntung sekali hari ini
|
|
mu.kun
|
[mukun]
n
rantang makanan untuk undangan: :
umak lokok sibuk nyiapko --
ibu sedang sibuk mempersiapkan rantang makanan
|
|
mu.kung
|
[mk]
n
bagian atas vagina yg agak menonjol: :
kawaina anjiplak laju kaliakan --
bajunya menjiplak badan akhirnya terlihat mukungnya
|
|
mu.lang
|
[mula]
v
pulang: :
ganta kok manom tapi ubakna makkung --,
sekarang hari sudah malam, tetapi ayahnya belum pulang
|
mu.langda
v
pulanglah: :
-- ganta
pulanglah sekarang |
|
|
mu.lang.an
|
[mulaan]
v
berkeliling dusun (untuk gadis yang ingin menikah): :
bakal kabayan lakok --
calon pengantin sedang berkeliling dusun
|
|
mu.li
|
[ml]
pron
perempuan: :
alang cindona -- sina
alangkah cantiknya gadis itu
|
|
mu.loh
|
[mlh]
v
kembali: :
bakna niku --
mengapa engkau kembali;
|
mu.lohko
v
kembalikan: :
-- mantolutku
kembalikan pensilku |
|
|
mu.ngap
|
[map]
v
menap-mengap: kesulitan bernapas: :
nyak jona -- di bah biduk
saya tadi mengap-mengap di bawah perahu
|
|
mu.ni
|
[mn]
a
lama: waktu yang panjang: :
lapah onti dang -- yo
pergi nanti jangan lama ya;
|
mu.nida
a
lamalah: berlama-lamalah: :
~ manjau dija dang gancangga
berlama-lamalah bertamu di sini jangan terlalu cepat |
|
|
mu.nih
|
[mnh]
p
pula: sama dg yg terdahulu: :
api niku haga tidudo --
apakah kamu mau ke sana juga
|
|
mu.tah
|
[mtah]
v
muntah: :
jona nyak -- di rangraya
tadi saya muntah di jalan;
|
mun.tahan
n
muntahan: :
~ sapa sina
muntahan siapa di sana |
|
|
mu.tung
|
[mt]
v
musnah terbakar: :
uniga tipanggang laju -- iwak sija
terlalu lama dipanggang akhirnya ikan ini mutung
|
|
mu.yus
|
[mys]
a
basah: :
sabidang sija lokok ~ ngoluhko
pay kain ini masih basah keringkan dulu
|
|
muk.buk
|
[mubu]
v
memukul dengan menggunakan alat: :
pak satpam ~ rawang lambahan sina
pak satpam memukul pintu rumah itu
|
|
mul.pul
|
[mulpul]
v
memanggang (sesuatu): :
umak -- caluk
ibu memanggang terasi
|
|
na.hun
|
[nahun]
v
pergi haji dan langsung dilanjutkan dengan menuntut ilmu di sana selama bertahun-tahun lalu pulang ke tanah air dengan memiliki kemampuan yang mapan untuk menjadi seorang kiai :
waktu lokok ngura, Pak Udin pernah –
saat masih muda Pak Udin pernah nahun
|
|
na.lih
|
[alih]
n
wadah beras besar yang terbuat dari bambu atau rotan :
:Pak Satman pintor angguwai –
pak satman pandai membuat nalih
|
|
na.nas
|
[nanas]
n
nanas :
bangik rasana
nanas enak rasanya
|
na.nas gu.ra
[nanas gua]
n
buah nanas yang masih sangat kecil :
~ mak kung pacak dipanen
buah nanas yang masih sangat kecil belum bisa dipanen |
|
i.rung na.nas
[iu nanas]
n
mata duri buah nanas :
~ biasana mak dikanik
mata duri buah nanas biasanya tidak dimakan |
|
lu.tis na.nas
[lutis nanas]
n
manisan nanas :
nyak haga ~
saya suka manisan nanas |
|
pu.lur na.nas
[pulu nanas]
n
bongkol nanas :
~ kadang-kadang mak dikanik
bongkol nanas kadang-kadang tidak dimakan |
|
|
na.pu
|
[apu]
v
mengumpulkan sampah atau sesuatu yang berserakan :
mamang sibuk - angsak sai titabur
paman sibuk mengumpulkan sampah buah duku yang berserakan
|
|
na.sak
|
[nasa]
v
masak :
umak – di pawon
ibu masak di dapur
|
|
nam.pe.rau
|
[nampraw]
v
berteriak marah-marah :
umakna – waktu anakna dianik-anik golma barih
ibunya marah-marah ketika anaknya dihina orang lain
|
|
nam.puk
|
[nampu]
n
kelopak bagian bawah pada kulit manggis :
pira isi manggis biasona bacak diliyak jak – na
isi manggis biasanya bisa dilihat dari jumlah kelopak bagian bawahnya
|
|
nang.ka.yung
|
[nakaju]
v
berteriak :
ya – waktu kukutna tipailik tahi sapi
dia berteriak saat kakinya terinjak tahi sapi
|
|
nang.ko.rik
|
[nakri]
v
lihat nangkayung :
|
|
ne.ro.lok
|
[nl]
v
menentukan waktu pernikahan :
idan kaluarga kita ga –?
Kapan keluarga kita akan menentukan waktu pernikahan?
|
|
1
nga.bi.lang ha.ra.ni
|
[abila haani]
v
mengingat :
ubak lokok – dipa ya ngotabko kacomatona
ayah sedang mengingat di mana ia meletakkan kacamatanya
|
|
2
nga.bi.lang ha.ra.ni
|
[abila haani]
v
meramal :
ya lokok – tanggal kahwin anakna
dia meramal tanggal pernikahan anaknya
|
|
nga.cam.bah
|
[acambah]
n
akar (padi) yang tumbuh saat benih berkecambah :
bilat parina kok –
bibit padinya sudah berkecambah
|
|
nga.ga.lu
|
[agalu]
v
membuat (mengaduk) dodol :
bibik sibuk – juwadah jak pagi jona
bibi sibuk membuat dodol sejak pagi tadi
|
|
nga.gah
|
[agah]
v
bermain (dengan anak kecil) :
ya lokok – sanak sina
dia sedang bermain dengan anak itu
|
|
nga.ha.la ha.la
|
[ahala hala]
v
berbuat semaunya :
dang galak –
jangan suka berbuat semaunya
|
|
nga.ha.ning
|
[ahani]
v
mendengar dengan khusyuk dan sengaja :
umakku galak – jolma ambaca Qur’an
ibuku suka mendengarkan orang membaca Al-Qur’an
|
|
nga.han.da.rang
|
[ahandaa]
a
udara panas sekali :
kok sabulan -- juk sa
sudah sebulan udara panas seperti ini
|
|
nga.hin.di
|
[ahindi]
v
memerintahkan atau mengandalkan orang lain untuk mengerjakan sesuatu :
ya galak nihan kawanna
dia suka sekali memerintahkan temannya
|
|
nga.hing.sor
|
[ahi]
v
menggiling padi dengan alat yang terbuat dari kayu :
ubak lokok sibuk – pari
ayah sedang sibuk menggiling padi
|
|
nga.ho.luk
|
[ahlu]
v
memeluk :
ya – kolpahna sai kok uni tipisah
ia memeluk saudaranya yang sudah lama terpisah
|
|
nga.kat
|
[akat]
v
membersihkan rumput di sawah :
umak rik ubak lokok –
ibu dan ayah sedang membersihkan rumput di sawah
|
|
nga.la.ngui
|
[alauj]
v
berenang karena ada yang akan diambil :
kiyai – ga nyopok jamna sai lobon
kakak berenang mencari jamnya yang hilang
|
|
nga.li.dang.dang
|
[nga.li.dang.dang]
v
berjalan tapi tanpa tujuan :
bakna lamonga sai dipikirko ya laju -
karena terlalu banyak yang dipikirkan ia jadi berjalan tapi tanpa tujuan
|
|
nga.li.yak
|
[alija]
v
melihat :
nyak – niku di pasar nambija
saya melihatmu di pasar kemarin
|
|
nga.lih
|
[alih]
n
wadah besar yang terbuat dari bambu :
umak nguruk ko pari dilom –
ibu memasukan padi ke dalam ngalih
|
|
nga.lu.ku
|
[aluku]
v
membajak sawah dengan bantuan sapi atau kerbau :
mak lamon lagi petani - di jaman sa
tidak banyak lagi petani membajak sawah dengan bantuan sapi atau kerbau di zaman ini
|
|
nga.nik
|
[ani]
v
makan selain nasi (butuh objek) :
sanak sina galak – kanian
anak itu suka makan kue
|
|
nga.nik a.nik
|
[ani-ani]
v
mendatangi seseorang dengan marah-marah sambil menunjuk ke arah orang yang dimarahi :
bakna marah, ya laju – sanak nakal sina
karena marah, ia nganik-anik anak nakal itu
|
|
nga.ra.bun
|
[aabun]
n
teknik pengobatan dengan membakar kemenyan yang ditiupkan ke arah orang sakit :
- kok jarang nihan dipakai ganta
ngarabun sudah jarang sekali digunakan sekarang
|
|
nga.ra.cak ka.ra.cak
|
[aca kaaca]
v
bicara tiada henti :
tamu sina -- jak jona pagi
tamu itu tidak berhenti bicara dari pagi tadi
|
|
nga.ra.yu
|
[aayu]
v
membujuk :
sanak sina – umakna marik dijuk duit
anak itu membujuk ibunya agar diberi uang
|
|
nga.ro.ngon
|
[an]
v
turun tanah atau belajar berjalan :
anak Pak Udin kok –
anak Pak Udin ngarongon
|
|
nga.ro.sop ka.ro.sop
|
[asp kasp]
v
ada sesuatu yang merayap di tubuh :
cicak sina – cakak saisai
cicak itu merayap perlahan naik di dinding
|
|
nga.si-nga.si
|
[asi-asi]
v
melakukan sesuatu karena ingin perhatian :
dang galak – !
jangan suka melakukan sesuatu karena ingin perhatian!
|
|
nga.ting
|
[ati]
v
memegang :
nyak mak – api-api
saya tidak memegang apapun
|
|
nga.ting
|
[a.ti]
v
memegang: :
katingko pai abah-abah sa
tolong pegang barang-barang ini
|
|
ngahala-hala
|
[ahala hala]
v
berbuat semaunya :
dang galak -- di pok hun
jangan suka semaunya di rantau orang
|
|
ngam.bau
|
[ambaw]
v
mencium sepintas lalu :
nyak mak – api-api disan jona
saya tidak mencium apa-apa di sana tadi
|
|
ngan.da.kok
|
[andak]
v
memeluk dengan erat :
sanak sina – umakna bakna karabian
anak itu memeluk erat ibunya karena ketakutan
|
|
ngan.da.rak
|
[andaa]
v
singgah: amon pacak, –da sangrobok :
kalau sempat, singgahlah sebentar
|
|
ngar.kar
|
[aka]
v
mengais :
sisu – golong di tanoh
ayam mengais cacing di tanah
|
|
ngas.kas
|
[askas]
v
mengumpulkan sisa :
bakna sayang umak kan di panci
karena sayang ibu mengumpukan sisa nasi di panci
|
|
ngi.son
|
[isn]
a
dingin :
inuman sina – nihan
minuman itu dingin sekali
|
|
ngo.cap ko.cap
|
[cap kcap]
v
bunyi berdecap ketika seseorang sedang makan :
waktu mongan dang danga da ga --
ketika makan hindari
|
|
ngo.ding ko.ding
|
[di-kdi]
v
berjalan dengan berlenggak-lenggok :
sanak ronik sina – nunjukko kawai anyarna
anak kecil itu berlenggak-lenggok memperlihatkan baju barunya
|
|
ngo.ji
|
[i]
a
keras (tentang umbi) :
hubi kayu sina –
ubi kayu itu keras
|
|
ngo.lis
|
[lis]
v
kerok kotoran dengan benda tajam :
ngilu iponku andongi ya – di rawang
ngilu gigiku mendengar ia kerok kotoran dengan benda tajam di pintu itu
|
|
ngo.sang ko.sang
|
[sa ksa]
a
lihat mak ka.hang.sa hang.sa :
|
|
ngo.sik ko.sik
|
[si ksi]
a
rajin :
sanak bai sina – nihan
anak perempuan itu rajin sekali
|
|
ngob.rol
|
[bl]
v
berbincang :
ya mak buhodak –
dia tidak berhenti ngobrol
|
|
ngu.pok
|
[up]
v
membicarakan orang lain :
mak holau amon galak -
tidak baik kalau suka membicarakan orang lain
|
|
ngu.rih
|
[uih]
v
menyangrai :
umak – rotak
ibu menyangrai kacang tanah
|
|
ngu.ring
|
[ui]
v
menggoreng :
dang garing ga – iwak!
jangan terlalu garing menggoreng ikan!
|
|
ngun.jung.i
|
[unui]
v
mengunjungi pemakaman dengan membawa kemenyan, bunga, dll :
lamon jolma – semakkung bulan puasa
banyak orang mengunjungi pemakaman sebelum bulan puasa
|
|
ngup.kup
|
[upkup]
v
memeluk dari belakang :
ya – ubakna sai ga lapah jawoh
ia memeluk ayahnya yang akan pergi jauh
|
|
ni.ak
|
[nia]
v
lihat ambirikbik :
|
|
ni.bu.dak
|
[nibuda]
n
adik ipar perempuan :
bai sina - ku
wanita itu adik ipar perempuanku
|
|
ni.dang
|
[nida]
n
wadah air minum yang terbuat dari seng :
kupana lokok wat jolma sai makai –
ternyata masih ada orang yang menggunakan nidang
|
|
ni.wa.lai
|
[niwalaj]
v
berjalanan melenggang :
ya mih -- di handopan sikam
dia hanya berjalan melenggang di hadapan kami
|
|
ning.kuk
|
[niku]
n
lihat bumiyah :
|
|
nong.nong
|
[nn]
v
melamun :
sanak sina – ngaliak pagurauan sina
anak itu melamun melihat mainan itu
|
|
nu.gal
|
[ugal]
v
penanaman padi perdana yang berlangsung dari pagi hingga petang :
di tiuhku ganta musim –
di kampung saya sedang musim nugal
|
|
nu.lis
|
[nulis]
v
menulis :
ya kok pandai –
dia sudah bisa menulis
|
|
nyah.sah
|
[ahsah]
v
mencuci dengan sikat sampai bersih :
umak lokok - kawali
ibu sedang mencuci dengan sikat sampai bersih penggorengan
|
|
nyai.sai
|
[aisai]
v
membuat dinding (proses) :
tukang lakok - lambahan
tukang sedang membuat dinding rumah
|
|
nyam.buk
|
[amb]
v
menyambut :
nonti sikam sai nyambuk tamu
nanti kami yang menyambut tamu
|
|
nyan.tik
|
[anti]
v
mengambil makanan sedikit, tetapi belum tentu dimakan :
ubak – kanian semakkung lapah
ayah nyantik makanan sebelum pergi
|
|
1
nyang.kuk
|
[aku]
v
jongkok :
ya mandi sambil –
dia mandi sambil jongkok
|
|
2
nyang.kuk
|
[aku]
v
mengambil nasi atau makanan :
– da pai semakkung lapah!
ambillah dulu sebelum pergi!
|
|
nyap.nyap
|
[apap]
a
hambar atau kurang garam :
makananna jadi bakna lupa ngonjuk sia
makanannya jadi hambar karena lupa diberi garam
|
|
nyaw.nyaw
|
[awaw]
a
tidak karuan rasanya :
kanian sai ampai diboli jona –
makanan yang dibeli tadi tidak karuan rasanya
|
|
nyi.lok-ci.lok
|
[il-cil]
a
hampir tidak terlihat karena jarak yang sangat jauh :
anakna – waktu buguraw di lapangan
anaknya hampir tidak terlihat saat bermain di lapangan
|
|
nyi.pak
|
[ipa]
v
menendang :
sanak sina –ko bol
anak itu menendang bola
|
|
nyi.um
|
[ium]
v
mencium dengan sengaja :
ya selalu – anakna semakkung bugawi
dia selalu mencium anaknya sebelum bekerja
|
|
nyi.wi
|
[iwi]
n
daging kelapa :
nyak porlu lamon -
saya butuh banyak daging kelapa
|
|
2
nyi.wi
|
[iwi]
n
kelapa :
ubak lokok ngubak --
ayah sedang mengupas kelapa
|
|
nyin.da.raw
|
[indaaw]
lihat ngalidangdang :
|
|
nyo.lai
|
[olaj]
n
lipan kecil :
-- mak bahayo ga
lipan kecil tidak terlalu berbahaya
|
|
nyo.pok so.pok
|
[pk sp]
v
membuat-buat atau mencari-cari masalah :
sanak sina mimang galak -
anak itu memang suka mencari-cari masalah
|
|
nyong nyong
|
[o o]
n
tawon :
kukutna bayoh dikoroh --
kukunya bengkak digigit tawon
|
|
nyu.wah
|
[uwah]
v
membakar sampai habis :
ubak – sampah
ayah membakar sampah
|
|
nyu.woh
|
[uwh]
a
benci (sulit untuk dimaafkan) :
ya – nihan rik jolma sai galak buhianat
dia sangat benci dengan orang yang suka berkhianat
|
|
nyum.pah.ko
|
[mpahk]
v
menyumpahi :
dang galak – hun
jangan suka menyumpahi orang lain
|
|
nyung.cung
|
[ucu]
v
memancing pembicaraan untuk mendapatkan informasi tertentu :
ati-ati da yona galak –
hati-hatilah, dia sering nyungcung
|
|
o.bo.ral
|
[abal]
n
obral :
amon niku ti kalangan boliko nyak kawai sai -- juga
jika kamu ke kalangan belikan saya baju yang obral saja
|
ti∙obo.ral
v
diobral :
nyak haga amboli kawai sija amon ~
saya mau membeli baju ini jika diobral |
|
ngo∙bo∙ral
v
mengobral :
horga kawai sija kujual lokok mahal kung ~
harga baju ini saya jual masih mahal belum mengobral |
|
|
o.bor
|
[obo]
n
obor :
nyak haga ti pangkalan nunda -- bakna manom
saya mau ke sungai bawa obor sebab gelap
|
bu.obor
[berobor]
v
berobor; memakai obor :
bingi sa manom jadi amon niku lapah onti ~
malam hari ini gelap jadi jika kamu pergi nanti memakai obor |
|
nga.obor.ko
v
mengoborkan; memberi penerangan dg memakai obor :
nyak jona ~ kiyai nyopok iwak
saya tadi memberi penerangan untuk kakak mencari ikan; |
|
ti∙obori
v
diobori :
niku onti ~ adikmu juga bakna nyak nayah gawi
kamu nanti diobori adikmu saja sebab saya banyak kerjaan |
|
|
o.dol
|
[odol]
n
odol; pasta gigi :
ngaliak makangka -- laju nyak urung mandi
melihat tidak ada odol saya tidak jadi mandi
|
|
o.ngah
|
[ah]
v
bibi saudara perempuan ibu :
-- haga tidipa onti ku antak
bibi mau ke mana nanti saya antar
|
bu.ongah
v
mempunyai bibi :
nyak ~ ruwa
saya mempunyai bibi dua orang |
|
|
o.pon
|
[opon]
n
kompor: alat untuk memasak :
nyak haga amboli ~
saya mau membeli kompor
|
|
obu
|
[obu]
n
saudara laki-laki ibu; paman :
amon niku ti lombahan -- nyak haga iyot
jika kamu ke rumah paman saya mau ikut
|
bu.obu
n
berobu; berpaman; memiliki paman :
nyak ~ tolu
saya memiliki paman tiga |
|
|
oli
|
[oli]
n
oli; pelumas mesin :
nyak haga amboli -- pai
saya mau membeli oli dulu
|
|
om.bai
|
[mbai]
n
panggilan seorang cucu untuk nenek :
amon -- haga turui onti kakan racun agas
jika nenek mau tidur nanti hidupkan obat anti nyamuk
|
|
om.ban
|
[mban]
v
gendong :
nyak mak kuat amon niku kilu --
saya tidak kuat jika kamu minta gendong
|
ka.omban.ko
v
minta gendongkan :
umak ~ anakna rik ubak
ibu minta gendongkan anaknya sama ayah |
|
om.bani
v
minta gendongkan :
umak ~ anakna rik ubak
ibu minta gendongkan anaknya sama ayah |
|
om.ban.ko
v
gendongkan :
loh-loh ping-pingku tulung ~ anakku
penat bahuku tulung gendongkan anakku |
|
ti.om.ban
v
digendong :
obai sija ~ompuna bakna lagi buhaban
nenek ini digendong cucunya karena lagi sakit |
|
|
om.bih
|
[mbih]
adv
mungkin :
-- nyak mak ratong pok kiyai onti bakna nyak nunggu ombai lagi buhaban
mungkin saya tidak datang ke tempat kakak nanti karena saya menunggu nenek lagi sakit
|
om.bih.na
adv
mungkinkah :
~ niku mak ratong ti lombahanku?
mungkinkah kamu tidak datang ke rumahku? |
|
mak om.bih
adv
tidak mungkin :
~ iya haga ratong ti pokku
pokku tidak mungkin dia mau datang ke rumahku |
|
|
om.bow
|
[mbaw]
n
bau :
niku – asom, mandida pai
kamu bau asam, mandilah dulu
|
nga.om.bow.i
v
membaui, merasakan bau apa :
nyak jona ~ masakan niyai
saya tadi membaui masakan kakak perempuan |
|
om.bow.na
v
baunya :
minyak sija ~ horum nihan
minyak ini baunya harum sekali |
|
ti.om.bow
v
dibau :
amon niku haga nganik lobas sija dang ~
jika kamu mau makan obat ini jangan dibau |
|
|
om.but
|
[mbut]
n
denyut :
-- jantung
denyut jantung
|
|
om.pai
|
[mpay]
a
lihat anyar :
|
|
om.pong
|
[mp]
a
lihat ranguh :
|
|
om.pu
|
[mpu]
n
cucu :
-- sapa sai lapah mona suda
cucu siapa yang jalan duluan itu
|
om.pu.na
n
cucunya :
~ ganta jolma lima
cucunya sekarang lima orang |
|
bu.om.pu
n
bercucu :
niku ~ pira ganta
kamu bercucu berapa sekarang |
|
ngom.pu
n
mempunyai cucu :
nyak ganta kok ~ jadi gawiku nginang
saya sekarang sudah mempunyai cucu jadi kerjaku mengasuh |
|
|
on.doh
|
[ndoh]
n
tingkat :
|
bu.on.doh
n
bertingkat :
nyak haga ambangun lombahan -- tolu
saya mau membangun rumah bertingkat tiga |
|
bu.on.doh-on.doh
n
bertingkat-tingkat :
lombahanna ~
rumahnya bertingkat-tingkat |
|
ti.on.doh.ko
n
ditingkatkan :
lombahanku haga ~ lagi amon wat duitna
rumahku akan ditingkatkan lagi jika ada uang |
|
|
on.dop
|
[ndop]
n
endap :
|
on.dop.ko
n
endapkan :
amon niku haga nginum lobas sija -- pai
jika kamu mau minum obat ini endapkan dulu |
|
ti.on.dopko
n
diendapkan :
kopi sija ~ pay, ompai pacak tiinum
kopi itu diendapkan dulu baru bisa diminum |
|
|
on.ti
|
[onti]
n
nanti :
-- kita ti lombahan ombay
nanti kamu datang cepat
|
|
ong.ka
|
[oka]
n
tidak ada :
kuti -- sai ratong ti lombahanku
kalian tidak ada yang datang ke rumahku
|
|
op
|
[op]
v
setop :
karitoku -- di mukak jurambah
sepeda saya berhenti di depan jembatan
|
op.ko
v
setopkan :
niku nyak ~ di pangkal jurambah
kamu saya turunkan di pangkal jembatan |
|
|
op.rasi
|
[opasi]
n
operasi; tentang penyakit :
adikku haga -- onti bingi
adik saya mau operasi nanti malam
|
|
pa.bo.rik
|
n
pabrik, perusahaan :
anakku say tuha bugawi di – roti
anakku yang tertua bekerja di pabrik roti
|
pa.bo.rik.ko
v
pabrikkan, tempat penggilingan padi :
onti amon niku wat waktu tulung ~ pari sija
nanti jika kamu ada waktu tolong antar ke penggilingan padi ini |
|
ti.pa.bo.rik.ko
v
dipabrikkan :
~ juga pari sija bakna haga tijual jomoh pagi
dipabrikkan saja padi ini sebab akan dijual besok pagi |
|
|
pa.cak
|
[paca]
n
bisa :
tahu: amon -- niku onti ratong mona
kalau bisa kamu nanti datang duluan
|
pa.cak.da
v
bisalah :
amon niku haga nihan ~ kurang cutik horgana
jika kamu benar mau bisalah kurang sedikit harganya |
|
pa.cak.ko
v
bisakan :
guayda kanian untuk jomoh bingi, pacak mak pacak pokokna ~
buatlah makanan untuk malam nanti, bisa atau tidak bisa pokoknya bisakan |
|
ti.pa.cak.ko
v
dibisakan :
laju ~ nyak ratong pok lombahan kuti
lalu dibisakan saya datang tempat rumah kamu |
|
|
pa.car
|
[paca]
n
inai : biasanya dipakai pada saat muda-mudi mau jadi pengantin atau mau menikah :
alang holau -- di kukumu
alangkah bagus inai di kukumu
|
bu.pacar
v
bernilai :
amon radu ~ niku ronong-ronong
jika sudah berinai kamu diam-diam |
|
ti.pa.ca.ri
v
diinai : dipasangkan inai :
onti bingi nyak haga ~
nanti malam saya mau dipasngkan inai |
|
|
pa.cat
|
[pacat]
n
pacat: sebangsa lintah : sejenis hewan yg suka mengisap darah :
nyak rabai amon ngaliak --
saya takut jika melihat pacat
|
|
pa.dok
|
[pado]
a
padat :
-- nihan isi karungsa, jadi biak ngusungna
padat sekali isi karung ini, jadi berat membawanya
|
pa.dok.ko
a
padatkan :
~ wadah sina rik wajik kotan say ompai tiguay jona
padatkan wadah itu dengan wajik ketan yg baru dibuat tadi |
|
si.pa.dok.an
a
sepadat-padatnya :
sanak rua mihngot sina ngakuk kanian ~ tikurukko lom tas tian
dua anak kecil bersaudara itu mengambil makanan sepadat-padatnya dimasukkan dalam tas mereka |
|
|
pa.dom
|
[padom]
n
padam ttg lampu: api :
alang unina lampu -- jadi manom poting mak kaliakan api-api
alang lamanya lampu mati jadi gelap gulita tidak kelihatan apa-apa
|
nga.ma.dom.ko
v
memadamkan :
haga mak niku onti ~ apuy sija amon kok radu nasak
maukah kamu nanti memadamkan api ini bila sudah masak |
|
ti.pa.dom.ko
v
dipadamkan :
kamutungan nombija untungda gancang-gancang ~ jolma rami-rami
kebakaran kemaren untunglah cepat-cepat dipadamkan orang secara beramai-ramai |
|
ka.pa.dom.an
v
minta padamkan :
nyak onti amon lupa kilu ~ rik niku sai apuy hai-hai kusuwah jona
saya nanti jika lupa minta padamkan sama kamu yang api sampah kubakar tadi |
|
pa.dom.ko
v
padamkan :
~ lampu sija amon haga turui onti
padamkan lampu ini jika mau tidur nanti |
|
|
pa.du.ka
|
[paduka]
n
terompah kayu :
niku amboli dipa -- sija
kamu membeli dimana terompah kayu ini
|
|
pa.gas
|
[pagas]
v
tusuk :
|
bu.pa.ga.san
v
saling tusuk :
jolma rua sina kuruk rumah sakit ulahna ~
dua orang itu masuk rumah sakit karena saling tusuk |
|
ti.pa.gas
v
ditusuk :
bandit sina mati tipagas kawanna posay
bandit itu mati ditusuk temannya sendiri |
|
ma.gas
v
menusuk :
ubakku payja pernah ~ halimawong say haga norkamna
ayahku dulu pernah menusuk harimau yg akan menerkamnya |
|
pa.gas-pa.gas
v
menusuk beberapa kali :
dang lamon cawa, onti niku ku --
jangan banyak omong, nati kamu kutusuk berkali-kali |
|
|
pa.gu
|
[pagu]
n
lis: garis pada tepi: bilah papan pada tembok dsb biasanya tempat menyimpan buku, botol dll :
akuk gudu kicap suda di -- kabolah pinggir
pinggir ambil botol kecap itu di pagu sebelah pinggir
|
|
pa.ha
|
[paha]
n
paha :
nyak onti kilu -- sisu sija haga kuguring
saya nanti minta paha ayam ini mau kugoreng
|
|
pa.hat
|
[pahat]
n
pahat :
nyak urung bugawi bakna -- sija patoh
saya tidak jadi kerja sebab pahat ini patah
|
nga.ma.ha.ti
v
memahati :
nyak haga ~ kayu sija
saya mau memahati kayu ini |
|
pa.ha.ti
v
pahati :
~ bakmu kayu sija tungguk radu
pahati olehmu kayu ini sampai selesai |
|
di.pa.ha.ti
v
dipahati :
~ kaunyin kayu sija amon kagawi bakmu
pahati semua kayu ini jika terselesai olehmu |
|
ka.pa.hat
v
minta pahat :
nyak mirak ~ rik jolma suda juga
saya ingin minta pahat sama orang itu saja |
|
ti.pa.pa.hat
v
terpahat: tidak sengaja terpahat :
nyak kilu maap di niku ~
saya mohon maaf sama kamu terpahat di kayu kamu |
|
|
pa.hik
|
[pahi]
a
pahit: rasa pahit :
nyak mak haga nginum lobas sija bakna --
saya tidak mau minum obat ini sebab pahit
|
pahikko
v
pahitkan :
mak api-api ~ juga sai jamu ku boli jona
tidak apa-apa pahitkan saja jamu yang saya beli tadi |
|
pahikda
v
pahitlah :
amon lobas hantawali sija dikoroh ~
jika obat brotowali ini digigit pahitlah |
|
nga.ma.hik.ko
v
memahitkan :
korak kan sai mutung sija ~ kanian barih
kerak nasi yang hangus itu memahitkan makanan lain |
|
ka.pa.hik.an
v
kepahitan :
nyak ~ nginum lobas jak niku
saya kepahitan minum obat dari kamu |
|
|
pa.jang
|
[paja]
v
pajang :
~ gambar sija di lombahan nakan
pajang gambar ini di rumah keponakan
|
pa.jang.ko
v
pajangkan :
~ ganta gambar sija bakmu bakna niku sai langgar
pajangkan sekarang gambar ini olehmu sebab kamu yang tinggi |
|
pa.jang.da
v
pajanglah :
~ di kamar juga gambar kabayan kuti
pajanglah di kamar saja foto pengantin kalian |
|
nga.ma.jang.ko
v
memajangkan :
amon nyak sai ~ onti mak holau
jika saya yang memajangkan nanti tidak bagus |
|
ti.pa.jang
v
dipajang :
nyak haga nanya pai ~ dipa amon gambar sija
saya mau nanya dahulu dipajang dimana jika gambar ini |
|
ka.pa.jang
v
minta pajang :
amon niku ti ombahan nyak ~ bingkai sija
jika kamu ke rumah saya minta pajang bingkai ini |
|
|
pa.juh
|
[pauh]
v
makan untuk kata-kata lagi marah atau emosi : kata makan yg kasar :
-- bakmu sai niku haga
makan olehmu yang kamu mau
|
pajuhda
v
makanlah :
~ bakmu kaunyin kanian sija
makanlah olehmu semua makanan ini |
|
ti.pa.pa.juh
v
termakan: tidak sengaja dimakan :
lantakda jolma sina ~ di kanian sija
syukurlah orang itu termakan di makanan ini |
|
|
pa.kom
|
[pakm]
a
pakem: teguh: kokoh: kuat mencengkam :
-- rim karito sija
pakem rem sepeda ini
|
ti.pa.kom.ko
v
dipakemkan :
tulung rem karitoku sija ~
tolong rem sepeda saya ini dipakemkan |
|
pa.kom.da
v
pakemlah :
~ amon rem karito kok tigonti rik sai anyar
pekemlah jika rem sepeda sudah diganti dengan yang baru |
|
ka.pa.kom
v
minta pakem :
amon niku haga ~ rem karito antakko ganta
jika kamu mau minta pakem rem sepeda antarkan sekarang |
|
|
pa.ling
|
[pali]
adv
jengger ayam :
alang holau -- sisu sanak suda
alangkah bagus jengger ayam anak itu
|
|
pa.mi.li
|
[pamili]
n
famili: saudara: sanak :
saro amon mak ongka- --
susah jika tidak punya saudara
|
|
pa.mo.tung
|
[pamotu]
n
gorong-gorong jembatan :
nyak mandi di bah --
saya mandi di bawah gorong-gorong jembatan
|
bu.pa.mo.tung
v
bergorong-gorong :
mukak lombahanmu ganta ~
di depan rumahmu sekarang bergorong-gorong |
|
|
pa.na.ku
|
[pana]
n
loteng: langit-langit rumah :
-- lombahan sikam amon hujan bucur
langit-langit rumah kami jika hujan bocor
|
bu.pa.na.ku
n
berlangit-langit: mempunyai langit-langit rumah :
lombahan sikam ampai tiguwai ~
rumah kami baru dibuatkan langit-langitnya |
|
|
pa.nah
|
[panah]
n
panah :
-- sija holau amon haga tipakai onti
panah ini bagusjika mau dipakai nanti
|
pa.na.hi
n
panahi :
niku ~ jambu suda tibako bonor
kamu panahi jambu itu tepatkan benar |
|
|
pa.nas
|
[panas]
a
panas :
alangko -- harani sa rasana makka torak
alangkah panas hari ini rasanya tidak bisa menapakkan kaki
|
pa.nas.ko
v
panaskan :
~ kan sija amon niku haga mongan onti
panaskan nasi ini jika kamu mau makan nanti |
|
|
pa.nyi.ngok
|
[paio]
n
penyengat : serangga yang menyengat dan sangat menyakitkan :
-- sija ngalau nyak kaliling lombahan
itu mengejar saya keliling rumah
|
|
pa.pak
|
[papa]
v
elu-elukan :
nyak ratong jona tikojut alang nayah jolma -- niku
saya datang tadi terkejut alangkah banyak orang elu-elukan kamu
|
di.pa.pak
v
dielu-elukan :
adok rasamu amon ~ jolma rami jona
apa rasamu jika dielu-elukan orang banyak tadi |
|
|
pa.pan
|
[papan]
n
papan :
nyak haga angguwai sangkar sisu kurang -- sangakoping
saya mau membuat sangkar ayam kurang papan sekeping
|
bu.pa.pan
n
berpapan :
lombahanku ~ jak batang kayu sordang
rumahku berpapan dari pohon kayu serdang |
|
|
pa.ra.da
|
[paada]
n
perada: kain perada :
nyak amboli -- jak Pulimbang
saya membeli kain perada dari Palembang
|
bu.pa.ra.da
v
berperada: memakai kain perada :
anggoman camat sina ~ cindo nihan
istri camat itu memakai kain perada cantik sekali |
|
|
pa.rang.kop
|
[paakp]
n
perangkap :
nyak haga angguwai -- tikus
saya mau membuat perangkap tikus
|
bu.pa.rang.kop
v
berperangkap: memakai perangkap :
~ sija juga amon niku haga
memakai perangkap ini saja jika kamu mau |
|
ti.pa.rang.kop
v
terperangkap :
amon tikus sija ~ nyak hanjak
jika tikus ini terperangkap saya senang |
|
|
pa.ri
|
[pai]
n
padi :
dang rabai amon niku haga mongan bakna -- sikam nayah
jangan takut jika kamu mau makan sebab padi kami banyak
|
bu.pa.ri
v
berpadi: mempunyai padi :
tahun sa huma sikam alhamdulillah ~ nayah
tahun ini sawah kami alhamdulillah berpadi banyak |
|
|
pa.ri.ba.di
|
[paibadi]
n
pribadi :
amon haga ngonjuk jak -- sumang carana
jika mau memberi secara pribadi beda caranya
|
|
pa.ria
|
[paia]
n
pare: buah pare :
nyak lagi nyopok --
saya sedang mencari buah pare
|
bu.pa.ria
v
berpare: mempunyai pare :
amon haga ~ nayah nanomda ganta
jika mau mempunyai pare menanam lah sekarang |
|
|
pa.rik.sa
|
[paisa]
n
periksa :
ganta amon mak parcaya -- bakmu
sekarang jika tidak percaya periksa olehmu
|
pa.rik.sa.da
v
periksalah :
~ ganta amon rabai diakuk hulun
periksalah sekarang jika takut diambil orang |
|
ti.pa.rik.sa
v
diperiksa :
nyak jona ~ doktor Budiman
saya tadi diperiksa dokter Budiman |
|
ti.pa.rik.sa.ko
v
diperiksakan :
gancang ~ di jolma say pandai
cepat diperiksakan sama orang pintar |
|
|
pa.ro.but
|
[paobut]
n
perabot :
barang-barang peralatan rumah tangga: nyak haga pindah lombahan tapi nayah -- say haga titunda
saya mau pindah rumah tapi banyak perabot yang mau dibawa
|
bu.pa.ro.but
v
berperabot: mempunyai barang-barang peralatan rumah tangga :
nyak haga ~ nayah amon rogoh ngalaki onti
saya mau berperabot banyak jika sudah turun bersuami nanti |
|
|
pa.rom
|
[paom]
n
param :
nyak haga amboli -- lobas kukutku sai sakik
saya mau membeli param obat kakiku yang sakit
|
tiparomi
v
diparami :
kukutmu onti bingi ~ mari bangik rasana
kakimu nanti malam diparami agar enak rasanya |
|
ti.pa.pa.rom
v
tidak sengaja diberi param :
nyak tipalaju ~ dikukut kananmu saya
terlanjur terberi param di kaki kananmu |
|
|
pa.sang
|
[pasa]
v
pasang: kenakan :
pakai: -- antina tipi sija ganta
pasang antena tv ini sekarang
|
ti.pa.sang
v
dipasang :
amon haga manmu ~ hoda
jika mau kepunyaanmu dipasang juga |
|
pa.sang.ko
v
pasangkan :
~ ganta gas sija nyak haga nasak
pasangkan sekarang gas ini saya mau masak |
|
nga.ma.sang
v
memasang :
lombahan akas wahwah bakna kok ~ lampu
rumah kakek terang sebab sudah memasang lampu |
|
ka.pa.sang.an
v
minta pasang :
amon niku kok katiwor onti nyak ~ lampu di lombahanku
jika kamu sudah sempat nanti saya minta pasang lampu di rumah saya |
|
|
pa.si.rah
|
[pasiah]
n
kepala marga : setingkat camat :
nyak haga sihaluan rik --
saya mau ketemu dengan kepala marga
|
|
pa.ting
|
[pati]
n
tusuk konde :
-- ombay lobon lupa dipa anjamot kona
tusuk konde nenek hilang lupa dimana menyimpankannya
|
bu.pa.ti.ng
n
mempunyai tusuk konde :
niku ~ cindo nihan
kamu mempunyai tusuk konde cantik sekali |
|
|
pa.tom
|
[patom]
n
perhiasan yang menempel dipakai di telinga bentuknya pipih: anting bergantung ditelinga :
-- umak lobon kabolah
patom ibu hilang sebelah
|
bu.pa.tom
v
berpatom: memakai patom :
niku holau amon ~ say matana warna halom
kamu bagus jika memakai patom yang matanya warna hitam |
|
|
pa.tuk
|
[patu]
n
patok: tanda batas wilayah :
sija -- tanoh akas
ini patok tanah dari akas
|
pa.tuk.ko
v
patokkan :
amon niku katiwor ~ ganta
jika kamu ada kesempatan patokkan sekarang |
|
nga.ma.tuk.ko
v
mematokkan :
amon niku say ~ nyak ampai parcaya
jika kamu yang mematokkan saya baru percaya |
|
ti.pa.tuk.ko
v
dipatokkan :
humuku say ampai kuboli radu ~ kayu sordang
sawahku yang baru kubeli sudah dipatokkan kayu serdang |
|
|
pa.tut
|
[patut]
a
pantas :
-- niku mak kona ajak lapah bakna mak bukasut
pantas kamu tidak diajak pergi sebab tidak memakai sendal
|
pa.tut.da
v
pantaslah :
~ amon niku haga makai baju siyau sija
pantaslah jika kamu mau memakai baju merah ini |
|
pa.tut.ko
v
pantaskan: baguskan :
amon nyak sadokah onti ~ mari holau diliyak hulun rami
jika saya sedekah nanti pantaskan agar bagus dilihat orang banyak |
|
|
pa.wai
|
[pawai]
v
jemur :
-- dija kampolang sa mari ngoluh
jemur di sini kemplang ini agar kering
|
pa.wai.ko
v
jemurkan :
kawai ~ dunggak sing mari gancang ngoluh
baju ini jemurkan di atas seng agar cepat kering |
|
ti.pa.wai.ko
v
dijemurkan :
onti amon harani lantang kaunyin say kawai basoh sija ~
nanti jika hari cerah semua yang baju basah ini dijemurkan |
|
|
pa.won
|
[pawon]
n
dapur :
nyak haga ngaholawi -- minggu mukak
saya mau memperbaiki dapur minggu depan
|
bu.pawon
v
berdapur: mempunyai dapur :
nyak haga amboli lombahan say ~
saya mau membeli rumah yang ada dapurnya |
|
|
pa.yung
|
[payu]
n
payung :
nyak haga amboli -- bakna ganta musim hujan
saya mau membeli payung sebab sekarang musim hujan
|
bu.pa.yung
v
berpayung :
1.nyak ~ rik niku juga nonti ; 2. nyak haga ~ rik niku juga
1. saya berpayung dengan kamu saja nanti ; 2. saya mau berpayung sama kamu saja |
|
pa.yung.i
v
payungi :
~ bakmu amon adikmu lapah onti
payungi olehmu jika adikmu jalan nanti |
|
si.pa.yung.an
v
saling payung :
amon niku lapah rik nyak kita ~
jika kamu jalan sama saya kita saling payung |
|
|
pah.lo
|
[pahlo]
n
pahala :
amon galak nulung hulun nayah ~
jika sering menolong orang banyak pahala
|
bu.pah.lo
v
berpahala :
~ nayah amon gawi haga ti masigit torus
berpahala banyak jika kerja ke mesjid terus |
|
|
pah.pah
|
[pahpah]
v
tebas: memotong atau merambah tumbuhan yg kecil-kecil :
amon niku makagka gawi -- ganta
jika kamu tidak ada pekerjaan tebas sekarang
|
ti.pah.pah
v
ditebas :
kobunku haga ~ mohpagi
kebun saya akan ditebas besok pagi |
|
pah.pah.ko
v
tebaskan :
amon niku ganta katiwor ~ kobun limauku
jika kamu sekarang ada waktu tebaskan kebun jeruk saya |
|
nga.mah.pah
v
menebas :
sanak sija haga ~ jukuk sai di muka lombahan kita
anak ini mau menebas rumput yang berada di depan rumah kita |
|
ti.pa.pah.pah
v
tidak sengaja ditebas :
nyak kilu maap di sabai bakna ~ di kobunmu
saya minta maaf sama besan sebab tidak sengaja tertebas sama kabun kamu |
|
|
pai.da
|
[paida]
v
mari :
~ ganta kita ti lombohanku
mari sekarang kita ke rumah saya
|
|
pak.sa
|
[paksa]
v
paksa :
~ amon iya mak haga lapah
paksa jika dia tidak mau pergi
|
mak.sa
v
memaksa :
dang niku-- juk sija, amon nyak makhaga radu
jangan kamu memaksa seperti ini, jika saya tidak mau sudah |
|
ti.pak.sa
v
dipaksa :
~ sapa niku laju haguk ja
dipaksa siapa terus kamu mau ke sini |
|
ka.pak.sa
v
terpaksa :
~ nyak lapah yot kuti jak haga tinggal posai di lombahan
terpaksa saya ikut kalian pergi dari pada tinggal sendiri di rumah |
|
pak.sa.ko
v
paksakan :
~ mongan mari gancang hodak habanmu
paksakan makan agar cepat sembuh sakitmu |
|
|
1
paku
|
[paku]
n
paku : sebangsa logam untuk melekatkan papan dll :
nyak haga amboli --sakilo
saya mau membeli paku satu kilo
|
|
2
paku
|
[paku]
n
pakis: sayur pakis :
pira -- sika sangakaruk
berapa pakis ini satu kebat
|
|
palak
|
[pala]
n
ramal: meramal nasib seseorang :
amon niku ti lombahan -- nyak pai
jika kamu ke rumah ramal saya dulu
|
pa.lak.ko
v
ramalkan :
~ nyak juksipa hurikku mohpagi sawai onti
ramalkan saya bagaimana hidupku besok lusa nanti |
|
ti.pa.lak.ko
v
diramalkan :
mon maksalah niku ~ haga lapah jawoh
kalau tidak salah kamu diramalkan mau pergi jauh |
|
|
pam.bo.tu
|
[pam.b.t]
n
alat dr kayu unt pemukul: sejenis pentungan :
golgol iwak sina rik --
pukul ikan itu dengan pemukul kayu
|
|
pam.pam
|
[pampam]
v
pangku :
amon saro niku nunda kanian sija onti ~ juga
jika susah kamu membawa kue ini nanti pangku saja
|
pam.pam.ko
v
pangkukan :
tulung ~ barang sija
tolong pangkukan barang ini |
|
ti.pam.pam
v
dipangku :
onti ~ cangkir sija bakna mudah pocoh
nanti dipangku gelas ini sebab mudah pecah |
|
ti.pam.pam.ko
v
dipangkukan :
~ kaunyin barang sija
dipangkukan semua barang ini |
|
ka.pam.pam
v
minta pangku :
~ di jolma suda barang sija iya makangka tundaan
minta pangku sama orang itu barang ini dia tidak ada bawaan |
|
|
pan
|
[pan]
v
tinggal :
ngapi niku -- posai di lombahan?
mengapa kamu tinggal sendiri di rumah?
|
ti.pan
v
ditinggal :
ngapi tasmu -- di ganggaya jona
mengapa tas kamu ditinggal di jalan tadi |
|
ti.pa.pan
v
tidak sengaja tertinggal :
kawaiku sai ompai kuboli jona ~ di lombahanmu
bajuku yang baru kubeli tadi tidak sengaja tertinggal di rumahmu |
|
ti.pan.ko
v
ditinggalkan :
amon niku galak miwang ~ di lombahan akas
jika kamu suka menangis ditinggalkan di rumah kakek |
|
pan.ko
v
tinggalkan :
~ juga amon makka tunda bakmu
tinggalkan saja jika tidak terbawa olehmu |
|
ngo.pan.ko
v
meninggalkan :
kuti ~ ombay posai di lombahan
kalian meninggalkan nenek sendiri di rumah |
|
|
pan.ci
|
[panci]
n
panci untuk memasak :
nyak haga amboli --
saya mau membeli panci
|
|
pan.co
|
[panco]
n
panco: beradu kekuatan tangan :
payu kita -- sapa sai kuat antara nyak rik niku
ayo kita panco siapa yang kuat antar saya dan kamu
|
|
pan.cung
|
[pancu]
v
pancung :
-- bulung sija sai panahpah nyak ga angguai kanian
pancung daun ini satu pelepah saya mau membuat makanan
|
man.cung
v
memancung :
niku ~ buluh-buluh sai robah juga
kamu memancung bambu-bambu yang pendek saja |
|
pan.cung.da
v
pancunglah :
amon niku haga bulung sija ~ posai
jika kamu mau daun ini pancunglah sendiri |
|
pan.cung.i
v
pancungi :
~ juga sipa sai niku haga akuk
pancungi saja mana yang kamu mau ambil |
|
ti.pan.cung
v
dipancung :
~ bulung sija haga angguwai iwak payos
dipancung daun ini mau membuat ikan pepes |
|
ti.pa.pan.cung
v
terpancung :
nyak nombija ~ rik bulung sija
saya kemarin terpancung sama daun ini |
|
|
pan.cur
|
[pancu]
v
memancur ke bawah atau rata :
|
pan.cur.ko
v
pancarkan :
-- ko bakmu wai sija ti tanaman
memancur ke bawah saja oleh kamu air ini ke tanaman |
|
man.cur
v
memancur :
amon nyak tipulimbang ngaliak way ~ di jurambah Ampera
jika saya ke Palembang melihat air mancur di jembatan Ampera |
|
ti.pan.cur.ko
v
dipancurkan :
way sija laju ~ ti balakang lombahan
air ini lalu dipancurkan ke belekang rumah |
|
pan.cur.an
v
pancuran :
~ untuk naku way hujan ganta bucur
pancuran untuk menampung air hujan sekarang bocor |
|
|
pan.dai
|
[pandai]
a
pandai : bisa :
nyak mak -- lapah posai
saya tidak bisa jalan sendiri
|
|
pan.dan
|
[pandan]
n
pandan :
nyak haga nanom -- di lombahanku
saya mau menanam pandan di rumahku
|
|
pan.dok
|
[pand]
n
sering :
maranai sina -- manjau tidija
pemuda itu sering berkunjung ke sini
|
|
pan.du
|
[pandu]
v
bimbing ttg berjalan: misal anak kecil yg baru bisa berjalan :
-- sanak ronik sina iya haga lapah-lapah
pandu anak kecil itu dia mau jalan-jalan
|
|
pan.jar
|
[panja]
v
panjar: uang pertama sebagai tanda jadi :
amon niku haga nihan amboli mubil sija -- cutik pai
jika kamu benar-benar mau membeli mobil ini panjar sedikit dulu saja
|
man.jar
v
memanjar :
niku jona ~ lombahan sai haga diboli onti
kamu tadi memanjar rumah yang mau dibeli nanti |
|
ti.pan.jar
v
dipanjar :
~ pira amon nyak haga amboli karito
dipanjar berapa jika saya mau membeli sepeda ini? |
|
ti.pan.jar.ko
v
dipanjarkan :
nyak mak ongka duit ganta jadi nyak jona ~ adikku pai
saya tidak ada uang sekarang jadi saya tadi dipanjarkan adikku dulu |
|
ti.pa.pan.jar
v
terpanjar :
jadi niku jona ~ pira?
jadi kamu tadi terpanjar berapa? |
|
|
pan.tang
|
[panta]
a
pantang :
-- nyorah sanak sija totop lapah kukut
pantang menyerah anak ini tetap jalan kaki
|
bu.pan.tang
v
berpantang :
nyak ganta ~ nganik pamoros onti tanihiku sakik
saya sekarang berpantang makan yang rasanya asam-asam nanti perutku sakit |
|
pan.tang.an
v
pantangan :
~ sai diumungko doktor dang kanik-kanik
pantangan yang diomongkan dokter jangan makan-makan |
|
ti.pan.tang
v
dipantang :
amon lokok sakik ~ pay sai nginum is
jika masih sakit dipantang saja yang minum es itu |
|
ti.pan.tang.i
v
dipantangi :
amon niku haga hodak -- sai haga nganik basingna
jika kamu mau sembuh dipantangi yang mau makan makanan sembarangan |
|
|
pang.gai.gai
|
[pagaigai]
n
sisir :
nyak nginjam -- sija onti kuulohko
saya meminjam sisir ini nanti kukembalikan
|
bu.pang.gai.gai
v
bersisir :
nyak jona haga ~ sija tapi mak ka akuk bakna langgar
saya tadi mau bersisir ini tapi tidak bisa mengambilnya sebab tinggi |
|
gai.gai.ko
v
sisirkan :
amon adikmu radu mandi ~ buwokna mari holau
jika adikmu sudah mandi sisirkan rambutnya agar rapi dan bagus |
|
ngai.gai.gai.ko
v
menyisisrkan :
holau buwokmu sapa ~ jona
bagus rambutmu siapa menyisirkan tadi |
|
si.gai.gai.an
v
saling sisir :
sikam jona laju ~ jadi gancang
kami tadi lalu saling sisir jadi cepat |
|
ti.gai.gai
v
disisir :
nyak haga gacang jadi onti amon niku haga ~ ombay juga
saya mau cepat jadi nanti jika kamu akan disisir nenek saja |
|
ti.pa.gai.gai
v
tersisir: tidak sengaja disisir :
nah ngapi nyak salah ~ di anak jolma suda
nah mengapa saya salah tersisir sama anak orang itu |
|
|
pang.gang
|
[paga]
v
panggang :
-- juga sisu sija onti rasana bangik untuk gulai mongan
panggang saja ayam ini nanti rasanya enak untuk lauk makan
|
mang.gang
v
memanggang :
onti amon anggotas kita ~ sisu di huma
nanti jika panen kita memanggang ayam disawah |
|
pang.gang.an
v
pangangan: alat untuk memanggang :
nyak mirak amboli ~ say tiguwai jak bosi
saya berkeinginan membeli panggangan yang terbuat dari besi |
|
pang.gang.ko
v
panggangkan :
~ ganta jadi ubak tungguk iwakna kok masak
panggangkan sekarang jadi ayah sampai ikannya sudah masak |
|
ti.pang.gang.ko
v
dipanggangkan :
amon niku jadi ratong onti ~ sisu sai
jika kamu jadi datang nanti dipangangkan ayam satu |
|
ti.pa.pang.gang
v
terpanggang :
angkuk-angkuk sija ~ tungguk angus
penyengat ini terpanggang sampai gosong |
|
|
pang.ho.jo.ngan
|
[pahan]
n
bangku kecil :
payu kita mojong di luah tapi ngusung ~
ayo kita duduk di luar tapi bawa bangku kecil
|
|
pang.king
|
[paki]
n
kamar :
lombahanmu wat -- pira ?
Rumahmu ada berapa kamar?
|
bu.pang.king
v
mempunyai kamar :
~ pira lombahanmu
mempunyai kamar berapa rumahmu? |
|
|
pang.pang
|
[papa]
n
cabang bagian dari pohon :
-- batang jambu sija dang torak onti patoh
cabang pohon jambi ini jangan injak nanti patah
|
bu.pang.pang
v
bercabang :
liyakda batang cabiku kok ~
lihatlah pohon cabeku sudah bercabang |
|
|
pang.rok.rok
|
[pa]
n
alat penumbuk daun sirih :
akukko pay ~ ombay di lom garubuk sina
ambilkan dulu alat tumbuk sirih nenek di dalam lemari itu
|
|
par.ca.ya
|
[pacaya]
n
percaya :
amon niku -- nyak haga nginjam ruwa juta
jika kamu percaya saya mau meminjam dua juta
|
ti.par.ca.ya
v
dipercaya :
jolma sija pacak ~
orang itu bisa dipercaya |
|
par.ca.ya.da
v
percayalah :
~ nyak ratong pok sadokahmu onti
percayalah saya datang tempat persedekahanmu nanti |
|
par.ca.ya.ko
v
percayakan :
~ rikya mun haga nyopok tanoh
percayakan padanya jika mencari tanah |
|
|
par.ka.ra
|
[pakaa]
n
perkara :
-- sija mak pandai kita jamotko
perkara ini tidak bisa kita simpankan
|
|
par.ma.da.ni
|
[pamadani]
n
permadni : ambal :
nyak amboli -- untuk masjid say ampai tibangun rodik lombahan
saya membeli permadani untuk mesjid yang baru dibangun dekat rumah
|
bu.par.ma.da.ni
v
berpermadani :
holauna ~ jadi mak ngison mojong di lantai
bagusnya memakai permadani atau ambal agar tidak dingin duduk di lantai |
|
|
par.ma.ta
|
[pamata]
n
permata :
-- sapa sija kuhalu jona
permata siapa ini saya temukan tadi
|
bu.par.ma.ta
v
berpermata :
nyak ~ jak Kalimantan
saya berpermata dari Kalimantan |
|
|
par.mi.si
|
[pamisi]
n
permisi: berpamitan :
niku -- ganta amon haga
kamu permisi sekarang jika mau
|
par.mi.si.da
v
permisilah :
niku jak ganta ~ onti kok suntuk waktuna
kamu dari sekarang permisilah nanti sudah terbentur waktunya |
|
|
par.pur
|
[papu]
v
suatu bunyi benda yang dihambur-hamburkan :
apiya -- dunggak sing sa
apa bunya par.pur di atas seng ini
|
|
para.ng
|
[paa]
n
parang: pisau panjang :
-- say tinggal sija dok sapa?
parang yang tinggal ini milik siapa?
|
bu.para.ng
v
berparang: memakai parang :
nyak ngucik nyiwi ~ sija
saya mengupas kelapa memakaiparang ini |
|
|
parut
|
[paut]
v
parut :
-- juga nyiwi sija
parut saja kelapa ini
|
pa.rut.an
v
parutan: alat untuk memarut :
amon pakai ~ sija kudul
jika pakai parutan ini tumpul |
|
ma.rut
v
memarut :
amon nyak katowor onti ampai ~ kikim sija
jika saya ada waktu nanti baru memarut ubi ini |
|
ti.pa.rut
v
diparut :
kikim sija ~ kanongah juga
ubi ini diparut setengah saja |
|
ti.pa.rut.ko
v
diparutkan :
amon niku haga onti ~ taka nyiwimu
jika kamu mau nanti diparutkan sekalian kelapamu |
|
|
pas.pas
|
[paspas]
v
tebas :
-- pay jukuk say di balakang lombahan kuti
tebas dulu rumput yang di belakang rumah kalian
|
ka.pas.pas
v
minta tebas :
amon niku angka gawi nyak ~ jukuk sija
jika kamu tidak ada kerja saya minta tebas rumput ini |
|
ti.pa.pas.pas
v
tertebas dengan tidak sengaja :
amon nyak ~ di bulung punti akas nyak kilu maap
jika saya tertebas sama daun pisang kakek saya minta maaf |
|
ti.pas.pas.i
v
ditebasi :
~ cutik say jukuk kok tijang rodik lombahanmu
ditebasi sedikit yang rumput sudah panjang dekat rumahmu |
|
|
pas.pus
|
[paspus]
adv
merokok terus-menerus: merokok tidak ada hentinya dengan istilah putus nyambung :
alang ~ niku ngudut mak radu-radu sakali mojong bola sangabungkus
alangkah tidak ada hentinya kamu merokok tidak sudah-sudah sekali duduk habis sebungkus
|
|
patoh
|
[patoh]
n
patah :
pangpang batang manggo jolma sija --
dahan pohon mangga orang ini patah
|
ka.pa.toh
v
minta patah :
amon niku liyu lombahan ombay nyak ~ bulung pandan sangalambar
jika niku lewat rumah nenek saya minta patah daun pandan selembar |
|
pa.toh.ko
v
patahkan :
~ kayu sija nyak haga wat gunanya
patahkan kayu ini saya mau ada gunanya |
|
si.pa.toh.an
v
saling patah :
niku haga kita ~ howi sija
kamu mau kita saling patah bilah bambu ini |
|
ti.pa.toh.ko
v
dipatahkan :
amon ~ sangajo niku salah
jika dipatahkan sengaja kamu salah |
|
|
payot
|
lihat picit :
|
|
pamong.sa
|
n
pendapatan: penghasilan: :
pira ~ mu lambija
berapa penghasilanmu kemarin
|
|
pi.cit
|
[picit]
v
pijit: urut :
alang loh-loh kukutku, tulung -- ganta
alang pegal kakiku, tolong pijit sekarang
|
pi.cit.ko
v
pijitkan: urutkan :
~ kukutku ganta ngapi sakik nihan
urutkan kakiku sekarang mengapa sakit sekali |
|
ti.pi.cit.ko
v
dipijitkan :
payu sipa say kukut haga ~
ayo mana yang kaki mau dipijitkan |
|
ka.pi.cit
v
minta pijit :
ombay ~ punguna lohloh
nenek minta pijit tangannya pegal |
|
mi.cit
v
memijit :
-- sapa niku bingsina
memijit siapa kamu semalam |
|
|
pi.cong
|
[picong]
a
picing :
nyak maha ngaliak sanak sija --
saya tertawa melihat anak ini picing
|
pi.cong.ko
v
picingkan :
~ kabolah matamu
picingkan sebelah matamu |
|
ti.pi.cong.ko
v
dipicingkan :
~ kaunyin mata rua-ruana amon rasana podih
dipicingkan semua mata dua-duanya jika rasanya pedih |
|
|
pi.hak
|
[piha]
n
pihak :
niku jak -- sapa
kamu pihak dari siapa
|
bu.pi.hak
n
berpihak :
sapa ~ rik niku
siapa berpihak sama kamu |
|
|
pi.hik
|
[pihi]
n
pesek :
kucing sija irungna -- tapi nyak goring
kucing ini hidungnya pesek tapi saya suka
|
|
pi.il
|
[piil]
n
fiil: perbuatan: tingkah laku: perangai :
amon haga bupikir tunjukko -- say holau
jika mau berpikir tunjukkan tingkah laku yang bagus
|
bu.pi.il
n
berfiil: bertingkah laku :
ngapi niku laju ~ njuk sija
mengapa kamu terus bertingkah laku seperti ini |
|
|
pi.kir
|
[piki]
n
pikir :
-- pay ampai lapahani
pikir dulu baru jalani
|
bu.pi.kir
v
berpikir :
nyak kadang ~ ngapi kuti haga ti dudo
saya kadang berpikir mengapa kalian mau ke sana |
|
pi.kir.da
v
pikirlah :
~ jak ganta dang onti nyolsol
pikirlah dari sekarang jangan nanti menyesal |
|
mikirko
v
memikirkan :
amon nyak mak ~ kuti pasti kok saka nyak lijung
jika saya tidak memikirkan kalian psati sudah lama saya berlalu pergi |
|
|
pi.lur
|
[pilu]
n
pelor :
dang isi -- sinapang sija onti digurauko sanak
jangan isi pelor senapang ini nanti dimainkan anak-anak
|
bu.pi.lur
n
berpelor, memakai pelor :
sinapang sija ~ nayah jona jak ku isi
senapang ini berpelor banyak tadi baru saya isi |
|
|
pi.nor.tok
|
[pint]
n
keinginan: :
alangko lamo ~ nikuja
alangkah banyaknya keinginan kamu ini
|
|
pi.rak
|
[pia]
n
perak :
sapa haga amboli -- sija
siapa mau membeli perak ini
|
bu.pi.rak
n
berperak: mempunyai perak :
ampai ~ ganta nyak ja padahal kok puas kuidamko
baru mempunyai perak sekarang saya sekarang saya ini padahal sudah lama saya inginkan |
|
|
pi.rik
|
[pii]
v
pipis: memirik: memipis :
niku -- cabi sija tungguk alus
kamu pipis cabe ini sampai halus
|
pi.rik.ko
v
pipiskan :
niku ganta ~ cabi rik bawang sija
kamu sekarang pipiskan cabe sama bawang putih ini |
|
ti.pi.rik.ko
v
dipipiskan :
amon nyak onti katiwor haga ~
jika nanti saya sempat akan dipipiskan |
|
|
pi.ring
|
[pii]
n
piring :
niku ngulohko -- kurang say
kamu mengembalikan piring kurang satu
|
bu.pi.ring
n
berpiring :
~ api tibungkus bulung juga
berpiring apa dibungkus daun saja |
|
|
pi.sah
|
[pisah]
n
pisah :
niku diwik say haga --
kamu sendiri yang mau pisah
|
bu.pi.sah
n
berpisah :
mak ku sangko kuti laju ~
tidak kusangka kalian jadi berpisah |
|
pi.sah.da
v
pisahlah :
~ amon mak sangahati lagi
pisahlah jika tidak sehati lagi |
|
|
pi.sit
|
[pisit]
a
pelit: kikir :
alangko -- sanak sija
alangkah pelit anak ini
|
bupisit
v
berpelit: untuk menyisakan makanan yang sedikit :
~ cutik mak api-api amon ganta
berpelit sedikit tidak apa-apa jika sekarang |
|
|
pi.tak
|
[pita]
n
petak :
say -- radu kutompah dang tijualko lagi
satu petak sudah saya pesan jangan dijualkan lagi
|
bu.pi.tak
n
berpetak :
holau amon pok jualan ~ juk sa
bagus jika tempat jualan berpetak seperti ini |
|
pi.tak.ko
n
petakkan :
kutak sija onti ~ mari holau
kotak ini nanti petakkan agar bagus |
|
|
pi.yot
|
[piyot]
n
peyot :
amon kok tuha bihngom kok --
jika sudah tua pipi sudah peyot
|
|
pih.pih
|
[pihpih]
n
pipih :
dang ilikko baka palastik sija onti --
jangan tijakkan wadah plastik ini nanti pipih
|
pih.pih.ko
v
pipihkan :
amon niku angguwai impik-impik ~ juga
jika kamu membuat empek-empek pipihkan saja |
|
ti.pih.pih.ko
v
dipipihkan :
~ cutik mari holau kanian sija
dipipihkan sedikit agar bagus makanan ini |
|
|
pik.pik
|
[pp]
n
bibir :
alangkok kodolna -- bakas sina
alangkah tebalnya bibir lelaki itu
|
|
pil.pil
|
[pilpil]
v
bersih: membersihkan sesuatu dengan memilah satu persatu, misal membersihkan ikan: sayur :
iwak sija rondomko di way ampai --
ikan ini rendamkan dalam air baru bersihkan
|
pil.pil.ko
v
bersihkan :
iiwak say kuboli jona onti ~ bak mu
ikan yang kubeli tadi nanti bersihkan oleh kamu |
|
ti.pil.pil.ko
v
dibersihkan :
amon nyak mak angka gawi lagi onti iwakmu ~
jika saya tidak ada kerja lagi nanti ikan kamu dibersihkan |
|
|
pim.pin
|
[pimpin]
v
pimpin :
-- bakmu rapat onti bingi
pimpin oleh kamu rapat nanti malam
|
mim.pin
v
memimpin :
sapa say haga ~ baca duo
siapa yg akam memimpin baca doa |
|
|
pim.pong
|
[pimpo]
n
pimpong :
sikam ampai angguwai mijah --
kami baru membuat meja pimpong
|
bu.pim.pong
n
berpimpong: mempunyai pimpong :
sikam kok ~ jadi mak nginjam dok kuti lagi
kami sudah mempunyai pimpong jadi tidak meminjam punya kamu lagi |
|
|
pin.cak
|
[pinca]
n
pencak silat :
sanak sija lokok ronik tapi ppandai --
anak itu walau masih kecil tapi bisa pencak silat
|
|
pin.dah
|
[pindah]
v
pindah :
nyak mohpagi haga -- ti lombahan anyar
saya besok pagi akan pindah di rumah baru
|
pin.dah.ko
v
pindahkan :
biar holaw garubuk sija ~ duda juga
agar bagus lemari ini pindahkan sana saja |
|
min.dah.ko
v
memindahkan :
nyak ~ pot bunga ti balakang lombahan
saya memindahkan pot kembang di belakang rumah |
|
ti.pa.pin.dah
v
terpindahkan :
nyak ~ langsak sina ti dija
saya terpindah duku itu ke sini |
|
|
pin.dang
|
[pinda]
n
pindang : lauk ikan yang berkuah dg bumbu dapur yg menjadi ciri khas gulai di Komering :
moh pagi nyak haga masak --
besok pagi saya mau masak pindang
|
|
pin.jal
|
[pnal]
n
bekas telapak kaki di tanah :
wat -- halimawong mak di huma jona
adakah bekas telapak kaki harimau di kebun tadi
|
|
pin.tor
|
[pinta]
n
pintar :
amon niku -- nyopok gawi mak saroga
jika kamu pintar mencari pekerjaan tidak terlalu susah
|
pin.tor.da
n
pintarlah :
~ cutik amon di tongah jolma rami
pintarlah sedikit di tempat khalayak ramai |
|
min.tor
n
memintar: tambah pintar :
niku ganta ~ nayah parubahanna
kamu sekarang tambah pintar banyak perubahannya |
|
|
ping.gan
|
[pigan]
n
piring makan besar :
nyak haga amboli -- di pasar
saya mau membeli piring di pasar
|
bu.ping.gan
v
berpinggan: memakai piring besar :
jolma sina mongan ~
orang itu makan memakai piring besar |
|
|
ping.gir
|
[pigi]
n
pinggir :
-- dija juga niku mojong mari mak diilikko jolma
pinggir sini saja kamu duduk agar tidaj diinjak orang
|
ping.gir.ko
v
pinggirkan :
~ cutik mutormu saro hulun liyu
pingggirkan sedikit motormu susah orang lewat |
|
ming.gir.ko
v
meminggirkan :
sapa ~ karito jona
siapa meminggirkan sepedaku tadi |
|
ming.gir.da
v
meminggirlah :
~ jak tija bakna nyak boji ngaliyak niku
meminggirlah dari sini sebab saya benci melihat kamu |
|
ti.ping.gir.ko
v
dipinggirkan :
kaunyin barang say wat dija ~ , onti ampai ku akuk
semua barang saya yag ada di sini dipinggirkan, nanti baru saya ambil |
|
ti.pa.ping.gir
v
terpinggir dengan tidak sengaja :
nyak kilu maap bakna ~ kawaimu
saya minta maaf sebab tak sengaja bajumu terpinggir |
|
|
ping.ping
|
[pipi]
n
bahu: antara leher dan pangkal lengan :
-- ombay sakik kabolah
bahu nenek sakit sebelah
|
|
ping.san
|
[pisan]
n
satu kali: persatu kali: satu kali saja :
nyak ampai -- ti lombahanmu
saya baru satu kali ke rumahmu
|
|
pis.ta
|
[pista]
n
pesta :
-- ganta ga nayah ngaluwahko duit
pesta sekarang harus banyak mengeluarkan uang
|
bu.pis.ta
n
berpesta :
jolma sija amon haga ~ mona-mona
orang ini jika mau berpesta dulu-duluan dia pergi |
|
|
po.cak
|
[poca]
n
seperti :
-- sija mak haga ratong
seperti ini tidak mau datang
|
po.cak.na
n
sepertinya :
~ nyak mak pacak ti dija
sepertinya saya tidak bisa ke sini |
|
|
po.coh
|
[pocoh]
a
pecah :
awas -- cangkir sija
awas pecah cangkir ini
|
mo.coh.ko
v
memecahkan :
awas sanak sija onti ~ cangkir sija
awas anak ini nanti memecahkan cangkir ini |
|
ti.po.coh.ko
v
dipecahkan :
~ ganta tohluy sija ampai timasakko
dipecahkan sekarang telor ini baru dimaskkan |
|
ti.pa.po.coh
v
terpecahkan: pecah tidak sengaja :
nyak jona ~ tohluy sija
saya tadi terpecah telor ini |
|
|
po.dang
|
[poda]
n
pedang :
-- sija radu ku asah
pedang ini sudah saya asah
|
bu.po.dang
n
berpedang: mempunyai pedang :
akas amon haga ti huma ~
kakek jika mau ke sawah berpedang |
|
|
po.dok
|
[podo]
a
dekat :
lombahanku -- lombahan akas Kodir
rumahku dekat rumah kakek Kodir
|
po.dok.ko
v
dekatkan :
~ kaunyin rampai suda mari kumaskko
dekatkan semua sayur itu agar kumasukkan |
|
ti.po.dok.ko
v
didekatkan :
niku rokop juga onti ~ rik morli jak tiyuh
kamu diam saja nanti didekatkan sama gadis dari dusun |
|
ti.pa.po.dok
v
terdekat: dekat dengan tidak sengaja :
nyak ~ rik jolma suda
saya terdekat sama orang itu |
|
bu.po.dok
v
berdekat: berdekatan :
nyak haga ~ rik niku
saya mau berdekatan sama kamu |
|
mo.dok
v
mendekat :
~ dija dang posay juk sina
mendekat ke sini jangan sendiri seperti itu |
|
mo.do.ki
v
mendekati :
niku juga ~ sanak say miwang suda
kamu saja mendekati anak yang menangis itu |
|
|
po.lik
|
[poli]
a
susah: sedih :
hati ombay -- bakna akas mak hodak-hodak habanna
hati nenek sedih sebab akas tidak sembuh-sembuh penyakitnya
|
po.lik.ko
v
susahkan: sedihkan :
ngapi say niku ~ anakmu kok sonang hurikna
mengapa yang kamu susahkan anakmu sudah senang hidupnya |
|
nga.mo.lik.ko
v
menyusahkan: menyedihkan :
jadi jolma dang galak ga ~ hulun rami
jadi orang jangan mau menyusahkan orang banyak |
|
|
po.nah
|
[ponah]
v
tunggu :
-- nyak amon kuti haga lapah onti
tunggu saya jika kalian mau pergi nanti
|
po.nah.da
v
tunggulah :
~ sangrobok lagi nyak haga bugonti kawai pay
tunggulah sebentar lagi saya mau berganti baju dulu |
|
ka.po.nah
v
minta tunggu :
nyak ~ rik kiyai juga onti
saya minta tunggu sama kakak saja nanti |
|
po.nah.ko
v
tunggukan :
~ adikmu ampai niku lapah
tunggukan adikmu baru kamu pergi |
|
ti.po.nah.ko
v
ditunggukan :
~ anak-anakna ratong ampai mayatna tikuburko
ditunggukan anak-anaknya datang baru mayatnya dikuburkan |
|
si.po.nah.an
v
saling tunggu :
kita onti ~ dipa?
kita nanti saling tunggu dimana? |
|
|
po.ngong
|
[p]
v
berdengung :
cupingku -- bakna wat way sai kuruk pas mandi jona
telingaku berdengung karena ada air yg masuk waktu mandi tadi
|
|
po.ning
|
[poni]
n
pusing: sakit kepala :
huluku -- ngaliyak kuti galak ribut
kepalaku pusing melihat kalian suka ribut
|
|
po.rang
|
[poa]
v
perang :
amon jaman -- paija nyak makkung lahir
jika zaman perang dulu saya belum lahir
|
bu.po.rang
v
berperang :
ganta sa ~ rik buta hurup
sekarang ini berperang dengan buta huruf |
|
|
po.rom
|
[poom]
v
peram :
-- punti kayu sija mari gacang masak
peram pepaya ini agar cepat masak
|
po.rom.ko
v
peramkan :
~ ganta manggo sija mari sawai kok masak
peramkan sekarang mangga ini agar lusa sudah masak |
|
mo.rom.ko
v
memeramkan :
nyak ~ punti bingsina
saya memeramkan pisang semalam |
|
ti.po.rom.ko
v
diperamkan :
~ pay punti sija bakna lokok matah
diperamkan dulu pisang ini sebab masih mentah |
|
|
po.ros
|
[poos]
a
asam :
-- nihan masakanmu ja
asam sekali masakanmu ini
|
po.ros.ko
v
asamkan :
~ cutik rasa kuwah pindang sija
asamkan sedikit rasa kuah pindang ini |
|
|
po.tai
|
[potai]
n
petai :
nyak mak haga nganik
-- saya tidak mau makan petai
|
bu.po.tai
v
berpetai: mempunyai petai :
nyak mak haga amon numis iwak ~
saya tidak mau jika menumis ikan pakai petai |
|
|
po.tik
|
[poti]
v
lempar :
ngapi niku -- rik batu sanak suda
mengapa kamu lempar dengan batu anak itungapi niku -- rik batu sanak suda mengapa kamu lempar dengan batu anak itu
|
mo.tik
v
melempar :
nyak jona ~ jambu di topi lombahan kuti
saya tadi melempar jambu di tepi rumah kalian |
|
mo.tik.ko
v
melemparkan :
sanak sija ~ batu dunggak gonting
anak ini melemparkan batu di atas genting |
|
po.tik.ko
v
lemparkan :
~ ganta mari jolma sina ngarilong
lemparkan sekarang agar orang itu menoleh |
|
ti.po.tik.o
v
dilemparkan :
~ jawoh-jawoh kawil sija mari mangsa iwak
lemparkan jauh-jauh pancing ini agar mendapat ikan |
|
ti.pa.po.tik
v
terlempar :
lombahanmu ~ jona pagi
rumahmu terlempar tadi pagi |
|
|
poh.poh
|
[pohpoh]
v
cuci :
-- ganta calana sija onti mak ngoluh
cuci sekarang celana ini nanti tidak kering
|
moh.poh
v
mencuci :
gawiku kabiansa haga ~ kawai ombay
kerjaku hari ini mau mencuci baju nenek |
|
ti.poh.poh.ko
v
dicucikan :
ganta kaunyin kawaiku ~ adikku
sekarang semua bajuku dicucikan adikku |
|
ti.pa.poh.poh
v
tercuci :
kawai sija ~ bak adik, moh pagi haga
kupakai baju ini tercuci oleh adik, besok pagi mau saya pakai |
|
|
pok.pok
|
[popo]
n
benam :
nyak -- mulan lopang di muka lombahan
saya benam bibit timun di depan rumah
|
pok.pok.ko
v
benamkan :
~ lom tanoh raklom-raklom mulan sija
benamkan dalam tanah dalam-dalam bibit ini |
|
ti.pok.pok
v
terbenam :
ngapi niku ~ lom lobahan mak luwah-luwah
mengapa kamu terbenam di dalam rumah tidak keluar-keluar |
|
mok.pok.ko
v
membenamkan :
ngapi niku ~ buntang tikus di ja
mengapa kamu membenamkan bangkai tikus di sini |
|
|
pon.car
|
[ponca]
v
pencar :
amon kita kok tungguk duda -- juga
jika kita sudah sampai di sana pencar saja
|
bu.pon.car
v
berpencar :
nyak mak tahan hurik rik jolma sija laju sikam ~
saya tidak tahan hidup dengan orang ini akhirnya kami berpencar |
|
ti.pon.car.ko
v
dipencarkan :
holauna jolma rua sija ~ juga
bagusnya orang dua ini dipencarkan saja |
|
|
por.cik
|
[poci]
v
percik :
awas minggir cutik nonti kona -- way
sija awas minggir sedikit nanti kena percik air ini
|
por.cik.ko
v
percikkan :
onti amon niku tunggu di lombahanna ~ way sija di hulu kabayan
nanti jika kamu sampai di rumahnya percikkan air ini di kepala penganten |
|
ti.pa.por.cik
v
terpercik :
motor sija liyu ~ way hujan sija
motor ini lewat terpercik air hujan ini |
|
|
por.cun
|
[pocun]
n
percon :
bulan puasa nayah sanak ambunyiko --
bulan puasa banyak anak membunyikan percon
|
|
por.lu
|
[polu]
n
perlu :
amon -- di nyak ngumung juga
jika perlu sama saya ngomong saja
|
por.lu.ko
v
perlukan :
rasana niku ~ jolma suda
rasanya kamu diperlukan orang itu |
|
mor.lu.ko
v
memerlukan :
amon nyak onti ~ niku juk sipa
jika saya nanti memerlukan kamu bagaimana? |
|
|
por.por
|
[popo]
v
remuk :
badanku rasana -- kalosuwan
badanku rasanya remuk terlewat lesu
|
por.por.ko
v
remukkan :
~ kaunyin kampolang sija, ampai kurukko di lom kaling
remukkan semua kemplang ini, baru masukkan di dalam kelang |
|
mor.por.ko
v
meremukkan :
sapa ~ kaco garubuk sija
siapa meremukkan kaca lemari ini |
|
ti.por.por.ko
v
diremukkan :
kaco garubuk sija ~ bak kiyai
kaca lemari ini diremukkan oleh kakak |
|
ti.pa.por.por
v
terremuk :
remuk tidak sengaja: nyak ~ kaco garubuk bibik
saya tidak sengaja remuk kaca lemari bibi |
|
|
pu.as
|
[puas]
a
puas :
-- rasana amon kok radu nginum
puas rasanya jika sudah minum
|
pu.as.ko
v
puaskan :
asak lokok wat waktu ~ nyopok ilmu
jika masih ada waktu puaskan mencari ilmu |
|
|
pu.cak
|
[puca]
a
pucat :
ngapi pudakmu -- amon ngaliyak rah
mengapa mukamu pucat jika melihat darah
|
pu.cak.ko
v
pucatkan :
kolir cit bangku say halom ~ onti cutik
warna cat kursi yg hitam nanti pucatkan sedikit |
|
nga.mu.cak
v
memucat :
pas katahuman jolma sija ngamaling, pudakna ~
setelah ketahuan orang ini maling, mukanya memucat |
|
pu.cak.da
v
pucatlah :
uni-uni timarahi sanak sija ~
lama-lama dimarahi anak ini pucatlah |
|
ti.pu.cak.ko
v
dipucatkan :
nyak haga ngocit kuta kolir siyaw kimbang ~
saya mau mencat pagar warna merah agak dipucatkan |
|
|
pu.dak
|
[puda]
n
muka: wajah :
amon ngaliyak ~ sanak sija nyak kasiyan
jika melihat muka anak ini saya kasian
|
bu.pu.dak
n
bermuka :
nyak laju mak ~ kaliyoman
saya jadi tidak bermuka kemaluan |
|
|
pu.ka.la.han
|
[palahan]
n
alergi :
niku -- mak nganik hurang
kamu alergi tidak makan udang
|
|
pu.kul
|
[pukul]
v
pukul :
-- amon niku barani nihan
pukul jika kamu benar berani
|
pu.kul.da
v
pukullah :
~ amon asu sina haga ngoroh
pukullah jika anjung itu mau menggigit |
|
ti.pu.kul
v
dipukul :
amon loga ~ kucing sija mati hoda
jika dipukul kucing ini mati juga |
|
|
pu.lan
|
[pulan]
n
hutan :
di lom -- nombija wat jolma pahalu halimawong
di dalam hutan kemarin ada orang ketemu harimau
|
|
pu.luk
|
[pulu]
n
lengket :
gula sija -- di kawai ku
gula ini lengket di baju saya
|
pu.luk.ko
v
lengketkan :
amon niku ~ rik nyak purmin sija nyak mak haga
jika kamu lengketkan permen ini saya tidak mau |
|
ti.pu.luk.ko
v
dilengketkan :
lim sija ~ dikortas biar rampit
lem ini dilengketkan di kertas agar dempet |
|
nga.mu.luk.ko
v
melengketkan :
niku ~ purmin sija di mubilku
kamu melengketkan permen ini di mobilku |
|
|
pu.pus
|
[pupus]
n
bagian atas jala :
-- sija haga kuholawi
bagian atas jala ini akan saya perbaiki
|
|
pu.sa.ko
|
[pusaka]
n
pusaka: simpanan harta yang berupa keris pusaka :
: akas paija nayah anjamotko --
kakek dulu banyak menyimpankan pusaka
|
|
pu.tor
|
[puta]
v
putar :
-- panutup gudu sija
putar penutup botol ini
|
pu.tor.ko
v
putarkan :
~ radio say nyiarko acara holau akas haga andongina
putarkan radio yang menyiarkan acara bagus kakek mau mendengarnya |
|
|
pu.wan
|
[puwan]
n
susu :
angguwai kaniyan sija tijuk --
membuat makanan ini diberi susu
|
bu.pu.wan
v
bersusu: memakai susu :
sodop roti sija tikani ~
enak roti ini dimakan memakai susu |
|
|
pudor
|
lihat poning :
|
|
pul.pul
|
[pulpul]
n
bakar :
-- juga kikim sija bangik rasana
bakar saja ubi ini enak rasanya
|
pul.pul.ko
v
bakarkan :
amon niku radu nasak kan ~ iwak sija
jika kamu sudah masak nasi bakarkan ikan ini |
|
mul.pul
v
membakar :
nyak haga ~ kikim sija
saya mau membakar ubi ini |
|
mul.pul.ko
v
membakarkan :
niku haga ~ caluk sija
kamu mau membakarkan terasi ini |
|
ti.pul.pul.ko
v
dibakarkan :
amon radu unyin kita nasak, panghurian ~ iwakna jia
sudah semua kita masak, terakhir dibakarkan iwaknya |
|
|
pun.ti
|
[punti]
n
pisang :
nyak mirak nganik -- taboh
saya ingin makan pisang kepok
|
|
pun.tol
|
[puntol]
v
pintal :
-- bonang sija radu sina jamotko
pintal benang ini sudah itu simpankan
|
pun.tol.ko
v
pintalkan :
~ nonti bonang sija
pintalkan nanti benang ini |
|
ti.pun.tol.ko
v
dipintalkan :
~ juk sa bonang sija
dipintalkan seperti ini benang ini |
|
|
ra.nga ra.nga
|
[aa aa]
n
jari-jari :
na ronik
jari-jarinya kecil
|
|
ra.nguh om.pong
|
[auh mp]
n
gigi ompong :
iponna –
giginya ompong
|
|
ra.ra
|
[aa]
n
lidas nanas :
-- mak dikanik
lidas nanas tidak dimakan
|
|
ra.tong
|
[at]
v
datang :
tamuna kok –
tamunya sudah datang
|
|
ra.wang
|
[awa]
n
pintu :
– lambahan sina lokok tikobok
pintu rumah itu masih tertutup
|
|
2
ra.wang
|
[rawa]
n
jendela :
kobokko -- amon kok manom
tutuplah jendela kalua sudah malam
|
|
ra.yoh
|
[ajh]
n
panci yang terbuat dari tanah dan digunakan untuk menanak nasi :
bik minah galak anjual – di kalangan
bik minah sering menjual rayoh di pasar
|
|
rah
|
[rah]
n
darah :
lamon -- luah waktu punguna katan
banyak darah keluar saat tangannya terluka
|
|
ram.pai
|
[ampay]
n
sayur-mayur :
umak ampaida amboli --
ibu baru saja membeli sayur-mayur
|
|
ran.dai
|
[anday]
n
burung belibis :
-- biasona pacak dikanik
burung belibis biasanya bisa dimakan
|
|
ran.jang
|
[ranja]
n
tempat tidur :
umak amboli -- jak bosi
ibu membeli ranjang dari besi
|
|
rang.gut
|
[agut]
a
buranggut :
|
bu.rang.gut
[buagut]
adv
mempercepat :
bakna marah, jolma sina – ga mulang
karena marah, orang itu mempercepat kepulangan |
|
|
rang.ra.ya
|
[aaja]
n
jalan raya :
sikam monahna mak jawoh jak--
kami menunggunya tidak jauh dari jalan raya
|
|
rang.raya
|
[aaja]
n
jalan raya :
ya nunggu di --
dia menunggu di jalan raya
|
|
re.tak
|
[ta]
n
kacang tanah :
nambija sikam panen –
kemarin kami panen kacang tanah
|
|
ri.tak
|
[ita]
n
lihat retak :
|
|
ring.gok-ring.gok
|
[ig-ig]
n
kisah tentang semendawai :
mak lamon sanak ngura sai pandai --
tidak banyak anak muda yang mengenal ringgok-ringgok
|
|
ring.ka-ring.ka
|
[ingka-ingka]
n
keranda :
-- biasana dipakai paranti ngusung jolma mati
keranda biasanya digunakan untuk membawa jenazah
|
|
ro.dik
|
[di]
a
lihat podok :
|
|
ro.goh
|
[gh]
v
turun :
– da jak ja
silakan turun dari sini!
|
|
ro.kop
|
[okp]
a
diam tidak bicara :
Sinta – waktu andongiko lagu
Sinta diam saat mendengarkan lagu
|
pu.ro.kop
[pukp]
a
pendiam; jarang bicara :
sanak bai sina – nihan
anak perempuan itu sangat pendiam |
|
|
ro.nik
|
[rni]
a
kecil :
sanak – sina
anak kecil itu
|
|
ro.tak
|
[ta]
n
lihat retak :
|
|
rok.lom
|
[rlm]
a
dalam (lubang) :
sumur sina mak --
sumur itu tidak dalam
|
|
ru.lus
|
[ls]
adv
lurus :
tempat lambahanna mih – jak ja
alamat rumahnya lurus saja
|
|
ru.ma
|
[uma]
n
nyawa; yang menyebabkan hidup :
mak ungka jolma sai galak kalobonan ~
tidak ada orang yang ingin kehilangan nyawa
|
|
ru.man.tung
|
[umantu]
n
sesuatu yang jumlahnya banyak bergantungan :
punti sina –
buah pisang itu rumantung
|
|
ru.ngau
|
[uaw]
a
kurang tidur :
bauncang da turui marik mak --
seakan-akan matanya masih kurang tidur
|
|
rum.pi
|
[umpi]
a
kembar :
anak bai sina –
anak wanita itu kembar
|
|
rum.pok
|
[ump]
n
orang banyak atau orang ramai :
sikam mak haga nyusahko --
kami tidak ingin menyusahkan orang banyak
|
|
sa.buk
|
[sabu]
n
sabut kelapa :
nyak porlu -- paranti ambasuh pinggan
saya perlu sabut kelapa untuk mencuci piring
|
|
sa.ha.ra
|
[sahaa]
n
kotak kayu besar yang berfungsi untuk menyimpan padi dan biasanya diletakkan di bawah rumah :
wat lamon – dibah lambahan sikam
ada banyak sahara di bawah rumah kami
|
|
sa.ling.gom
|
[salom]
n
selimut :
ya kilu -- bakna kangisonan
dia meminta selimut karena kedinginan
|
|
sa.lo.mok
|
[salm]
a
pandai mengambil hati :
bai holau sina – nihan
ggadis cantik itu sangat pandai mengambil hati
|
|
sa.lung.kar
|
[saluka]
v
ubrak-abrik :
kamarna marik bukumu tihalu
ubrak-abrik saja kamarnya agar bukumu dapat ditemukan
|
nya.lung.kar
[aluka]
v
mengubrak-abrik :
ya – kamar adikna ga nyopok bukuna
dia mengubrak-abrik kamar adiknya untuk mencari bukunya |
|
|
sa.man.cat
|
[samancat]
n
ikan gabus :
umak lokok amborsihko --
ibu sedang membersihkan ikan gabus
|
|
sa.pi
|
[sapi]
n
sapi :
-- nganik jukuk
sapi makan rumput
|
|
sa.pu
|
[sapu], nyapu [mapu]
v
menyapu :
dang lupa – halaman
jangan lupa menyapu halaman
|
|
sa.ram.pang
|
[saampa]
n
tombak mata tiga :
mak kaunyin jolma wat --
tidak semua orang memiliki tombak mata tiga
|
|
sa.wa.ra
|
[sawaa]
n
suara :
-- na ronik
suaranya kecil
|
|
sa.wak , nya.wak
|
[sawa], [awa]
v
(bapak-bapak) membawa beras dalam karung untuk persiapan hajatan pernikahan :
keluarga sikam haga – joh pagi
keluarga kami akan nyawak besok pagi
|
|
sa.wang
|
[sawa]
n
kotoran di plafon :
kiyai dikayonko ubak amborsihko –
kakak disuruh ayah membersihkan kotoran di plafon
|
|
sai.sai
|
[saysay]
n
dinding :
-- lambahan sikam jak kayu
dinding rumah kami dari kayu
|
|
sam.bo.tik
|
[sambti]
n
pati santan yang ditanak hingga menjadi minyak :
-- pacak diguwai jadi kanian
sambotik bisa dibuat makanan
|
|
sam.po.lot
|
[samplt]
n
getah gambir :
-- dadi bahan sai dipakai di pangasan
getah gambir merupakan salah satu bahan dalam pangasan
|
|
sang.ko.lak
|
[sakola]
n
tempat meletakkan tungku masak :
kompor biasona ditapko diunggak --
kompor biasanya ditaruh di atas tungku
|
|
si.bam.ba.ngan
|
[sibambaan]
v
(calon mempelai laki-laki) melarikan calon mempelai perempuan karena lamaran ditolak keluarga, permintaan calon mempelai perempuan terlalu banyak, atau waktu pernikahan yang telah ditentukan dianggap terlalu lama :
sanak Pak Atma – nambija
anak Pak Atma sibambangan kemarin
|
|
si.bu.dak
|
[sibuda]
n
adik ipar laki-laki :
-- ampaida mulang
adik ipar laki-laki baru saja pulang
|
|
si.ka.bo.lo.an
|
[sikablan]
v
saling memperhatikan lawan bicara :
bangik nihan amon kita –
sangat menyenangkan kalau kita saling memperhatikan
|
|
si.ko.lah
|
[siklah]
n
sekolah :
sanak – biasanya liyu rang ja
anak sekolah biasanya lewat sini
|
|
si.po.dog.an lam.bah.an
|
[sipdgan lambahan]
n
bertetangga :
sikam berdua –
kami berdua bertetangga
|
|
si.su
|
[sisu]
n
ayam :
-- na lamon sai nohlui
ayamnya banyak yang bertelur
|
|
si.ya
|
[siya]
n
garam :
siya rasana hasin
garam rasanya asin
|
|
si.yut
|
[sijut]
a
pelit :
dang – rik jolma tuha
jangan pelit dengan orang tua
|
|
so.dop
|
[sdp]
a
enak (lauknya saja dan belum dimakan) :
nihan ambau masakanna
enak sekali bau masakannya
|
|
so.duk
|
[sdu]
v
cegukan :
inumko luwot marik mak --
minumlah lagi agar tidak cegukan
|
|
so.lik
|
[sli]
v
lihat liyak :
|
|
so.lom , nyo.lom
|
[slm], [lm]
v
mandi; seraya menyelupkan kepala ke air :
waktu mandi di sungai biasona ya –
saat mandi di sungai biasanya ia menyelupkan kepala ke air
|
|
so.pok, nyo.pok
|
[spo], [nyop]
v
mencari sesuatu (ada objeknya) :
ubak – rukukna sai ampai dibolina
ayah mencari rokoknya yang baru dibelinya
|
|
so.rai
|
[soray]
n
serei :
-- hoda lamon ditanom di kobun
serai juga banyak ditanam di kebun
|
|
so.rom
|
[soom]
n
semut :
lamon nihan -- di unggak mijah
banyak sekali semut di atas meja
|
|
song.kor
|
[sko]
a
semerbak :
ambau masakkanna --
bau masakannya semerbak
|
|
sor.kit
|
[skit]
n
alat untuk menancapkan biji padi ke tanah yang terbuat kayu :
ya mih makai sai –
dia hanya menggunakan sebuah alat
|
|
su.dung
|
[sudu]
n
sangkar ikan :
iwak sina dikurokko di –
ikan itu dimasukkan ke sangkar ikan
|
|
su.mang
|
[suma]
a
berbeda :
pok tinggal kita –
tempat tinggal kita berbeda
|
|
su.rung
|
[su]
n
tempurung kelapa :
-- pacak dijadiko harong
tempurung bisa dijadikan arang
|
|
su.rur
|
[s]
n
tempurung kelapa :
--pacak dijadiko harong
tempurung kelapa bisa dijadikan arang
|
|
suk.suk.tang
|
[susuta]
n
permainan seperti tembakan berupa bambu dan peluru yang terbuat dari kertas yang dibasahkan lalu dibulat-bulatkan kecil-kecil :
-- kok mak digurauko lagi
suksuktang sudah tidak lagi dimainkan
|
|
sum.pik
|
[sumpi]
v
gendong depan :
sanak upi sina di sumpik umakna
bayi kecil itu sedang digendong ibunya
|
|
sung.kan
|
[skan]
a
malas :
nyak – ga ti kalangan
saya malas ke pasar
|
|
ta.ba
|
[taba]
n
raba :
-- pay huluna, badanna panas nihan
raba dulu dahinya, badannya panas sekali
|
|
ta.bah
|
[tabah]
n
tabah, sabar :
alangko -- adikku kudoako ya onti bangik hurikna
alangkah tabah adikku kudoakan semoga nanti hidupnya bahagia
|
nga.na.bahko
v
menabahkan :
kita sai ngaliak tingkah lakuna sai mak holau mih pacak budoa rik ~ hati
kita yang melihat tingkah lakunya yang buruk cuma bisa berdoa dan menabahkan hati |
|
ti.ta.bah.ko
v
ditabahkan :
cak indokku ~ hati sebab kaunyin kita pasti wat cubaan
kata ibuku ditabahkan hati sebab semua kita pasti ada ujian |
|
ka.ta.bah.an
v
ketabahan, kesabaran :
kok bola ~ ku ganta nyak haga lijung
sudah habis kesabaranku sekarang saya mau pergi |
|
ta.bah.ko
v
tabahkan :
~ hati biarda Allah sai ngambaloskona
tabahkan hati biarlah Allah yang membalaskannya |
|
|
ta.bik
|
[tabi]
n
permisi kpd orng-orang yg lagi duduk sambil menundukkan badan :
bakas sina -- rik jolma tuha sina
lelaki itu permisi kepada orang tua itu
|
|
ta.bir
|
[tabi]
n
tabir, layar pembatas :
-- suda kok haga rubuh
tabir pembatas layar itu hampir roboh
|
nga.na.bi.ri
v
menutupi dengan layar :
nikuna dang ~ nyak
kamu jangan nutupi saya |
|
ti.ta.bi.ri
v
tertutupi dengan layar :
acara api sina, nyak mak kanahan ~ jak jona
acara apa itu, saya tidak kelihatan tertutupi dengan layar dari tadi |
|
ka.ta.bir.an
v
minta tutup :
pawon sija ~ rik kiyai mari dang
panas dapur ini minta tutup dengan tabir sama kakak agar tidak panas |
|
si.ta.bir.an
v
saling tutup dengan tabir :
tian jona ~
mereka tadi saling tutup dengan tabir |
|
|
ta.bu
|
[tabu]
n
labu :
buah -- sikam kok balak
buah labu kami sudah besar
|
bu.ta.bu
v
berlabu; mempunyai labu :
bangik yo kuti ~ nayah
enak ya kalian mempunyai labu banyak |
|
|
ta.bu.ni
|
n
tembuni bayi :
-- sanak suda radu tikuburko
tembuni anak itu sudah dikuburkan
|
|
ta.bur
|
[tabu]
v
sebar :
radu ku -- cutik mulan lopang suda
sudah kusebar sedikit bibit timun itu
|
bu.ta.bur.an
v
bersebaran :
kortas dunggak mija jona ~ bak angin
kertas di atas meja tadi bersebaran oleh angin |
|
ti.ta.bur.ko
v
disebarkan :
~ dipa mulan tiung jona
disebarkan dimana bibit teronng tadi |
|
si.ta.bur.an
v
saling sebar :
sikam nombija ~ pari sai di pamolang
kami kemaren saling sebar padi yang di pematang |
|
|
ta.dah
|
[tadah]
v
tadah :
-- bakmu posay dang ngayonko hulun barih
tadah olehmu sendiri jangan menyuruh orang lain
|
nga.na.dah.ko
v
menadahkan :
sanak sina ~ punguna ga kilu duit
anak itu menadahkan tangannya mau minta uang |
|
ti.ta.dah.ko
v
ditadahkan :
~ pungu untuk ngakukna jadi gancang mindahko bias sina
ditadahkan tangan untuk mengambilnya supaya bisa cepat selesai memindah beras itu |
|
ka.ta.dah
v
minta tadah :
adik ~ rik nyak waktu ngakuk duku dari kotak
adik minta tadahkan sama saya ketika mengambil duku dari kotak |
|
si.ta.dah.an
v
saling tadah :
kuti ~ mari gacang radu
kalian saling tadah agar cepat selesai |
|
|
ta.duk
|
[tadu]
n
jantung pisang :
sapa haga nganik --
siapa mau makan jantung pisang
|
bu.ta.duk
v
berjantung :
mak uniga lagi punti sikam ~
tidak lama lagi pisang kami berjantung |
|
|
ta.jom
|
[tajom]
n
tajam :
radu tiasah nombija bosi sina -- nihan
sudah diasah kemaren pisau itu menjadi sangat tajam
|
nga.na.jom
v
makin tajam :
amon tiasah torus ~ pasti
bila diasah terus semakin tajam pasti |
|
ti.ta.jom.ko
v
ditajamkan :
amon kok ~ hulun rabai bupodok
bila sudah ditajamkan orang takut mendekat |
|
ka.ta.jom.an
v
ketajaman tajam sekali :
nikuja ngasah bosi ~kamu mengasah pisau terlalu tajam
kamu mengasah pisau terlalu tajam |
|
|
ta.ka.bur
|
[takabu]
n
takabur :
amon jadi jolma balak niku dang --
jika jadi orang besar kamu jangan takabur
|
|
ta.kat
|
[takat]
v
panjat :
cuba -- bakmu batang uraisa
coba kamu panjat pohon pinang ini
|
bu.ta.kat
v
manjat :
haga mak niku ~ nyiwi
maukah kamu memanjat kelapa |
|
nga.na.kat
v
memanjat :
nyak haga ~ jambu
saya mau memanjat jambu |
|
ka.ta.kat.an
v
minta panjatkan :
sanak suda ~ layanganna nyangkut dunggak batang punti kayu
anak itu minta panjatkan layangannya menyangkut di atas pohon pepaya |
|
ti.ta.kat
v
dipanjat :
~ sapa batang ngurai kitaja
dipanjat siapa pohon mangga kita ini |
|
ti.pa.ta.kat
v
tidak sengaja dipanjat :
batang durian kuti ~
pohon durian kalian tidak senganja dipanjat |
|
|
ta.kung
|
[taku]
n
pelepah pinang yg sering digunakan anak-anak untuk bermain, pembungkus dodol, wajik :
-- urai suda kok haga tiak
pelepah pinang itu sebentar lagi mau jatuh
|
|
ta.la.dan
|
[teladan]
n
teladan :
sanak sina ~ di sakolahna
anak itu teladan di sekolahnya
|
nga.na.la.dan.i
v
meneladani :
nikukan anak sai tuha jadi ~ adik-adikmu
kamukan anak yang tua jadi meneladani adik-adikmu |
|
ti.ta.la.dan.i
v
diteladani :
jolma pintor pasti ~ jolma nayah
orang pintar pasti diteladani orang banyak |
|
|
ta.lam
|
[talam]
n
nampan :
susunda cangkir suda lom
-- susunlah cangkir itu dalam nampan
|
bu.ta.lam
v
bernampan :
~ api makwat kita nyotarko nonti
bernampan apa tidak kita menyajikan nanti |
|
|
ta.lang
|
[tala]
n
daerah tandus yang dihuni beberapa keluarga yg belum menjadi dusun :
tian mamang sinangon tinggal di --
sekeluarga paman dulu tinggal di talang
|
|
ta.li
|
[tali]
n
tali :
-- ujung kalambu suda pantut
tali ujung kelambu itu putus
|
bu.tali
v
bertali :
holauda amon niku makai kawai sai ~
baguslah kalau kamu memakai baju yang bertali |
|
nga.na.li
v
menali :
nyak sai ~ kukutna
saya yang menali kakinya |
|
katalian
v
minta talikan :
niku jona ~ disapa
kamu tadi minta tali dengan siapa |
|
si.ta.li.an
v
saling menalikan :
amon tungguk onti ~ juga kawai kuti mari gancang
jika kalian sampai saling tali saja pisang itu agar cepat |
|
|
ta.liti
|
[taliti]
n
teliti :
niku mak -- jadi paboli kasut kuyak cutik
cutik kamu tidak teliti jadi terbeli sendal robek sedikit
|
nga.na.li.ti
v
meneliti :
holauna niku ~ jak tiuh sikam juga
bagusnya kamu meneliti dari dusun kami saja |
|
ti.ta.li.ti
v
diteliti :
radu ~ unyin sai carita jaman paija
sudah diteliti semua cerita zaman dahulu |
|
ka.ta.li.ti
v
minta diteliti :
~ di niku juga PR sanak-sanak nonti
minta diteliti kamu saja PR anak-anak nanti |
|
pa.na.li.ti
v
peneliti :
kaunyin ~ say ratong, payu tiaturi mongan
semua peneliti yang datang, mari dipersilakan makan |
|
|
ta.lo.pun
|
[talopun]
n
telepon :
-- di lombahan sikam cadang
telepon di rumah kami rusak
|
bu.ta.lo.pun
v
bertelepon :
onti kita ~ juga amon mak jadi lapah
nanti kita bertelepon saja kalau tidak jadi pergi |
|
nga.na.lo.pun
v
menelepon :
nyak nombija ~ niku tapi mak tiangkat
saya kemaren menelepon kamu tapi tidak diangkat |
|
ka.ta.lo.pun
v
minta telepon :
umak ~ di kiyai jona pagi
ibu minta ditelepon sama kakak tadi pagi |
|
|
ta.los
|
[talos]
n
ubi talas :
1. -- hoda pacak jadi rampai; 2. -- muka lombahan sikam tumbuh nayah
1. ubi talas bisa jadi sayuran; 2. talas depan rumah kami tumbuh banyak
|
|
ta.los.an
|
[talsan]
v
kain basahan untuk mandi :
amon mandi di pangkalan dang lupa nunda --
jika mandi di sungai jangan lupa bawa kain basahan
|
bu.ta.los.an
v
bertalosan; mempunyai kain basahan :
sikam ~ guai mandi di pangkalan
kami mempunyai kain basahan untuk mandi di sungai |
|
|
ta.man
|
[taman]
n
taman, taman bunga :
ubak angguai -- rodik lombahan
ayah membuat taman dekat rumah
|
bu.taman
n
bertaman; mempunyai taman :
holau nihan lombahan suda ulahna ~
bagus sekali rumah itu karena mempunyai taman |
|
|
ta.mat
|
[tamat]
n
tamat :
amon niku -- sakola haga tidipa
jika kamu tamat sekolah mau kemana
|
bu.ta.mat
v
menyelesaikan sesuatu ttg pelajaran :
amon onti ~ wat hadiah untukmu
jika nanti ngajinya tamat akan kuberi hadiah untukmu |
|
nga.na.mat.ko
v
menamatkan :
kiyai ganta radu ~ sakola pesantren tahun sinangon
kakak menamatkan sekolah pesantren tahun dulu |
|
ti.ta.mat.ko
v
ditamatkan :
~ ustadz api niku nombija
ditamatkan ustadz apa kamu kemaren |
|
ka.ta.mat.an
v
minta tamat :
~ gancang nunda hulun curiga
minta tamat cepat membuat orang tanda tanya |
|
|
ta.ni.hi
|
[tanihi]
n
perut :
-- ku sakik
perutku sakit
|
|
ta.noh
|
[tanh]
n
tanah :
-- di tiuh murah horgana
tanah di dusun murah harganya
|
|
ta.nya
|
[taa]
pron
tanya :
-- bakmu anggomanmu haga lapah api makwat
tanyalah olehmu istrimu mau pergi apa tidak
|
bu.ta.nya
pron
bertanya :
nyak ~ jona niku mak haga
saya bertanya tadi kamu tidak mau |
|
ti.ta.nya
pron
ditanya :
radu ~ ubak laju ya miwang
sudah ditanya ayah terus dia menangis |
|
ti.ta.nya.ko
pron
ditanyakan :
nyak jona ~ sapa
saya tadi ditanyakan siapa |
|
ka.ta.nya
v
minta tanya :
nyak mak haga ~
saya tidak mau minta tanya |
|
nga.na.nya.ko
v
menanyakan :
nyak ga ~ soal sai nombija
saya mau menanyakan masalah kemarin |
|
par.ta.nya.an
v
pertanyaan :
kaunyin ~ radu kujawab
semua pertanyaan sudah kujawab |
|
si.ta.nya.an
v
saling tanya :
sikam ~ alamat lombahan
kami saling tanya alamat rumah |
|
|
ta.pai
|
[tapai]
n
tapai ubi, tapai ketan hitam :
nyak nombija angguwai -- jak kotan halom
saya kemarin membuat tapai dari ketan hitam
|
|
ta.ra.li
|
[taali]
n
terali :
-- sikam haga tigonti bakna cadang
terali kami mau diganti karena rusak
|
bu.ta.ra.li
v
berterali :
ganta rawang sikam radu ~
sekarang pintu kami sudah berterali |
|
ti.ta.ra.li
v
diterali :
amon radu ~ rawang lombahan rasana aman
bila sudah diterali pintu rumah rasanya aman |
|
|
ta.ri.kah
|
[taikah]
n
seterika :
nyak nombija amboli -- ronik
saya kemarin membeli seterika kecil
|
bu.ta.ri.kah
v
berseterika :
ganta ~ listrik jadi bangik mak pakai harong lagi
sekarang berseterika listrik jadi enak tidak pakai arang lagi |
|
ti.ta.ri.kah.ko
v
diseterikakan :
tulung pai ~ kawaiku
tolong dulu seterikakan bajuku |
|
ka.ta.ri.kah.ko
v
minta seterikakan :
radu niku ~ kaunyin kawaimu di adik
sudah kamu minta seterikakan semua bajumu di adik |
|
|
ta.ri.ma
|
[taima]
n
terima :
ngapi mak niku -- zakat jak jolma sina
mengapa engkau tidak terima zakat dari orang itu
|
ti.ta.ri.ma
v
diterima :
radu ~ kiriman jak umak
sudah diterima kiriman dari ibu |
|
nga.na.ri.ma
v
menerima :
amon mak haga – jakkusa mak api-api
kalau tidak mau menerima dari saya tidak apa-apa |
|
ka.ta.ri.ma.an
v
minta terima :
nyak ~ kaunyin sai kutundasa
saya minta terima yang semua kubawa ini |
|
|
ta.ri.mus
|
[taimus]
n
termos; benda yg terbuat dr plastik atau kaleng untuk wadah air dingin atau panas :
amon kuti ga rumayok dang lupa nunda --
bila kamu mau mudik jangan lupa membawa termos
|
bu.ta.ri.mus
v
bertermos; mempunyai termos :
niku ~ pira ngabungkal
kamu mempunyai termos berapa buah |
|
|
ta.ring
|
[tai]
n
taring :
-- halimawong sina tajom nihan
taring harimau itu tajam sekali
|
bu.ta.ring
v
bertaring :
anak kucing sikam ganta kok ~
anak kucing kami sekarang sudah bertaring |
|
|
ta.ro.bos
|
[tabs]
n
terobos :
biar gancang -- juga
agar cepat terobos saja
|
nga.na.ro.bos
v
menerobos :
mak kusangko jolma sina ~ sikam
tidak kusangka orang itu menerobos kami |
|
ti.ta.ro.bos
v
diterobos :
kapan ~ halimawong laju basbas bingkas jolma-jolma di huma di
waktu diterobos harimau akhirnya kocar-kacir orang-orang di kebun |
|
ka.ta.ro.bos
v
dapat menerobos :
dang lambatga, onti ~ hulun barih
jangan terlalu lambat nanti diterobos orang lain |
|
si.ta.ro.bos.an
v
saling terobos :
kutija gawina ~ torus
kalian ini kerjanya selalu saling terobos |
|
|
ta.ro.wong.an
|
[tawan]
n
terowongan :
kuliak dilom -- manom nihan
kulihat di dalam terowongan gelap sekali
|
bu.ta.ro.wong.an
v
berterowongan :
watmak ~ pokmu tinggal paija
adakah terowongan tempat kamu tinggal dahulu |
|
|
ta.ru.pung
|
[taupu]
n
teropong :
luahko pay -- bintang sai ompai tiboli
keluarkan dulu teropong bintang yg baru dibeli
|
bu.ta.ru.pung
v
berteropong :
~ rik kortas kiay caicak nganaropong
adik berteropong dengan kertas kakak pura-pura neropong adik |
|
nga.na.ru.pung.i
v
meneropongi :
~ sapa niku jona pagi
meneropongi siapa kamu tadi pagi |
|
ti.ta.ru.pung.i
v
diteropongi :
cuba ~ pay jolma say dapok hadiah jona
coba diteropongi dulu org yg dapat hadiah tadi |
|
si.ta.ru.pung.an
v
saling teropong :
sikam bingsina ~
kami semalam saling teropong |
|
|
ta.ruh
|
[tauh]
n
sesuatu yg menjadi taruhan atau yg diperebutkan dalam perjuadian :
|
bu.ta.ruh
n
bertaruh :
niku sanggup ~ pira rik nyak
kamu sanggup bertaruh berapa dengan saya |
|
|
ta.rum.pit
|
[taumpit]
n
terompet :
-- tahun baru nayah dijual hulun
terompet tahun baru banyak dijual orang
|
bu.ta.rum.pit
v
berterompet mempunyai terompet :
niku ~ pira
kamu mempunyai terompet berapa |
|
|
ta.rup
|
[taup]
n
atap panggung untuk suatu pertunjukan atau mau hajatan :
jolma sai haga sadokah suda radu nogakko --
orang yang mau sedekah itu sudah mendirikan tarup
|
|
tai.tai
|
[taytay]
v
injak :
cuba -- bakmu amon pacak
coba injak oleh kamu kalau bisa
|
|
tak.luk
|
n
turut; menurut perintah :
niku dang -- rik jolma sina
kamu jangan nurut sama orang itu
|
nga.nak.luk.ko
v
menaklukkan :
juk sipa carana ~ jolma sina
bagaimana caranya menaklukkan org itu |
|
ti.tak.luk.ko
v
ditaklukkan; diturutkan :
dang haga ~ sanak ronik
jangan mau ditaklukkan anak kecil |
|
|
tak.tik
|
[tati]
n
cara, sesuatu jln: :
-- jolma sina alang holauna haga ngiuk sanak-sanak
cara orang itu alangkah bagusnya mau membohoni anak-anak
|
|
tam.ba.ga
|
[tambaga]
n
tembaga :
kalung sija layonda jak mas tapi --
kalung ini bukan terbuat dari mas tapi tembaga
|
bu.tam.ba.ga
n
bertembaga; mempunyai tembaga :
api kuti ganta ~ nayah
apa kalian mempunyai tembaga sekarang |
|
|
tam.ba.ku
|
[tambaku]
n
tembakau :
akas kilu boli --
kakek minta beli tembakau
|
bu.tam.ba.ku
v
bertembakau, mempunyai tembakau :
nyak haga ngangas tapi mak --
saya mau makan sirih tapi tidak bertembakau |
|
nga.nam.ba.ku.ko
v
mempergunakan tembakau :
amon lokok sanak dang ~
kalau masih anak-anak jangan mempergunakan tembakau |
|
|
tam.bah
|
[tambah]
n
tambah :
-- cutik kanna dang lamonga onti mak bola
tambah sedikit nasinyatajang terlalu banyak nanti tidak habis
|
bu.tam.bah
v
bertambah :
ganta lombahan kuti kaliakanna ~ balak
sekarang rumah kamu kelihatannya bertambah besar |
|
nga.nam.bah.ko
v
menambahkan :
nyak ~ wai di cangkirmu jona
saya menambahkan air di cangkirmu tadi |
|
ka.tam.bah.an
v
minta tambah :
jolma suda ~ gula cutik
orang itu minta tambah gula sedikit |
|
ti.tam.bah
v
ditambah :
~ siya cutik juga mari wat rasa hasin
ditambah garam sedikit saja agar ada rasa asin |
|
si.tam.bah.an
v
saling tambah :
sanak rua suda ~ kanian
anak dua itu saling tambah makanan |
|
ti.pa.tam.bah
v
tertambah, tidak sengaja ditambah :
kamaapanda nyak jona ~way di basuhansa
mohon maaf saya tidak sengaja meambahkan air di cucian ini |
|
|
tam.bi
|
[tambi]
n
orang tambi; martabak tambi; martabak yg dibuat oleh org tambi :
nayah jolma -- tinggal dija
banyak orang tambi tinggal di sini
|
|
tam.bo.su
|
[tambosu]
n
kayu tembesu :
ari sikam jak kayu --
tiang kami terbuat dari kayu tembesu
|
|
tam.bu.bu
|
[tambubu]
n
bubu perangkap ikan :
tulung langai pai -- di huma antah wat iwakna
tolong awasi dulu bubu di sawah mungkin ada ikannya
|
|
tam.par
|
[tampa]
v
tampar :
-- amon barani
tampar kalau berani
|
bu.tam.par.an
v
bertamparan :
masalah cutik sina laju ~
masalah sedikit itu laju bertamparan |
|
nga.nam.par
v
menampar :
nyak ~ sanak ngamaling duit
saya menampar anak maling uang |
|
ti.tam.par
v
ditampar :
niku ~ sapa
kamu ditampar siapa |
|
ka.tam.par.an
v
tertampar :
andongi tawai jak ustaz di masigit nyak ngarasai ~
mendengar ceramah dari ustadz di masjid saya merasa tertampar |
|
si.tam.par.an
v
saling menampar :
bakna cawa jolma lawangan sina sikam laju ~
karena perkataan orang gila itu kami akhirnya saling tampar |
|
|
tam.pol
|
[tampl]
v
tampal :
-- ban duda murah upahna
tampal ban di sana murah upahnya
|
nga.nam.pol.ko
v
menampalkan :
nyak ~ ban karito pocoh
saya menampalkan ban sepeda pecah |
|
ti.tam.pol.ko
v
ditampalkan :
tulung ~ kaunyin ban muka belakang pocoh
tolong ditampalkan semua ban depan belakang pecah |
|
ka.tam.pol.an
v
minta tampalkan :
niku jona ~ dipa
kamu tadi minta tampalkan dimana |
|
pa.nam.pol.an
v
alat penampal :
pilihko ~- sai holau
pilihkan alat penampal yang bagus |
|
|
tam.poq
|
[tamp]
v
tutup :
dang -- nyak mak kaliyakan
jangan ditutup saya tidak kelihatan
|
|
tam.pu.yak
|
[tampuya]
n
durian yg diasamkan: durian yg diawetkan :
nyak nombija masak --
saya kemaren masak tampuyak
|
|
tam.puk
|
[tampu]
n
tampuk, suatu yg ada dibagian manggis untuk menghitung berapa isi buah manggis tsb :
tiliak jak -- manggus sina isina pitu
dilihat dari tampuk manggis itu isinya tujuh
|
bu.tam.puk
v
bertampuk: mempunyai tampuk :
wat hoda manggus mak ~
ada saja manggis yang tidak bertampuk |
|
|
tam.pung
|
[tampu]
v
tamping :
radu ku -- gitoh karit suda
sudah kutampung getah karet itu
|
nga.nam.pung.i
v
menampungi :
nyak laju ~ kaunyin kuti
saya terus menampungi semua kamu |
|
ti.tam.pung
v
ditampung :
kuti duda onti ~ sapa
kalian di sana nanti ditampung siapa |
|
pa.nam.pung.an
v
penampungan: tempat :
mak bangik tinggal di ~
tidak enak tinggal di penampungan |
|
si.tam.pung.an
v
saling tampung :
jadi kuti ~ biyas say mak bola-bola sina
jadi kalian saling menampung beras yg tdk habis-habis itu |
|
|
tam.tu
|
[tamtu]
n
tentu; pasti :
-- nihan api niku sai ratong jomoh pagi
apakah pasti kamu yg akan datang besok pagi
|
nga.nam.tu.ko
v
menentukan :
sapa ~ yona dapak juara
siapa yang menentukan dia dapat juara |
|
ti.tam.tu.ko
v
ditentukan :
radu ~ nikuda lapah mona
sudah ditentukan kamu yg pertama berjalan |
|
ka.tam.tu.an
v
ketentuan; kepastian :
jolma sina kilu ~ tungguk hari sonin
orang itu minta kepastian sampai hari senin |
|
si.tam.tu.an
v
saling tentu :
kapan kuti haga ~ pokna
kapan kalian akan saling menentukan lokasinya |
|
|
tan.ding
|
[tandi]
v
tanding :
bingisa wat lomba -- tiuh pa
malam ini ada tanding desa mana
|
bu.tan.ding
v
bertanding :
~ rik niku pastida nyak kalah
bertanding sama kamu pastilah saya kalah |
|
nga.nan.ding.ko
v
menandingkan :
dangda ~ sisuku onti mati
janganlah menandingkan ayamku nanti mati |
|
|
tan.dok
|
[tando]
v
lekat; lengket :
alangkok – kayu sija
alangkah lengketnya kayu ini
|
nga.nan.dok.ko
v
melekatkan :
~ api niku jona
melekatkan apa kamu tadi |
|
ti.tan.dok.ko
v
dilekatkan :
gambar sija ~ di saisai lombahanmu juga
gambar ini dilekatkan di dinding rumahmu saja |
|
ka.tan.dok.ko
v
minta lekatkan :
nyak ~ matrai sija gantada
saya minta lekatkan materai ini sekaranglah |
|
|
tan.ta.ra
|
[tantaa]
n
tentara :
jak ronik mimang jolma sina haga kuruk --
dari kecil memang orang itu mau masuk tentara
|
|
tan.tang
|
[tanta]
n
tantang, ti.tan.tang v ditantang :
nyak ~ jolma sina ratong
saya ditantang orang itu datang
|
ka.tan.tang.an
v
minta tantang :
sapa sai haga ~
siapa yang mau minta tantang |
|
si.tan.tang.an
v
saling tantang :
amon barani nihan payu kiat ~
kalau berani sekali ayo kita saling tantang |
|
|
tan.to.ram
|
[tantam]
n
tentram; damai :
bangik rasana amon hati --
enak rasanya kalau hati tentram
|
|
tang.golom
|
[taglm]
n
tenggelam :
awas dang ti lawok ga onti --
awas jangan ke laut nanti tenggelam
|
nga.nang.go.lom.ko
v
menenggelamkan :
ubak ~ kayu sai ampai ti tuar
ayah menenggelamkan kayu yang baru ditebang |
|
ti.tang.go.lom.ko
v
ditenggelamkan :
~ sapa sabun nombija
ditenggelamkan siapa sabun kemarin |
|
ka.tang.go.lom.an
v
menjadi tenggelam :
tiuh sikam ~ bakna way balak desa
kami menjadi tenggelam karena banjir |
|
si.tang.go.lom
v
saling tenggelam :
sanak-sanak ~ mandi sialau-alauan
anak-anak saling tenggelam mandi saling kejar-kejaran |
|
ti.pa.tang.golom
v
tidak sengaja tenggelam :
~ biduk suda
tidak sengaja tenggelam perahu itu |
|
|
tang.guli
|
[taguli]
n
gula aren yg encer rasanya manis :
nyak dikayon umak amboli ~
saya disuruh ibu membeli tangguli
|
|
tang.ka.yung
|
[takayu]
n
jeritan :
-- sapa say paling holau
jeritan siapa yg paling bagus
|
|
tang.kai
|
[takai]
n
tangkai :
-- bunga suda patoh
tangkai bunga itu patah
|
|
tang.kal
|
[takal]
n
tangkal :
api da bacaan -- sobah
apakah bacaan tangkal miskin
|
nga.nang.kal
v
menangkal :
untungda wat sai ~ nyaru
untunglah ada yang menangkal petir |
|
ti.tang.kal
v
ditangkal :
habanna radu ~ rik lobas bulung punti mas
penyakitnya sudah ditangkal dengan obat daun pisang emas |
|
pa.nang.kal
v
penangkal :
~ nyaru kok titapko dipa-dipa
penangkal petir sudah ditempatkan dimana-mana |
|
|
tang.ku.lop
|
[takulop]
n
hari gelap mendung :
kok -- mak jadi sikam lapah
hari sudah gelap mau hujan tidak jadi kami pergi
|
|
tap.sir
|
[tapsi]
n
kira :
-- pay pira harga korbau sija
coba tafsir dulu berapa harga kerbau ini
|
nga.nap.sir
v
mengira :
sapa ~ niku ga buanggoman rik morli sina
siapa mengira kamu akan menikah dg gadis itu |
|
ti.tap.sir
v
dikira :
mun ~ umur kucingsa kok rua puluh tahun
jika ditafsir umur kucing ini sudah dua puluh tahun |
|
|
tar.la.lu
|
[talalu]
n
terlalu :
dangda -- nayah niku ngakuk kanian
janganlah terlalu banyak kamu mengambil makanan
|
|
tar.wi.lu
|
[tawilu]
n
terwelu, sejenis kelinci :
kiyai nombija amboli --
kakak kemaren membeli terwelu
|
bu.tar.wi.lu
v
berterwelu; mempunyai terwelu :
sanak-sanak sina kaunyinna ~ rua
anak-anak itu semuanya berterwelu dua |
|
|
tas
|
[tas]
n
tas :
-- sapa tinggal di lombahan umak
tas siapa tinggal di rumah ibu
|
bu.tas
v
bertas; mempunyai tas :
lapah onti niku ~ say warna api
pergi nanti kamu bertas warna apa |
|
|
tas.bih
|
[tasbih]
n
tasbih :
-- tombay tinggal di kasur
tasbih nenek tinggal di kasur
|
|
tau.co
|
[tauco]
n
tauco :
alang bangikna mongan gulai --
alangkah enaknya makan lauk tauco
|
|
tau.man
|
[tawman]
n
ikan toman, ikan gabus besar :
-- bangik dipindang
ikan toman enak dipindang
|
|
ti.ak
|
[tia]
v
jatuh :
-- dipa duitmu jona
jatuh dimana uangmu tadi
|
bu.tiak.an
v
berjatuhan :
kanian sanak sina ~ tungguk
bola kue anak itu berjatuhan sampai habis |
|
nga.ni.ak.ko
v
menjatuhkan :
dangda ~ batu jak unggak onti kona sikam sai di bah
janganlah menjatuhkan batu dari atas nanti kena kami yang di bawah |
|
ka.ti.ak.an
v
minta jatuhkan :
tulung ~ timbuk mandi
tolong minta jatuhkan timba mandi |
|
si.ti.ak.an
v
saling jatuhkan :
tian ~ di way
mereka saling jatuhkan di sungai |
|
ti.ak.ko
v
jatuhkan :
~ pay langsak sina
jatuhkan dulu buah duku itu |
|
|
ti.as
|
[tiyas]
n
keras :
kayu sina -- nihan mak kapatoh
kayu itu keras sekali tidak terpatahkan
|
|
ti.ba.bai
|
[tibabaj]
v
gendong di punggung belakang :
bai sina -- anakna walau lokok bugawi
wanita itu menggendong anaknya sambal bekerja
|
|
ti.ba.li.gut
|
[tibaligut]
a
terbalik (tentang benda yang berpasangan) :
sapatuna –
sepatunya terbalik
|
|
ti.ba.rot.bot
|
[tibatbt]
v
telan bulat-bulat :
dang da laju – sagala sai didongi
jangan sampai tibarotbot semua yang kau dengar
|
|
ti.ba.ru.tui
|
[tibautuj
v
buang air besar yang tak tertahankan :
bakna mak tahan lagi sanak sina laju --
karena tak tahan lagi akhirnya anak itu buang air besar yang tak tertahankan
|
|
ti.bang.bang
|
[tibaba]
v
dibawa lari :
anak bai pak amat dibangbangko tinadaina
anak perempuan pak amat di bawa lari pacarnya
|
|
ti.cang.kom
|
v
dicengkam: :
ngapi ~ biyas sija
mengapa dicengkam beras ini;
|
|
ti.da.da
|
[tidada]
v
jatuh telentang dan kepala bagian belakang membentur tanah :
huluna sakik bakna ya ampai jak
kepalanya sakit karena ia baru saja tidada
|
|
ti.ga.ya.tak
|
[tigaata]
a
berantakan (tt kondisi rumah) :
lambahanna lakok -- waktu ditinggalko
rumahnya masih berantakan saat ditinggalkan
|
|
ti.gin.cing
|
[tginci]
v
jatuh ke samping :
punguna katan bakna –
tangannya luka karena jatuh
|
|
ti.ha.ring.ring
|
[tihaii]
v
hampir terjatuh :
sanak sina kok ga – waktu dibabai kiyaina
anak itu hampir jatuh waktu digendong kakaknya
|
|
ti.ha.ru bi.ru
|
[tiharu biru]
n
suara yang tidak keluar secara sempurna atau tersendat-sendat :
sawara mosin motor sina –
suara mesin motor itu tersendat-sendat
|
|
ti.han.dos
|
[tihands]
v
tersandung (benda) :
kukutna – batu
kakinya tersandung batu
|
|
ti.hum.pas
|
[tihumpas]
v
jatuh terhempas :
bandanna – bakna rangraya liyut
badannya jatuh terhempas karena jalan licin
|
|
ti.hun.dong
|
[tihundo]
v
terperangah :
nyak – ngaliyak sanak sina tihumbak
saya terperangah melihat anak itu terjatuh
|
|
ti.ju.rak
|
[tiua]
a
sungsang :
anakna sai tuha lahir –
anaknya yang pertama lahir sungsang
|
|
ti.ka.jik.jik
|
[tikaii]
v
buang air besar di celana secara tidak sengaja karena sudah tidak tahan lagi :
bakna kok mak tahan lagi, laju sanak sina –
karena sudah tidak tahan lagi, akhirnya anaknya itu buang air besar di celana
|
|
ti.ka.so.nguh
|
[tikasŋuh]
a
tersingkap (terlihat auratnya) :
kawaina ~
pakaiannya tersingkap
|
|
ti.kan.dak
|
[tikanda]
v
menemui jalan buntu :
ya mak pacak tidipa-dipa lagi bakna kok –
dia tidak bisa ke mana-mana lagi karena sudah menemui jalan buntu
|
|
ti.ko.na
|
[tikna]
v
terkena (tt guna-guna) :
kanti ya kok --
mungkin ia sudah terkena guna-guna
|
|
ti.kor
|
[tik]
n
tikar :
nyak ga amborsihko --
saya mau membersihkan tikar
|
bu.ti.kor
v
bertikar : mempunyai tikar :
~ di lombahan ombay wat puluh ngalambar
tikar di rumah nenek ada sepuluh lembar |
|
|
ti.kus
|
n
tikus :
nayah -- di lombahan sikam
banyak tikus di rumah kami
|
|
ti.la.buh
|
[tilabuh]
v
terjatuh :
kok tolu kali ya --
sudah tiga kali ia terjatuh
|
|
ti.la.duq
|
[tiladu]
n
terlanjur :
-- nyak haga rik niku terlanjur
saya mau sama kamu
|
|
1
ti.li.soh
|
[tilish]
v
tertawa terpingkal-pingkal :
ubakna ~ laju luah wai mata
ayahnya tertawa terpingkal-pingkal sampai mengeluarkan air mata
|
|
2
ti.li.soh
|
[tilish]
a
sakit merintih tak tertahankan :
kasihan ya ~
kasihan dia merintih kesakitan
|
|
ti.lung.kop
|
[tilukp]
v
1 (orang) jatuh tertelungkup mencium tanah: ; 2 (wadah yang berisi sesuatu) tertumpah habis :
1 sanak ronik sina miwang bakna ~ 2 kanian usunganna –
1 anak kecil itu menangis karena jatuh tertelungkup 2 makanan bawaannya tertumpah habis
|
|
ti.mang
|
[tima]
v
timang :
-- pay anakmu ja
timang dulu anakmu ini
|
ti.mang-ti.mang
v
timang-timang :
amon sanak sina miwang ~
bila anak itu nangis timang-timang |
|
nga.ni.mang
v
menimang :
nyak ~ anak kiyai
saya menimang anak kakak |
|
ti.ti.mang
v
ditimang :
~ sapa anakmu jona
ditimang siapa anakmu tadi |
|
si.ti.mang.an
v
saling timang :
~ amon buya
saling timang kalau capek |
|
|
ti.mba
|
[timba]
n
timba air :
tali -- sumur kita putuk tali
timba sumur kita putus
|
bu.tim.ba
v
bertimba: mempunyai timba :
nikukan ~ jadimak nyak nginjam
kamu kan mempunyai timba bolehkah saya minjam |
|
si.tim.ba.an
v
saling timba :
kuti onti ~ mari gancang radu
kamu nanti saling timba agar cepat selesai |
|
ti.pa.tim.ba
v
tidak sengaja tertimba :
nyak kilu maaf ~ sumur dokmu
saya minta maaf tidak sengaja tertimba sumurmu |
|
|
ti.pa.lik
|
[tipali]
v
tertular (suatu penyakit) :
jaga anakmu dang habah kawanna
jaga anakmu jangan sampai tertular penyakit temannya
|
|
ti.pa.ra
|
[tipaa]
v
datang :
sangrobok lagi ya –
sebentar lagi dia datang
|
|
ti.pu.la.kak
|
[tipulaka]
v
jatuh ke belakang, tetapi bagian kepala belakang tidak menyentuh tanah :
sanak ronik sina musti diayat bakna ampai –
anak kecil itu harus diurut karena baru saja tipulakak
|
|
ti.ri
|
[tii]
n
tiri: anak tiri, ibu tiri :
cak hulun umak -- mak holau
kata orang ibu tiri tidak bagus
|
|
ti.rit
|
[tiit]
n
deret :
susun -- juga onti ku rikin
susun deret saja nanti kuhitung
|
bu.ti.rit
v
berderet :
rapi-rapida kuti baris ~ ti balakang
rapi-rapilah kalian baris berderet ke belakang |
|
ti.ti.rit.ko
v
dideretkan :
pinggan sija onti ~ tungguk balakang
piring ini nanti dideretkan sampai belakang |
|
ka.ti.rit
v
minta deret :
bangkumu haga ~ podok sapa
kursimu mau minta deret dekat siapa |
|
si.ti.rit.an
v
berderetan :
nyak ~ rik rik niku juga
saya berderetan dengan kamu saja |
|
|
ti.ron.tang
|
[tionta]
n
terentang :
-- jolas tulisanna di sai-say
terentang jelas tulisannya di dinding
|
|
ti.ru
|
[tiu]
n
tiru, contoh :
dang -- manku onti gohgoh laju kona marah guru
jangan tiru punya saya nanti sama akhirnya kena marah guru
|
nga.ni.ru
v
meniru, mencontoh :
dang niku ~ sai mak holau
kamu jangan meniru yang tidak bagus |
|
ka.ti.ru
v
minta contoh :
niku haga ~ rik sikam
kamu mau minta contoh sama kami |
|
si.ti.ru.an
v
saling tiru :
kuti amon ulangan onti dang ~
kalian kalau ulangan nanti jangan saling tiru |
|
ti.pa.ti.ru
v
tidak sengaja ditiru :
dangda salahko nyak, ulanganmu nombija ~
janganlah salahkan saya, ulanganmu kemaren tidak sengaja kutiru |
|
|
ti.ruq
|
[tiu]
n
tombak :
amon haga kuruk pulan dang lupa nunda --
jika mau masuk hutan jangan lupa bawa tombak
|
|
ti.si.lop
|
[tisilp]
v
tertidur sebentar :
nyak -- waktu monahna ratong
saya tertidur sebentar saat menunggunya datang
|
|
ti.sim.pang
|
[tisimpa]
a
lupa ingatan tapi belum gila :
kasihan nihan bai holau sina --
kasihan sekali wanita cantik itu lupa ingatan tapi belum gila
|
|
ti.sing.ut
|
[tisiut]
v
merajuk :
dang mudah nihan --
jangan mudah sekali merajuk
|
|
ti.song.ih
|
[tisoih]
v
nyengir :
ya mih -- waktu didudu
dia hanya nyengir saat dipanggil
|
|
ti.ta.bur
|
[titab]
adv
bertaburan :
pagurauanna – di lantai
mainannya bertaburan di lantai
|
|
ti.ti.s
|
[titis]
n
tetes :
-- pinsan kok hodakda habanna di tuot
tetes sekali sudah sembuhlah penyakitnya di lutut
|
bu.ti.tis.an
v
bertetesan :
rahna ~ jak kukut
darahnya bertetesan dari kaki |
|
nga.ni.tis.ko
v
meneteskan :
alang tahan sanak sina ~ way mata cutik makkawat
alang tahan anak itu meneteskan air mata sedikitpun tidak |
|
ti.ti.tis.ko
v
diteteskan :
~ cutik juga dang kanayahan
diteteskan sedikit saja jangan kebanyakan |
|
si.ti.tis.an
v
saling tetes :
nyak saro jadi kita ~
saya susah jadi kita saling tetes |
|
ti.pa.ti.tis
v
tidak sengaja tertetes :
minyak sija ~ di kanianmu
minyak ini tidak sengaja tertetes di kuemu |
|
|
ti.uh
|
[tuh]
n
kampung :
-- sikam ganta kok rami
kampung kami sekarang sudah ramai
|
pa.ti.uh.an
v
perkampungan :
kintu niku mak haga malih di ~ hongon
mungkin kamu tidak mau pindah di perkampungan sepi |
|
|
ti.ung
|
[tiyu]
n
terong :
nyak nanom --
di kobun saya menanam terong di kebun
|
bu.ti.ung
v
berterong mempunyai terong :
pira nayah niku ~
berapa banyak kamu mempunyai terong |
|
|
tih
|
[tih]
n
teh :
niku haga nginum --
kamu mau minum teh
|
|
tim.bang
|
[timba]
n
timbang :
-- pay biyas sija
timbang dulu beras ini
|
nga.nim.bang
v
menimbang :
~ gula sangakarung
menimbang gula sekarung |
|
ti.tim.bang
v
ditimbang :
~ sapa rotak sija
ditimbang siapa kacang ini |
|
ka.tim.bang.an
v
minta timbang :
niku ~ gotahmu di sapa
kamu minta timbang karetmu dengan siapa |
|
si.tim.bang.an
v
saling timbang :
sikam onti ~ juga mari gancang radu
kami nanti saling timbang saja supaya cepat selesai |
|
|
tim.bul
|
[timbul]
n
timbul, muncul :
asa-asa -- jak liba buha sina
tahu-tahu timbul dari hilir buaya itu
|
ti.tim.bul.ko
v
ditimbulkan :
kayu lom way radu ~ ubak
kayu dalam air sudah ditimbulkan ayah |
|
ka.tim.bul
v
dapat menimbulkan :
mun nganik kanian sija nyak ~ haban gatol-gatol
jika saya makan makanan ini dapat menimbulkan penyakit gatal-gatal |
|
|
tim.buq
|
[timbu]
n
jalan besar; jalan raya :
lombahanku ganta kok jadi --
rumahku sekarang sudah menjadi jalan raya
|
bu.tim.buq
v
berjalan; mempunyai jalan :
ganta bangik haguk topi radu ~ holau
sekarang enak arah tepi sudah mempunyai jalan bagus |
|
ti.tim.buq
v
di jalan :
nyak ~ jona ngaliak kambing halom
saya di jalan tadi melihat kambing hitam |
|
|
tim.pa
|
[timpa]
v
timpa; tindih :
dang -- punguku onti tisilut
jangan tindih tanganku nanti keseleo
|
nga.nim.pa
v
menindih :
niku dang ~ sanak ronik sija
kamu jangan menindih anak kecil itu |
|
titimpa
v
ditindih :
niku ~ sapa
kamu ditindih siapa |
|
ka.tim.pa.an
v
tertindih :
ulay sina ~ rik kutak balak
ular itu tertindih kotak besar |
|
si.tim.pa.an
v
saling timpa :
laju usungan sikam ~
akhirnya barang bawaan kami saling timpa |
|
|
tim.pil
|
[timpil]
n
tempel :
radu niku -- gambar suda di saisai
sudah kamu nempel gambar di dinding
|
|
tim.pu
|
[timpu]
n
tangguhkan (waktu) :
tempo: nyak kilu -- tungguk joh pagi
saya minta tangguhkan sampai besok pagi
|
|
tin.daq
|
[tinda]
n
tindak :
amon jolma sina salah gancang da --
jika orang itu salah cepatlah tindak
|
bu.tin.daq
v
bertindak :
mak pacak ga ~ lagi polisi kok ratong
tidak bisa bertindak lagi polisi sudah datang |
|
nga.nin.daq
v
menindak :
sapa sai haga ~ sanak sina
siapa yang mau menindak anak ini |
|
ti.tin.daq
v
ditindak :
~ ganta juga onti ya kok lijung
ditindak sekarang saja nanti dia sudah pergi |
|
ka.tin.daq.an
v
minta tindak :
niku haga ~ di polisi suda
kamu mau minta tindak di polisi itu |
|
si.tin.daq.an
v
saling tindak :
kaunyin jolma sai bumasalah laju ~
semua orang yang bermasalah terus saling tindak |
|
ti.pa.tin.daq
v
tidak sengaja ditindak :
laju – polisi jolma sudaulahna wat di TKP
akhirnya tidak sengaja ditintak polisi orang itu karena di TKP |
|
|
tin.juk
|
[tinju]
v
tangkap :
-- burung suda onti hambur
tangkap burung itu nanti terbang
|
nin.juk
v
menangkap :
nyak ~ iwak di lobak
saya menangkap ikan di sawah |
|
ti.tin.juk
v
ditangkap :
~ polisi amon busalah
ditangkap polisi jika bersalah |
|
ka.tin.juk
v
minta tangkap :
akas ~ sisuna lucuk
kakek minta tangkap ayamnya yg lepas |
|
ti.pa.tin.juk
v
tidak sengaja tertangkap :
~ hurang di jalaku
tidak sengaja tertangkap udang di jalaku |
|
tin.juk.ko
v
tangkapkan :
tulung ~ anak kucing sikam
tolong tangkapkan kucing kami |
|
|
ting
|
[ti]
n
teng :wadah minyak :
-- minyak suda kaponuhan
teng minyak itu kepenuhan
|
|
ting.gal
|
[tigal]
n
tinggal :
niku ganta -- dipa
kamu sekarang tinggal dimana
|
nga.ning.gal.ko
v
meninggalkan :
niku ~ kasna bugawoh
kamu meninggalkan bekasnya saja |
|
ti.ting.gal.ko
v
ditinggalkan :
gancangda cutik onti ~ mubil
cepatlah sedikit nanti ditinggalkan mobil |
|
ka.ting.gal
v
minta tinggal :
nyak ~ tolu juga tohluy sina
saya minta tinggal tiga saja telur itu |
|
sitinggalan
v
saling tinggal :
kutija ~ mak nunggu lagi
kalian ini saling tinggal tidak menunggu lagi |
|
|
1
ting.kat
|
[tikat]
n
rantang: utk wadah :
nyak ga bukadu -- rua
saya mau berkado rantang dua
|
|
tis
|
[tis]
n
tes :
-- haga angguwai SIM bubolit-bolit
tes mau membuat SIM berbelit-belit
|
ngo.tis
v
ngetes :
nikuna haga ~ hulun bigawoh badan diwik mak haga
kamu ini mau ngetes orang saja diri sendiri tidak mau |
|
ti.tis
v
dites :
~ sapa waktu kuti sinangon
dites siapa waktu kalian dulu |
|
ka.tis.an
v
minta tes :
niku amon haga bangik ~ rik sai jolma suda
kamu jika mau enak minta tes sama yang orang itu |
|
si.tis.an
v
saling tes :
amon haga ingok soal-soal onti jak ganta kuti ~ juga
jika mau ingat soal-soal nanti dari sekarang kalian saling tes saja |
|
|
tipacangkom
|
v
tidak sengaja dicengkam: :
nyak -- pungu sanak sija
saya tidak sengaja mencengkan tangan anak ini
|
|
to.at
|
[toat]
n
taat; patuh :
-- nihan anakmu sai tuha sumang rik adikna
taat sekali anakmu yang tua beda dengan adiknya
|
nga.noa.ti
v
mentaati :
amon lagi lapah-lapah niku ~ lalu lintas
jika lagi jalan-jalan kamu mentaati lalu lintas |
|
ti.to.ati
v
ditaati :
kaunyin sai peraturan di sakola ~ siswa
semua yang peraturan di sekolah ditaati siswa |
|
|
to.bing
|
[tobi]
n
tebing :
-- sai langgar nyak mak ticakak
tebing yang tinggi saya tidak terdaki
|
|
to.bu
|
[tbu]
n
tebu :
tanoman – ubak dikanik babuy
tanaman tebu ayah dimakan babi
|
bu.to.bu
v
bertebu: mempunyai tebu :
kuti bangik ~ nayah
kalian enak mempunyai tebu banyak |
|
|
to.gas
|
[tgas]
n
tegas :
-- cutik caramu onti mak dibayarna
tegas dikit caramu nanti tidak dibayarnya
|
nga.no.gas.ko
v
menegaskan :
niku onti -- rik sabai amon tian ratong
kamu nanti menegaskan sama besan jika mereka datang |
|
ti.to.gas.ko
v
ditegaskan :
~ sapa amon jadina juk sina
ditegaskan siapa jika jadinya seperti itu |
|
ka.to.gas.an
v
minta tegas :
nyak ganta ~ jak kuti
saya sekarang minta tegas dari kalian |
|
si.to.gas.an
v
saling tegas :
amon mak ~ saroda kita
kalau tidak saling tegas susahlah kita |
|
|
to.gom
|
[tgm]
n
tinju :
liakko – kuti
perlihatkan tinju kalian
|
no.gom
[ngm]
v
memukul; meninju dg perlahan-lahan yg tujuannya untuk menghilangkan lelah :
akas galak kilu ompuna – bandanna
kakek suka minta cucunya nogom badannya |
|
|
to.gop
|
[tgp]
n
tegap :
alangko – na maranai sina
alangkah tegapnya pemuda itu
|
ka.to.gop.an
v
minta tegapkan :
nyak jona ~ kaunyin sai baris
saya tadi minta tegapkan semua yang baris |
|
to.gop.ko
v
tegapkan :
badanmu amon ngahadapi pak kapala
tegapkan badanmu jika menghadapi bapak kepala |
|
|
to.gor
|
[tg]
n
tegur; sapa :
-- amon adikmu wat kasalahan
tegur jika adikmu ada kesalahan
|
bu.to.gur.an
v
berteguran :
dangda kuti mak ~ rik kolpah diwik
janganlah kalian tidak berteguran sama saudara sendiri |
|
nga.no.gor.ko
v
menegurkan :
niku mak ~ ya liyu jona
kamu tidak menegurkan dia lewat tadi |
|
ti.to.gor.ko
v
ditegurkan :
nyak mak nyangko ~ maranai
suda saya tidak menyangka ditegurkan bujang itu |
|
ka.to.gor.an
v
minta tegurkan :
mak liom niku ~ nombija
tidak malu kamu minta tegurkan kemaren |
|
si.to.gor.an
v
saling tegur :
kuti amon tungguk di pok dangda mak ~
kalian jika sudah sampai di tempat janganlah tidak saling tegur |
|
|
to.jang
|
[tja]
n
panjang :
-- cutik buwokmu mari pacak tikaruk
panjang sedikit rambutmu agar bisa diikat
|
no.jang
v
memanjang :
ulay suda amon tiliak ~
ular itu kalau dilihat memanjang |
|
ti.to.jang.ko
v
dipanjangkan :
pungumu ~ timukak
tanganmu dipanjangkan ke depan |
|
ka.to.jang.an
v
kepanjangan :
pungu kawaimu ~ kabolah
tangan bajumu kepanjangan sebelah |
|
|
to.kang
|
[tka]
n
belah :
-- nyiwi sija ampai tikurkur
belah kelapa ini baru dikukur
|
nga.no.kang.i
v
membelahi :
kaunyin bakas-bakas sai di bah ~ nyiwi
semua laki-laki yang di bawah membelahi kelapa |
|
ti.to.kang
v
dibelah :
radu unyi ~ nyiwi suda
sudah semua dibelah kelapa itu |
|
ka.to.kang.an
v
minta belah :
nyak ~ nyiwi sija
saya minta belah kelapa ini |
|
|
1
to.kon
|
[tkn]
n
tekan :
-- api dang cara ngahurikko lampu sija
tekan atau tidak cara menghidupkan lampu ini
|
1 nga.no.kon.ko
v
menekankan :
nyak ~ kayu sina kuat-kuat
saya menekankan kayu itu kuat-kuat |
|
1 ti.to.kon.ko
v
ditekankan :
~ cutik tanihimu di bantal mak sakiik tanihi lagi
ditekankan sedikit perutmu di bantal agar tdk sakit perut lagi |
|
1 ka.to.kon
v
minta tekan :
cuba ~ pay kayu sija
coba tekankan dulu kayu ini |
|
1 si.to.kon.an
v
saling tekan :
dangda ~ onti kuti ribut
janganlah saling tekan nanti kalian rebut |
|
1 ti.pa.to.kon
v
tidak sengaja ditekan :
~ adik sanak bayi suda
tidak sengaja ditekan adik anak bayi itu |
|
|
2
to.kon
|
[tkn]
n
kain setengah tiang yang dipakai dengan celana panjang :
-- biasona dipakai bakas waktu pista adat
tokon biasanya dipakai kaum lelaki saat pesta adat
|
|
to.lah
|
[tolah]
n
nama :
jak ronik nyak dijuk ~ Putori Inton
dari kecil saya diberi nama Puteri Intan
|
bu.to.lah
v
bernama :
~ sapa anakmu sai tuha
bernama siapa anakmu yang tua |
|
nga.no.lah.ko
v
menamakan :
ombay payja ~ niku Aisyah
nenek dahulu menamakan kamu Aisyah |
|
ti.to.lah.ko
v
dinamakan :
~ ubak nyak sinangon Kocik
dinamakan ayah saya dulu Kelingking |
|
ka.to.lah.an
v
minta beri nama :
mak dapok urung jolma suda haga ~ di nyak
tidak boleh tidak orang itu mau minta beri nama pada saya |
|
|
to.ling
|
[tli]
n
kemaluan laki-laki :
-- adik sakik dikoroh agas
kemaluan adik sakit digigit nyamuk
|
|
to.lon
|
[tln]
n
telan :
-- gancang lobas sina mari mak karasayan di lungkung
telan cepat obat itu agar tidak terasa di kerongkongan
|
nga.no.lon
v
menelan :
ombay ~ purmin laju sakik lungkungna
nenek menelan permen terus sakit tenggorokannya |
|
ti.to.lon
v
ditelan :
iwak suda ~ buha
ikan itu ditelan buaya |
|
ka.to.lon
v
minta telan :
sanak suda ~ purmin sai jak bangukna
anak itu minta telan permen yang dari mulutnya |
|
pa.to.lon
v
tidak sengaja tertelan :
nyak ~ purmin jona pagi
saya tidak sengaja tertelan permen tadi pagi |
|
si.to.lon.an
v
saling telan :
mak barani ~ yona umungan bugawoh
tidak berani saling telan itu omongan saja |
|
|
to.lu
|
[tlu]
n
tiga :
-- harani nyak mak sihaluan rik niku
tiga saya tidak ketemu dengan kamu
|
nga.no.lu.ko
v
menigakan :
ampai haga ~ sai maranai mati nombija
baru mau hari menigakan lelaki yang meninggal kamaren |
|
|
to.mon
|
[tmn]
n
pasti :
-- ya ratong onti
pasti dia datang nanti
|
|
to.mu
|
[tmu]
n
temu :
|
to.mu.ko
v
temukan :
~ sikam moh pagi di lombahan kuti
temukan kami besok pagi di rumah kamu |
|
bu.to.mu
v
bertemu :
sikam nombija ~ di san
kami kemaren bertemu di sana |
|
si.to.mu.an
v
saling temu :
kuti ~ dipa?
kalian saling temu dimana |
|
|
to.ngah
|
[tah]
v
tengah :
~ lawok batang ari raklom nihan
tengah laut sungai dalam sekali
|
nga.no.ngah.ko
v
menengahkan :
kuti haga ~ kanian njuk sa
kalian mau menengahkan kue seperti ini |
|
|
to.nong
|
[tn]
n
tenang :
-- onti nyak mangsa duit kubayar unyin hutangku
tenang nanti saya dapat uang kubayar hutangku
|
nga.no.nong.ko
v
menenangkan :
umakna ganta ~ anakna sai miwang torus
ibunya sekarang menenangkan anaknya yang nangis terus |
|
ti.to.nong.ko
v
ditenangkan :
~ pai radu sina ampai carita unyin
ditenangkan dulu sudah itu baru cerita semua |
|
ka.to.nong.an
v
minta tenang :
ubak buhaban jadi ~ cutik
ayah sakit jadi minta tenang sedikit |
|
|
to.pat
|
[tpat]
n
tepat :
liak nyak -- ngurukko ikar suda lom lubang lihat
saya tepat memasukkan kelereng itu di dalam lobang
|
bu.to.pat.an
v
bertepatan :
nyak lahir ~ rik hari kemerdekaan
saya lahir bertepatan dengan hari kemerdekaan |
|
ti.to.pat.i
v
ditepati :
amon niku bujanji harus ~
jika kamu berjanji harus ditepati |
|
ka.to.pat.an
v
minta tepat :
nyak kilu ~ waktuna
saya minta ketepaan waktunya |
|
si.to.pat.an
v
bertepatan :
maknyangko ~ kita lapah jama-jama
tak kusangka kita bertepatan pergibersama |
|
|
to.pis
|
[tepis]
n
tepis :
-- lalar nandok di pudakmu
tepis alat nempel di mukamu
|
bu.to.pis.an
v
bertepisan :
~ sanak rua suda bakna nayah agas bertepisan
anak dua itu sebab banyak nyamuk |
|
nga.no.pis
v
menepis :
dang ~ na kuat-kuat onti sakik
jangan menepisnya kuat-kuat nanti sakit |
|
ti.to.pis.i
v
ditepisi :
~ kuti sai agas nandok di kukut
ditepisi kamu yang nyamuk nempel di kaki |
|
|
to.pos
|
[tps]
n
pas; paspasan seadanyakan :
sija -- bakku kanik
nasi ini pas untukku makan
|
|
to.puq
|
[tpu]
n
tepuk :
-- sakali jolma sina langsung ngarilong
tepuk sekali orang itu langsung menoleh
|
bu.to.puq
v
bertepuk :
anakku ganta kok pacak ~
anakku sekarang sudah bisa bertepuk |
|
nga.no.puq.i
v
menepuki :
rami jolma ~ kora ronik sina
ramai orang menepuki kera kecil itu |
|
ti.to.puq.i
v
ditepuki :
liom nyak ~ jolma nayah
malu saya ditepuki orang banyak |
|
pa.no.puq
v
alat untuk menepuk :
~ kasur pangotonganna kok patoh
alat untuk menepuk kasur gagangnya sudah patah |
|
si.to.puq.an
v
saling tepuk :
sanak rua suda ~
anak dua itu saling tepuk |
|
ti.pa.to.puq
v
tidak sengaja ditepuk :
kucing sina ~
kucing itu tidak sengaja ditepuk |
|
|
to.rang
|
[ta]
n
jelas :
-- kiyai mak haga lapah posai
jelas kakak tidak mau pergi sendiri
|
nga.no.rangko
v
menjelaskan :
guru sikam nombija ~ cara bukalangui
guru kami kemaren menjelaskan cara berenang |
|
ti.to.rang.ko
v
dijelaskan :
~ sangobok rik sanak-sanak
dijelaskan sebentar dengan anak-anak |
|
|
to.ri
|
[ti]
n
tegur :
-- ayukmu dang ronongko gawina juk sina
tegur kakakmu jangan diamkan kerjanya seperti itu
|
nga.no.ri.ko
v
menegurkan :
nyak ~ cutik laju ronik hati ya
saya menegurkan sedikit terus kecil hati dia |
|
to.ri.ko
v
tegurkan :
~ mona antah jolma suda liom
tegurkan dulu mungkin orang itu malu |
|
ti.to.ri.ko
v
ditegurkan :
nyak tikanjot jona ~ maranai suda
saya terkejut tadi ditegurkan bujang itu |
|
|
to.rus
|
[tus]
n
terus :
-- nika ga haguk pa
terus kamu mau ke mana
|
nga.no.rus.ko
v
meneruskan :
nyak onti ~ gawianmu
saya nanti meneruskan kerjaanmu |
|
ti.to.rus.ko
v
diteruskan :
sai jualan ~ sapa onti
yang jualan diteruskan siapa nanti |
|
|
togak
|
[tga]
n
berdiri :
ya – pudok umakna waktu sikam ratong,
dia berdiri dekat ibunya saat kami datang
|
|
toh.luy
|
[thluy]
n
telor :
pira horga – sisu sangabungkal
berapa harga telor ayam satu butir
|
noh.luy
v
mempunyai telur proses menelorkan :
sisu sikam ~ pagi jona
ayam kami menelorkan tadi pagi |
|
bu.toh.luy
v
bertelor :
radu itikmu ~
sudah itikmu bertelor |
|
|
tom.bus
|
[tmbus]
n
tembus :
-- cutik sabidangku bak paku
tembus sedikit kainku oleh paku
|
nga.nom.bus.ko
v
menembuskan :
alang tajom silip sina ~ tasku alang
tajam silet itu menembuskan tas saya |
|
ti.tom.bus
v
ditembus :
~ kilu nayah palastik sija
ditembus seberapa banyak plastik ini |
|
ti.pa.tom.bus
v
tidak sengaja menembus, tertembus :
kamaapan ~ cutik palastikmu
maaf, tertembus sedikit plastikmu |
|
|
tom.pur
|
[tmpu]
n
tempur :
payu kita -- amon niku barani
ayo kita tempur jika kamu berani
|
bu.tom.pur
v
bertempur :
sikam paija ~ rik jolma balando cak akas
kami dulu bertempur dengan orang belanda kata kakek |
|
|
tom.tom
|
[tomtom]
n
bungkus :
iwak mancat sina -- rik bulung punti
ikan gabus itu bungkus dengan daun pisang
|
ti.tom.tom
v
dibungkus :
~ umak ibotku jona
dibungkus ibu bekalku tadi |
|
ka.tom.tom
v
minta bungkus :
adik ~ kanian sai ga ditundana
adik minta bungkus kue yang mau dibawanya |
|
si.tom.tom.an
v
saling bungkus :
onti ~ mari gancang
nanti saling bungkus agar cepat |
|
|
topaq
|
[tpa]
n
tepak :
amon niku ga turui -- bantalmu rua kali
jika kamu mau tidur tepak bantalmu dua kali
|
no.paq
v
menepak :
nyak ~ bol suda tolu kali
saya menepak bola itu tiga kali |
|
ka.to.paq.kan
v
minta tepakkan :
~ lamat sai kupawaiko di mukak
minta tepakkan kasur yang kujemurkan di depan |
|
si.to.paq.an
v
saling tepak :
kuti dang ~ onti wat sai miwang
kalian jangan saling tepak nanti ada yang nangis |
|
|
tor.bang
|
[toba]
v
terbang :
sikam mulang cakak kapal --
kami pulang naik kapal terbang
|
|
tor.bit
|
[tbit]
n
terbit :
mataharani -- jak Timur
matahari terbit dari Timur
|
|
tor.jang
|
[tja]
n
terjang :
dang -- golas sina onti pocoh
jangan terjang gelas itu nanti pecah
|
nga.nor.jang
v
menerjang :
bakas sina ~ kayu
laki-laki itu menerjang kayu |
|
ti.tor.jang
v
diterjang :
~ sapa garubuk sija laju cadang
diterjang siapa lemari ini terus rusak |
|
ka.tor.jang
v
minta terjang :
~ nikuja amon juk sijada
minta terjang kamu jika seperti inilah |
|
si.tor.jang.an
v
saling terjang :
kuti ~ dibi-dibi jona
kalian saling terjang sore-sore tadi |
|
|
tor.jun
|
[tjun]
n
terjun :
-- jak pa niku nombija
terjun dari mana kamu kemaren
|
nga.nor.jun.ko
v
menerjunkan :
nyak ~ kambing jak unggak mubil
saya menerjunkan kambing dari atas mobil |
|
ti.tor.jun.ko
v
diterjunkan :
nayah tantara ~ ti pulan
banyak tentara diterjunkan ke hutan |
|
si.tor.jun.an
v
saling terjun :
sikam ~ di way doros
kami saling terjun di air deras |
|
|
tor.ka
|
[tka]
n
terka :
cuba -- nyak dapok pira ngawil jona
coba terka saya dapat berapa mancing tadi
|
nga.nor.ka
v
menerka :
alang pacakmu ~ isi manggis sija
alangkah bisanya kamu menerka isi manggis ini |
|
ti.tor.ka
v
diterka :
~ mangis sina muak walu
diterka manggis itu berisi delapan |
|
ka.tor.ka
v
bisa diterka :
~ bak adik kaunyin sai ti tanya
bisa diterka oleh adik semua yang ditanya |
|
|
tor.tip
|
[ttip]
n
tertib :
amon mak -- kaunyin kuti ku ulangko
jika tidak tertib semua kamu saya pulangkan
|
nga.nor.tip.ko
v
menertibkan :
nyak ga ~ tiuhsa borsih
saya mau menertibkan kampung ini bersih |
|
ti.tor.tip.ko
v
ditertibkan :
~ cutik liom diliak hulun
ditertibkan sedikit malu dilihat orang |
|
|
tu.ang
|
[tua]
v
tuang :
nayah-nayah way sija
tuang banyak-banyak air ini
|
|
tu.aq
|
[tua]
n
nama kelamin laki-laki :
|
|
tu.dung
|
[tudu]
n
topi :
-- sapa tinggal dunggak batang jambu
topi siapa tinggal di atas pohon jambu
|
bu.tu.dung
v
bertopi :
~ mari mak panas hulumu
bertopi agar tidak panas kepalamu |
|
ti.tu.dung.ko
v
ditopikan; ditutupkan topi dikepala :
amon anakmu kok ronik ~ onti kapanasan
jika anakmu masih kecil ditutupkan topi dikepala nanti kepanasan |
|
ka.tu.dung.an
v
minta topikan :
nyak ~ rik niku
saya minta topikan dengan kamu |
|
|
tu.gas
|
[tugas]
n
tugas :
-- sapa sai makkung radu dang mulang
tugas siapa yang belum selesai jangan pulang
|
bu.tu.gas
v
bertugas :
niku ganta ~ dipa
kamu sekarang bertugas dimana |
|
nga.nu.gas.ko
v
menugaskan :
nyak ~ niku ti Pulimbang ganta
saya menugaskan kamu ke Palembang sekarang |
|
ti.tu.gas.ko
v
ditugaskan :
haga niku ~ di Irian duda
mau kamu ditugaskan di Irian sana |
|
|
tu.ha
|
[tuha]
n
tua :
pilih sai -- amon niku ngakuk nyiwi onti
pilih yang tua kalau kamu mengambil kelapa nanti
|
nga.nu.ha.ko
v
menuakan :
~ umur cutik mak api-api asak kona tarima
menuakan umur sedikit tidak apa-apa asal diterima |
|
ka.tu.ha.an
v
terlalu tua :
~ amon niku milih maranai
suda terlalu tua kalau kamu memilih bujang itu |
|
|
tu.han
|
[tuhan]
n
tuhan :
-- kita sai tisombah bingi harani
tuhan kita satu disembah siang malam
|
bu.tu.han
v
bertuhan :
mak ~ disan
tidak bertuhan di sana |
|
|
tu.hot
|
[tuht]
n
tonggak :
~ suda kari patoh
tonggak itu hampir patah
|
|
tu.kor
|
[tuko]
n
tukar :
--kasut sija layon dokku
tukar sendal ini bukan punya saya
|
bu.tu.kor.an
v
bertukaran :
haga niku ~ ali
mau kamu berturan cincin |
|
nu.kor.i
v
tukari :
nyak ~ duit ronik
saya tukari uang kecil |
|
ti.tu.kor
v
ditukar :
~ sapa pok mojong sai di ja
ditukar siapa tempat duduk di sini |
|
ka.tu.kor.an
v
minta tukar :
niku ~ rik sapa karito sina
kamu minta tukar dengan siapa sepeda itu |
|
si.tu.kor.an
v
saling tukar :
sikam nombija ~ baju
kami kemaren saling tukar baju |
|
|
tu.laq
|
[tula]
n
tolak, dorong :
-- amon niku mak haga rik bakas sina
tolak jika kamu tidak mau dengan lelaki itu
|
bu.tu.laq
v
bertolak :
tingkahna ~ rik hatiku
tingkahnya bertolak dengan hatiku |
|
nga.nu.laq
v
menolak :
nyak mak barani ~ ya ratong
saya tidak berani menolak dia datang |
|
ti.tu.laq.ko
v
didorong :
~ sapa laju niku tiak di way
didorongkan siapa sehingga kamu jatuh ke sungai |
|
si.tu.laq.an
v
saling tolak :
sikam ~ rik amplop sina
kami saling tolak dengan amplop itu |
|
ti.pa.tu.laq
v
tidak sengaja terdorong :
nyak ~ bakas sina
saya tidak sengaja terdorong laki-laki itu |
|
|
tu.lis
|
[tulis]
n
tulis :
ganta -- tolahmu sapa
sekarang tulis namamu siapa
|
bu.tu.lis.an
v
bertulisan :
kawaiku ~ basa kumoring
bajuku bertulisan bahasa komering |
|
nga.nu.lis
v
menulis :
gawimu ~ api di kortas sina
kerjamu menulis apa di kertas itu |
|
ti.tu.lis
v
ditulis :
surat sija ~ adik nombija
surat itu ditulis adik kemarin |
|
ka.tu.lis
v
minta tulis :
niku ~ rik sapa kaligrafi sija
kamu minta tulis dengan siapa kaligrafi ini |
|
ti.pa.tu.lis
v
tidak sengaja tertulis :
lambija adik ~ bajuna
kemarin adik tidak sengaja tertulis bajunya |
|
|
tu.loq
|
[tulo]
n
tuli :
niku -- api loga kupanggil mak didongi
kamu tuli apa puas kupanggil tidak didengar
|
|
tu.lung
|
[tulu]
v
tolong :
-- lapah pai amboli siya
tolong pergi dahulu untuk membeli garam
|
bu.tu.lung.an
v
bertolongan :
gawi gancang radu amon ~
kerja cepat selesai jika bertolongan |
|
nga.nu.lung
v
menolong :
~ hulun sai saro yona holau
menolong orang susah itu bagus |
|
ti.tu.lung
v
ditolong :
jadi niku nombija ~ sapa
jadi kamu kemaren ditolong siapa |
|
si.tu.lung.an
v
saling tolong :
~ rik kolpah piwari diwik
saling tolong sesama saudara senrdiri |
|
|
tu.ma.la.wot
|
[tumalawt]
lihat malawot :
|
|
tu.mis
|
[tumis]
v
tumis :
-- rampaisa mohpagi
tumis sayur ini besok pagi tumis
|
nga.nu.mis
v
menumis :
nyak haga ~ ngura kikim
saya mau menumis daun singkong |
|
ti.tu.mis
v
ditumis :
nyak galak nganik kotan ~
saya mau makan ketan ditumis |
|
|
tu.nai
|
[tunai]
n
tunai, lunas, tidak berhutang, dibayar kontan :
nyak nikah rik morli suda mas kahwinna kubayar --
saya nikah dengan gadis itu emas kawinnya saya bayar tunai
|
|
tu.nas
|
[tunas]
n
tunas :
punti sai di balakang lombahan kok tumbuh --
pisang yang ada di belakang rumah sudah tumbuh tunas
|
bu.tu.nas
v
bertunas :
alang gancangna bungamu ~
alang cepatnya bungamu bertunas |
|
|
tu.pai
|
[tupay]
n
tupai :
nayah ~ dunggak batang nyiwi
banyak tupai diatas pohon kelapa
|
|
tu.paq
|
[tupa]
n
nama buah-buahan menyerupai duku rasanya ada yang manis dan ada yang masam, warna kulit dan isinya putih :
niku haga nganik --
kamu mau makan tupak
|
|
tu.rui
|
[tuui]
n
tidur :
anakku mak haga --
anakku tidak mau tidur
|
bu.tu.rui.an
v
bertiduran :
kaunyin sikam ~ di garang
semua kami bertiduran di teras |
|
nga.nu.rui.ko
v
menidurkan :
ombay ~ ompuna sai bakas
nenek menidurkan cucunya yang laki-laki |
|
ka.tu.rui.an
v
ketiduran :
nyak ~ di huma
saya ketiduran di kebun |
|
ti.tu.rui.ko
v
ditidurkan :
mun sanak sija radu ~ ompai nyak lapah jika anak ini sudah ditidurkan baru saya pergiv ditidurkan: mun sanak sija radu ~ ompai nyak lapah
jika anak ini sudah ditidurkan baru saya pergi |
|
tu.rui ba.lang
[tuui bala]
v
tidur tetapi masih mendengar semuanya :
sanak sina mih ~
anak itu hanya tidur tetapi masih mendengar semuanya |
|
tu.rui tu.rui.an
v
tiduran-tiduran :
kok lohloh jak bugawi ganta haga ~ pay
sudah lelah saya bekerja sekarang mau tidur-tiduran dahulu |
|
tu.rui.ko
v
tidurkan :
hari kok raklom ~ anakmu
hari sudah larut tidurkan anakmu |
|
|
tu.ruk
|
[tuu]
v
ikut :
jomoh pagi haga mak – lapah-lapah?
besok pagi mau tidak kamu ikut jalan-jalan?
|
nga.nu.ruq.ko
v
mengikutkan :
amon lapah onti nyak ~ anakku
jika pergi nanti saya mengikutkan anakku |
|
ti.tu.ruq.ko
v
diajak :
niku ti dija ~ sapa
kamu ke sini diajak oleh siapa |
|
ka.tu.ruq.an
v
minta diajak :
mak liom jolma sina ~ mongan padahal layon tamu undangan
tidak malu orang itu minta diajak makan padahal bukan tamu undangan |
|
si.tu.ruq.an
v
saling mengikuti :
kutina adik miyadik, dang mak ~
kalian itu adik beradik, jangan tidak saling mengikuti |
|
|
tu.rus
|
[tuus]
n
cangkok :
-- juga amon niku haga nanom jambu
cangkok saja jika kamu mau menanam jambu
|
nga.nu.rus
v
mencangkok :
nyak radu ~ sawo
saya sudah mencangkok sawo |
|
ti.tu.rus
v
dicangkok :
mun haga gancang bubuah ~ juga kadundung sina
jika mau cepat berbuah dicangkok saja kedondong itu |
|
tu.rus.an
v
cangkokkan :
~ manggoku nombija mak kuingokko nundana
cangkokan manggaku kemaren lupa saya bawa |
|
|
tu.ta
|
[tuta]
v
berbicara tidak jelas atau cadel seperti anak yang baru belajar bicara :
sanak sina mak kung ditarima sikola bakna --
anak itu belum diterima sekolah karena berbicara tidak jelas
|
|
tu.tul
|
[tutul]
v
susul :
mun cakmu -- api biarda tian lapah posay
menurutmu susul atau biarkan saja mereka jalan sendiri
|
tu.tul tu.tulan
v
susul menyusul :
pocakna mobil kita rik mobil tian ~ tunggukna
sepertinya mobil kita dan mobil mereka susul menyusul sampainya |
|
nu.tul.i
v
menyusuli :
niku ja ~ sikam
kamu ini menyusuli kami |
|
nga.nu.tul.ko
v
menyusulkan :
onti nyak ~ buku sa
nanti saya menyusulkan buku ini |
|
ti.tu.tul.ko
v
disusulkan :
niku ti dija ~ sapa
kamu ke sini disusulkan siapa |
|
ti.pa.tu.tul
v
tersusul, dapat menyusul :
akhirna tian ~ hoda bakku
akhirnya mereka tersusul juga oleh saya |
|
|
tu.tur
|
[tutu]
n
tutur sapa, sapaan :
-- alang holauna ~ maranai sina
alangkah bagusnya tutur kata pemuda itu
|
|
tu.war
|
[tuwa]
v
tebang :
onti dibi -- punti sai rodik pawon
nanti sore tebang pisang yang dekat dapur
|
nga.nu.war
v
menebang :
ubak ~ urai nombija
ayah menebang pinang kemaren |
|
ti.tu.war
v
ditebang :
~ sapa punti sai di kobun
ditebang siapa pisang yang di kebun |
|
ka.tu.war.an
v
minta tebang :
nyak ~ rik kiyai pagi jona
saya minta tebang dengan kakak pagi tadi |
|
|
tu.won
|
[tuwn]
n
benar; betul :
-- cakmu pasti ya ratong
benar katamu pasti dia datang
|
|
tu.won.da
|
benarlah
v
benarlah :
~ niku mak haga tisalahko bakna ya sai salah
benarlah kamu tidak mau disalahkan karena dia yg salah
|
|
tu.wot
|
[tuwt]
n
lutut :
urut pay -- ombaymu
urut dulu lutut nenekmu
|
bu.tu.wot
v
berlutut :
calanana mak ~
celananya tidak berlutut |
|
|
tuh.lan
|
[tuhlan]
n
tulang :
-- iwak sina jukko di kucing
tulang ikan itu berikan di kucing
|
bu.tuh.lan
v
bertulang :
nyak mak haga nganik iwak ~
saya tidak mau makan ikan bertulang |
|
|
tuk.tuk
|
[tutu]
v
menjitak: (tentang kepala) :
dang -- hulu sanak sina!
jangan menjitak kepala anak itu!
|
|
2
tuk.tuk
|
[tu-tu]
v
tok-tok :
amon haga kuruk lombahan -- pay
jika mau masuk rumah tok-tok dulu
|
2 nga.nuk.tuk
v
mengetok :
sapa sai ~ rawang jona
siapa yang mengetok pintu tadi |
|
2 ti.tuk.tuk
v
diketok :
mun haga kuruk kamar jolma barih -- pay rawangna yo
jika mau masuk kamar orang lain diketok dulu pintunya ya |
|
|
tum.baq
|
[tumba]
n
tombak :
-- gancang tikus sina
tombak cepat tikus ini
|
bu.tum.baq
v
bertombak;mempunyai tombak :
akas paija ~ lima
kakek dulu mempunyai tombak lima |
|
ti.tum.baq
v
ditombak :
halimawong suda ~ ubak
harimau itu ditombak ayah |
|
ka.tum.baq
v
mintak: tombak :
dang haga ~ rik jolma suda
jangan mau minta tombak sama orang itu |
|
si.tum.baq.an
v
saling tombak :
niku nombija ~ rik sanak suda
kamu kemaren saling tombak dengan anak itu |
|
ti.pa.tum.baq
v
tidak sengaja tertombak :
pas ya liyu ~ di kukutna
tepat dia lewat tidak sengaja tertombak di kakinya |
|
|
tum.buh
|
[tumbuh]
n
tumbuh :
liakda ganta cabi sai kutanom kok -- nayah
lihatlah sekarang cabe yang kutanam sudah tumbuh banyak
|
|
tum.bung
|
[tumbu]
n
bakal cikal kelapa :
wat -- dilom nyiwi tuha
ada bakal kelapa dalam kelapa tua
|
|
tum.bur
|
[tumbu]
v
tabrak :
awas amon ga nyaborang liak kanan kiri onti kona --
awas jika mau nyeberang lihat kanan kiri nanti kena tabrak
|
bu.tum.bur.an
v
bertabrakan :
mutor rik karito jona ~
motor dengan sepeda tadi bertabrakan |
|
nga.num.bur.ko
v
menabrakkan :
jolma luwangan yona ~ mubilna posai
orang gila dia itu menabrakkan mobilnya sendiri |
|
ti.tum.bur
v
ditabrak :
akas ~ karito jona pagi
kakek ditabrak sepeda tadi pagi |
|
ka.tum.bur
v
ketabrak :
ditap kona dipa matana laju ~ batang punti
di taruhnya dimana matanya sehingga menabrak pohon pisang |
|
ti.pa.tum.bur
v
tidak sengaja menabrak :
nyak jona ~ anak sisu
saya tadi tidak sengaja menabrak anak ayam |
|
si.tum.bur.an
v
saling tabrak :
payu amon barani kita ~
ayo kalau berani kita saling tabrak |
|
|
tum.pai
|
[tumpai]
a
mudah dijangkau :
abah-abah sina kok dipodokko jadi --
barang-barang itu sudah didekatkan sehingga mudah dijangkau
|
|
tum.pak
|
[tumpa]
n
numpang: yang sipatnya sementara saja, num.paq v menumpang :
onti kita ~ pok bibikmu
nanti kita menumpang tempat bibimu
|
|
tum.pi
|
[tumpi]
nama makanan terbuat dari ketan dibungkus dg daun pisang :
haga mak niku nganik --
mau kah kamu makan tumpi
|
|
tum.pil
|
[tumpil]
v
cungkil, mengeluarkan sesuatu dari lubang, melepaskan sesuatu yang melekat, dan sebagainya :
-- juwayakmu kintu nihan jadi lobon
cungkil jerawatmu mungkin bisa hilang
|
num.pil
v
mencungkil :
dang ~ poti sina
jangan mencongkel peti itu |
|
ti.tum.pil
v
dicungkil :
~ sapa lombahan sikam bingsina
dicongkel siapa rumah kami semalam |
|
ka.tum.pil.an
v
minta cungkil :
cuba gudu sija ~ di ubak
coba botol ini minta cungkilkan ke ayah |
|
si.tum.pil.an
v
saling congkel: :
lobon kaunyin tanoman kutija bakna ~
hilang semua tanaman kalian karena saling cungkil |
|
ti.pa.tum.pil
v
tercongkel :
~ bak sapa bolu suda
tercongkel oleh siapa bolu itu |
|
|
tum.pui
|
[tumpui]
n
tangkai besar :
akuk ko pay sanga -- rambutan sina
tolong ambilkan tangkai besar rambutan itu
|
|
tum.puk
|
[tumpu]
v
tumpuk :
dang -- kardus sija
jangan tumpuk kotak kardus ini
|
bu.tum.puk
v
bertumpuk :
kaunyinna ~ dija
semuanya bertumpuk di sini |
|
num.puk
v
menumpuk :
alangko nayah hai-hai ~ dija
alangkah banyak sampahmenumpuk di sini |
|
ti.tum.puk.ko
v
ditumpukkan :
~ lom kamar kaunyin barang sai ampai ratong
ditumpukkan dalam kamar semua barang yang baru datang |
|
ka.tum.puk
v
minta tumpuk :
nyak ~ dija amon kaunyin barang kok diantakko hulun
saya minta tumpuk di sini bila semua barang sudah diantarkan orang |
|
|
tun.da
|
[tunda]
v
bawa :
-- cutik juga amon biyak bawa sedikit saja jika beratv [tunda] bawa: -- cutik juga amon biyak
bawa sedikit saja jika berat
|
nun.da
v
membawa :
sapa ~ kasutku jona
siapa membawa sendalku tadi |
|
ti.tun.da
v
dibawa :
dang lupa tas sija ~ lapah
jangan lupa tas ini dibawa pergi |
|
ka.tun.da
v
minta bawa :
ombay ~ bajuna sai basoh jona
nenek minta bawa bajunya yang basah tadi |
|
|
tun.dun
|
[tundun]
n
tandan :
punti sai rua – suda dang tijualko
pisang yang dua tandan itu jangan dijualkan
|
bu.tun.dun
v
bertandan :
punti sikam ganta kok --
pisang kami sekarang sudah bertandan |
|
sa.nga.tun.dun
v
setandan :
pira horga punti putori ~
berapa harga pisang putri setandan |
|
tun.dun.an
v
tandanan :
sikam anjual punti ~
kami menjual pisang tandanan |
|
|
tun.juk
|
[tunju]
n
tunjuk :
-- juga sapa sai niku haga
tunjuk saja siapa yang kamu sukai
|
nga.nun.juk
v
menunjuk :
nyak ~ jolma suda sai baju siyau
saya menunjuk orang itu yang baju merah |
|
ti.tun.juk
v
ditunjuk :
niku ~ ga jadi ketua panitia jomoh pagi
kamu ditunjuk untuk jadi ketua panitia besok pagi |
|
ka.tun.juk
v
minta tunjuk :
tulung ~ rang raya haga mulang
tolong minta tunjuk jalan mau pulang |
|
si.tun.juk.an
v
saling tunjuk :
ngapi kuti jona kuliak ~
mengapa kalian tadi kulihat saling tunjuk |
|
tun.juk.ko
v
tunjukkan :
~ amon mimang kuti buduit
tunjukkan jika memang kalian beruang |
|
|
tun.tun
|
[tuntun]
n
tonton :
dang -- sai pilom mak holau
jangan tonton film yang tidak baik
|
nun.tun
v
nonton :
nyak ~ di lombahan akas
saya nonton di rumah kakek |
|
ti.tun.tun
v
ditonton :
mak liom niku ~ jolma rami
tidak malu kamu ditonton orang ramai |
|
si.tun.tun.an
v
saling tonton :
di lomba puisi onti kita ~
di lomba puisi nanti kita saling tonton |
|
ti.pa.tun.tun
v
tak sengaja menonton :
bakna gila niku ~ bakas anjual lobas
apa sebabnya kamu tak sengaja menonton lelakipenjual obat? |
|
|
tung.gal
|
[tugal]
n
bercampur, bersama :
nyak ~ rik umakmu waktu lapah haji
saya bersama dengan ibumu waktu pergi haji
|
ti.tung.gal.ko
n
dicampurkan :
gula rik siya ~ mun gulai haga bangik
gula dan garam dicampurkan supaya gulai jadi enak |
|
|
tung.gang
|
[tuga]
v
pikul :
-- tungguk lombahan karung suda
pikul sampai rumah karung itu
|
tung.gang.da
v
pikullah :
cuba ~ somin sanga sak
coba pikullah semen satu sak |
|
ti.tung.gang
v
dipikul :
sanak sina mak haga tiumbak tapi haga ~
anak kecil itu tidak mau digendong tapi mau dipikul |
|
|
tung.gu
|
[tugu]
n
tunggu :
-- nyak amon kuti haga lapah
tunggu saya jika kalian akan pergi
|
tung.gu.da
v
tunggulah :
~ sangrobok lagi gawisa kok haga radu
tunggulah sebentar pekerjaan ini hampir selesai |
|
|
tung.guk
|
n
sampai :
niku -- jam pira
kamu sampai jam berapa
|
nga.nung.guk.ko
v
menyampaikan :
mih niku say pacak ~ umunganku
hanya kamu yang bisa menyampaikan omonganku |
|
ti.tung.guk.ko
v
disampaikan :
barang sija ~ rik sapa
barang ini disampaikan untuk siapa |
|
si.tung.guk.an
v
saling sampai :
kutija dang ~ umungan onti bubalah
kalian ini jangan saling sampai nanti bertengkar |
|
ka.tung.guk
v
minta sampai :
nyak ~ salam amon niku sihaluan rik ya
saya minta sampai salam jika kamu bertemu dengan dia |
|
tung.guk.ko.da
v
sampaikanlah :
tulung ontak laju ~ sanak sa di lombahanna
tolong antar dan sampaikanlah anak ini di rumahnya |
|
ti.pa.tung.guk
v
tersampaikan :
ahirna ~ umunganmu jak jolma barih laju ya tisingut
akhirnya tersampaikan omonganmu dari orang lain sehingga ia tersinggung merajuk |
|
|
tung.kah
|
[tukah]
n
tanduk :
kambing suda mak angka -- sai
kambing itu sudah tidak ada satu tanduk
|
bu.tung.kah
v
bertanduk :
korbau sina ~ tojang
kerbau itu bertanduk panjang |
|
|
tung.kok
|
[tuk]
n
tongkat :
-- akas lobon nombija
tongkat kakek hilang kemaren
|
bu.tung.kok
v
bertongkat :
nyak mak haga ~
saya tidak mau bertongkat |
|
|
tung.kop
|
[tukp]
v
tumpah sedikit :
wai sai diusungna -- cutik
air yang dibawanya tumpah sedikit
|
|
tung.tung
|
[tutu]
v
menuang hingga tetes terakhir :
kicap manis sina kok di -- kona di gudu
kecap manis itu sudah dituangkannya di botol
|
|
u.ba
|
[uba]
a
bisu :
tundaan jak lahir sanak sina kok --
bawaan dari lahir anak itu sudah bisu
|
|
u.bak
|
[uba]
n
ayah :
nyak mirak sihaluan rik --
saya ingin ketemu sama ayah
|
|
u.duk
|
[udu]
a
bodoh:buyan :
amon -- cak uluk juk utok hurang
kalau buyan kata orang seperti otak udang
|
|
u.gih
|
[ugih]
a
pantas :
-- niku makai kawai sija
pantas kamu memakai baju ini
|
|
u.jur
|
[uju]
v
selonjor :
bangik rasana mojong kukut --
enak rasanya duduk kaki selonjor
|
ujur.ko
v
selonjorkan :
amon niku tunggu ~ kukutmu
jika kamu sampai selonjorkan kakimu |
|
|
u.la.ngan
|
[ulaan]
v
berpantun seperti bernyanyi keliling kampung :
semakkung kahwin, bakal kabayan biasona --
sebelum menikah, calon pengantin biasanya berpantun keliling kampung
|
|
u.lah
|
[ulah]
v
pegang :
dang -- kanian sija
jangan pegang kue ini
|
ti.u.lah
v
dipegang :
kok uni tungkok mak ~
sudah lama tongkat ini tidak dipegang |
|
ngu.lah
v
megang :
nyak ~ punguna jona
saya megang tangannya tadi |
|
ti.pa.u.lah
v
memegang :
tidak sengaja: nyak laju ~ sanak sina
lalu saya tidak sengaja memegang anak ini |
|
|
u.lai
|
[ulay]
n
ular :
lamon -- di bah batang sina
banyak ular di bawah pohon itu
|
|
u.lam
|
[ulam]
n
lalap :
niku haga -- joring?
kamu mau lalap jengkol?
|
ngu.lam.ko
v
melalapkan :
bangik nihan nyak mongan ~ lopang
enak sekali saya makan melalapkan timun |
|
ti.pa.u.lam
v
terlalap (tidak sengaja terlalap) :
alang pahik rasa paria sina ~ nyak mongan jona
alangkah pahit rasa pare itu terlalap saya waktu makan tadi |
|
bu.u.lam
v
berlalap :
niku mongan jona -- adok?
kamu makan tadi berlalap apa? |
|
|
u.loh
|
[uloh]
v
kembali :
-- cawa ku di niku, dang mak ratong bingi onti
kembali pembicaraan saya sama kamu, jangan tidak datang malam nanti
|
u.loh.ko
v
kembalikan :
amon niku radu makai kawai sija, ~ pok na
na jika kamu sudah memakai baju ini, kembalikan ke tempat semula |
|
ti.u.loh.ko
v
dikembalikan :
bangku radu ~ dilom lombahan
sudah dikembalikan di dalam rumah |
|
|
u.lok
|
[ulo]
n
pusaran air :
dangda niku mandi rodik -- onti tihanyut
janganlah kamu mandi dekat pusaran air nanti terhanyut
|
|
u.mung
|
[umu]
n
omong, bicara :
|
ngu.mung
n
berbicara :
niku haga ~ api, cawako juga
kamu mau berbicacara apa, katakana saja |
|
ngu.mung ngu.mung
n
ngomong-ngomong :
~ nyak haga mulang pay bakna kok bingi
ngomong-ngomong saya mau pulang dulu karena sudah malam |
|
u.mung.an
n
pembicaraan ; perkataan :
nyak mak andongi ~ niku jona
saya tidak mendengar pembicaraan kamu tadi |
|
u.mung.ko
n
bicarakan :
dang ~ ganta, onti juga
jangan bicarakan sekarang, nanti saja |
|
|
u.ni
|
[uni]
v
lama :
nihan umak lapah
lama sekali ibu pergi
|
ka.u.ni.an
[kaunian]
v
kelamaan , terlalu lama :
lapah onti dang ~ onti mulangna loh-loh munih
pergi nanti jangan kelamaan nanti pulangnya jadi kelelahan |
|
u.ni u.ni
adv
lama-lama :
dang ~ niku lapah
jangan lama-lama kamu pergi |
|
|
u.rau
|
[uau]
v
undang :
amon niku sadokah onti -- nyak
jika kamu sedekah nanti undang saya
|
bu.u.rau.an
v
pakai undangan , berundangan :
niku haga ~ kolir api
kamu mau pakai undangan warna apa; |
|
ngu.rau
v
mengundang :
nyak radu ~ tian sai di Pulimbang
saya sudah mengundang mereka yg di Palembang |
|
ti.u.rau
v
diundang :
~ sapa kuti ti dija
diundang siapa kalian di sini |
|
ka.u.rau.an
v
ke undangan ; menghadiri undangan :
minggu mukak kuti ga ~ dipa
minggu depan kalian mau menghadiri undangan di mana? |
|
|
u.rong
|
[u]
n
sumsum :
rasana kukutku sakik tungguk --
rasanya kakiku sakit hingga di sumsum
|
|
u.rop
|
[uop]
n
alat untuk menumbuk sirih, biasanya nenek-nenek yg mau menyirih mempunyai alat ini :
amon niku ti kalangan boliko nyak --
jika kamu pergi ke kalangan belikan saya urop
|
|
u.yang
|
[uya]
n
saudara perempuan :
sapa sai manjau di pok sikam
saudara perempuan siapa yg sedang berkunjung di tempat kami
|
bu.u.yang
v
beruyang :
mempunyai saudara perempuan: nyak ~ sai
saya mempunyai saudara perempuan satu |
|
|
ulor
|
[ulor]
n
ulat :
-- biasona wat di rampai
ulat biasanya ada di sayuran
|
|
um.bar
|
[umba]
n
tidak sempit :
-- kamarku ganta
tidak sempit lagi kamarku sekarang
|
|
umak
|
[uma]
n
ibu :
say paling cindo sina -- ku
yang paling cantik itu ibuku
|
|
un.di
|
n
buntut ayam :
jolma sina makhaga nganik --
orang itu tidak mau makan buntut ayam
|
|
un.tang
|
[unta]
n
gulungan benang :
sapa ngaliak -- layangan di ja
siapa melihat gulungan benang layangan di sini
|
|
ung.gok
|
[ug]
a
tidak mau :
nyak -- lapah mona
saya tidak mau pergi duluan
|
|
ung.kai
|
[ungkai]
v
bongkar :
-- juga garubuk sa sopokda sabidangmu
bongkar saja lemariku ini carilah kainmu
|
ung.kai.da
v
bongkarlah :
~ kutak sija, kintu wat say niku sopok
bongkarlah kotak ini mungkin ada yang kau cari |
|
|
ung.lin
|
[ulin]
n
kayu unglen :
ubak nombija amboli --
ayah kemarin membeli kayu unglen
|
bu.ung.lin
n
berunglen : mempunyai kayu unglen :
amon niku ~ jadi mak nyak burasan cutik
bila kamu mempunyai kayu unglen boleh tidak minta sedikit |
|
|
wai
|
[way]
n
air :
wat -- di got
ada air di got
|
|
wai.yoh
|
[waj yoh]
n
air seni :
-- sanak sina hancing nihan
air seni anak itu pesing sekali
|
|
way.nyi.wi
|
[wa iwi]
n
air kelapa :
-- hoda baugik diinum
air kelapa juga enak diminum
|
|
ya.kin
|
[yan]
a
yakin :
nyak -- Allah pasti nulungku
saya yakin pasti allah menolongku
|
ya.kin.da
a
yakinlah :
~ jolma tuha pasti sayang rik anakna
yakinlah orang tua pasti sayang dengan anaknya |
|
ya.kin.ko
a
yakinkan :
tulung ~ nyak rik janjimu
tolong yakinkan saya dengan janjimu |
|
|
yo.da
|
[yda]
n
benar :
-- nihan, nyak say ratong lambija
benar sekali, saya yang datang kemarin
|
|
yo.ja
|
[ya]
pron
dia ini :
-- amon titinggalko posai mak haga
dia ini jika ditinggalkan sendiri tidak mau
|
yo.ja.da
pron
dia inilah :
~ say kutunggu-tungu jak payja
dia inilah yg kutunggu-tunggu dari dahulu |
|
|
yo.na
|
[yna]
pron
dia, ia :
-- mak haga ratong pok lombahan ku
dia tidak mau datang tempat saya
|
|
yoh
|
[yh]
n
air seni :
-- sanak sija ngalancur jawoh
air seni anak ini meluncur jauh
|
|
yok.yok
|
[yy]
n
padat :
-- kotan sija amon tikanik botong tanihi
padat ketan ini jika dimakan kenyang perut
|
ti.yok.yok.ko
v
dipadatkan :
kan rik gulanai ~ di kutak kanian mun haga lamon ibotmu
nasi dan lauknya dipadatkan dalam kotak makanan jika mau banyak bekalmu |
|
yok.yok.ko
v
padatkan :
~ karung sija rik bias
padatkan karung ini dengan beras |
|
|
yop.yop
|
[ypyp]
a
tidak bersuara :
amon yona kutanya
tidak bersuara jika dia saya tanya
|
|
yot
|
[yt]
n
ikut :
nyak haga -- hoda amon kuti lapah
saya mau ikut juga jika kalian pergi
|
|
yu
|
[y]
pron
ya :
-- nyak nonti lapah pok mu
ya saya pergi ke tempat kamu
|
|
yu.kum
|
[ym]
n
buah sejenis anggur warna ungu tapi buah hutan :
nyak mirak nganik --
saya ingin makan buah yukum
|
|
zu.rik
|
[zui]
n
golok :
gagang -- sina tikacai
gagang golok itu terjatuh
|